Articles
Pengaruh Kombinasi Antara Senam Aerobic Low Impact dengan Diaphragma Breathing Exercise terhadap Tingkat Kebugaran pada Lansia di Komunitas Lansia Malang
Wardhani, Ajeng Dyah Ayu Pramudya;
Yuliadarwati, Nungki Marlian;
Multazam, Ali
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 4 (2024): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36089/job.v16i4.2417
Aging is a stage of life that is accompanied by structural and functional decline in the body's organs, which has an impact on fitness levels. Aerobic low impact exercise and diaphragm breathing exercise are designed as exercises that aim to improve fitness. The purpose of this research was to examine the effects of combining aerobic low impact exercise with diaphragm breathing exercises on fitness levels of the elderly at the Malang Elderly Community. The study followed a pre-experimental design, employing a one group pretest-posttest approach without a control group. 38 elderly participants were involved in the exercise program, which consisted of 12 sessions, each lasting 45 minutes and conducted every other day. Elderly fitness was measured using the 2 minute walking test (2MWT). Using a paired t-test, the data anlysis revealed a significant p-value of <.001, which is smaller than 0.05, indicating that the combination of aerobic low impact exercise with diaphragm breathing exercises significantly affects fitness levels in the elderly at the Malang Elderly Community.
Analisis Keluhan Pada Pasien Post Covid 19 Di Malang Raya
multazam, Ali;
Putri Al Saudi, Kurniawati;
Aini Rahmawati, Nurul
Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i3.2829
Fenomena awal tahun 2020 menjadi tahun yang cukup menarik perhatian di seluruh dunia. Penambahan kasus virus COVID-19 menjadi pusat perhatian dalam dua tahun terakhir ini terutama di Indonesia dengan tingkat penularan infeksi tertinggi melalui saluran pernafasan. Diawali dengan lonjakan pasien yang sudah terinfeksi oleh virus COVID-19 dan sampai saat ini terus menerus menyebar, menyerang bahkan bermutasi di dalam tubuh sehingga menimbulkan berbagai keluhan – keluhan setelah dinyatakan negatif COVID-19 dari hasil swab/ PCR. Kasus ini paling banyak menyerang usia produktif 21-59 tahun yaitu sebanyak (80,4%). Menganalisis keluhan pada pasien post COVID-19 di Malang Raya. Penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dengan sempel 56 responden. Alat ukur pengetahuan dan keluhan pada pasien post COVID-19 menggunakan kuesioner Beberapa keluhan ditemukan tidak terlalu signifikan terhadap pasien post COVID-19. Terdapat beberapa keluhan gejala sisa yang masih ada didalam tubuh tetapi tidak semua penderita post COVID-19 memiliki gejala tersebut
Hubungan Kebugaran Fisik dengan Fungsi Kognitif pada Mahasiswi Penghafal Al-Qur'an di Kota Malang: HUBUNGAN TINGKAT KEBUGARAN FISIK DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA MAHASISWI PENGHAFAL AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN KOTA MALANG
Faradhiza Aini Putri Nasir Nasir;
Ali Multazam;
Nurul Aini Rahmawati
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 12 No. 02 (2024): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 12 Issue 02
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47794/jkhws.v12i02.641
Introduction: College students need sufficient physical fitness to be able to think and use their cognitive abilities to the fullest so that they do not get tired quickly after doing busy activities such as lectures and memorizing the Qur’an. These activities also require thinking skills related to cognitive function. Good physical fitness will increase Brain-Derived Neutrophic Fcator (BDNF) protein levels which function to stimulate brain nerve cells to improve cognitive abilities. The research aims to understand the relationship between the level of physical fitness and the cognitive function of female student at the Nurul Furqon Islamic Boarding School, Malang City as a memorizer of the Al-qur’an. Methods: The research will use an observational analytical approach with a cross-sectional study, as many as 30 respondents were obtained using a purposive sampling technique. Data were taken using the YMCA Step Test and MoCA-Ina (Montreal Cognitive Function). Next, data processing uses the Fisher's Exact Test method. Results: The results of the statistical test produce a p value of 0.029 < 0.05. Conclusion: There is a relationship between the level of physical fitness with cognitive function in students who memorize the Qur’an in Malang City.
HUBUNGAN TINGKAT KEBUGARAN FISIK DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWI PENGHAFAL AL-QURAN DI PONDOK PESANTREN KOTA MALANG: HUBUNGAN TINGKAT KEBUGARAN FISIK DENGAN TINGKAT STRES PADA MAHASISWI PENGHAFAL AL-QURAN DI PONDOK PESANTREN KOTA MALANG
Latifah Zulfa Rahmawati;
Ali Multazam;
Nurul Aini Rahmawati
Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 12 No. 02 (2024): Jurnal Kesehatan Hesti Wira Sakti Vol. 12 Issue 02
Publisher : Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47794/jkhws.v12i02.642
Introduction: Stress is a condition that can occur in every individual, including female students who memorize the Quran. Students who memorize the Quran have activities that require them to concentrate highly, where these activities have the potential to cause stress. Exercise can reduce the impact of stress due to an increase in endorphin hormones. In addition, regular exercise can improve physical fitness. Therefore, female students who memorize the Quran must have a good level of physical fitness so that their activities are maximally fulfilled. This research aims to determine the relationship between physical fitness level and stress level in female students who memorize the Quran in Malang City. Method: using quantitative analytical observational with cross-sectional study design. The measuring instrument used was YMCA Step Test for physical fitness and PSS-10 (Perceived Stress Scale) for stress with a total of 30 female students memorizing the Quran. Results: the results of Fisher's Exact test obtained p value = 1.000 > 0.05. Conclusion: there is no relationship between physical fitness level and stress level in Al-Quran memorizers in Malang city.
Edukasi dan Pelatihan Self Treatment Penanganan Musculoskeletal Disorders dan Gangguan Postur Tubuh Pada Siswa MAN 2 Kota Malang
Ali Multazam;
Dimas Sondang Irawan
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53769/jai.v4i2.692
Pembelajaran secara online di rumah berpotensi dalam penggunaan device (gadget) yang tidak tepat dimana posisi tubuh siswa yang tidak baik saat belajar dan ditambah dengan durasi duduk yang lama. Kegiatan dengan posisi dan durasi yang berulang-ulang dan berhari hari tentunya punya potensi terhadap masalah kesehatan khususnya pada resiko muskuloskeletal disorder dan kelainan bentuk postur tubuh yang berdampak pada masalah kesehatan, penampilan, dan psikologis. Beberapa masalah musculoskeletal disorders yang sering ditemukan di area vertebra adalah Low Back Pain, spasme, dan lain-lain. Pengabdian ini bertujuan mengedukasi dan memberikan pelatihan self treatment koreksi postur tubuh terhadap kejadian muskuloskeletal disorder dan resiko gangguan postur tubuh area vertebra pada siswa MAN 2 Kota Malang. Kegiatan pengabdian ini merupakan kegiatan penyuluhan, edukasi, dan pemberian pelatihan cara penanganan gangguan postur dan masalah musculoskeletal disorders kepada siswa. Pelatihan yang dilakukan melalui demonstrasi langsung yg kemudian diikuti oleh peserta, pemberian poster, dan video edukasi yang dapat diakses kapanpun oleh siswa. Hasil evaluasi menunjukkkan bahwa para siswa-siswi yang mengikuti pelatihan ini mampu memahami bagaimana penanganan mandiri musculoskeletal disorders dan gangguan postur tubuh. Kontribusi dalam kegiatan pelatihan ini akan berdampak pada menurunnya angka keluhan musculoskeletal disorders pada vertebra akibat posisi duduk yang salah
Pemberian Latihan Slow Deep Breathing dan Senam Lansia Dalam Meningkatkan Kualitas Tidur Serta Menurunkan Tekanan Darah dan Stress Pada Komunitas Lansia Di Kota Malang
Ali Multazam;
Kurnia Putri Utami
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53769/jai.v4i2.693
nsia yang menjadi tahapan terakhir dalam proses kehidupan yang dimana banyak terjadi penurunan dan perubahan dalam fisik, psikis, sosial yang saling berhubungan satu sama lain, sehingga memungkinkan untuk menimbulkan berbagai masalah kesehatan fisik dan mental seperti menurunnya kualitas tidur, peningkatan tekanan darah, dan peningkatan stres Aktifitas fisik merupakan salah satu mekanisme menghadapi permasalahan kesehatan pada lansia. Jenis olahraga yang paling tepat bagi lansia adalah latihan senam lansia dan Slow deep breathing Pengabdian ini bertujuan mengedukasi dan memberikan latihan kepada lansia untuk mengurangi permasalahan kesehatan yang dialami oleh lansia. Kegiatan pengabdian ini merupakan kegiatan pemberian latihan slow deep breathing dan senam lansia kepada lansia. Pelatihan yang dilakukan melalui demonstrasi langsung yg kemudian diikuti oleh lasnia. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 – 23 Juni 2022 yang dilaksanakan secara langsung di di Posyandu Sedap Malam Malang yang diikuti oleh 40 orang peserta Lansia. Hasil latihan yang dilakuan oleh lansia di Posyandu Sedap Malam, didapatkan perubahan yang signifikan dari kualitas tidur, tekanan darah, dan tingkat stress kearah yang baik.
Penyuluhan Fisioterapi Komunitas Dalam Meningkatkan Pengetahuan Mengenai Duduk Sehat di SDI Al-Abror
Puriani, Agnees Dwi;
Multazam, Ali;
Fitriyah, Qonitatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59837/jpmba.v3i1.2170
Anak-anak merupakan fase dini dalam kehidupan dan tidak banyak memiliki masalah kesehatan. Namun adakalanya, sesuatu hal yang terjadi saat masa anak-anak ini juga akan berdampak pada masa dewasa. Salah satunya adalah posisi duduk yang salah sejak kecil yang nantinya akan berdampak pada postur tubuh yang buruk jika tidak segera dibenahi. Penyuluhan ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para siswa terkait dengan postur tubuh dan tata cara duduk sehat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kepada siswa berupa promosi kesehatan mengenai postur tubuh dan tata cara duduk sehat dengan menggunakan poster sebagai media, melakukan pre-test dan post-test sebelum dan setelah dilakukannya penyuluhan guna mengetahui pemahaman dari para siswa terkait materi yang diberikan. Terdapat peningkatan pemahaman siswa dari 1% menjadi 100% setelah dilakukan penyuluhan. Proses penyuluhan yang dilakukan berjalan dengan lancar, terdapat peningkatan pemahaman terkait postur tubuh dan tata cara duduk sehat dari siswa setelah penyuluhan. Kegiatan penyuluhan yang sudah dilaksanakan di SDI Al-Abror, Kebonagung, Pakisaji, Kota Malang dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan terkait postur tubuh dan duduk sehat.
Comparative Analysis of Lower Limb Muscle Strength Based on Gender and Children Aged 10-12 Year at Muhammadiyah Elementary School 08 Dau
Wahyudi SW, M. Ricky;
Atika Yulianti;
Ali Multazam
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35451/jkf.v7i1.2189
Background: The growth and development of children aged 0-12 years are individuals who experience a very rapid growth and development process. However, in this modern era, technological developments have resulted in children becoming very lazy and reluctant to do physical activity. This can affect the development of motor skills. Muscle strength is a crucial aspect in human physical development. Muscle strength, especially in the lower leg muscles, can be influenced by several factors such as age and gender. Objective: to determine the comparison of leg muscle strength based on gender and children aged 10-12 years at SD Muhammadiyah Malang. Method: The research used was cross-sectional by taking a sample of 116 respondents. Meanwhile, the test used uses a comparison test. Results: One way ANOVA test showed p-value = 0.79 (<0.05) which shows that there is no significant difference at the age level of 10, 11 and 12 years on leg muscle strength in children. And Mann Whitney p-value = 0.00 (<0.05) which shows that there are differences based on male and female gender. Conclusion: Comparative analysis of lower leg muscle strength based on gender and age 10-12 years at SD Muhammadiyah 08 Dau did not provide significant results regarding differences in lower leg muscle strength based on age 10, 11, 12 years. Meanwhile, there are differences in lower leg muscle strength based on gender.
Pengaruh Diaphragmatic Breathing Exercise Terhadap Peningkatan Forced Expiratory Volume In One Second (FEV1) Pada Mahasiswa Perokok Aktif Di Kota Malang
Apliana Rambu Dulu Mosa;
Multazam, Ali;
Baruna, Arys Hasta
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Merokok dapat berdampak pada penurunan fungsi paru. Forced expiratory In One Second merupakan parameter penting dalam pengukuran fungsi paru-paru karna mengukur volume udara yang bisa dikeluarkan secara paksa dalam 1 detik pertama. Salah satu cara untuk meningkatkan Forced Expiratory In One Second adalah dengan Diaphragmathic breathing exercise. Diaphragmathic breathing exercise adalah teknik pernapasan yang melibatkan kontraksi otot diafragma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh diafragma breathing exercise terhadap forced expiratory volume in one second (FEV₁) pada perokok aktif di kota malang. Metode penelitian ini merupakan Quasi Eksperimental menggunakan desain one group pre-test-post-test. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa perokok aktif di komunitas hipma solapora malang yang memenuhi kriteria sebanyak 76 orang. Pengumpulan data dilakukan pengukuran FEV₁ dengan menggunakan Spirometer dan analisis statistik menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini, nilai signifikan yang diperoleh menggunakan uji wilcoxon signed rank test 0, 000 ini kurang dari p<0,05 yang berarti hipotesis adanya pengaruh pemberian Diaphragmathic breathing exercise terhadap FEV₁ pada mahasiswa perokok aktif di komunitas hipma solapora malang. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh Diaphragmathic breathing exercise terhadap peningkatan Forced expiratory In One Second (FEV1)
Pengaruh Diapragmatic Breathing Exercise Terhadap Kapasitas Vital Paru Pada Mahasiswa Perokok Aktif Di Kota Malang
Sulistia, Nur Syifa;
Multazam, Ali;
Rahim, Anita Faradilla
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58294/jbk.v18i1.226
Merokok dapat membuat daya tahan menjadi turun karena mengandung zat kimia. Merokok dapat membuat penurunan faal paru. Salah satu cara untuk meningkatkan faal paru melalui pemeriksaan kapasitas vital paru. Kapasitas vital paru merupakan indikator kesehatan paru seseorang. Untuk meningkatkan kapasitas vital paru dapat dilakukan dengan latihan Diaphragmatic Breathing. Latihan ini dapat mengatur aliran udara dan meningkatkan resistensi jalan napas selama inspirasi dan ekspirasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Diaphragmatic Breathing Exercise terhadap kapasitas vital paru pada mahasiswa perokok aktif di kota Malang. Metode penelitian ini menggunakan Quasi experiment dengan desain one group pre - post test dan purposive sampling yang berjumlah 76 responden yang memenuhi kriteria inkluasi sedangkan yang mengalami drop out sebanyak 7 responden. Instrumen penelitian menggunakan spirometry digital SP10. Data penelitian ini dengan SPSS untuk mencari univariat dan bivariat dengan karakteristik indek massa tubuh, jumlah batang rokok yang dikonsumsi perhari, Lama Merokok pertahun, dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon memiliki hasil yaitu 0,000 < 0,05 terdapat hasil bahwa pemberian Diaphragmatic breathing exercise dapat meningkatkan kapasitas vital paru pada mahasiswa perokok aktif di Kota Malang secara signifikan.