Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pelatihan Publik Speaking Melalui Pidato Persuasif Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 3 Merauke Wahyuniar; Mudatsir; Ratu Bulkis Ramli; Laurensia Elya Puspita
Jurnal Transformasi Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): JTPI - Oktober
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/r0max313

Abstract

Public speaking is a person's ability to speak in front of an audience or public. The ability to speak in public is not born just like that, but through a continuous process of practice and should be started early, so that one's confidence is more stable. Persuasive speech is one of the means that students can use to practice their ability to speak in public. This activity aims to hone the skills of grade IX students at SMPN 3 Merauke in public speaking through training and mentoring using persuasive speeches. The methods used in this activity are training and mentoring using pre-test, post-test, and direct practice instruments. The result of this activity is to be able to grow students' basic understanding related to public speaking through training activities, as well as provide experience in the form of practice for students through mentoring.
Kolaborasi Artificial Intelligences Dan Pendekatan Inklusif Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Kebutuhan Khusus Chairul Anwar; Wahyuniar Wahyuniar; Fuja Siti Fujiawati; Syamsul Anwar; Nuryanto Nuryanto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif dan mensintesis bukti-bukti empiris serta konsep teoretis mengenai kolaborasi sistem Artificial Intelligence (AI) dengan pendekatan inklusif guna meningkatkan hasil belajar siswa dengan kebutuhan khusus (ABK). MelaluiĀ  metode studi pustaka (library research) yang bersifat kualitatif dengan menelaah sumber-sumber sekunder seperti artikel jurnal internasional bereputasi, buku referensi, dan laporan penelitian terkini, penelitian ini berhasil mengidentifikasi bahwa integrasi AI dalam wujud pembelajaran adaptif, alat bantu komunikasi (Augmentative and Alternative Communication/AAC), dan analitik pembelajaran secara signifikan berpotensi mengakomodasi keberagaman gaya belajar dan hambatan siswa ABK dengan menyediakan materi yang dipersonalisasi, umpan balik instan, serta interface yang aksesibel, yang pada akhirnya tidak hanya meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar tetapi juga mendorong peningkatan yang nyata dalam capaian akademik dan kemandirian belajar mereka.
Implementasi Pendidikan Karakter Di Era Inovasi Artificial Intelligence (AI) : Strategi Dan Tantangan Dalam Meningkatkan Kesadaran Moral Mahasiswa Nadhroh, Luthfiyatun; Anwar, Syamsul; Wahyuniar, Wahyuniar; Aswita , Dian; Rukiyanto, Bernardus Agus; Annas, Annisa Nuraisyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas implementasi pendidikan karakter di era inovasi Artificial Intelligence (AI) dengan fokus pada strategi dan tantangan dalam meningkatkan kesadaran moral mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai karakter dapat diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan tinggi di tengah disruptif teknologi AI, serta mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam proses tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai literatur relevan, termasuk buku, artikel jurnal ilmiah, dan sumber terpercaya lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi efektif meliputi penguatan peran dosen sebagai teladan, integrasi nilai etika dalam materi perkuliahan berbasis AI, serta pengembangan kegiatan kurikuler yang mendorongrefleksi moral. Namun, tantangan utama terletak pada cepatnya perkembangan AI yang kerkadang melampaui kesiapan institusi dalam merumuskan kebijakan etika, serta potensi ketergantungan mahasiswa pada teknologi yang dapat mereduksi interaksi sosial. Dengan demikian, kolaborasi antara pendidik, institusi, dan pembuat kebijakan menjadi krusial untuk memastikan AI menjadi alat yang memperkuat, bukan menggantikan, fondasi moral mahasiswa.
Pelatihan Literasi Digital untuk Guru Sekolah Dasar dalam Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Daring: Pengabdian Wahyuniar; Nurul Hikmah; Zulham; Didi Sudrajat; Dina Mayadiana Suwarma; Muhammad Arsyad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6595

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kemampuan literasi digital guru sekolah dasar dalam menghadapi perkembangan pembelajaran berbasis teknologi dan pelaksanaan pembelajaran daring. Perubahan sistem pendidikan yang semakin terintegrasi dengan teknologi menuntut guru memiliki kemampuan dalam memanfaatkan media digital, platform pembelajaran daring, serta teknologi informasi secara efektif dan inovatif. Namun, masih terdapat guru yang mengalami keterbatasan dalam penggunaan teknologi pembelajaran sehingga diperlukan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi digital mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan literasi digital guru sekolah dasar dalam mendukung kompetensi pembelajaran daring. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2023 melalui aplikasi Zoom dengan jumlah peserta sebanyak 14 orang yang berasal dari berbagai kalangan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi kebutuhan, perencanaan kegiatan, penyampaian materi, praktik penggunaan teknologi digital, diskusi, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai literasi digital, kemampuan penggunaan platform pembelajaran daring, serta kompetensi pedagogik digital dalam proses pembelajaran. Selain itu, peserta menjadi lebih percaya diri dalam menggunakan teknologi sebagai media pembelajaran dan lebih memahami pentingnya literasi digital dalam mendukung kualitas pendidikan di era digital. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar untuk menciptakan pembelajaran daring yang lebih efektif, interaktif, dan inovatif.