Claim Missing Document
Check
Articles

Improving Teacher Discipline and Performance through Leadership Analysis of the Head of Madrasah Aliyah Anis Fauzi; Hanafi Hanafi; Irman Suherman; R. Siti Fauziah; Durotun Nasihah; Rifyal Ahmad Lugowi
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.6504

Abstract

This study investigates the leadership practices of madrasah heads in enhancing teacher discipline and performance at Madrasah Aliyah in Cilegon City, Indonesia. A qualitative research approach was employed, utilizing observations, interviews, documentation, triangulation, field notes, and member checks to gather data. The analysis involved qualitative techniques supported by data processing to calculate average response scores from various respondent groups. The findings reveal a positive trend in teacher discipline and performance at Madrasah Aliyah in Cilegon City. Key leadership practices contributing to this improvement include routine attendance checks, weekly evaluations, briefings, and addressing disciplinary issues during staff meetings. However, at Madrasah Aliyah Negeri 1 and Negeri 2, the leadership’s impact has been limited. This is attributed to the continuation of previous leadership’s programs, with only minimal introduction of new initiatives. While leadership practices have contributed to improved teacher performance across the madrasahs, their effectiveness varies. The continuation of outdated work programs without significant innovation has hindered leadership effectiveness in certain institutions.
Analisis dan Implementasi Kebijakan Pembinaan Karakter Islami di Sekolah Islam Terpadu Supardi; Anis Fauzi; Ahmad Jubaedi; Agus Novi Wahyudi
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i2.7328

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi kebijakan pembinaan karakter Islami di Sekolah Islam Terpadu yang menjadi alternatif pendidikan bagi masyarakat muslim di tengah tantangan degradasi moral akibat globalisasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis proses perumusan kebijakan, mendeskripsikan implementasi kebijakan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis dampak implementasi kebijakan pembinaan karakter Islami. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research, menganalisis dokumen kebijakan Sekolah Islam Terpadu, buku pedoman, dan hasil penelitian terdahulu melalui teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan kebijakan dirumuskan melalui tahapan analisis kebutuhan, penyusunan standar karakter berdasarkan konsep muwashafat, perumusan program, dan penetapan kebijakan. Implementasi dilakukan melalui integrasi nilai Islam dalam pembelajaran, pembiasaan ibadah, program mentoring, pelibatan orangtua, dan pengembangan budaya sekolah Islami. Faktor pendukung meliputi komitmen pimpinan, kualifikasi guru, dukungan orangtua, dan standar dari JSIT, sementara faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu, pengaruh media, inkonsistensi pembinaan di rumah, dan keterbatasan instrumen evaluasi. Implementasi kebijakan berdampak pada peningkatan kesadaran beribadah, perbaikan akhlak, peningkatan prestasi akademik, dan penguatan identitas keislaman. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada pendekatan library research yang kurang menggambarkan dinamika implementasi kebijakan di lapangan secara langsung dan belum mengukur efektivitas secara kuantitatif. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan mixed methods dengan observasi lapangan dan studi longitudinal untuk menganalisis dampak jangka panjang serta mengembangkan instrumen evaluasi karakter Islami yang terstandar.
Periodisasi Kebijakan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Anis Fauzi; Rijal Firdaos; Reni Suwenti; Een Masdariah; Eti Kurniawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2157

Abstract

Penelitian ini mengkaji periodisasi kebijakan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia dari masa kemerdekaan hingga era digital kontemporer. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian ini menganalisis dinamika perkembangan kurikulum PAI yang mencerminkan perubahan sosial, politik, dan budaya bangsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan kurikulum PAI telah bertransformasi dari pendekatan normatif-doktriner menjadi lebih kontekstual, integratif, dan berorientasi pada kompetensi. Dimulai dari perjuangan pengakuan pada masa awal kemerdekaan, penguatan posisi pada era Orde Lama dan Orde Baru, hingga diversifikasi dan personalisasi pembelajaran di era Reformasi dan digitalisasi. Tantangan utama dalam implementasi kurikulum PAI meliputi kesenjangan literasi digital, pengaruh konten negatif, dan kesiapan tenaga pendidik dalam mengadaptasi teknologi pembelajaran. Sementara itu, integrasi teknologi membuka peluang pengembangan pembelajaran PAI yang lebih interaktif dan personalisasi. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman komprehensif tentang evolusi kebijakan kurikulum PAI dan menawarkan kerangka konseptual untuk pengembangan pendidikan agama yang adaptif dengan tuntutan zaman sambil tetap mempertahankan nilai-nilai keislaman yang esensial.
Marketing Strategy of Islamic Educational Institutions in Indonesia: Systematic Literature Review Bayu Pramono; Ahmad Rifauidn; Zainal Muttaqin; Anis Fauzi; Rijal Firdaos
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 3 Agustus (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2338

Abstract

This study aims to explore effective marketing strategies to maintain the existence of Islamic Educational Institutions in Indonesia, The method used in this study is a literature review (Systematic literature review) whose data is obtained by reviewing articles on the Google Scholar database site. The results of the study concluded that there are 5 steps of marketing strategy for Islamic educational institutions. First, Determining Customer Value (School Vision and Mission). Second, Determining Segmenting, Targeting, and positioning. Third, Determining the Marketing Mix (Excellence of Educational Products or Services, Competitive Prices, Selection of Strategic School Locations and Comfortable Rooms for Learning, Efficient and Effective Promotion, Competent Human Resources, Complete Infrastructure, Accountable, Friendly, Fast and Quality Educational Service Process). Fourth, direct marketing is achieved by creating a website, optimizing IG, TikTok, and YouTube, installing banners, distributing brochures, and advertising on radio and newspapers. Fifth, Indirect Marketing Through Soft Community Service, Student Achievement, the number of alumni who enter their favorite schools/PTN/Education Abroad, and job matching with companies so that alumni can get job access.
Model Kepemimpinan Direktif dan Intruksional Dalam Lembaga Pendidikan Moh Suhri Rohmansyah; Machdum Bachtiar; Anis Fauzi
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i1.421

Abstract

Kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada sistem dan kurikulum, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan di dunia pendidikan. Kepemimpinan pendidikan memainkan peran penting dalam membentuk visi, mengatur proses pembelajaran, dan mengarahkan perkembangan institusi Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konsep kepemimpinan pendidikan dengan fokus pada Model Kepemimpinan Direktif dan Intruksional Dalam Lembaga Pendidikan. Melalui kajian pustaka, penelitian ini menyelidiki esensi dan karakteristik kedua model kepemimpinan tersebut. Pemahaman yang mendalam terhadap kepemimpinan direktif dan intruksional diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan praktik kepemimpinan di bidang pendidikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka yang melibatkan analisis literatur terkini dan relevan mengenai kepemimpinan pendidikan, khususnya dalam konteks Model Kepemimpinan Direktif dan Intruksional Dalam Lembaga Pendidikan. Hasil analisis tersebut akan diintegrasikan untuk membentuk pemahaman komprehensif mengenai aspek-aspek kunci dari kedua model kepemimpinan tersebut. Temuan penelitian ini Kepemimpinan Direktif, yaitu kepemimpinan memberi kesempatan pada pengikutnya untuk mengetahui apa yang diharapkan dari mereka, menjadwalkan pekerjaan yang akan dilakukan dan memberi pedoman yang spesifik mengenai cara menyelesaikan tugas. Sedangkan kepemimpinan instruksional adalah kepemimpinan yang fokus pada proses dan hasil belajar siswa melalui pemberdayaan guru secara professional.
MANAJEMEN MASJID DALAM KONTEKS PEMBINAAN REMAJA DAN KAUM MANULA(STUDI PADA MASJID JAMI AL FALAH PETIR KABUPATEN SERANG) Anis Fauzi; Anis Zohroah; Machdum Bachtiar; Dede Ridho Firdaus
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38905

Abstract

Masjid merupakan tempat ibadah sekaligus tempat pengembangan kebudayaan umat Islam. Jamaah dari kelompok  kaum remaja dan manusia usia lanjt perlu mendapatkan perhatian khsuus dari pengurus Dewan Kesejahteraan Masjid, Penguiruis Remaja Islam Masjid dan panitia Peringan Hari Besar Islam. Kedua kelpmpok jamaah masjid ini cukup mendominasi aktivitas  jamaah di masjid Al Falah Kecamatan Petir Kabupaten Serang Provinsi Banten. Tujuan pengabdian Masyarakat ini adalah mengoptimalkan manajemen pengelolaan masjid sebagai lembaga pendidikan berbasis kepentingan umat Islam dalam bentuk pembinaan remaja dan kaum manula melalui aktivitas sholat lima waktu secara berjamah, menghadiri peringahan hari-hari bear Islam, dan mengembangkan budaya  umat Islam. Penelitian ini mengunakan metode Partisipatory Action Research (PAR). Metodologi PAR elemen dasarnya proses pemberdayaan masyarakat, yaitu partisipasi dan mobilisasi sosial, dalam hal ini kaum remaja dan kelompok manusia usia lanjut. Penulis juga menelaah  beberapa artikel hasil penelitian yang terbit di jurnal nasional terakreditasi maupun pada jurnal internasional terndeks, serta buku-buku referensi yang terkait. Hasil dan pembahaan menunjukan bahwa sekecil apapun peran serta kaum remaja masjid dan kelompok manusia usia lanjut, tetap akan memiliki arti dalam konteks ijtihad yakni mengajak kepada  kebenaran dan kebaikan agar menjadi remaja dan kaum manula yang terbaik dan penuh ketaqwaan.
EMERGING TRENDS IN LEADERSHIP AND ORGANIZATIONAL FACTORS AFFECTING LECTURER COMPETENCE: A SYSTEMATIC REVIEW Ade Sofyan; Zakaria Syafei; Naf'an Tarihoran; Anis Fauzi; Suherman Priatna
Jurnal Abdisci Vol 1 No 10 (2024): Vol 1 No 10 Tahun 2024
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/abdisci.v1i10.406

Abstract

This research aims to uncover problems about emerging leadership trends and organizational factors that can affect lecturer competence. The research method used to examine the problems that occur today is by using a literature review (literature review), which is to review various literature that discusses leadership and organization as well as lecturer competencies and survey research that aims to generalize to reveal organizational factors that can affect lecturer competence. The results of this study show that today's leadership trend is mandatory to have basic competencies including pedagogic, professional, personal and social. Meanwhile, organizational factors, namely leaders have: accountability, enthusiasm, encouragement to lecturers, anticipation of organizational dynamics that occur and giving rewards to lecturers who perform good work and sanctions against lecturers who make mistakes. The ability of a leader and creating a good organizational environment in his leadership will provide an increase in lecturer competence.
KEBIJAKAN PENDIDIKAN DASAR (WAJIB BELAJAR SEMBILAN TAHUN) Alsri Nurcahya; Ahmad Qurtubi; Anis Fauzi
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2024): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v12i1.4707

Abstract

The basic education policy, especially the 9-year compulsory education program, is a government effort to improve the accessibility and quality of education for the entire society. The effort to make it compulsory for children to complete a minimum education for nine years has the primary objective of providing equal opportunities for all children to obtain an adequate basic education, improving access to education, reducing school dropouts, and improving the quality of education. Implementation of this policy is expected to have a good impact on reducing school dropout rates and increasing education participation at the elementary level. However, there are many challenges in ensuring the sustainability of the program, such as adequate infrastructure, the availability of quality educational resources, and meeting the needs of students with diverse educational backgrounds. The method used in this research is library studies, which involves collecting literature, gathering relevant data or information, and studying topics or issues related to the development of the Basic Education Policy, Compulsory Learning 9 Years. Therefore, there is a need for efforts in the evaluation and adaptation of this policy in order to achieve the primary objective of equal and quality basic education.