Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA FAKTOR RISIKO POSTUR KERJA TERHADAP KELUHAN NECK PAIN PADA PENJAHIT DI CV. CASA ANNIE BALI Prameswari, Ni Nyoman Diah; Multazam, Ali
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan dan Keselamatan Kerja merujuk pada usaha untuk menjamin kesejahteraan karyawan dengan menerapkan berbagai langkah untuk melakukan pencegahan atas kecelakaan serta penyakit akibat kerja, sehingga memberi peningkatan pada kondisi kesehatan mereka secara keseluruhan. Penyakit akibat kerja ialah penyakit yang diderita oleh tenaga kerja yang berkaitan dengan pekerjaan yang dilakukan. Biasanya pekerjaan dilakukan berulang dan menuntut fisik yang bagus. Salah satu penyakit akibat kerja yaitu nyeri leher yang dipengaruhi oleh faktor ergonomi yang salah saat bekerja. Nyeri leher ialah nyeri atau rasa sakit yang terasa di area leher. Tujuan: Mengetahui analisa faktor risiko postur kerja terhadap keluhan neck pain pada penjahit di CV. Casa Annie Bali. Metode Penelitian: Penelitian ini berjenis noneksperimental yang sifatnya observasional. Desain ini digunakan untuk menganalisa faktor risiko postur kerja terhadap keluhan neck pain dengan melibatkan individu berjumlah 5 orang yang bekerja di CV. Casa Annie Bali sebagai sampel. Instrument yang digunakan yaitu RULA (Rapid Upper Limb Assessment) guna mengukur postur kerja, durasi dan masa kerja pada penjahit, Nordic Body Map untuk mengukur skor keluhan musculoskeletal keseluruhan tubuh terutama keluhan neck pain dan Neck Disability Index digunakan untuk mengukur gangguan fungsional leher. Hasil: Dari hasil analisa faktor risiko postur kerja terhadap keluhan neck pain pada penjahit di CV. Casa Annie Bali yang telah dilakukan, postur kerja penjahit yang bekerja disana yaitu 4 orang tergolong kedalam level sedang dan dibutuhkan langkah untuk memperbaiki postur kerja dalam waktu dekat dan 1 orang dengan level tinggi dan dibutuhkan langkah untuk memperbaiki postur kerja sekarang juga dan rawan terkena cedera terutama pada kasus neck pain. Penyebabnya adalah postur tubuh yang kurang baik saat bekerja yakni sering melakukan pekerjaan dengan posisi duduk statis dan kepala menunduk dalam durasi waktu kerja yang lama dan dalam masa kerja menahun. Kesimpulan: Faktor risiko postur kerja sangat berpengaruh terhadap keluhan neck pain penjahit di CV. Casa Annie Bali. Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan pencegahan di lingkungan kerja seperti pemberian edukasi terkait perbaikan postur kerja dan McKenzie Neck Exercise yang dapat dilakukan sebelum, disela sela, dan sesudah bekerja.
EDUKASI DAN PELATIHAN PENANGANAN CEDERA OLAHRAGA PADA SISWA SMAN 3 KOTA MALANG Multazam, Ali; Sondang Irawan, Dimas; Damayanti, Karina; Haya Aqila, Athifah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2460-2463

Abstract

Cedera olahraga merupakan cedera yang terjadi di otot, rangka, serta integumen yang diakibatkan karena aktifitas berolahraga. Berbagai faktor penyebab cedera olahraga yaitu kelainan struktural, metode latihan, dan kelemahan secara fisiologis pada jaringan dan otot. Korban sesegera mungkin diberikan pertolongan pertama yang benar sesuai dengan standar prosedur penanganan yang tepat, untuk meminimalkan kemungkinan cedera yang akan terjadi, sehingga pengetahuan tentang dasar-dasar pertolongan pertama sangat diperlukan. Kesalahan dalam pengambilan keputusan dan tindakan berakibat fatal dan bisa memperparah keadaan cedera. SMAN 3 Malang memiliki cukup banyak prestasi di bidang olahraga. Antusias siswa dalam kegiatan berolahraga cukup tinggi, sehingga angka kejadian cedera olahraga juga bisa meningkat. Melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan penanganan cedera olahraga ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswa dan bisa mengurangi dampak yang lebih parah dari dari cedera olahraga yang terjadi pada siswa. Pengabdian ini diikuti oleh 51 siswa-siswi SMAN 3 Kota Malang yang dilakukan secara daring. Kegiatan pengabdian ini meliputi: (1) Pelatihan siswa kader sekolah; (2) Pendampingan siswa kader sekolah; dan (3) Pemberian informasi tentang penanganan cedera olahraga. Hasil evaluasi menunjukkkan bahwa para siswa-siswi yang mengikuti pelatihan ini mampu memahami bagaimana penanganan cedera olahraga yang tepat dan benar yang mampu meminimalisir kejadian cedera yang lebih parah
Edukasi Fisioterapi Guna Meningkatkan Pengetahuan Low Back Pain Dengan Memberikan Latihan Mc. Kenzie Exercise di Komunitas PKK Desa Genengan Pakisaji Putra, Bagus Rahmansyah Fajeri Dwi; Multazam, Ali; Fitriyah, Qonitatul
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/zmmpmn16

Abstract

Low back pain (LBP) atau nyeri punggung bawah adalah kondisi nyeri yang terjadi di area punggung bagian bawah dan merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang paling umum di seluruh dunia. Nyeri ini dapat bersifat akut, subakut, atau kronis, tergantung pada durasi dan intensitasnya. Penyebab LBP sangat beragam, meliputi faktor biomekanik, degeneratif, infeksi, inflamasi, dan psikologis. Gaya hidup, postur tubuh, kebiasaan kerja, serta kondisi seperti obesitas dan kurangnya aktivitas fisik juga berperan penting dalam perkembangan LBP. LBP memiliki dampak besar pada kualitas hidup individu yang mengalaminya, baik dari segi fisik, mental, maupun ekonomi, karena sering kali menyebabkan keterbatasan aktivitas dan produktivitas. Penyuluhan yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada Komunitas PKK desa Genengan di Pakisaji Kota Malang terkait peran fisioterapi dalam menangani low back pain, terutama penyebabnya, cara pencegahannya serta cara melakukan Mc. Kenzie exercise untuk mengurangi low back pain. Pemaparan materi penyuluhan berupa definisi, penyebab, cara pencegahan serta macam-macam gerakan Mc. Kenzie exercise. Penyuluhan berhasil dan bisa dimengerti oleh peserta, sehingga hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah materi diberikan, pengetahuan peserta menjadi meningkat yang signifikan. Kegiatan penyuluhan dapat memperluas pemahaman peserta tentang peran fisioterapi pada low back pain serta Mc. Kenzie exercise untuk mengurangi low back pain yang bisa dilakukan secara mandiri.
Penyuluhan Stase Komunitas Mengenai Sikap Ergonomis untuk Mengurangi Terjadinya Musculoskeletal Disorders di Komunitas PKK Desa Genengan Pakisaji Kabupaten Malang Fachry Raul Aimar Zinedine El Addin; Ali Multazam; Qonitatul Fitriyah
Health Care : Journal of Community Service Vol. 3 No. 4 (2025)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/healthcare.v3i4.153

Abstract

Introduction: Health is an important element so that we can enjoy a quality life, both at home and at work. Musculoskeletal disorders are diseases that cause prolonged pain. A person who suffers from musculoskeletal disorders occurs due to a body position while working that is less ergonomic and occurs for a long time and repeatedly. Basically, ergonomic conditions are very beneficial because the prevent musculoskeletal disorders and can reduce errors that can cause injury to workers. Purpose: Provide an overview of how to behave ergonomically when doing work to avoid musculoskeletal disorders. Method: Provide counseling on the definition, causes, how to handle, and how to train for workers using posters as a promotional media. Conclusion: The counseling process went smoothly, respondents began to understand ergonomic positions and musculoskeletal disorders with the aim of getting workers' understanding from 0% to 100% after the counseling was carried out. So that there is a decrease in the risk of musculoskeletal disorders experienced by workers after knowing the ergonomic attitude. The counseling activities that have been carried out at the Genengan Village Hall, Malang Regency, can increase workers' knowledge and insight regarding ergonomic attitudes and musculoskeletal disorders.
Pemberian Edukasi Ergonomi dan Identifikasi Risiko Kerja Pada Pekerja di Pabrik Rokok PT. Agung Karya Atta (AKA) Kedungkandang Woli, Yuniatri; Multazam, Ali
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3863

Abstract

Industri rokok merupakan salah satu sektor penting dalam perindustrian Indonesia dalam hal penerimaan negara melalui cukai dan penyerapan tenaga kerja dalam jumlah yang besar. Namun, proses produksi yang masih banyak dilakukan secara manual menjadikan pekerja rentan terhadap gangguan muskuloskeletal akibat postur kerja yang tidak ergonomis, gerakan repetitif, serta beban fisik yang berlebihan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi ergonomi dan mengidentifikasi risiko kerja di pabrik rokok PT. Agung Karya Atta. Kegiatan ini dilaksanakan di pabrik rokok PT. Agung Karya Atta menggunakan metode observasional deskriptif. Subjek dalam kegiatan ini terdiri dari 169 orang pekerja dari berbagai divisi. Analisis postur menggunakan Rapid Entire Body Assessment (REBA), analisis beban fisik menggunakan data durasi kerja, gerakan repetitif dan berat beban angkut, dan edukasi menggunakan media leaflet dan poster. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pekerja di pabrik rokok PT. Agung Karya Atta berada dalam posisi kerja dengan risiko sedang, sehingga perlu dilakukan tindakan untuk perbaikan postur kerja. Faktor-faktor yang mempengaruhi beban fisik pekerja adalah durasi kerja 10-11 jam, gerakan berulang sebanyak >30 kali/menit, dan berat beban angkut 5-10 kg. Selain itu, tekanan target produksi juga berkontribusi terhadap peningkatan beban fisik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa postur kerja dan beban fisik berkontribusi terhadap risiko muskuloskeletal pada pekerja industri rokok PT. Agung Karya Atta. Edukasi ergonomi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman pekerja, tetapi perlu didukung dengan perubahan lingkungan kerja yang lebih ergonomis agar hasil yang dicapai dapat lebih optimal.
Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik Dengan Kekambuhan Pasien Asma Di Puskesmas Arjasa Kangean Masyani, Masyani; Multazam, Ali; Yuliadarwati, Nungki Marlian
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i2.21359

Abstract

Asma merupakan penyakit dengan karakteristik heterogen yang ditandai dengan inflamasi kronis saluran pernapasan, disertai gejala seperti mengi, sesak napas, nyeri dada, dan batuk dengan intensitas serta frekuensi yang bervariasi, serta adanya obstruksi aliran udara saat ekspirasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan kambuhnya pasien asma di Puskesmas Arjasa Kangean. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan desain potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 63 pasien asma yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih melalui metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi Statistical Packages for Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan, dengan analisis data uji Chi-square menghasilkan nilai p sebesar 0,555 (p0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat aktivitas fisik tidak memiliki hubungan dengan kambuhnya pasien asma di Puskesmas Arjasa Kangean.
Upaya Meningkatkan Kebugaran dan Mencegah Penurunan Fisik Melalui Sosialisasi dan Senam pada Lansia di Panti Jompo Yayasan Peduli Kasih KNDJH, Kedungkandang Kambe, Medlin Kurniawati; Multazam, Ali
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i2.4208

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi fisik, termasuk keseimbangan dan kekuatan otot, yang dapat meningkatkan risiko jatuh. Minimnya kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya kebugaran lansia. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran lansia mengenai pentingnya kebugaran melalui sosialisasi dan senam kebugaran. Kegiatan dilakukan pada 11 lansia di Panti Jompo Yayasan Peduli Kasih KNDJH, Kedungkandang, Malang. Metode yang digunakan meliputi edukasi kebugaran melalui media leaflet dan pelaksanaan senam kebugaran dengan modifikasi gerakan sesuai kemampuan partisipan. Tingkat pemahaman diukur melalui wawancara sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan dalam aspek konsep kebugaran, sikap tubuh saat latihan, frekuensi latihan, dan manfaat senam. Edukasi dan senam kebugaran terbukti menjadi pendekatan preventif yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi lansia terhadap aktivitas fisik.
The Effectiveness of Gymnastic Respiratory Muscle Stretch and Buteyko Breathing Exercise on Peak Expiratory Flows in Older Population Mahfud Hidayat; Ali Multazam
Physical Therapy Journal of Indonesia Vol. 1 No. 1 (2020): January-June 2020
Publisher : Universitas Udayana dan Diaspora Taipei Medical University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/ptji.v1i1.2

Abstract

Introduction: Elderly is a period of life characterized by changes in function and a decrease in social life so that result in changes in muscle tissue including the respiratory system. Respiratory function in older population will decrease due to age and caused many problems. The purpose of this study was to find out the combination of respiratory muscles stretch gymnastic with buteyko breathing exercises to increase the peak expiratory flow in the elderly. Methods: The study design is an analytical experimental method with quasi-experimental pre-test and post-test two groups design, the population in the study in Sumbersekar Village that met the inclusion criteria for three weeks. Sample in this study is 56 samples divided into experimental group and control group. Experiment group consisted of 30 samples and the control group consisted of 26 samples. Research data were analyzed by Wilcoxon Signed Rank Test. Results: The results of this study before and after intervention are p = 0,000 and H1 accept. The interpretation of this results is there is an effect of the combination of gymnastic respiratory muscle stretch with buteyko breathing exercises in older population. Conclusion: There is an effect of gymnastic respiratory muscle stretch with buteyko breathing exercise in older population.
Relationship between sleep quality and study concentration in Post-COVID-19 patients in Malang Raya Multazam, Ali; Hafiz, Muhammad; Prastowo, Bayu
Physical Therapy Journal of Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Universitas Udayana dan Diaspora Taipei Medical University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/ptji.v4i1.98

Abstract

Background: Long Coronavirus disease 2019 (COVID-19), also known as post-acute COVID-19 and Post-COVID-19 syndrome, is characterized by signs and symptoms that occur after the acute phase of COVID-19. Long COVID-19 is found in many COVID-19 survivors. Long COVID-19 patients report a wide range of signs and symptoms. They ranged from respiratory disorders to cognitive disorders. During sleep, serum serotonin is released from special cells in the pons and midbrain stem. Serotonin in the brain is believed to provide a sense of calm and have a sleeping effect. Serotonin improves sleep quality and concentration, increasing energy, creating a better mood, and reducing anxiety. Methods: Analytic observational with cross-sectional data. This study's population comprised 49 respondents who were post-COVID-19 patients living in Malang Raya. Data was collected using the Pittsburgh sleep quality index (PSQI) questionnaire to assess sleep quality and the learning concentration questionnaire to assess learning concentration. Results: A p-value of 0.029 showed a significant association between sleep quality and learning concentration. Furthermore, with a score of 0.312, the link between sleep quality and learning concentration is weak. Conclusions: This study finds that there is a link between sleep quality and learning concentration in post-COVID-19 patients, implying that sleep quality has a significant impact on the occurrence of learning concentration abnormalities.
Anxiety level relationship with sleep quality in Post-COVID-19 patients Multazam, Ali; Prasetyo, Rahmad Oky Lukman; Prastowo, Bayu
Physical Therapy Journal of Indonesia Vol. 4 No. 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Universitas Udayana dan Diaspora Taipei Medical University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/ptji.v4i1.107

Abstract

Background: Coronavirus disease 2019 (COVID-19) is a disease from a virus transmitted through saliva or water droplets that come out of the nose when someone infected with the COVID-19 virus coughs or sneezes. Most people will experience mild to moderate respiratory illness through an infection that attacks. This new virus has not yet found a vaccine or special treatment, so someone infected will most likely recover without special treatment. In this case, it can cause anxiety in humans, resulting in poor sleep quality. Methods: Cross-sectional data analysis observation. With a sample size of 56 responders, this study's population was post-COVID-19 patients from Malang Raya. Data were gathered using the Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A) and Pittsburgh Sleep Quality Indeks (PSQI) questionnaires. In this study, anxiety is the independent variable and sleep quality is the dependent variable. Results: According to Spearman's statistical test, anxiety and sleep quality have a p=0.00, r=-0.316 with poor values, indicating a relationship between anxiety levels and sleep quality. Conclusion: There is a link between the level of anxiety and the quality of sleep in patients who have had COVID-19.
Co-Authors Abdul, Fahrum Nissa Agnes Darin Alimah Yusandy Ahmad Abdullah Aini Rahmawati, Nurul Amiko Chandra Anggriani, Devi Anita Faradilla Rahim Annida Diana Islami Apliana Rambu Dulu Mosa Aryani Trisna Wardani Astuti, Sarita Sri Athifah Haya Aqila Atika Yulianti Aulia Nahdah Salsabila Azumah Azumah Bambang Satrio Utomo Baruna, Arys Hasta BAYU PRASTOWO Butsainah, Dzakira Damayanti, Karina Devi Anggriani Diah Nur Pratiwi Dimas Sondang Irawan Dwi, Feviola Egalia Novika Hidayat EKA KURNIA SARI Fachry Raul Aimar Zinedine El Addin Faradhiza Aini Putri Nasir Nasir Fentikasari Setyaningrahayu Fitriyah, Qonitatul Fransiska, Tri Dewi Gamar Gamar Ghina Mufidah Yuna Putri Hafizah Sururul Nur Rakhmawati Haya Aqila, Athifah Herlianti Herlianti Hidayati, Indah Ningtiyas Hope Septi Nur Rohmah I Komang Wira Kusuma Indah Ningtiyas Hidayat Indah Ningtiyas Hidayati Kadek Pradnya Prameitha Pratiwi Nartha Kambe, Medlin Kurniawati Kamilla, Natasya Dinna Karina Damayanti Khairo, Nadiatul Kirana, Dinda Dewi Krisna Adji Eko Santoso Kristianingtyas, Kristianingtyas Kurnia Putri Utami Kurniawati Putri Al Saudi Latifah Zulfa Rahmawati Lina Mitsalina Erawati M. Ardiansyah Mahfud Hidayat Mahfud Hidayat Mahfud Hidayat Marufa, Siti Ainun Masyani, Masyani Muhammad Hafiz Muhammad Hafiz Mulatsih Nita Utami Mutiara Titani Nikmatur Rosidah Novitasari, Intan Hardiana Nungki Marlian Yuliadarwati Nur Atiqatul Himmah Nur Hikmah Nuranita, Nuranita Nurmidha Yanti Amanda Nurul Aini Rahmawati Nurul Fitriati Peluw, Kurnia Izza Habiba Prameswari, Ni Nyoman Diah Prasetyo, Rahmad Oky Lukman Pratiwi, Diah Nur Pribayu Eka Aditya Puriani, Agnees Dwi Putra, Bagus Rahmansyah Fajeri Dwi Putri Al Saudi, Kurniawati Putri Hadi Novitaningrum Putri, Dinda Permata Putu Maryansyah Indra Fahlefi Putu Meiyana Trisaputra Qonitatul Fitriyah Rahmad Oky Lukman Prasetyo Rama Anggara Zikrullah Reza Pahlevi Riri Putri Ramadani Rizky Dini Utami Safun Rahmanto Sahasika, Mahiya Lintang Sarah Nur Azizah Sari, Ni Putu Desy Purnama Slamet . Sophia Hanny Amandhea Sukirman L, Riza Daeng Sulistia, Nur Syifa TANAZZA, Syi'ar Aprilla Tri Dewi Fransiska Wahyudi SW, M. Ricky Wardhani, Ajeng Dyah Ayu Pramudya Widya Puspitasari Widya Puspitasari Woli, Yuniatri Yasinta Aldinata Arsy Zailia, Syamsa Liatis Zidni Imanurrohmah Lubis Zidni Sadati Maulana A Ziyadatul Khair