Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Integrasi Media Pembelajaran Interaktif dalam Mendorong Partisipasi Aktif Peserta Didik Sri Bulan; Muhammad Naim; Anita. S; Pina Pina; Sudarmin Sudarmin; Hasmi Hasmi
Journal of Humanities, Social Sciences, and Education Vol. 1 No. 10 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jhuse.v1i10.545

Abstract

The development of digital technology in the context of modern education has driven significant changes in the strategies, approaches, and learning media used by educators. One innovation considered effective in enhancing the learning experience is the use of interactive learning media. This literature review aims to analyze the role, benefits, and challenges of integrating interactive learning media in increasing active student participation at various levels of education. Through a review of academic articles, the latest scientific journals, and research reports during the 2018–2025 publication period, it was found that interactive learning media such as animated videos, game-based learning applications (gamification), Augmented Reality (AR), Learning Management Systems (LMS), and digital simulations can have a positive impact on student motivation, engagement, and learning outcomes. The study also shows that interactive learning can improve students' critical thinking skills, collaboration, and creativity through responsive and adaptive two-way learning activities. However, several challenges remain, such as teacher readiness, access to technology, training in digital media use, and selecting media appropriate to learning objectives. Based on the results of the literature analysis, the integration of interactive learning media is considered a relevant and strategic pedagogical solution to support active student participation, particularly in the era of technology-based learning and the Independent Curriculum.
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Membangun Moderasi Beragama Di SD Negeri 18 Kalosi Sri Bulan; Harni Kadang; Anita. S; Jusrianti Jusrianti; Amaluddin Amaluddin
Jurnal Sultra Elementary School Vol 6 No 4 (2025): Edisi Nopember 2025
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jses.v6i4.536

Abstract

This study aims to describe the implementation of religious moderation in Islamic Religious Education (PAI) at SD Negeri 18 Kalosi and examine how teachers integrate moderation values into learning to strengthen students' character. Data were collected through observation, interviews, and documentation to capture classroom dynamics and the school's support for developing moderate attitudes. Findings show that teachers apply varied strategies, including contextual explanations, group discussions, role modeling, and positive behavioral habits, to promote tolerance, respect for differences, and cooperation. School programs, such as inclusive religious activities, character-building routines, and community service, further reinforce these values through practical experiences. As a result, students demonstrate increasingly moderate behavior, including empathy, collaboration, and respect for diversity. The study highlights that the synergy between teacher practices and supportive school programs is essential for effectively internalizing moderation values in students.
TEORI-TEORI SOSIOLOGI DALAM PENDIDIKAN DAN APLIKASINYA BAGI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Merisa; Sri Bulan; Yogi Azhari Nainggolan; Januar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39692

Abstract

This study examines the important role of sociological theory in education, focusing on its contribution to strengthening the function of Islamic Religious Education (PAI). Education is not only understood as a means of transferring knowledge, but also as a medium for the formation of morals and character, and a driver of social change. The purpose of this study is to provide a theoretical understanding of the relevance of sociological theories, particularly structural functionalism, symbolic interactionism, conflict theory, and exchange theory, in supporting Islamic Religious Education (PAI) learning practices. The research method used is a literature study by reviewing various relevant books and scientific articles. The analysis was conducted using a descriptive-analytical approach by connecting theoretical concepts with real phenomena in the practice of Islamic Religious Education in schools. The results show that functional theory emphasizes the role of PAI in creating social order and moral values, symbolic theory explains the meaning of religious interactions between teachers and students, conflict theory highlights the issue of unequal access to Islamic Religious Education, while exchange theory explains the reciprocal relationship that builds learning motivation. Thus, the integration of sociological theories contributes to the development of PAI that is more contextual, inclusive, and relevant to the challenges of the times.
Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap Spiritual dan Moral pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Zamri Zamri; Rosmiati Rosmiati; Hasriyanti Mandalika Hasan; Sudarmin Sudarmin; Sutriana Sutriana; Sri Bulan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5460

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen penilaian sikap spiritual dan moral dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan menggunakan pendekatan campuran (mixed methods). Pendekatan ini dipilih untuk mengintegrasikan kedalaman analisis kualitatif dan kekuatan pembuktian kuantitatif, sehingga menghasilkan instrumen yang komprehensif dan relevan dengan konteks pendidikan Indonesia. Model pengembangan ADDIE digunakan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sistematis, dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan indikator, pengembangan item instrumen, hingga implementasi dan evaluasi melalui uji coba lapangan. Data kualitatif diperoleh dari kajian literatur dan wawancara, sementara data kuantitatif dikumpulkan melalui survei menggunakan skala Likert terhadap 200 siswa SMA guna menguji validitas dan reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan memiliki validitas konstruk yang kuat dan reliabilitas internal yang tinggi, sehingga layak digunakan dalam praktik evaluasi pembelajaran. Analisis tematik dari data kualitatif menegaskan kesesuaian indikator dengan nilai-nilai spiritual dan moral dalam ajaran Islam, sementara analisis kuantitatif melalui uji CFA dan Cronbach’s alpha memperkuat keandalan setiap item. Integrasi temuan kualitatif dan kuantitatif memastikan instrumen ini mampu memberikan gambaran autentik mengenai perkembangan sikap peserta didik. Oleh karena itu, instrumen ini berpotensi menjadi alat evaluasi yang efektif bagi guru PAI dalam mengukur dan mengembangkan karakter spiritual serta moral siswa secara lebih terararh dan sistematis.
Analisis Konseling Individu Terhadap Pemulihan Psikologis Remaja di UPTD PPA Kota Makassar Fitri, Fitri; Bulan, Sri; Astiana, Sheren; Wulandari, Ratna
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v6i2.454

Abstract

Layanan Konseling Individual Terhadap Pemulihan Psikologis Remaja Di UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan layanan konseling individual terhadap pemulihan psikologis korban kasus kekerasan seksual Di UPTD PPA Kota Makassar, serta untuk mengetahui peran layanan konseling individual terhadap pemulihan psikologis korban kasus kekerasan seksual di UPTD PPA Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang menekankan pada makna, penalaran, definisi situasi tertentu lebih banyak meneliti ke hal-hal kehidupan sehari-hari, dalam teknik pengumpulan data yang digunakan yakni teknik purposive sampling sehingga diperoleh hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan konseling individual di UPTD PPA Kota Makassar dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing konseli. Layanan individual mencakup menerima diri sendiri, menyesuaikan diri, memahami dan memecahkan masalahnya sendiri, serta mengambil keputusan. Peran layanan konseling individual terbukti signifikan dalam membantu konseli mengurangi rasa malu, meningkatkan rasa percaya diri, menerima diri sendiri, mengurangi pikiran negatif-negatif serta mampu kembali beraktivitas dan berinteraksi dengan orang lain. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu layanan konseling individual menjadi salah satu intervensi penting dalam pemulihan psikologis remaja. Keywords: Konseling Individu, Pemulihan Psikologis Remaja