Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Ecoenzym Dari Limbah Organik Pada Kelompok Tani Buluh Serumpun Kristiandi, Kiki; Sangkala, Sangkala; Mulyati, Sri; Mahyudi, Indra; Jordi, Jordi; Audina, Mia
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.774

Abstract

Kelompok tani buluh serumpun merupakan kelompok pertanian yang aktif dalam bidang pertanian diantaranya adalah jeruk, nanas, pisang dan jenis pertanian lainnya. Kendala yang dihadapi oleh kelompok ini adalah adanya limbah organik yang tidak terolah dengan baik dan menimbulkan ketidaknyamanan akibat hasil pembusukan yang tidak terkelola dengan baik. sehingga menimbulkan ketidaknyamanan akibat proses pembusukan yang tidak terkelola secara optimal. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dalam pembuatan ecoenzym yang berasal dari limbah organik. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah participatory rural appraisal (par) dan penyebaran kuesioner dalam bentuk data diri peserta. Hasil dari kegiatan ini didapatkan bahwa jumlah peserta yang terlibat dalam PKM yaitu sebanyak 22 peserta dengan jumlah laki-laki sebanyak 7 orang dan 15 orang perempuan. Dan untuk latar belakang pendidikan yaitu 12 orang Sekolah Dasar, 6 orang Sekolah Menengah Pertama dan 3 orang Sekolah Menengah Atas. Sedangkan untuk pekerjaan petani sebanyak 17 orang, 1 orang sebagai siswa dan 4 orang sebagai ibu rumah tangga. Dari kegiatan ini peserta mendapatkan pengalaman baru dalam melakukan pengolahan limbah, dimana sebelumnya kegiatan di kelompok tani buluh serumpun belum pernah ada kegiatan dalam pengolahan dan memiliki antusias yang tinggi terhadap kegiatan yang dilakukan.
Bridging Policy and Practice: Local Governance Capacity in Extreme Poverty Alleviation in Jeneponto, Indonesia Widyawati, Widyawati; Sangkala, Sangkala; Rusdi, Muhammad
Jurnal Ad'ministrare: Jurnal Pemikirian Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran Volume 12, Issue 2, 2025
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71309/administrare.v12i2.10278

Abstract

Extreme poverty challenges sustainable development and demands adaptive, inclusive, and evidence-based governance. This study aims to analyze the institutional capacity of local governments in addressing extreme poverty, focusing on the alignment of national and regional policies, the effectiveness of cross-sectoral coordination, and data governance as a basis for decision-making. The study employed a qualitative method with a case study design in Jeneponto Regency, which has been designated as a priority area for eradicating extreme poverty. Data were obtained through in-depth interviews with 19 key informants, field observations, and official document reviews, and were analyzed thematically using NVivo 12 software. The results indicate a gap in implementation between national policies and regional planning, institutional coordination that is mainly informal and based on personal relationships, and data fragmentation between regional government agencies that hinders the accuracy of program targeting and evaluation. These conditions demonstrate administrative bias and sectoral fragmentation that are as serious as economic bias in hampering the effectiveness of poverty eradication programs. As a conceptual contribution, this study proposes the CARE Framework (Collaboration, Alignment, Responsiveness, Evidence) as an alternative adaptive governance model that places the extreme poor at the center of intervention. This research confirms that successful eradication of extreme poverty requires not only programmatic interventions, but also structural reforms of regional governance that are sustainable, inclusive, and evidence-based.