Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN TINGKAT KEBUGARAN FISIK DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWI PENGHAFAL AL-QURAN DI PONDOK PESANTREN KOTA MALANG: HUBUNGAN TINGKAT KEBUGARAN FISIK DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWI PENGHAFAL AL-QURAN DI PONDOK PESANTREN KOTA MALANG Latifah Zulfa Rahmawati; Ali Multazam; Nurul Aini Rahmawati
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 12 No. 02 (2024): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 12 Issue 02
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47794/jkhws.v12i02.642

Abstract

Introduction: Stress is a condition that can occur in every individual, including female students who memorize the Quran. Students who memorize the Quran have activities that require them to concentrate highly, where these activities have the potential to cause stress. Exercise can reduce the impact of stress due to an increase in endorphin hormones. In addition, regular exercise can improve physical fitness. Therefore, female students who memorize the Quran must have a good level of physical fitness so that their activities are maximally fulfilled. This research aims to determine the relationship between physical fitness level and stress level in female students who memorize the Quran in Malang City. Method: using quantitative analytical observational with cross-sectional study design. The measuring instrument used was YMCA Step Test for physical fitness and PSS-10 (Perceived Stress Scale) for stress with a total of 30 female students memorizing the Quran. Results: the results of Fisher's Exact test obtained p value = 1.000 > 0.05. Conclusion: there is no relationship between physical fitness level and stress level in Al-Quran memorizers in Malang city.
Edukasi dan Pelatihan Self Treatment Penanganan Musculoskeletal Disorders dan Gangguan Postur Tubuh Pada Siswa MAN 2 Kota Malang Ali Multazam; Dimas Sondang Irawan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.692

Abstract

Pembelajaran secara online di rumah berpotensi dalam penggunaan device (gadget) yang tidak tepat dimana posisi tubuh siswa yang tidak baik saat belajar dan ditambah dengan durasi duduk yang lama. Kegiatan dengan posisi dan durasi yang berulang-ulang dan berhari hari tentunya punya potensi terhadap masalah kesehatan khususnya pada resiko muskuloskeletal disorder dan kelainan bentuk postur tubuh yang berdampak pada masalah kesehatan, penampilan, dan psikologis. Beberapa masalah musculoskeletal disorders yang sering ditemukan di area vertebra adalah Low Back Pain, spasme, dan lain-lain. Pengabdian ini bertujuan mengedukasi dan memberikan pelatihan self treatment koreksi postur tubuh terhadap kejadian muskuloskeletal disorder dan resiko gangguan postur tubuh area vertebra pada siswa MAN 2 Kota Malang. Kegiatan pengabdian ini merupakan kegiatan penyuluhan, edukasi, dan pemberian pelatihan cara penanganan gangguan postur dan masalah musculoskeletal disorders kepada siswa. Pelatihan yang dilakukan melalui demonstrasi langsung yg kemudian diikuti oleh peserta, pemberian poster, dan video edukasi yang dapat diakses kapanpun oleh siswa. Hasil evaluasi menunjukkkan bahwa para siswa-siswi yang mengikuti pelatihan ini mampu memahami bagaimana penanganan mandiri musculoskeletal disorders dan gangguan postur tubuh. Kontribusi dalam kegiatan pelatihan ini akan berdampak pada menurunnya angka keluhan musculoskeletal disorders pada vertebra akibat posisi duduk yang salah
Pemberian Latihan Slow Deep Breathing dan Senam Lansia Dalam Meningkatkan Kualitas Tidur Serta Menurunkan Tekanan Darah dan Stress Pada Komunitas Lansia Di Kota Malang Ali Multazam; Kurnia Putri Utami
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.693

Abstract

nsia yang menjadi tahapan terakhir dalam proses kehidupan yang dimana banyak terjadi penurunan dan perubahan dalam fisik, psikis, sosial yang saling berhubungan satu sama lain, sehingga memungkinkan untuk menimbulkan berbagai masalah kesehatan fisik dan mental seperti menurunnya kualitas tidur, peningkatan tekanan darah, dan peningkatan stres Aktifitas fisik merupakan salah satu mekanisme menghadapi permasalahan kesehatan pada lansia. Jenis olahraga yang paling tepat bagi lansia adalah latihan senam lansia dan Slow deep breathing Pengabdian ini bertujuan mengedukasi dan memberikan latihan kepada lansia untuk mengurangi permasalahan kesehatan yang dialami oleh lansia. Kegiatan pengabdian ini merupakan kegiatan pemberian latihan slow deep breathing dan senam lansia kepada lansia. Pelatihan yang dilakukan melalui demonstrasi langsung yg kemudian diikuti oleh lasnia. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 – 23 Juni 2022 yang dilaksanakan secara langsung di di Posyandu Sedap Malam Malang yang diikuti oleh 40 orang peserta Lansia. Hasil latihan yang dilakuan oleh lansia di Posyandu Sedap Malam, didapatkan perubahan yang signifikan dari kualitas tidur, tekanan darah, dan tingkat stress kearah yang baik.
Penyuluhan Fisioterapi Komunitas Dalam Meningkatkan Pengetahuan Mengenai Duduk Sehat di SDI Al-Abror Puriani, Agnees Dwi; Multazam, Ali; Fitriyah, Qonitatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i1.2170

Abstract

Anak-anak merupakan fase dini dalam kehidupan dan tidak banyak memiliki masalah kesehatan. Namun adakalanya, sesuatu hal yang terjadi saat masa anak-anak ini juga akan berdampak pada masa dewasa. Salah satunya adalah posisi duduk yang salah sejak kecil yang nantinya akan berdampak pada postur tubuh yang buruk jika tidak segera dibenahi. Penyuluhan ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para siswa terkait dengan postur tubuh dan tata cara duduk sehat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kepada siswa berupa promosi kesehatan mengenai postur tubuh dan tata cara duduk sehat dengan menggunakan poster sebagai media, melakukan pre-test dan post-test sebelum dan setelah dilakukannya penyuluhan guna mengetahui pemahaman dari para siswa terkait materi yang diberikan. Terdapat peningkatan pemahaman siswa dari 1% menjadi 100% setelah dilakukan penyuluhan. Proses penyuluhan yang dilakukan berjalan dengan lancar, terdapat peningkatan pemahaman terkait postur tubuh dan tata cara duduk sehat dari siswa setelah penyuluhan. Kegiatan penyuluhan yang sudah dilaksanakan di SDI Al-Abror, Kebonagung, Pakisaji, Kota Malang dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan terkait postur tubuh dan duduk sehat.
Comparative Analysis of Lower Limb Muscle Strength Based on Gender and Children Aged 10-12 Year at Muhammadiyah Elementary School 08 Dau Wahyudi SW, M. Ricky; Atika Yulianti; Ali Multazam
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkf.v7i1.2189

Abstract

Background: The growth and development of children aged 0-12 years are individuals who experience a very rapid growth and development process. However, in this modern era, technological developments have resulted in children becoming very lazy and reluctant to do physical activity. This can affect the development of motor skills. Muscle strength is a crucial aspect in human physical development. Muscle strength, especially in the lower leg muscles, can be influenced by several factors such as age and gender. Objective: to determine the comparison of leg muscle strength based on gender and children aged 10-12 years at SD Muhammadiyah Malang. Method: The research used was cross-sectional by taking a sample of 116 respondents. Meanwhile, the test used uses a comparison test. Results: One way ANOVA test showed p-value = 0.79 (<0.05) which shows that there is no significant difference at the age level of 10, 11 and 12 years on leg muscle strength in children. And Mann Whitney p-value = 0.00 (<0.05) which shows that there are differences based on male and female gender. Conclusion: Comparative analysis of lower leg muscle strength based on gender and age 10-12 years at SD Muhammadiyah 08 Dau did not provide significant results regarding differences in lower leg muscle strength based on age 10, 11, 12 years. Meanwhile, there are differences in lower leg muscle strength based on gender.
Aerobic Exercise Has an Effect on Forced Vital Capacity (FVC) in Collage Students Putri Hadi Novitaningrum; Nurul Aini Rahmawati; Ali Multazam
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkf.v7i2.2601

Abstract

Currently, many students adopt an unhealthy lifestyle characterized by a lack of physical activity. Lack of physical activity can affect lung function, one of which is Forced Vital Capacity (FVC). Forced Vital Capacity (FVC) is the volume of air they can forcefully exhale when a person take a deep breath. An FVC below 80% indicates airway problems, meaning the lungs are not functioning properly. A lower FVC indicates decreased lung function, which can impact physical activity and quality of life. Aerobic exercise can improve lung function. The purpose of this study was to determine how jogging, an aerobic activity, affects FVC. This study is a quasi-experimental study using a one group pretest and posttest design Muhammadiyah Malang Physiotherapy undergraduate students who met the inclusion requirements became the research sample. The sample was measured using a spirometer before and after treatment, and they were given jogging exercises twelve times for four weeks. According to the findings of the Paired t-test, Aerobic Exercise has an effect on FVC (p-value = 0.000 < 0.05). Conclusion: based on the research results, there was an increase in FVC values ??in students after being given aerobic exercise in the form of jogging.
Pengaruh Diaphragmatic Breathing Exercise Terhadap Peningkatan Forced Expiratory Volume In One Second (FEV1) Pada Mahasiswa Perokok Aktif Di Kota Malang Apliana Rambu Dulu Mosa; Multazam, Ali; Baruna, Arys Hasta
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok dapat berdampak pada penurunan fungsi paru. Forced expiratory In One Second merupakan parameter penting dalam pengukuran fungsi paru-paru karna mengukur volume udara yang bisa dikeluarkan secara paksa dalam 1 detik pertama. Salah satu cara untuk meningkatkan Forced Expiratory In One Second adalah dengan Diaphragmathic breathing exercise. Diaphragmathic breathing exercise adalah teknik pernapasan yang melibatkan kontraksi otot diafragma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh diafragma breathing exercise terhadap forced expiratory volume in one second (FEV₁) pada perokok aktif di kota malang. Metode penelitian ini merupakan Quasi Eksperimental menggunakan desain one group pre-test-post-test. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa perokok aktif di komunitas hipma solapora malang yang memenuhi kriteria sebanyak 76 orang. Pengumpulan data dilakukan pengukuran FEV₁ dengan menggunakan Spirometer dan analisis statistik menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini, nilai signifikan yang diperoleh menggunakan uji wilcoxon signed rank test 0, 000 ini kurang dari p<0,05 yang berarti hipotesis adanya pengaruh pemberian Diaphragmathic breathing exercise terhadap FEV₁ pada mahasiswa perokok aktif di komunitas hipma solapora malang. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh Diaphragmathic breathing exercise terhadap peningkatan Forced expiratory In One Second (FEV1)
Pengaruh Diapragmatic Breathing Exercise Terhadap Kapasitas Vital Paru Pada Mahasiswa Perokok Aktif Di Kota Malang Sulistia, Nur Syifa; Multazam, Ali; Rahim, Anita Faradilla
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i1.226

Abstract

Merokok dapat membuat daya tahan menjadi turun karena mengandung zat kimia. Merokok dapat membuat penurunan faal paru. Salah satu cara untuk meningkatkan faal paru melalui pemeriksaan kapasitas vital paru. Kapasitas vital paru merupakan indikator kesehatan paru seseorang. Untuk meningkatkan kapasitas vital paru dapat dilakukan dengan latihan Diaphragmatic Breathing. Latihan ini dapat mengatur aliran udara dan meningkatkan resistensi jalan napas selama inspirasi dan ekspirasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Diaphragmatic Breathing Exercise terhadap kapasitas vital paru pada mahasiswa perokok aktif  di kota Malang. Metode penelitian ini menggunakan Quasi experiment dengan desain one group pre - post test  dan purposive sampling yang berjumlah 76 responden yang memenuhi kriteria inkluasi sedangkan yang mengalami drop out sebanyak 7 responden. Instrumen penelitian menggunakan spirometry digital SP10. Data penelitian ini dengan SPSS untuk mencari univariat dan bivariat dengan karakteristik indek massa tubuh, jumlah batang rokok yang dikonsumsi perhari, Lama Merokok pertahun, dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon memiliki hasil yaitu 0,000 < 0,05 terdapat hasil  bahwa   pemberian Diaphragmatic breathing exercise dapat meningkatkan kapasitas vital paru pada mahasiswa perokok aktif di Kota Malang secara signifikan.
Aerobic Exercise Berpengaruh terhadap Peak Expiratory Flow (PEF) pada Mahasiswa Eka Kurnia Sari; Nurul Aini Rahmawati; Ali Multazam
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v4i2.4382

Abstract

Sedentary Lifestyle has an impact on decreased respiratory muscle strength, decreased lung expiratory function and is at risk of causing other diseases. Lack of activities such as exercise can affect the health of the body and decrease lung function, the disturbed lungs will experience a decrease in lung recoil elasticity so that the absorption of airflow is not optimal and causes disturbances in expiration and inspiration, especially in PEF (Peak Expiratory Flow) which is the maximum airflow velocity achieved during forced expiration. PEF that drops below 80% indicates lung impairment. Low PEF can cause dypsnea, wheezing, shortness of breath. The purpose of this study was to determine the effectiveness of aerobic exercise on PEF increase. This research method used pre-experimental one-group pretest-posttest design. With undergraduate students of PhysiotherapyMuhammadiyah Malang as respondents who meet the inclusion and exclusion criteria. Measurement of pretest and posttest data using spirometer.  Post test was conducted after jogging for 4 weeks and 12 sessions. The results of the Paired Sample Test showed that Aerobic Exercise had an effect on increasing PEF, namely (p = 0.000) p<0.05
Edukasi Osteoarthritis Pada Lansia Di Kelurahan Bunulrejo Astuti, Sarita Sri; Multazam, Ali; Fransiska, Tri Dewi
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol4No1.pp31-35

Abstract

Osteoarthritis (OA) is a degenerative disease of the joints affected by the cartilage, joint lining, and bones which can cause joint pain and stiffness. OA can be caused by risk factors, namely age (aging process), gender, genetics, body weight, joint injury, and exercise. Disease development is usually slow but can ultimately cause joint failure with pain and disability. Osteoarthritis is ranked 12th in all diseases in the world with a high percentage of the population suffering from OA, namely 2.3% -11.3%. Method of implementing the activity was carried out on November 10 2023 in Bunulrejo Village, Malang City. The concept used in this activity is community-based participation. The target is all participants in the posyandu cadre meeting in Bunulrejo sub-district, 30 participants in promotional efforts in the form of physiotherapy education in the form of health promotion using leaflets as promotional media. This activity was carried out by giving a pre-test and post-test with questions given to participants at the posyandu cadre meeting in Bunulrejo sub-district. Objective counseling carried out to educate cadre meeting participants so that they can care about themselves regarding knee osteoarthritis and can carry out the exercises given during the counseling. Results showed an increase in understanding among cadre meeting participants regarding osteoarthritis. Conclusion Based on the outreach activities carried out in Bunulrejo Village on November 10 2023, it can be concluded that the event ran smoothly and was well realized. It is hoped that all of these outreach activities can increase the knowledge of the participants in the posyandu cadre meeting in Bunulrejo sub-district.
Co-Authors Abdul, Fahrum Nissa Ahmad Abdullah Aini Rahmawati, Nurul Amiko Chandra Anggriani, Devi Anita Faradilla Rahim Annida Diana Islami Apliana Rambu Dulu Mosa Aryani Trisna Wardani Astuti, Sarita Sri Athifah Haya Aqila Atika Yulianti Aulia Nahdah Salsabila Azumah Azumah Bambang Satrio Utomo Baruna, Arys Hasta BAYU PRASTOWO Butsainah, Dzakira Damayanti, Karina Devi Anggriani Diah Nur Pratiwi Dimas Sondang Irawan Dwi, Feviola Egalia Novika Hidayat EKA KURNIA SARI Faradhiza Aini Putri Nasir Nasir Fentikasari Setyaningrahayu Fitriyah, Qonitatul Fransiska, Tri Dewi Gamar Gamar Hafizah Sururul Nur Rakhmawati Haya Aqila, Athifah Herlianti Herlianti Hidayati, Indah Ningtiyas Hope Septi Nur Rohmah I Komang Wira Kusuma Indah Ningtiyas Hidayat Indah Ningtiyas Hidayati Kadek Pradnya Prameitha Pratiwi Nartha Kamilla, Natasya Dinna Karina Damayanti Khairo, Nadiatul Kirana, Dinda Dewi Krisna Adji Eko Santoso Kristianingtyas, Kristianingtyas Kurnia Putri Utami Kurniawati Putri Al Saudi Latifah Zulfa Rahmawati Lina Mitsalina Erawati M. Ardiansyah Mahfud Hidayat Mahfud Hidayat Marufa, Siti Ainun Muhammad Hafiz Mulatsih Nita Utami Mutiara Titani Nikmatur Rosidah Novitasari, Intan Hardiana Nungki Marlian Yuliadarwati Nur Atiqatul Himmah Nur Hikmah Nuranita, Nuranita Nurul Aini Rahmawati Nurul Fitriati Peluw, Kurnia Izza Habiba Prameswari, Ni Nyoman Diah Pratiwi, Diah Nur Pribayu Eka Aditya Puriani, Agnees Dwi Putra, Bagus Rahmansyah Fajeri Dwi Putri Al Saudi, Kurniawati Putri Hadi Novitaningrum Putri, Dinda Permata Putu Maryansyah Indra Fahlefi Putu Meiyana Trisaputra Qonitatul Fitriyah Rahmad Oky Lukman Prasetyo Rama Anggara Zikrullah Riri Putri Ramadani Rizky Dini Utami Safun Rahmanto Sahasika, Mahiya Lintang Sarah Nur Azizah Sari, Ni Putu Desy Purnama Slamet . Sophia Hanny Amandhea Sukirman L, Riza Daeng Sulistia, Nur Syifa TANAZZA, Syi'ar Aprilla Tri Dewi Fransiska Wahyudi SW, M. Ricky Wardhani, Ajeng Dyah Ayu Pramudya Widya Puspitasari Widya Puspitasari Yasinta Aldinata Arsy Zailia, Syamsa Liatis Zidni Imanurrohmah Lubis Zidni Sadati Maulana A Ziyadatul Khair