Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POSISI MENGGENDONG ANAK TERHADAP RESIKO NYERI NEUROPATI PERIFER PADA IBU AKIBAT LAMA MENGGENDONG DI POSYANDU KECAMATAN LOWOKWARU Dwi, Feviola; Marufa, Siti Ainun; Multazam, Ali
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29184

Abstract

Saat menggendong, banyak kelompok otot yang tegang, terutama kelompok otot yang menopang tulang belakang yang berfungsi untuk menjaga postur, koordinasi, dan keseimbangan. Cara menggendong bayi meliputi posisi menggendong M-Shape (front carry) dan J-Shape (hip carry). Dampak menggendong dalam waktu yang lama menimbulkan keluhan nyeri dan sakit dibagian tubuh seperti bahu, punggung, pinggang dan kaki. Neuropati perifer dapat terjadi pada lokasi saraf yang mudah terkompresi akibat adanya tekanan karena inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara posisi menggendong anak dengan resiko terjadinya nyeri neuropatik pada ibu akibat lama menggendong. di Posyandu Kecamatan Lowokwaru. Metode yang digunakan adalah observasi analitik, menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian berlokasi di Posyandu Kecamatan Lowokwaru dengan sampel pada penelitian ini yaitu ibu dengan anak 0-36 bulan yang datang ke Posyandu Kecamatan Lowokwaru. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, didapatkan sebanyak 38 sampel. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner Douleur Neuropathique en 4 Question (DN4). Dengan menggunakan uji Chi-Square untuk menganalisa data yang telah didapatkan. Hasil penelitian ini yaitu total responden 38 ibu menggendong, hasil kuesioner DN4 yaitu 7 ibu mengalami nyeri neuropati sedangkan 31 ibu mengalami nyeri nosiseptif. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan Chi-Square nilai yang dihasilkan yaitu 0.445 (p value >0.05). Dari hasil uji hipotesis dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara posisi menggendong anak terhadap resiko nyeri neuropati pada ibu akibat lama menggendong. Tidak adanya hubungan diantara variabel yang kami teliti dimungkinkan karena terdapat faktor-faktor lain yang mempengaruhi terjadinya kejadian neuropati perifer seperti berat badan, usia anak, dan lama menggendong.
PENGARUH TANDEM WALKING EXERCISE TERHADAP KESEIMBANGAN DINAMIS PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA PERUMAHAN BUMI ANTARIKSA KOTA MADIUN Novitasari, Intan Hardiana; Yuliadarwati, Nungki Marlian; Multazam, Ali
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29434

Abstract

Lansia adalah bagian dari proses pertumbuhan dan perkembangan dari bayi hingga menua. Perubahan fisiologis muskuloskeletal pada lansia dapat menyebabkan penurunan massa otot, pengerutan tendon, serabut otot menjadi atrofi,  sehingga terjadi penurunan kekuatan dan kontraksi otot, penurunan fleksibilitas sendi, dan kecepatan waktu reaksi. Hal ini menyebabkan keseimbangan tubuh menurun. Penurunan keseimbangan dinamis dapat meningkatkan risiko jatuh lansia. Berbagai dampak jatuh antara lain cedera jaringan lunak, patah tulang, kecacatan (penurunan mobilitas), penurunan independensi (kemandirian), dan bahkan dapat menyebabkan meninggal. Fisioterapi dapat  memberikan intervensi untuk  meningkatkan keseimbangan dinamis dan meminimalisir risiko jatuh dengan latihan jalan tandem (tandem walking exercise). Penelitian ini mengevaluasi pengaruh pemberian tandem walking exercise terhadap keseimbangan dinamis pada lansia di Posyandu Lansia Perumahan Bumi Antariksa Kota Madiun. Menggunakan desain quasi eksperimental one group pre-test and post-test dengan 21 sampel. Teknik sampling dengan non-probability sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu Timed Up and Go Test (TUGT) untuk mengidentifikasi keseimbangan lansia dan Tandem Walking Exercise sebagai latihan berjalan. Menunjukkan bahwa tandem walking exercise secara signifikan meningkatkan keseimbangan dinamis pada lansia. Dengan uji pengaruh menggunakan uji Paired Sample T-Test diperoleh p-value = (0,001). Pemberian tandem walking exercise berpengaruh terhadap keseimbangan dinamis pada lansia di Posyandu Lansia Perumahan Bumi Antariksa Kota Madiun
Analisis Keluhan Pada Pasien Post Covid 19 Di Malang Raya multazam, Ali; Putri Al Saudi, Kurniawati; Aini Rahmawati, Nurul
Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2829

Abstract

Fenomena awal tahun 2020 menjadi tahun yang cukup menarik perhatian di seluruh dunia. Penambahan kasus virus COVID-19 menjadi pusat perhatian dalam dua tahun terakhir ini terutama di Indonesia dengan tingkat penularan infeksi tertinggi melalui saluran pernafasan. Diawali dengan lonjakan pasien yang sudah terinfeksi oleh virus COVID-19 dan sampai saat ini terus menerus menyebar, menyerang bahkan bermutasi di dalam tubuh sehingga menimbulkan berbagai keluhan – keluhan setelah dinyatakan negatif COVID-19 dari hasil swab/ PCR. Kasus ini paling banyak menyerang usia produktif 21-59 tahun yaitu sebanyak (80,4%). Menganalisis keluhan pada pasien post COVID-19 di Malang Raya. Penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan sempel 56 responden. Alat ukur pengetahuan dan keluhan pada pasien post COVID-19 menggunakan kuesioner Beberapa keluhan ditemukan tidak terlalu signifikan terhadap pasien post COVID-19. Terdapat beberapa keluhan gejala sisa yang masih ada didalam tubuh tetapi tidak semua penderita post COVID-19 memiliki gejala tersebut
Hubungan Antara Kebiasaan Merokok dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Post COVID-19 di Malang Raya Anggriani, Devi; Multazam, Ali; Yuliadarwati, Nungki Marlian
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.151

Abstract

Merokok merupakan suatu kebutuhan esensial bagi seorang yang cenderung merokok. Seorang remaja yang mengonsumsi rokok satu bungkus tiap harinya dapat berisiko menyebabkan gangguan kecemasan dan saat dewasa mereka 15 kali lebih mungkin mengalami gangguan panik (panic disorder) dibandingkan denganyang bukan perokok. Kecemasan merupakan suatu keadaan yang mana orang tersebut mengalami rasa tidak aman dan tidak mampu mengatasi tuntunan lingkungan. Kondisi fisik orang yang mengalami gangguan kecemasan dapat diamati ketika orang tersebut merasakan adanya perubahan pada pernafasannya dan peningkatan denyut nadinya. Keprihatinan mengenai seseorang yang mengalami trauma pada kasus post COVID-19. Penelitian ini analitik-observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini yaitu pasien pasca COVID-19 yang berdomisil di Malang Raya. Terdapat 60 responden dalam penelitian ini. Instrumen pengambilan data menggunkan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) mengukur tingkat kecemasan dan Glover-Nilsson Smoking Behavior Quistionnaire (GN-SBQ) mengukur tingkatan merokok. Berdasarkan uji statistik Pearson, tingkat kecemasan dan kebiasaan merokok diperoleh nilai P = 0,005, r = 0,359 dengan hasil rendah, sehingga adanya hubungan antara tingkat kecemasan dan kebiasaan merokok.
ANALISA FAKTOR RISIKO POSTUR KERJA TERHADAP KELUHAN NECK PAIN PADA PENJAHIT DI CV. CASA ANNIE BALI Prameswari, Ni Nyoman Diah; Multazam, Ali
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan dan Keselamatan Kerja merujuk pada usaha untuk menjamin kesejahteraan karyawan dengan menerapkan berbagai langkah untuk melakukan pencegahan atas kecelakaan serta penyakit akibat kerja, sehingga memberi peningkatan pada kondisi kesehatan mereka secara keseluruhan. Penyakit akibat kerja ialah penyakit yang diderita oleh tenaga kerja yang berkaitan dengan pekerjaan yang dilakukan. Biasanya pekerjaan dilakukan berulang dan menuntut fisik yang bagus. Salah satu penyakit akibat kerja yaitu nyeri leher yang dipengaruhi oleh faktor ergonomi yang salah saat bekerja. Nyeri leher ialah nyeri atau rasa sakit yang terasa di area leher. Tujuan: Mengetahui analisa faktor risiko postur kerja terhadap keluhan neck pain pada penjahit di CV. Casa Annie Bali. Metode Penelitian: Penelitian ini berjenis noneksperimental yang sifatnya observasional. Desain ini digunakan untuk menganalisa faktor risiko postur kerja terhadap keluhan neck pain dengan melibatkan individu berjumlah 5 orang yang bekerja di CV. Casa Annie Bali sebagai sampel. Instrument yang digunakan yaitu RULA (Rapid Upper Limb Assessment) guna mengukur postur kerja, durasi dan masa kerja pada penjahit, Nordic Body Map untuk mengukur skor keluhan musculoskeletal keseluruhan tubuh terutama keluhan neck pain dan Neck Disability Index digunakan untuk mengukur gangguan fungsional leher. Hasil: Dari hasil analisa faktor risiko postur kerja terhadap keluhan neck pain pada penjahit di CV. Casa Annie Bali yang telah dilakukan, postur kerja penjahit yang bekerja disana yaitu 4 orang tergolong kedalam level sedang dan dibutuhkan langkah untuk memperbaiki postur kerja dalam waktu dekat dan 1 orang dengan level tinggi dan dibutuhkan langkah untuk memperbaiki postur kerja sekarang juga dan rawan terkena cedera terutama pada kasus neck pain. Penyebabnya adalah postur tubuh yang kurang baik saat bekerja yakni sering melakukan pekerjaan dengan posisi duduk statis dan kepala menunduk dalam durasi waktu kerja yang lama dan dalam masa kerja menahun. Kesimpulan: Faktor risiko postur kerja sangat berpengaruh terhadap keluhan neck pain penjahit di CV. Casa Annie Bali. Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan pencegahan di lingkungan kerja seperti pemberian edukasi terkait perbaikan postur kerja dan McKenzie Neck Exercise yang dapat dilakukan sebelum, disela sela, dan sesudah bekerja.
EDUKASI DAN PELATIHAN PENANGANAN CEDERA OLAHRAGA PADA SISWA SMAN 3 KOTA MALANG Multazam, Ali; Sondang Irawan, Dimas; Damayanti, Karina; Haya Aqila, Athifah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2460-2463

Abstract

Cedera olahraga merupakan cedera yang terjadi di otot, rangka, serta integumen yang diakibatkan karena aktifitas berolahraga. Berbagai faktor penyebab cedera olahraga yaitu kelainan struktural, metode latihan, dan kelemahan secara fisiologis pada jaringan dan otot. Korban sesegera mungkin diberikan pertolongan pertama yang benar sesuai dengan standar prosedur penanganan yang tepat, untuk meminimalkan kemungkinan cedera yang akan terjadi, sehingga pengetahuan tentang dasar-dasar pertolongan pertama sangat diperlukan. Kesalahan dalam pengambilan keputusan dan tindakan berakibat fatal dan bisa memperparah keadaan cedera. SMAN 3 Malang memiliki cukup banyak prestasi di bidang olahraga. Antusias siswa dalam kegiatan berolahraga cukup tinggi, sehingga angka kejadian cedera olahraga juga bisa meningkat. Melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan penanganan cedera olahraga ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswa dan bisa mengurangi dampak yang lebih parah dari dari cedera olahraga yang terjadi pada siswa. Pengabdian ini diikuti oleh 51 siswa-siswi SMAN 3 Kota Malang yang dilakukan secara daring. Kegiatan pengabdian ini meliputi: (1) Pelatihan siswa kader sekolah; (2) Pendampingan siswa kader sekolah; dan (3) Pemberian informasi tentang penanganan cedera olahraga. Hasil evaluasi menunjukkkan bahwa para siswa-siswi yang mengikuti pelatihan ini mampu memahami bagaimana penanganan cedera olahraga yang tepat dan benar yang mampu meminimalisir kejadian cedera yang lebih parah
Edukasi Fisioterapi Guna Meningkatkan Pengetahuan Low Back Pain Dengan Memberikan Latihan Mc. Kenzie Exercise di Komunitas PKK Desa Genengan Pakisaji Putra, Bagus Rahmansyah Fajeri Dwi; Multazam, Ali; Fitriyah, Qonitatul
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/zmmpmn16

Abstract

Low back pain (LBP) atau nyeri punggung bawah adalah kondisi nyeri yang terjadi di area punggung bagian bawah dan merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang paling umum di seluruh dunia. Nyeri ini dapat bersifat akut, subakut, atau kronis, tergantung pada durasi dan intensitasnya. Penyebab LBP sangat beragam, meliputi faktor biomekanik, degeneratif, infeksi, inflamasi, dan psikologis. Gaya hidup, postur tubuh, kebiasaan kerja, serta kondisi seperti obesitas dan kurangnya aktivitas fisik juga berperan penting dalam perkembangan LBP. LBP memiliki dampak besar pada kualitas hidup individu yang mengalaminya, baik dari segi fisik, mental, maupun ekonomi, karena sering kali menyebabkan keterbatasan aktivitas dan produktivitas. Penyuluhan yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Komunitas PKK desa Genengan di Pakisaji Kota Malang terkait peran fisioterapi dalam menangani low back pain, terutama penyebabnya, cara pencegahannya serta cara melakukan Mc. Kenzie exercise untuk mengurangi low back pain. Pemaparan materi penyuluhan berupa definisi, penyebab, cara pencegahan serta macam-macam gerakan Mc. Kenzie exercise. Penyuluhan berhasil dan bisa dimengerti oleh peserta, sehingga hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah materi diberikan, pengetahuan peserta menjadi meningkat yang signifikan. Kegiatan penyuluhan dapat memperluas pemahaman peserta tentang peran fisioterapi pada low back pain serta Mc. Kenzie exercise untuk mengurangi low back pain yang bisa dilakukan secara mandiri.
Penyuluhan Stase Komunitas Mengenai Sikap Ergonomis untuk Mengurangi Terjadinya Musculoskeletal Disorders di Komunitas PKK Desa Genengan Pakisaji Kabupaten Malang Fachry Raul Aimar Zinedine El Addin; Ali Multazam; Qonitatul Fitriyah
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v3i4.153

Abstract

Introduction: Health is an important element so that we can enjoy a quality life, both at home and at work. Musculoskeletal disorders are diseases that cause prolonged pain. A person who suffers from musculoskeletal disorders occurs due to a body position while working that is less ergonomic and occurs for a long time and repeatedly. Basically, ergonomic conditions are very beneficial because the prevent musculoskeletal disorders and can reduce errors that can cause injury to workers. Purpose: Provide an overview of how to behave ergonomically when doing work to avoid musculoskeletal disorders. Method: Provide counseling on the definition, causes, how to handle, and how to train for workers using posters as a promotional media. Conclusion: The counseling process went smoothly, respondents began to understand ergonomic positions and musculoskeletal disorders with the aim of getting workers' understanding from 0% to 100% after the counseling was carried out. So that there is a decrease in the risk of musculoskeletal disorders experienced by workers after knowing the ergonomic attitude. The counseling activities that have been carried out at the Genengan Village Hall, Malang Regency, can increase workers' knowledge and insight regarding ergonomic attitudes and musculoskeletal disorders.
Pemberian Edukasi Ergonomi dan Identifikasi Risiko Kerja Pada Pekerja di Pabrik Rokok PT. Agung Karya Atta (AKA) Kedungkandang Woli, Yuniatri; Multazam, Ali
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3863

Abstract

Industri rokok merupakan salah satu sektor penting dalam perindustrian Indonesia dalam hal penerimaan negara melalui cukai dan penyerapan tenaga kerja dalam jumlah yang besar. Namun, proses produksi yang masih banyak dilakukan secara manual menjadikan pekerja rentan terhadap gangguan muskuloskeletal akibat postur kerja yang tidak ergonomis, gerakan repetitif, serta beban fisik yang berlebihan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi ergonomi dan mengidentifikasi risiko kerja di pabrik rokok PT. Agung Karya Atta. Kegiatan ini dilaksanakan di pabrik rokok PT. Agung Karya Atta menggunakan metode observasional deskriptif. Subjek dalam kegiatan ini terdiri dari 169 orang pekerja dari berbagai divisi. Analisis postur menggunakan Rapid Entire Body Assessment (REBA), analisis beban fisik menggunakan data durasi kerja, gerakan repetitif dan berat beban angkut, dan edukasi menggunakan media leaflet dan poster. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pekerja di pabrik rokok PT. Agung Karya Atta berada dalam posisi kerja dengan risiko sedang, sehingga perlu dilakukan tindakan untuk perbaikan postur kerja. Faktor-faktor yang mempengaruhi beban fisik pekerja adalah durasi kerja 10-11 jam, gerakan berulang sebanyak >30 kali/menit, dan berat beban angkut 5-10 kg. Selain itu, tekanan target produksi juga berkontribusi terhadap peningkatan beban fisik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa postur kerja dan beban fisik berkontribusi terhadap risiko muskuloskeletal pada pekerja industri rokok PT. Agung Karya Atta. Edukasi ergonomi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman pekerja, tetapi perlu didukung dengan perubahan lingkungan kerja yang lebih ergonomis agar hasil yang dicapai dapat lebih optimal.
Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik Dengan Kekambuhan Pasien Asma Di Puskesmas Arjasa Kangean Masyani, Masyani; Multazam, Ali; Yuliadarwati, Nungki Marlian
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i2.21359

Abstract

Asma merupakan penyakit dengan karakteristik heterogen yang ditandai dengan inflamasi kronis saluran pernapasan, disertai gejala seperti mengi, sesak napas, nyeri dada, dan batuk dengan intensitas serta frekuensi yang bervariasi, serta adanya obstruksi aliran udara saat ekspirasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan kambuhnya pasien asma di Puskesmas Arjasa Kangean. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan desain potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 63 pasien asma yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih melalui metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi Statistical Packages for Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan, dengan analisis data uji Chi-square menghasilkan nilai p sebesar 0,555 (p0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat aktivitas fisik tidak memiliki hubungan dengan kambuhnya pasien asma di Puskesmas Arjasa Kangean.
Co-Authors Abdul, Fahrum Nissa Ahmad Abdullah Aini Rahmawati, Nurul Amiko Chandra Anggriani, Devi Anita Faradilla Rahim Annida Diana Islami Apliana Rambu Dulu Mosa Aryani Trisna Wardani Astuti, Sarita Sri Athifah Haya Aqila Atika Yulianti Aulia Nahdah Salsabila Azumah Azumah Bambang Satrio Utomo Baruna, Arys Hasta BAYU PRASTOWO Butsainah, Dzakira Damayanti, Karina Devi Anggriani Diah Nur Pratiwi Dimas Sondang Irawan Dwi, Feviola Egalia Novika Hidayat EKA KURNIA SARI Fachry Raul Aimar Zinedine El Addin Faradhiza Aini Putri Nasir Nasir Fentikasari Setyaningrahayu Fitriyah, Qonitatul Fransiska, Tri Dewi Gamar Gamar Hafizah Sururul Nur Rakhmawati Haya Aqila, Athifah Herlianti Herlianti Hidayati, Indah Ningtiyas Hope Septi Nur Rohmah I Komang Wira Kusuma Indah Ningtiyas Hidayat Indah Ningtiyas Hidayati Kadek Pradnya Prameitha Pratiwi Nartha Kamilla, Natasya Dinna Karina Damayanti Khairo, Nadiatul Kirana, Dinda Dewi Krisna Adji Eko Santoso Kristianingtyas, Kristianingtyas Kurnia Putri Utami Kurniawati Putri Al Saudi Latifah Zulfa Rahmawati Lina Mitsalina Erawati M. Ardiansyah Mahfud Hidayat Mahfud Hidayat Marufa, Siti Ainun Masyani, Masyani Muhammad Hafiz Mulatsih Nita Utami Mutiara Titani Nikmatur Rosidah Novitasari, Intan Hardiana Nungki Marlian Yuliadarwati Nur Atiqatul Himmah Nur Hikmah Nuranita, Nuranita Nurul Aini Rahmawati Nurul Fitriati Peluw, Kurnia Izza Habiba Prameswari, Ni Nyoman Diah Pratiwi, Diah Nur Pribayu Eka Aditya Puriani, Agnees Dwi Putra, Bagus Rahmansyah Fajeri Dwi Putri Al Saudi, Kurniawati Putri Hadi Novitaningrum Putri, Dinda Permata Putu Maryansyah Indra Fahlefi Putu Meiyana Trisaputra Qonitatul Fitriyah Rahmad Oky Lukman Prasetyo Rama Anggara Zikrullah Riri Putri Ramadani Rizky Dini Utami Safun Rahmanto Sahasika, Mahiya Lintang Sarah Nur Azizah Sari, Ni Putu Desy Purnama Slamet . Sophia Hanny Amandhea Sukirman L, Riza Daeng Sulistia, Nur Syifa TANAZZA, Syi'ar Aprilla Tri Dewi Fransiska Wahyudi SW, M. Ricky Wardhani, Ajeng Dyah Ayu Pramudya Widya Puspitasari Widya Puspitasari Woli, Yuniatri Yasinta Aldinata Arsy Zailia, Syamsa Liatis Zidni Imanurrohmah Lubis Zidni Sadati Maulana A Ziyadatul Khair