Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN BUAH PANDAN LAUT (Pandanus tectorius) SEBAGAI MINUMAN FUNGSIONAL Siagian, Herman; Putri, R. Marwita Sari; Amrizal, Sri Novalina
Marinade Vol 7 No 01 (2024): April, 2024
Publisher : Fisheries Product Technology Department, Faculty of Marine Science and Fisheries, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/marinade.v7i01.6888

Abstract

Pandanus tectorius atau pandan tikar adalah tumbuhan liar dipesisir pantai yang memiliki potensi untuk diolah sebagai minuman fungsional karena mengandung kandungan air, karbohidrat, serat. Berdasarkan penelusuran literatur buah pandan laut (Pandanus tectorius) belum pernah diolah sebagai minuman fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan minuman fungsional buah pandan laut (Pandanus tectorius) seperti kandungan proksimat, serat. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahapan, antara lain pembuatan formulasi minuman fungsional, uji Hedonik, uji proksimat, uji kadar serat. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif yang dijelaskan secara deskriptif. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa formulasi minuman fungsional buah pandan laut terbaik berdasarkan uji Hedonik adalah formulasi MP 3 dengan konsentrasi 80% sari buah pandan laut, 10% jeruk kalamansi (Citrus microcarpa) 10% tepung alginat. Hasil analisis proksimat minuman fungsional pada komponen kadar protein 0.42%, dan kadar serat 2.03%.
Pengaruh Penambahan Ikan Tamban (Sardinella lemuru) terhadap Pembuatan Choux Pastry Ilahi, Wahyuni Julita Putri; Putri, R. Marwita Sari; Apriandi, Azwin
Marinade Vol 7 No 01 (2024): April, 2024
Publisher : Fisheries Product Technology Department, Faculty of Marine Science and Fisheries, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/marinade.v7i01.6928

Abstract

Saat ini variasi pengembangan choux pastry masih sangat terbatas. Salah satu cara pengembangan produk ini adalah pembuatan choux pastry dengan penambahan ikan tamban. Pemanfaatan daging ikan tamban pada choux pastry diharapkan mengandung kualitas serta kandungan gizi yang baik. Selain itu, penggunaan protein yang terkandung dalam ikan tamban pada pembuatan choux pastry mampu menghasilkan produk dengan cita rasa gurih. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan dan mengetahui formulasi terbaik dari penambahan ikan tamban pada choux pastry berdasarkan uji hedonik serta menentukan karakteristik fisik dan nutrisi dari choux pastry yang terpilih berdasarkan uji hedonik. Metode Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari empat perlakuan, yaitu IK0 (0%), IK1 (15%), IK2 (20%), IK3 (25%). Hasil pengujian hedonik menunjukkan bahwa pada perlakuan IK3 dengan penambahan ikan 25% mendapatkan hasil terbaik dengan nilai parameter warna (2,50%), aroma (2,66%), rasa (2,79%) dan tekstur (2,66%). Nilai proksimat yang dihasilkan dari hasil uji hedonik yang terpilih mendapatkan nilai kadar air (8,41%), kadar abu (3,81%), kadar protein (20,37%), kadar lemak (37,77%) dan kadar karbohidrat (32,80%).
Sosialisasi Pengolahan Limbah Cair Teripang Menjadi Mikroorganisme Lokal (MOL) Kepada Kelompok Darmawisata Di Desa Benan Kabupaten Lingga Kepulauan Riau Sari, T. Ersti Yulika; Putri, R.Marwita Sari; Amrizal, Sri Novalina; Muzammil, Wahyu; Oktavia, Yulia; Tetty, Tetty; Khairunnisa, Khairunnisa; Putri, Dwi Septiani; Ilhamdy, Aidil Fadli; Apriandi, Azwin; Zahra, Aminatul; Jumsurizal, Jumsurizal
Journal of Community Engagement Research for Sustainability Vol. 3 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/cers.3.1.40-46

Abstract

Benan is one of the islands located in Senayang District, Lingga Regency, Riau Islands. Most of the people on Benan Island work as sea cucumber fishermen, this is because the existence of sea cucumbers on the island is still abundant. The processing of liquid waste originating from post-harvest sea cucumbers in the form of wet sea cucumbers and dry sea cucumbers has not been carried out optimally, even though the more raw materials for sea cucumbers are prepared at the time of postharvest, the more waste generated will also be. The problem with partners is that the liquid waste originating from the post-harvest preparation of sea cucumbers has not been carried out optimally. The solution given to partners is education through socialization of liquid waste processing from the results of postharvest preparation of sea cucumbers into local microorganisms (MOL) in the Benan village field trip group, so that postharvest processing of sea cucumbers becomes zero waste. The methods in the activities carried out are discussion and socialization. The results obtained after this service is increasing public knowledge about sea cucumber wastewater treatment.
Community Empowerment Through Innovation in Mangrove Fruit-Based Dodol (Sonneratia caseolaris) Processing in Resun Village, Lingga Regency: Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Olahan Dodol BerbasisBuah Mangrove (Sonneratia caseolaris) di Desa Resun, KabupatenLingga prastari, cindytia; Fadli Ilhamdy, Aidil; Manullang, Benny; Viona Selulalae, Anggrei; apriandi, azwin; Jumsurizal, Jumsurizal; rahman, r fathul; Novalina, Sri; Sari Putri, R Marwita; Viruly, Lily; Natasyah, Siti; Wulan, Wulan; Putra, Catur Syahbani
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/rdxvqb03

Abstract

Resun Village, Lingga Regency, is a coastal area with preserved mangrove forest potential, but the utilization of mangrove fruits such as Sonneratia caseolaris (pedada) is still limited. This activity aims to empower the community through processing pedada fruit into dodol as a local food product with economic and ecological value. The methods used include socialization, dodol making training, organoleptic testing, proximate analysis, and product packaging design. Dodol is made from pedada fruit juice which is boiled and mixed with additional ingredients such as sugar, coconut milk, and glutinous rice flour, then cooked for more than 3 hours. Organoleptic tests by 59 panelists showed the highest level of preference for aroma (2.90) and taste (2.34), while texture received the lowest score (1.68). The results of the proximate test showed that dodol met the quality standards of SNI 01-2986-1992 with a water content of 2.84%, fat 2.84%, protein 2.32%, ash 0.44%, and carbohydrate 68.34%. This activity also succeeded in increasing public awareness of mangrove conservation and forming local business groups based on non-timber forest products.   Keywords: Proximate analysis, Resun Village, Mangrove dodol, Community empowerment, Sonneratia caseolaris, Organoleptic test
Sosialisasi Pengembangan Produk Pie Berbasis Rumput Laut sebagai Inovasi Ekonomi Kreatif di Desa Resun, Kabupaten Lingga Prastari, Cindytia; rahman, R Fathul; Anggraini, Anna; Benny Manullang; Aidil Fadli Ilhamdy; Anggrei Viona Seulalae; Azwin Apriandi; Jumsurizal; R Marwita Sari Putri; Karla Amalia; Raja Afriansyah; Kartika Dewi
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1916

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan inovasi apple pie berbasis rumput laut (Eucheuma cottonii) sebagai upaya peningkatan nilai tambah komoditas lokal dan penguatan ekonomi kreatif masyarakat pesisir di Desa Resun, Kabupaten Lingga. Program ini dilaksanakan melalui rangkaian sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan pembuatan produk yang berorientasi pada peningkatan keterampilan, pengetahuan, serta minat kewirausahaan masyarakat. Apple pie berbasis rumput laut diperkenalkan sebagai alternatif produk pangan inovatif yang dapat diterima konsumen sekaligus mudah diaplikasikan oleh masyarakat desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa produk apple pie berbasis rumput laut memiliki tingkat penerimaan yang baik dan pelatihan mampu meningkatkan pemahaman serta kepercayaan diri peserta dalam mengolah dan mengembangkan produk secara mandiri. Mayoritas peserta menilai kegiatan bermanfaat dan menunjukkan minat untuk menjadikan produk sebagai peluang usaha. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini tidak hanya menghasilkan inovasi produk pangan berbasis sumber daya lokal, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi kreatif desa secara berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PESISIR DALAM PEMANFAATAN POTENSI LOKAL HASIL PERIKANAN SEBAGAI SOLUSI GIZI PENCEGAH STUNTING DI DESA PENGUJAN Haidawati Haidawati; R Marwita Sari Putri; Adam Fernando; Syarifah Aida Fitri; Miftah Nurjanah; Sri Novalina Amrizal; Yulia Oktavia; Rika Anggraini; Tetty Tetty; Dwi Septiani Putri; Shavika Miranti
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 2 (2026): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i2.8338

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Desa Pengujan, Kabupaten Bintan. Rendahnya pemahaman ibu rumah tangga mengenai gizi seimbang, serta keterbatasan keterampilan dalam memanfaatkan potensi lokal, khususnya hasil perikanan, menjadi faktor penyebab belum optimalnya upaya pencegahan stunting. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan pesisir dalam memanfaatkan potensi lokal sebagai sumber pangan bergizi melalui sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi mitra, sosialisasi tentang stunting dan gizi seimbang, pelatihan diversifikasi produk olahan ikan mempinang (Lethrinus nebulosus), serta penerapan teknologi sederhana seperti chopper, kukusan, dan vacuum sealer. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra dengan rata-rata kenaikan sebesar 10,76% berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Peningkatan tertinggi terdapat pada topik peran keluarga dalam pencegahan stunting (30,43%). Selain itu, keterampilan mitra dalam mengolah ikan menjadi produk bernilai gizi seperti nugget, rolade, dan fish roll juga meningkat signifikan yaitu rata-rata sebesar 59,6%, terutama pada aspek teknik pengolahan dan penyimpanan produk. Penerapan teknologi hard (chopper, kukusan dan vacuum sealer), dan soft (modul pelatihan, edukasi gizi, sanitasi pangan dan pendampingan diversifikasi produk olahan ikan) terbukti relevan, mudah diadopsi, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pengolahan pangan lokal. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas perempuan pesisir sebagai agen perubahan dalam pencegahan stunting, serta berpotensi mendorong terbentuknya usaha rumah tangga berbasis olahan ikan lokal.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Pangkil melalui Inovasi Brownies Fortifikasi Tepung Ikan Rucah untuk Peningkatan Nilai Tambah Benny Manullang; Cindytia Prastari; Aidil Fadli Ilhamdy; Anggrei Viona Seulalae; Jumsurizal Jumsurizal; R Marwita Sari Putri; R Fathul Rahman; Sri Novalina Amrizal; Lily Viruly; Yulia Oktavia; Azwin Apriandi; Sedianto Harefa; Faiz Maulana Darmawan; Muhammad Ja’far Armandaris; Syarifah Aida Fitri; Istiqhomah Istiqhomah
PRIMA: Journal of Community Empowering and Services Vol 10, No 1 (2026): June
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prima.v10i1.115038

Abstract

Empowering The Pangkil Village Community Through Innovation of Fortified Brownies Made from By-catch Fish Flour. Pangkil Village, Teluk Bintan District is one of the small islands in the Riau Islands Province that has abundant fishery potential, including bycatch fish, but has not been optimally utilized. Bycatch fish have great potential as cheap and highly nutritious fortified food ingredients in the form of fish meal. This activity aims to improve the knowledge and skills of the Pangkil Village community in processing bycatch fish into innovative products in the form of bycatch fish meal fortified fudgy brownies and to increase the added value of local fishery products. The methods used included socialization, training in making bycatch fish meal-fortified fudgy brownies, organoleptic testing, and activity evaluation. The preparation of fudgy brownies is divided into three parts: preparation of chocolate dough, egg dough, and addition of wheat flour and bycatch fish meal. The resulting fudgy brownies had a whole appearance, a slightly dense texture from the outside but soft inside, chocolate aroma, sweet taste, and brown color. The results of the organoleptic test showed that the panelists liked the bycatch fish meal fortified fudgy brownies in all sensory attributes. The questionnaire analysis results showed that the average training achievement score was 4.42, which fell into the "agree-strongly agree" category. This value indicates that the training activities were effective and well received by the participants. The results of the activity benefit test showed that p>0.05. This indicates that the benefits of the training were felt equally by all participants, both experienced and beginner. These findings indicate that the participatory training methods and hands-on practice used were able to reach all participants equally well. Overall, this activity has contributed to improving the economy of coastal communities and developing local potential based on fishery products.
SOSIALISASI MAKANAN SEHAT PRODUK PERIKANAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR SEBAGAI CIKAL BAKAL GENERASI TANGGUH COVID-19 DI DESA PENGUJAN KABUPATEN BINTAN Yulia Oktavia; Jumsurizal Jumsurizal; Azwin Apriandi; Aidil Fadli Ilhamdy; R Marwita Sari Putri; Sri Novalina A; Tri Yulianto
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 6 No 1 (2023): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v6i1.6735

Abstract

Tahun 2019 merupakan tahun dimana semua aspek kehidupan mengalami perubahan, pada penghujung tahun terjadi pandemi yang disebut Covid-19 yang melanda semua negara, dampak pendemi ini membuat banyak pihak melakukan perubahan dan mencari solusi untuk keluar dari situasi ini, salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan cara mengkonsumsi makanan sehat. Tujuan sosialisasi ini adalah untuk mengenalkan makanan sehat produk perikanan pada siswa Sekolah Dasar sebagai cikal bakal generasi tangguh Covid-19 di Desa Pengujan Kabupaten Bintan. Target dari sosialisasi ini adalah siswa-siswi Sekolah Dasar dengan harapan dapat menumbuhkan kesadaran untuk mengkonsumsi makanan sehat dari produk perikanan. Permasalahan yang ditemukan di lapangan yaitu kurangnya informasi kepada siswa Sekolah Dasar mengenai makanan sehat yang dapat membantu meningkatkan imunitas dan Kesehatan. Hasil dari pengabdian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang keamanan produk perikanan serta pengaruhnya terhadap kesehatan. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilakukan terhadap siswa Sekolah Dasar, adanya peningkatan pemahaman siswa setelah mendapatkan materi tentang makanan yang sehat untuk anak usia sekolah dasar dan mengetahui perilaku hidup sehat yang baik selama masa pandemi Covid-19.
Co-Authors - - nurjanah Adam Fernando Aidil Fadli Ilhamdy Aminatul Zahra Anggi Ayuni Anggi Rananda anggi saputra Anggraini, Anna Anggrei Viona Seulalae Apriandi, Azwin Aulia Gustina Sari Benny Manullang Cindytia Prastari Darma Saputra Devi Elizabet Pardede Devi Febrianti Dwi Septiani Putri Elza Septiani Emil Samara Endang Nurliana Facrini Anggianti Faiz Maulana Darmawan Firli Syarifah Gianto Gianto Ginanjar Pratama Ginanjar Pratama Ginanjar Pratama Ginanjar Pratama Haidawati Haidawati Herman Siagian Herman Siagian Hermiza Mardesci Ilahi, Wahyuni Julita Putri Irvan Tanjung Istiqhomah Istiqhomah Jahari Jahari Jahari Jumsurizal Jumsurizal Karla Amalia Kartika Dewi Khairunnisa Khairunnisa Kiki Fatmawati Kustariayah Tarman Kustiariyah Tarman Lily Viruly Made Suhandana Made Suhandana Made Suhandana Made Suhandana Manurung, Estherella Marasabessy, Ismael Mardiah Mardiah Mardiah Mardiah Miftah Nurjanah Muhammad Ja’far Armandaris N. Nurjanah Natasyah, Siti Nurjanah Nurjanah Nurliana, Endang Putra, Catur Syahbani Putri, Dwi Septiani R Fathul Rahman Rahman, R. Fathul Raja Afriansyah Retty Ninsix Rika Anggraini Rika Wulandari Riska Chintami Aulia Samara, Emil Sedianto Harefa Shavika Miranti Sri Novalina Syahrudin Syahrudin Syahrudin Syahrudin, Syahrudin Syarifah Aida Fitri T. Ersti Yulika Sari Tetty Tetty Tetty Tetty Tetty, Tetty Tioko Arzeti Sinambela Tri Yulianto Viona Selulalae, Anggrei Wahyu Muzammil Wahyuni Julita Putri Ilahi Wulan, Wulan Yulia Oktavia Yulia Oktavia Yulia Oktavia Zubaidah Anjar Rezeki