Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL PAIKEM DALAM MENGINTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SD IT ALMUNADI MEDAN MARELAN Khairani, Masitah; Salminawati
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v8i2.23517

Abstract

Internalisasi nilai-nilai islam pada mata pelajaran umum selalu dilakukan di SD IT Al-Munadi, dan yang menariknya proses internalisasi nilai-nilai islam ini dilakukan menggunakan model pembelajaran yang bervariatif, salah satunya model PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif dan Menyenangkan) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model PAIKEM dalam proses internalisasi nilai-nilai islam pada mata pelajaran PPKn di kelas 4 SD IT Al-Munadi serta hambatan hambatan yang dialami guru dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yang dimana pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu penerapan model PAIKEM berjalan dengan baik dan dianggap sebagai model pembelajaran PPKn yang menyenangkan karena penggunaannya yang aktif,inovatif kreatif dan menyenangkan. Dalam proses internalisasi nilai-nilai islam pada mata pelajaran PPKn ini pun terlaksana dengan baik apabila menggunakan model PAIKEM dalam prosesnya. Adapun hambatan-hambatan yang terjadi yaitu keterbatasan media yang efektif, keterbatasan waktu, kurangnya motivasi peserta didik dan dorongan dari orang tua. Kata Kunci: Model PAIKEM; Internalisasi Nilai-Nilai Islam; PPKn
Analisis Kemampuan Guru Mendesain Ukbm Dalam Merespon Kemampuan Abad 21 (4’C) Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Di Madrasah Aliyah Yumita Anisa Putri; Nurmawati; Salminawati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5768

Abstract

ian bertujuan menjelaskan kemampuan guru MAN 2 Model Medan dalam mendesain Unit Kegiatan Belajar Mengajar (UKBM) untuk mata pelajaran Akidah Akhlak, dengan fokus pada integrasi kompetensi 4'C (Kreativitas, Kritis, Kolaborasi, dan Komunikasi) yang penting di abad ke-21. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengobservasi praktik pembelajaran dan strategi pengajaran yang digunakan, serta menilai efektivitas UKBM dalam menanamkan keempat kompetensi ini pada siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas guru telah memasukkan elemen 4'C dalam UKBM, meskipun tingkat penerapan dan efektivitasnya bervariasi. Kreativitas dan pemikiran kritis lebih dominan, sedangkan kolaborasi dan komunikasi perlu ditingkatkan. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa kendala seperti keterbatasan sumber daya dan kurangnya pelatihan profesional bagi guru menghambat implementasi penuh kompetensi 4’C. Kesimpulan Meski terdapat kemajuan, masih ada ruang besar untuk meningkatkan desain dan pelaksanaan UKBM, agar sesuai dengan kebutuhan abad ke-21 dan mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dan peluang masa depan. Kata kunci: kemampuan, guru, mendesain
Islamic Ethical Literacy in the Use of Artificial Intelligence (AI) for Writing Scientific Articles among First Semester PAI Students at University Marpaung, Willi Rahim; Salminawati; Dahlan, Zaini
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 14 No. 1 (2026): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v14i1.9891

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) has significantly influenced academic practices in higher education, including the process of writing scientific articles. While AI offers efficiency and accessibility in obtaining academic information, it also raises ethical concerns, particularly regarding academic integrity and responsible use of technology. This study aims to explore Islamic ethical literacy in the use of AI for writing scientific articles among first-semester students of the Islamic Religious Education (PAI) program at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training (FITK), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). The research employs a qualitative phenomenological approach to understand students’ lived experiences, perceptions, and ethical considerations in utilizing AI during academic writing. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation. The findings reveal that students generally recognize AI as a supportive learning tool; however, their level of Islamic ethical literacy varies. Some students use AI as a means of academic assistance, such as generating ideas and clarifying concepts, while others tend to rely on AI excessively without adequate critical reflection. The study also identifies several Islamic ethical values guiding AI usage, including honesty (ṣidq), trustworthiness (amanah), responsibility (mas’uliyyah), and the pursuit of public benefit (maṣlaḥah). Factors influencing ethical literacy include religious education background, academic culture, lecturer guidance, and digital environment. The research concludes that strengthening Islamic ethical literacy is essential to ensure that AI supports intellectual development without compromising academic integrity or moral character. Integrating Islamic ethical principles into digital literacy education is therefore recommended for Islamic higher education institutions.