Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Sejarah Perkembangan Filsafat dan Sains pada Zaman Yunani Jarkasih Harahap, Ibnu Alwi; Salminawati; Ade Ilfah; Ummi Nadrah Nasution
Tarbiatuna:  Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2024): Tarbiatuna:  Journal of   Islamic Education Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/tarbiatuna.v4i2.1421

Abstract

Ancient Greece was an important milestone in the history of the development of philosophy and science. This article will summarize the historical development of these two fields in Greece. In the 6th to 4th centuries BC, an intellectual culture grew in Greece known as the Classical Age. This research uses a library approach (library research). According to Mushtofa et al. (2020) bibliography research is research carried out in order to obtain information data obtained from various written sources. This research shows that the development of science in Ancient Greece and beyond was driven by the spirit of understanding the philosophy of humanism. The philosophy of humanism teaches that humans have the ability to regulate themselves and the universe around them. This belief has been present since ancient Greece and has been one of the main factors in the evolution of human thinking about nature.
IMPLEMENTASI MODEL PAIKEM DALAM MENGINTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SD IT ALMUNADI MEDAN MARELAN Khairani, Masitah; Salminawati
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i2.23517

Abstract

Internalisasi nilai-nilai islam pada mata pelajaran umum selalu dilakukan di SD IT Al-Munadi, dan yang menariknya proses internalisasi nilai-nilai islam ini dilakukan menggunakan model pembelajaran yang bervariatif, salah satunya model PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif dan Menyenangkan) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model PAIKEM dalam proses internalisasi nilai-nilai islam pada mata pelajaran PPKn di kelas 4 SD IT Al-Munadi serta hambatan hambatan yang dialami guru dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yang dimana pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu penerapan model PAIKEM berjalan dengan baik dan dianggap sebagai model pembelajaran PPKn yang menyenangkan karena penggunaannya yang aktif,inovatif kreatif dan menyenangkan. Dalam proses internalisasi nilai-nilai islam pada mata pelajaran PPKn ini pun terlaksana dengan baik apabila menggunakan model PAIKEM dalam prosesnya. Adapun hambatan-hambatan yang terjadi yaitu keterbatasan media yang efektif, keterbatasan waktu, kurangnya motivasi peserta didik dan dorongan dari orang tua. Kata Kunci: Model PAIKEM; Internalisasi Nilai-Nilai Islam; PPKn
Analisis Kemampuan Guru Mendesain Ukbm Dalam Merespon Kemampuan Abad 21 (4’C) Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Di Madrasah Aliyah Yumita Anisa Putri; Nurmawati; Salminawati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5768

Abstract

ian bertujuan menjelaskan kemampuan guru MAN 2 Model Medan dalam mendesain Unit Kegiatan Belajar Mengajar (UKBM) untuk mata pelajaran Akidah Akhlak, dengan fokus pada integrasi kompetensi 4'C (Kreativitas, Kritis, Kolaborasi, dan Komunikasi) yang penting di abad ke-21. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengobservasi praktik pembelajaran dan strategi pengajaran yang digunakan, serta menilai efektivitas UKBM dalam menanamkan keempat kompetensi ini pada siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas guru telah memasukkan elemen 4'C dalam UKBM, meskipun tingkat penerapan dan efektivitasnya bervariasi. Kreativitas dan pemikiran kritis lebih dominan, sedangkan kolaborasi dan komunikasi perlu ditingkatkan. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa kendala seperti keterbatasan sumber daya dan kurangnya pelatihan profesional bagi guru menghambat implementasi penuh kompetensi 4’C. Kesimpulan Meski terdapat kemajuan, masih ada ruang besar untuk meningkatkan desain dan pelaksanaan UKBM, agar sesuai dengan kebutuhan abad ke-21 dan mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dan peluang masa depan. Kata kunci: kemampuan, guru, mendesain