Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

KARAKTERISTIK IBU BERSALIN DENGAN PLASENTA PREVIA DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH TAHUN 2018-2019 Ni Kadek Deby Cindra Dewi; I Gede Ngurah Harry Wijaya Surya; I Nyoman Bayu Mahendra
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 1 (2021): Vol 10 No 01(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2021.V10.i1.P13

Abstract

ABSTRAK Penyebab kematian ibu tersering di Indonesia disebabkan perdarahan obstetri dan plasenta previa merupakan salah satu perdarahan obstetri yang sering terjadi namun penyebab plasenta previa belum diketahui dengan pasti dan hanya dicurigai bersifat multifaktorial. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ibu bersalin dengan plasenta previa di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah pada tahun 2018-2019 berdasarkan faktor risiko usia, jumlah paritas, jarak kehamilan sebelumnya, riwayat kuretase, riwayat operasi sesar, riwayat plasenta previa sebelumnya, kehamilan ganda serta tumor (mioma uteri dan polip endometrium). Penelitian ini merupakan penelitian potong-lintang deskriptif. Subjek penelitian adalah ibu hamil yang bersalin di RSUP Sanglah Denpasar. Data penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari rekam medis RSUP Sanglah Denpasar periode 2018-2019. Data yang terkumpul diolah, dan disajikan dalam bentuk tabel. Jumlah sampel yang sudah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 44 sampel. Persentase kasus terbanyak ditemukan pada kelompok usia tidak berisiko (56,3%), kelompok multipara (52,3%), jarak kehamilan > 2 tahun (47,7%), kelompok tanpa riwayat kuretase (61,4%), kelompok dengan riwayat operasi sesar (52,3%), kelompok tanpa riwayat plasenta previa sebelumnya (88,6%), kelompok kehamilan tunggal (95,5%), dan kelompok tanpa tumor (88,6%). Kata kunci:plasenta previa, karakteristik plasenta previa, ibu bersalin.
KARAKTERISTIK HASIL PAP SMEAR MENURUT BETHESDA DI RSUP SANGLAH DENPASAR TAHUN 2016-2017 Tasia Irma Endriani; I Nyoman Gede Budiana; I Nyoman Bayu Mahendra; I Gede Ngurah Harry Wijaya Surya
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 3 (2021): Vol 10 No 03(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2021.V10.i3.P14

Abstract

ABSTRAK Kanker serviks merupakan kanker pada serviks uterus. Pemeriksaan Pap smear yang dilakukan teratur dapat membantu mendeteksi perubahan sitologi prakanker pada serviks. Hasil pemeriksaan Pap smear kemudian dilaporkan berdasarkan sistem Bethesda untuk memberikan terminologi seragam berdasarkan satu panduan. Namun, dalam pelaporannya sampai sekarang masih belum seragam dan belum banyak data penelitian mengenai karakteristik Pap smear yang dilaporkan khususnya di Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelompok usia, keluhan, jumlah paritas, dan karakteristik hasil Pap smear di RSUP Sanglah Denpasar tahun 2016-2017. Penelitian ini dilakukan secara potong lintang deskriptif. Bahan penelitian yang digunakan berupa arsip data hasil pemeriksaan Pap smear di Laboratorium Patologi Anatomi RSUP Sanglah. Jumlah sampel penelitian yang diperoleh adalah 1393 orang. Hasil penelitian menunjukkan jumlah pasien terbanyak yang melakukan Pap smear di RSUP Sanglah Denpasar tahun 2016-2017 adalah pada kelompok umur 41-50 tahun, sebanyak 472 orang (33,9%). Sebanyak 824 orang (59,1%) datang tanpa keluhan. Sebagian besar pasien yang melakukan Pap smear merupakan nullipara, yaitu sebanyak 886 orang (63,6%). Berdasarkan hasil Pap smear menurut klasifikasi Bethesda 2014 hasil paling banyak pada kelompok pasien Reactive cellular changes sebanyak 690 orang (49,5%). Jumlah pasien pada kelompok atypical squamous cell sebanyak 60 orang (4,45%), kelompok dengan LSIL sebanyak 4 orang (0,3%), kelompok dengan HSIL sebanyak 5 orang (0,3%), kelompok dengan glandular cell sebanyak 14 orang (1,1%). Perlu dilakukan penelitian analitik lebih lanjut guna mencari hubungan berbagai karakteristik. Kata kunci : kanker serviks, Pap smear, karakteristik
PROFIL PASIEN PENYAKIT TROFOBLASTIK GESTASIONAL DI RSUP SANGLAH DENPASAR PERIODE 1 JANUARI 2017 SAMPAI 31 DESEMBER 2017 Abi Rafdi Azizi; I Nyoman Bayu Mahendra; Endang Sri Widiyanti
E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 7 (2019): Vol 8 No 7 (2019): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.051 KB)

Abstract

Penyakit Trofoblastik Gestasional (PTG) adalah tumor yang dapat ditangani hingga tuntas sebelum mengalami metastase. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristikpasien PTG di RSUP Sanglah Denpasar periode 1 Januari 2017 sampai 31 Desember 2017.Penelitian ini bersifat deskriptif, retospektif. Pengambilan data dengan total sampling danpotong lintang menggunakan rekam medis pasien PTG tahun 2017. Hasil penelitian ini terdapat11 kasus dengan kasus terbanyak pada rentang usia 21-30 tahun dengan 45,5%, kemudian36,4% berasal dari luar Provinsi Bali, dan sebesar 72,7% adalah ibu rumah tangga 45,5%dengan tingkat pendidikan SMA/sederajat. Usia kawin terbanyak pada rentang usia 16-25tahun dengan 54,6%, dan 45,5% dengan paritas satu kali. Sebanyak 81,8% dengan riwayatmola hidatidosa, kemudian 54,6% memiliki jarak kehamilan sebelumnya <4 bulan, lalu 72,7%dengan perdarahan pervaginam. Sebanyak 36,4% dengan kadar ?-hCG <105 mIU/mL,kemudian 45,5% didiagnosis mola hidatidosa komplit dan 72,7% tidak ditemukan metastasedengan stadium I dan sebanyak 72,7% mendapatkan kemoterapi methotrexate. Kata kunci: PTG, mola hidatidosa, serum ?-hCG, penanganan, kemoterapi
KARAKTERISTIK HASIL PAP SMEAR MENURUT BETHESDA DI RSUP SANGLAH DENPASAR TAHUN 2016-2017 Tasia Irma Endriani; I Nyoman Gede Budiana; I Nyoman Bayu Mahendra; I Gede Ngurah Harry Wijaya Surya
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 1 (2021): Vol 10 No 01(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2021.V10.i1.P14

Abstract

ABSTRAK Kanker serviks merupakan kanker pada serviks uterus. Pemeriksaan Pap smear yang dilakukan teratur dapat membantu mendeteksi perubahan sitologi prakanker pada serviks. Hasil pemeriksaan Pap smear kemudian dilaporkan berdasarkan sistem Bethesda untuk memberikan terminologi seragam berdasarkan satu panduan. Namun, dalam pelaporannya sampai sekarang masih belum seragam dan belum banyak data penelitian mengenai karakteristik Pap smear yang dilaporkan khususnya di Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelompok usia, keluhan, jumlah paritas, dan karakteristik hasil Pap smear di RSUP Sanglah Denpasar tahun 2016-2017. Penelitian ini dilakukan secara potong lintang deskriptif. Bahan penelitian yang digunakan berupa arsip data hasil pemeriksaan Pap smear di Laboratorium Patologi Anatomi RSUP Sanglah. Jumlah sampel penelitian yang diperoleh adalah 1393 orang. Hasil penelitian menunjukkan jumlah pasien terbanyak yang melakukan Pap smear di RSUP Sanglah Denpasar tahun 2016-2017 adalah pada kelompok umur 41-50 tahun, sebanyak 472 orang (33,9%). Sebanyak 824 orang (59,1%) datang tanpa keluhan. Sebagian besar pasien yang melakukan Pap smear merupakan nullipara, yaitu sebanyak 886 orang (63,6%). Berdasarkan hasil Pap smear menurut klasifikasi Bethesda 2014 hasil paling banyak pada kelompok pasien Reactive cellular changes sebanyak 690 orang (49,5%). Jumlah pasien pada kelompok atypical squamous cell sebanyak 60 orang (4,45%), kelompok dengan LSIL sebanyak 4 orang (0,3%), kelompok dengan HSIL sebanyak 5 orang (0,3%), kelompok dengan glandular cell sebanyak 14 orang (1,1%). Perlu dilakukan penelitian analitik lebih lanjut guna mencari hubungan berbagai karakteristik. Kata kunci : kanker serviks, Pap smear, karakteristik
Analisis Manajemen Tatalaksana Kanker Ginekologi di RSUP Sanglah di Era Pandemi COVID-19 I Gde Sastra Winata; Ngakan Ketut Darmawan; I Nyoman Bayu Mahendra
Indonesian Journal of Obstetrics & Gynecology Science Special Issue: Article Review
Publisher : Dep/SMF Obstetri & Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/obgynia/v4n2s.274

Abstract

AbstrakPandemi COVID-19 memberikan tantangan tersendiri dalam penanganan kanker, khususnya kanker ginekologi. Kondisi pasien penderita kanker yang telah mengalami immunocompromised baik karena penyakitnya maupun efek samping dari obat-obatan yang diberikan, berpotensi meningkatkan risiko pasien kanker untuk mengalami infeksi COVID-19 berat. Penatalaksanaan utama dari kanker yang bertonggak pada tiga poros yaitu operasi, kemoterapi, dan radioterapi perlu dilakukan adaptasi demi meningkatkan angka survival rate  pada pasien.Management of Gynecological Cancers in the COVID-19 Era: a Persepctive from Sanglah General HospitalAbstractThe COVID-19 pandemic as challenges in dealing with cancer, especially gynaecological cancer. The condition of cancer patients who have experienced immunocompromised due to both the disease and the side effects of the drugs increases the risk of cancer patients to experience severe COVID-19 infection. The management of cancer consists of three axes; surgery, chemotherapy, and radiotherapy, and needs to be adapted to increase patient survival. Key word: COVID-19; chemotherapy; operative; radiotherapy; gynaecological cancer     
Management of Pseudomyxoma Peritonei Syndrome during Pregnancy Hanny Aditanzil; Bayu Mahendra; Ketut Suwiyoga
Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology Volume. 1, No. 3, July 2013
Publisher : Indonesian Socety of Obstetrics and Gynecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.149 KB) | DOI: 10.32771/inajog.v1i3.358

Abstract

Objectives: To improve skill in making a diagnosis and management of pseudomyxoma peritoneum originating borderline mucinous ovarian tumor during pregnancy. Methods: Case report. Conclusion: Diagnosis of pseudomyxoma peritoneum during pregnancy is difficult before surgery. Management is based on grade of malignancy and gestational age of pregnancy. [Indones J Obstet Gynecol 2013; 1-3: 161-5] Keywords: mucinous tumor, pregnancy, pseudomyxoma peritoneum
Mixed Adeno and Neuroendocrine Carcinoma of The Ovary: Case Report KADE YUDI SASPRIYANA; I NYOMAN BAYU MAHENDRA; KETUT SUWIYOGA; LUH PUTU IIN INDRAYANI MAKER; JOHANA SENSY LENI MANNA
Indonesian Journal of Cancer Vol 11, No 3 (2017): July - September 2017
Publisher : National Cancer Center - Dharmais Cancer Hospital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.63 KB) | DOI: 10.33371/ijoc.v11i3.517

Abstract

Reporting two cases of mixed adenocarcinoma and neuroendocrine carcinoma of the ovary. A case report two cases of an ovarian cyst suspect malignancy after complete surgical staging in woman aged 39 year old and 72 year old. By this case report, we want to know prognosis of the malignancy. Mixed adenocarcinoma and neuroendocrine carcinoma of the ovary of the first case arised from mature cystic teratoma, and second case as metastatic process from gastrointestinal tract. Mixed adenocarcinoma and neuroendocrine carcinoma is rare hystologic type of ovarian cancer. Need further exploration to know the survival of this hystologic type.ABSTRAKArtikel ini melaporkan dua kasus, yaitu mixed adenocarcinoma dan neuroendocrine carcinoma ovarium, dua kasus kista ovarium curiga ganas pada pasien berusia 39 tahun dan 72 tahun. Terhadap kedua pasien dilakukan komplit surgical staging. Melalui laporan kasus ini, diharapkan bisa diketahui prognosis kasus. Mixed adenocarcinoma dan neuroendocrine carcinoma ovarium pada kasus pertama timbul dari teratoma matur kistik, sedangkan kasus kedua merupakan penyebaran dari traktus digestivus. Mixed adenocarcinoma dan neuroendocrine carcinoma merupakan tipe histologi kanker ovarium yang jarang. Ia membutuhkan eksplorasi lebih lanjut untuk mengetahui survival dari tipe histologi ini.
Ekspresi tenascin-C yang tinggi pada ligamentum sakrouterina sebagai faktor risiko terjadinya prolaps uterus derajat III-IV di RSUP Sanglah Denpasar, Bali-Indonesia I Wayan Megadhana; Riza Firman Satria; Ketut Suwiyoga; I Gusti Putu Mayun Mayura; Putu Doster Mahayasa; I Nyoman Bayu Mahendra
Intisari Sains Medis Vol. 11 No. 2 (2020): (Available online: 1 August 2020)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.813 KB) | DOI: 10.15562/ism.v11i2.791

Abstract

Introduction: Uterine prolapse is the descent of the uterus into the vagina or out of the vagina as a result of the failure of the ligament as a pelvic support. Uterine prolapse has multifactorial risk factors, but in every case of uterine prolapse, weakness is found in the pelvic floor supporting tissues, including the sacrouterine ligament. Childbirth is direct trauma that cause damage and weakness of levaor ani muscle, which leads to stretch of sacrouterine ligament that plays important role in maintaining uterus in its normal position. The main structure of the sacrouterine ligament consists of cells and extracellular matrix such as collagen, elastin, glycoproteins (fibronectin, tenascin, link protein, fibromodulin and dan osteopontin) and proteoglycans (agrecan, versican, biglican, dan perlecan). Tenascin is a major oligomeric glycoprotein found in the extracellular matrix. Tenascin has an important role not only during development but also when there are pathological conditions in adulthood such as tissue injury and tumorigenesis. Based on the current research, there are four tenascin groups, that are: tenascin-C, tenascin-R, tenascin-X, tenascin-Y and tenascin-W. If there is an expression of tenascin-C disturbance  in the sacrouterine ligament, it will cause uterine prolapse. The purpose of this study was to prove the high expression of tenascin-C in the sacrouterine ligament as a risk factor for stage III-IV uterine prolapse.Method: This research is an observational study with case control design. Forty four cases was included in this study. Twenty-two cases of III-IV degree uterine prolapse as study group and another 22 non-prolapse cases as a control group. This research was carried out in Sanglah General Hospital and Patobiology Laboratory of the Faculty of Veterinary Medicine UNUD. Samples were taken from the sacrouterine ligament of grade III-IV uterine prolapse patients and uterine non-prolapse patients, that had been performed total hysterectomy.Result: The results showed that high tenascin-C expression was a risk factor for stage III - IV uterine prolapse by 5.9 times (OR = 5.9; IK 95% = 1.59-22.32; p = 0.006).Conclusion: It can be concluded  that high expression of tenascin-C in the sacrouterine ligament is a risk factor of III-IV degree uterine prolapse.  Latar Belakang: Prolaps uterus adalah turunnya uterus ke dalam liang vagina atau keluar liang vagina sebagai akibat gagalnya ligmentum penyokong dasar panggul. Prolaps uterus memiliki faktor risiko yang bersifat multifaktorial, namun pada setiap  kasus prolaps uterus, selalu ditemukan kelemahan pada jaringan penyangga dasar panggul, termasuk ligamentum sakrouterina. Trauma langsung pada jalan lahir yang mengakibatkan kerusakan dan kelemahan otot levaor ani sehingga mengakibatkan ligamentum sakrouterina meregang untuk mempertahankan uterus dalam posisi normal. Struktur utama ligamen sakrouterina terdiri dari sel dan matriks ekstraseluler seperti kolagen, elastin, glikoprotein (fibronectin, tenascin, link protein, fibromodulin ) dan proteoglikan (agrecan, versican, biglican, dan perlecan). Tenascin merupakan suatu glikoprotein oligomerik utama yang terdapat pada matriks ekstraseluler. Tenascin memiliki peranan penting tidak hanya pada masa perkembangan tetapi juga saat terjadi kondisi patologis pada usia dewasa  seperti cedera jaringan dan tumorigenesis. Berdasarkan penelitian saat ini,  dikenal empat kelompok tenascin yaitu : tenascin-C, tenascin-R, tenascin-X, tenascin-Y dan tenascin-W. Apabila terjadi gangguan dalam ekspresi tenascin-C pada ligamentum sakrouterina akan menyebabkan terjadinya prolaps uterus. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan ekspresi tenascin-C yang tinggi pada ligamentum sakrouterina sebagai faktor risiko terjadinya prolaps uterus derajat III-IV.Metode: Penelitian ini merupakan rancangan observasional dengan kasus kontrol. Terdapat  22 kasus prolaps uterus derajat III-IV sebagai kelompok kasus dan 22 kasus non prolaps sebagai kelompok kontrol. Penelitian ini dikerjakan di RSUP Sanglah dan Laboratorium Patobiologi FKH UNUD. Sampel diambil dari ligamentum sakrouterina pasien prolaps uterus derajat III-IV dan  non-prolaps uterus yang telah dilakukan histerektomi total.Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa ekspresi tenacin-C yang tinggi merupakan faktor risiko terjadinya prolaps uterus derajat III - IV sebesar 5,9 kali (OR =5,9; IK 95% =1,59-22,32; p =0,006).Simpulan: Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekspresi tenascin-C yang tinggi pada ligamentum sakrouterina sebagai faktor risiko terjadinya prolaps uterus derajat III-IV.
Faktor-faktor klinikopatologi kekambuhan kanker serviks stadium I-IIA2 pasca histerektomi radikal di RSUP Sanglah periode 2019–2020 Putu Raka Widhiarta; I Nyoman Bayu Mahendra; Made Bagus Dwi Aryana; I Gede Megaputra
Intisari Sains Medis Vol. 12 No. 1 (2021): (Available online : 1 April 2021)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.25 KB) | DOI: 10.15562/ism.v12i1.903

Abstract

Background: Cervical cancer is the second-largest malignant disease in Indonesia. Recurrence in early-stage cervical cancer is high. However, data of clinicopathological factors for recurrence of early stage cervical cancer in Indonesia, especially in Denpasar, are still challenging to find. Thus, this study aims to determine the clinicopathological factors for recurrence cervical stage I-IIA2 post radical hysterectomy at Sanglah General Hospital.Methods: This research is an analytical cross sectional study using medical record data and the sampling technique is total sampling. According to the inclusion and exclusion criteria, the data obtained were 46 data, which were then analyzed using SPSS version 25 for Windows.Results: The bivariate analysis of this study showed that the variables age, histopathology, incision margin, and parametrial involvement were not significantly associated with the recurrence rate (p> 0.05). The factors significantly associated with the recurrence rate were a clinical stage, tumor size, and positive lymph nodes (p <0.05).Conclusion: Clinical stage, tumor size, and lymph node metastases are three independent factors for cervical cancer recurrence after radical hysterectomy surgery.Keywords: Cervical Cancer, Recurrence, Radical Hysterectomy, Sanglah General Hospital Denpasar.  Latar belakang:  Kanker serviks adalah penyakit keganasan kedua terbanyak di Indonesia. Kekambuhan pada kanker serviks stadium awal tergolong tinggi. Namun, data mengenai faktor-faktor kekambuhan kanker serviks stadium awal di Indonesia khususnya di Denpasar masih sulit ditemukan. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor kekambuhan kanker serviks stadium I-IIA2 pasca histerektomi radikal di RSUP Sanglah Denpasar.Metode: penelitian ini merupakan penelitian analitik potong lintang dengan menggunakan data rekam medis dan teknik penentuan sampel adalah Total Sampling.  Data yang didapat sesuai kriteria inklusi dan eksklusi adalah 46 data yang kemudian doiolah dengan SPSS versi 25 untuk Windows.Hasil: Analisis bivariat penelitian ini menunjukan bahwa variabel usia, histopatologi, batas sayatan, dan keterlibatan parametrium tidak berhubungan secara bermakna dengan tingkat kekambuhan (p>0,05). Faktor-faktor yang berhubungan secara bermakna dengan tingkat kekambuhan adalah stadium klinis, ukuran tumor, dan kelenjar limfe positif (p<0,05).Kesimpulan: Stadium klinis, ukuran tumor, dan metastasis pada kelenjar limfe adalah tiga faktor independen untuk kekambuhan kanker serviks setelah operasi radikal histerektomi.
The beta Human Chorionic Gonadotropin (hCG) levels in the vaginal washing fluid as a predictor of Premature Rupture of Membrane (PROM) Danny Aguswahyudi; Ketut Suwiyoga; I Ketut Surya Negara; I Wayan Megadhana; I Nyoman Bayu Mahendra; I Gusti Putu Mayun Mayura; Made Bagus Dwi Aryana
Intisari Sains Medis Vol. 13 No. 1 (2022): (Available Online : 1 April 2022)
Publisher : DiscoverSys Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.252 KB) | DOI: 10.15562/ism.v13i1.1216

Abstract

Background: Several biomarkers have been investigated as predictors of Premature rupture of membrane (PROM), but these biomarkers have not been applied in clinical practice due to their high cost and complexity. Beta-HCG is thought to be an easy, cost-effective and promising predictor of PROM in clinical practice. This study aims to determine the relationship between beta-hCG level in vaginal washing fluid with the PROM and the cut-off value of beta-hCG level in vaginal washing fluid in predicting the incidence of PROM.Methods: This diagnostic study was conducted in the Sanglah General Hospital, Denpasar, from May to July 2020. The subjects involved in this study are all pregnant women with gestational age ?24 weeks who came with complaints of vaginal discharge and were treated in the delivery room of the Emergency Ward, Sanglah General Hospital. The beta-HCG level was evaluated using the immunoassay method and the ROC curve analysis was performed to determine the beta-hCG level in vaginal washing cut-off point that can predict the incidence of PROM. Data were analyzed using SPSS version 22 for Windows.Results: Thirty-five subjects who met the inclusion and exclusion criteria were involved in this study. The cut-off value of beta-hCG vaginal washing fluid to predict PROM obtained in this study was 118.1 mIU/ml with sensitivity of 95.83%, specificity of 81.81%, PPV of 92.00%, NPV of 90.00%, and accuracy of 91.43% (AUC: 0.947; 95%CI: 0.870-1.000; p<0.001).Conclusion: Beta-hCG level in the vagina washing fluid can be used as a fast and non-invasive predictor of PROM in pregnant women.
Co-Authors Abi Rafdi Azizi Aji Priambodo Alfonso Anggriawan Anak Agung Gede Putra Wiradnyana Arlando Martino Anapaku Aryana, Made Bagus Dwi Bay, Godefridus Paulo Budiana, i Nyoman Gede Budiana Budiana, Nyoman Gede Charles Richard Thene Daniel Hadinata Susanto Danny Aguswahyudi Darmayasa, Putu Bagus Deni Saputra Desak Made Wihandani Dewi, Putu Pradnya Paramitha Dwija, Ida Bagus Nyoman Putra Endang Sri Widiyanti Eric Gradiyanto Ongko Ernantje Hendrik Ernest T. B. Sianturi FLORENCIA Hanny Aditanzil Hanny Aditanzil Hitasari, I Gusti Ayu Made Putri I Gde Sastra Winata I Gede Indra Kumara I Gede Mega Putra I Gede Ngurah Harry Wijaya Surya I Gusti Putu Mayun Mayura I Ketut Surya Negara I Ketut Suwiyoga I Made Darmayasa I Nyoman Gede Budiana I Wayan Megadhana IB Putra Adnyana Ida Bagus Arjuna Ida Bagus Gde Fajar Manuaba Jaqueline Sudiman Johan Qalaba JOHANA SENSY LENI MANNA KADE YUDI SASPRIYANA Kade Yudi Saspriyana Kevin Agastya Duarsa Kirana, Ni Wayan Prabasiwi Kolobani, Matias Kurniasih Zaitun Kusuma, A.A.N Jaya Lingga Arti Saputra, Lingga Arti Luh Putu Iin Indrayani Maker Made Ayu Prabawaty Indraswari Made Bagus Dwi Aryana Made Suyasa Jaya Made Yudha Ganesa Wikantyas Widia MANNA, JOHANA SENSY LENI Mardana, I Wayan Rivandi Pradiyadnya Mardana Marta, Kadek Fajar Ngakan Ketut Darmawan Ni Kadek Ari Chintya Vedantari Ni Kadek Deby Cindra Dewi Ni Komang Vina Indriyani Ni Putu Pramana Saras Utami Ongko, Eric Gradiyanto Ongko, Eric Gradiyanto Ongko Pande Kadek Aditya Prayudi Pande Made Suwanpramana Prayudi, Pande Kadek Aditya Prayudi, Pande Kadek Aditya Prayudi Pujawan, I Gede Agus Putra, Ida Bagus Agung Widnyana Putu Adi Sujana Putra Putu Doster Mahayasa Putu Harrista Indra Pramana Putu Raka Widhiarta Putu Srinata Dampati Rayvany Uil Riyanto, Ari Budi Riza Firman Satria Ronaldo, Fransiscus Ronaldo Ruma, I Made Winarsa Ryan Saktika Mulyana Saspriyana, Kade Yudi Saspriyana Septiani, Winty Septiani Sulaeman, Maman Suprapto Suprapto Surudarma, I Wayan Surya, I Gede Ngurah Harry Wijaya Surya, Wirma Suwarni Suwarni Suwiyoga, Ketut Suwiyoga Suyatno, Sugeng Syaiful Anwar, Agus Setiadi, Suwali, Tasia Irma Endriani Tjokorda Gde Agung Suwardewa Tjokorda Istri Putri Adhyasari Wulandari Wijaya Surya, I Gede Ngurah Harry William Alexander Setiawan Winata, I Gde Sastra Winata Yoga, I Putu Bagus Mulyana Yoga