Claim Missing Document
Check
Articles

PENGENALAN DESAIN BESAR OLAHRAGA NASIONAL (DBON) DI KOTA BATU Hari Setijono; Oce Wiriawan; Kunjung Ashadi; Sapto Wibowo; Ilo Raditio Wiriawan; Ido Gavrila Wiriawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6732

Abstract

Pemahaman konsep Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) belum berjalan optimal di Kota Batu. Permasalahan yang dimiliki sekitar 20 guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di Kota Batu yaitu mereka tidak memiliki pemahaman yang baik terkait pentingnya pemahaman guru PJOK dalam mengimplementasikan konsep DBON dalam menuju Indonesia sehat dan bugar 2045. Sebagai bentuk kepedulian yang tinggi pada isu pengembangan keolahragaan nasional, dengan keunggulan Unesa pada bidang olahraga dapat mengambil langkah strategis melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan peningkatan pemahaman Sebagai bentuk kepedulian yang tinggi pada guru PJOK di Kota Batu, dengan keunggulan Unesa pada bidang olahraga dapat mengambil langkah strategis melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat. Bentuk pengabdian yang dapat dilakukan yaitu 1) edukasi konsep besar DBON, 2) edukasi ragam aktivitas fisik dasar dalam menunjang pestasi olahraga. Metode dalam proses edukasi ini menggunakan pendekatan pelatihan yang didalamnya terdapat penyampaian materi DBON secara lisan serta edukasi ragam aktivitas fisik dalam menunjang prestasi olahraga. Dalam pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tiga tahapan yaitu 1) persiapan pelaksanaan kegiatan dengan maksud utama menyiapkan berbagai hal untuk proses pelaksanaan kegiatan utama, 2) Pelaksanaan Edukasi DBON yang dilakukan secara tatap muka dengan tetap menjaga protokol kesehatan, 3) Pasca pelaksanaan untuk menyusun laporan dan mengevaluasi efektivitas pelaksanaan kegiatan tersebut.
PENGUATAN KOMPETENSI LITERASI DALAM PEMBELAJARAN GURU PJOK PADA KEBUGARAN JASMANI Hari Setijono; Oce Wiriawan; Kunjung Ashadi; Sapto Wibowo; Ilo Raditio Wiriawan; Ido Gavrila Wiriawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6733

Abstract

Guru sebagai pendidik mempunyai peran yang sangat penting dalam mengarahkan proses dan tujuan pembelajaran di kelas. Tujuan pembelajaran memerlukan arah yang jelas guna mencapai tujuan pendidikan yang telah dirancang. Seiring berjalannya waktu, kualitas pembelajaran diharapkan semakin meningkat menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Kurang beraktifitas fisik mengakibatkan adanya learning loss atau penurunan daya kemampuan yang bukan hanya terjadi pada peserta didik, tapi juga pada pendidik (guru). Pada dasarnya menekankan kepekaan terhadap dua hal: (1) peningkatan kesadaran terhadap persamaan hak, tanggung jawab, dan kesempatan yang sama antara laki-laki dan perempuan; (2) peningkatan kesadaran untuk mengangkat martabat masyarakat dan kemandirian individu--dari semua kelompok sosial--sebagai modal untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Tujuan pelaksanaan pengabdian di Guru SD, SMP, SMA MGMP PJOK Kota Batu ini adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan tentang pentingnya penguatan literasi dan gesi yang mengarah pada peningkatan kualitas pembelajaran yang literat dan ramah. Adapun yang menjadi sasaran pelatihan adalah guru Guru SD, SMP, SMA MGMP PJOK Kota Batu dengan berfokus pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) atau modul ajar mereka yang menggunakan strategi literasi. Melalui aktivitas pengabdian kepada masyarakat, Unesa dengan guru di Guru SD, SMP, SMA MGMP PJOK Kota Batu dapat memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Penguatan dilaksanakan dengan metode pelatihan secara intensif dengan melibatkan partisipasi aktif guru guna meningkatkan kualitas pembelajaran. PKM dilaksanakan selama 5 bulan.. Kegiatan ini akan menghasilkan luaran berupa satu artikel pada media massa cetak/elektronik yang bukan terbitan Unesa dan video kegiatan. Di samping itu, ada luaran tambahan berupa artikel yang disajikan dalam forum ilmiah internasional.
PENINGKATAN KOMPETENSI AKTIVITAS FISIK PENYANDANG DISABILITAS RUNGU KABUPATEN TUBAN MELALUI PELATIHAN INCALCY-DETY Kunjung Ashadi; Hari Setijono; Ima Kurrotun Ainin; Aghus Sifaq; Oce Wiriawan; Sapto Wibowo; Wijono Wijono; Tri Setyo Utami; Tutur Jatmiko
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2024): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v2i2.32672

Abstract

Terbatasnya kegiatan edukasi tentang pentingnya aktivitas fisik membuat para penyandang disabilitas rungu di Kabupaten Tuban belum memiliki pemahaman yang cukup untuk meningkatkan kompetensi fisik melalui kegiatan olahraga dalam rangka mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Masalah tersebut dikarenakan terbatasnya pihak yang memberikan perhatian tentang pola hidup sehat bagi para penyandang disabilitas, baik pemerintah, organisasi, masyarakat, atau pihak keluarga mereka. Hal tersebut menimbulkan dampak yang cukup besar pada kualitas hidup, motivasi, kesehatan, dan kesadaran terhadap pentingnya aktivitas fisik bagi penyandang disabilitas. Kegiatan pelatihan INCALCY-DETY ini diikuti oleh 36 orang yang terdiri dari guru sekolah luar biasa, guru olahraga sekolah inklusif, dan perwakilan NPCI (National Paralympic Comittee of Indonesia) Kabupaten Tuban. Metode yang dilakukan dalam pelatihan ini yaitu berupa penyampaian materi INCALCY-DETY secara lisan serta kegiatan praktek rangkaian gerakan latihan secara langsung. Bahan yang digunakan pada kegiatan ini merupakan materi berbentuk powerpoint untuk sesi penyampaian materi serta video tutorial yang dapat membantu para penyandang disabilitas untuk melakukan olahraga secara mandiri. Setelah mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan, para peserta menyatakan jika mereka merasa senang serta mendapatkan ilmu dari materi tersebut sehingga memotivasi mereka untuk melakukan kegiatan olahraga dengan lebih baik lagi.
Studi Kebutuhan (Need Assessment) Pendirian SMK Bidang Pariwisata (Hospitality) di Arab Saudi dan Pendampingannya Warju Warju; Suprapto Suprapto; Dadang Supriyatno; Abdul Hafidz; Ratna Suhartini; Dodik Dermawan; Arya Sakti; Asidigisianti Patria; Irma Rusanti; Lilis Sulandari; Puguh Prasetyono; Anita Susanti; Weni Rosdiana; Kunjung Ashadi; Reza Rahmadian
ABISATYA : Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 1 (2025): ABISATYA: Journal of Community Engagement
Publisher : Center for Community Service and Science and Technology Marketing - The Institute for Research and Community Service Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abisatya.v3i1.40209

Abstract

Industri pariwisata di Arab Saudi, khususnya di Jeddah, menawarkan peluang besar bagi tenaga kerja Indonesia, namun memerlukan persiapan keterampilan yang memadai. Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) menghadapi kendala dalam pengelolaan modern dan pendirian SMK berbasis pariwisata akibat kurangnya pemahaman teknologi, kurikulum, dan proses administratif. Tim PKM Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya merancang solusi melalui: (1) studi kebutuhan (need assessment) untuk pendirian SMK hospitality, dan (2) pelatihan peningkatan kapasitas pengelolaan sekolah dengan pendekatan Merdeka Belajar dan teknologi. Hasilnya menunjukkan 83,3% guru mendukung pendirian SMK, dengan mayoritas siswa tertarik pada Program Keahlian Akomodasi Perhotelan (58,3%). Selain itu, 83,3% guru yakin SMK akan meningkatkan kompetensi lulusan, dan 83,4% siswa puas dengan pelayanan SIJ. Luaran mencakup publikasi media online, video kegiatan di YouTube, dan naskah kerjasama (IA). Program ini penting untuk mempersiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompetitif di sektor pariwisata Arab Saudi.
Efektivitas Latihan Mobility Terhadap Peningkatan Fungsi Gerak Penyandang Disabilitas Autisme Di Share Fit Zidan Syarif Nugraha; Kunjung Ashadi; Abdul Hafidz; Fifit Yeti Wulandari
Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik Vol. 3 No. 2 (2026): IDENTIK - Maret
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/identik.v3i2.1379

Abstract

This study aimed to determine the effect of a mobility exercise program on improving the functional movement of individuals with autism disabilities. This research used a quantitative method with a pre-experimental design through a one-group pretest–posttest approach. The research subjects consisted of four individuals with autism aged 18–25 years who participated in a training program at the Share Fit inclusive fitness center. The instrument used in this study was the Functional Movement Screen (FMS), which consists of seven movement components: deep squat, hurdle step, inline lunge, shoulder mobility, active straight leg raise, trunk stability push-up, and rotary stability. The mobility training program was conducted for 8 weeks with a frequency of three sessions per week. Data analysis techniques included the Shapiro–Wilk normality test and the paired sample t-test for hypothesis testing. The results showed an increase in scores in most FMS components after the mobility training intervention. The statistical test results indicated a significance value (p < 0.05), meaning there was a significant difference between the pre-test and post-test scores. Therefore, it can be concluded that mobility exercises have a significant effect on improving the functional movement of individuals with autism disabilities. This study recommends the use of mobility exercises as part of an adaptive sports training program to improve movement quality and physical fitness in individuals with disabilities.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Hafidz Abdul Hafidz Achmad Rizanul Wahyudi Aghus Sifaq Agus Hariyanto Ahmad Panca Himawan Ainin, Ima Kurrotun Amin, Mohammad As'ad Andriana, Laily Mita Andriana, Laily Mita Anisa Galu Utari Anita Susanti Antoni, Muhamad Fauzi Arya Sakti Asidigisianti Patria Bayu Agung Pramono Bayu Agung Pramono Bayu Pradana Bachtiar Saputra Bayu Purnomo Aji Dadang Supriyatno Daniel Womsiwor Dedi Surya Gemilang Desi Hari Subekti Dhaniswara, Nalendra DIAS ABDILLAH, GHUFRON Dodik Dermawan Enarnimas Dwi Ratna Damayanti Farizha Irmawati, Farizha Fifit Yeti Wulandari Grisna Febiyanti Hari Setijono Hari Setijono, Hari Hawin Fahmi Hery Kurniyawan Heryanto Nur Muhammad I Dewa Made Aryananda Wijaya Kusuma I Gede Ariyasa . I MADE MULIARTA . I Nengah Sandi I Wayan Teresna Ida Puteri Perdana Samudera Ido Gavrila Wiriawan Ilo Raditio Wiriawan Ima Kurrotun Ainin Imam Marsudi Irma Rusanti Irmantara Subagio Jimenez, Jose Vicente Garcia Kafrawi, Fatkur Rohman Kusuma, Dony Ardy Laily Mita Andriana Laily Mita Andriana Lilis Sulandari Luh Putu Ratna Sundari Moch. Faisol Mochamad Purnomo Mohammad Alvi Syahri Mohammad Reyhan Dwi Pradana Muhammad Fatah Muhammad Kharis Fajar Muhammad Muhammad Mustar, Yetty Septiani Nanda Pratiwi Nining Widyah Kusnanik Nurdianto, Arif Rahman Nurpratiwi, Resti Oce Wiriawan Özman, Cemal Pramono, Bayu Agung Puguh Prasetyono Purnomo, Mochammad RADITIYA MAHAYUNI, APRILIA Rahmadian, Reza Ramadhani, Dyah Sukma Rasyid, Muhammad Labib Siena Ar Ratna Suhartini Rusdiawan, Afif Sapto Wibowo Sapto Wibowo Sidik, Rizky Muhammad Sidiq, Rizky Muhammad Siena Ar Rasyid, Muhammad Labib SIFAQ, AGHUS Sulistiyowati, Oktavia Suci Suprapto Suprapto THAURICHIA WAHYU LESTARI, YANI Tirtasari, Ajeng Sindi Tri Setyo Utami Tutur Jatmiko WARJU WENI ROSDIANA Widhohardhono, Rachman Wijaya, Fransisca Januarumi Marhaendra Wijono Wijono Wijono Wijono Yudhistira, Dewangga Zidan Syarif Nugraha