p-Index From 2021 - 2026
6.913
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Journal Of Cultural Studies Jurnal Pendidikan Seni Rupa Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Corak : Jurnal Seni Kriya Jurnal Kajian Bali Jurnal Sosioteknologi ANDHARUPA MUDRA Jurnal Seni Budaya PRABANGKARA Segara Widya: Jurnal Penelitian Seni Jurnal Bahasa Rupa Panggung Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Visualita : Jurnal Online Desain Komunikasi Visual Dewa Ruci : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Demandia : Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain, dan Periklanan Pantun: Jurnal Ilmiah Seni Budaya Jurnal Nawala Visual VCD (Journal of Visual Communication Design) Jurnal SASAK : Desain Visual dan Komunikasi Jurnal Cahaya Mandalika International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship (IJE3) International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) International Journal of Multidisciplinary Research and Literature (IJOMRAL) Amarasi : Jurnal Desain Komunikasi Visual Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana Jomantara International Journal of Art and Culture Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Jurnal: International Journal of Engineering and Computer Science Applications (IJECSA) Bali-Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara International Journal of Economic, Finance and Business Statistics (IJEFBS) Panggung Jurnal Bahasa Rupa Global Art Creativity Conference Jurnal Bahasa Rupa
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : PRABANGKARA

Kajian Konsep, Estetik dan Makna pada Ilustrasi Rangda Karya Monez BAYU SEGARA PUTRA, GEDE; ARTAYASA, I NYOMAN; SWANDI, I WAYAN
Prabangkara : Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 21 No 2 (2017): Pabangkara
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.887 KB)

Abstract

Dalam era postmodern, ilustrator cenderung mengedepankan kebebasan dalam mengekspresikan diri dalam berkarya, mereka cenderung tidak ingin terpaku pada suatu kaidah atau tatanan standar yang berlaku. Monez merupakan seorang ilustrator dengan pemikiran postmodern yang khas. Ilustrasi karya Monez kerap tampil dengan objek-objek fantasi yang dideformasi dari imajinasi atas bentuk atau peristiwa yang pernah dilihat maupun dialami sebelumnya. Gaya ilustrasi khas Monez cenderung menampilkan objek dengan wujud imajinatif dalam bentuk yang distorsi. Monez adalah cerminan seorang postmodernis dengan metode berpikir intitutional. Ilustrasi bertema rangda merupakan karya Monez yang sangat kental dengan nuansa postmodern. Ilustrasi yang diciptakan dengan 3 seri, pertama kali di publikasikan kepada publik pada Ajang Popcon Asia 2015 dalam media poster dan postcard. Pengaruh postmodern pada ilustrasi rangda, terlihat pada penggayaan-penggayaan yang diberikan pada unsur visualnya. Oleh karena itu, penelitian ini membantu menjelaskan permasalahan konsep, estetika dan makna ilustrasi rangda karya Monez sebagai sebuah karya seni berlatarbelakang postmodern. Fokus penelitian ini adalah memahami konsep, idiom estetik serta makna yang terdapat pada ilustrasi rangda karya Monez. Untuk itu, peneliti merumuskan beberapa permasalahan penelitian sebagai berikut: 1). Bagaimana konsep yang diterapkan pada ilustrasi rangda karya Monez ?; 2). Bagaimana estetika postmodern dari ilustrasi rangda karya Monez ?; dan 3). Apakah makna yang terkandung pada ilustrasi rangda karya Monez ?. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data primer yang digunakan untuk menunjang penelitian ini diperoleh dari studi lapangan, wawancara dengan Monez sebagai informan utama. Untuk melengkapi data primer, peneliti memperoleh informasi berbagai sumber berupa buku, jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan sumber kepustakaan lainnya. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teori estetika postmodern dan teori semiotika. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa ilustrasi rangda karya Monez menerapkan konsep imajinatif dalam penciptaannya. Konsep imajinatif diwujudkan melalui penggayaan berlebih pada visualisasi bentuk ilustrasinya. Di dalam postmodern, penggayaan merupakan ciri dari idiom camp.Makna yang muncul dari ilustrasi rangda karya Monez sebagai sebuah karya dengan penggambaran realita secara berlebihan (hiperealitas), antara lain: makna ekonomi, makna budaya dan makna ekspresi.In the postmodern era, illustrators do not prioritize freedom in expressing themselves in the work, they do not want to be fixated on a standard rule or standard order. Monez is an illustrator with distinctive postmodern thought. The illustrations of Monez’s work often come with fantasy objects deformed from imagination or forms never seen before. The typical illustration style Monez likes to display objects with imaginative shapes in distorted form. Monez is a reflection of a postmodernist with the think intitutional method. Rangda-themed illustrations are Monez’s highly viscous work with postmodern nuances. Illustrations created with 3 series, first published to the public at Popcon Asia 2015 Event in posters and postcard media. Postmodern influences on illustrations rangda, seen in penggayaan-given on the visual element. Therefore, this study helps to explain the concept, aesthetic and meaning of illustrations rangda Monez works as a work of art postmodern background The focus of this research is understanding the concepts, aesthetic idioms and meanings that exist in the illustrations rangda by Monez. For that, the researchers formulate some questions as follows: 1). How does the concept applied to Monez’s illustration rangda? 2). How is the postmodern aesthetic of Monez’s illustration rangda? And 3). What is the significance of Monez’s illustration rangda?. This research is a qualitative research. The primary data used to support this research is the result of field studies, interviews with Monez as key informants. To complement the primary data, researchers obtained information on various sources of books, scientific journals, research reports, and other literary sources. The data obtained are then analyzed by postmodern aesthetic theory and semiotics theory. The result of this research is the illustration rangda by Monez applying imaginative concept in the making. The imaginative concept is manifested through excessive styling on the visualization of its illustrative form. In postmodern, styling is the hallmark of camp idiom. The significance of Monez’s illustration ranges as a work with exaggerated portrayal of reality (hypereality), among others: economic meaning, cultural meaning and the meaning of expression.
Co-Authors Alit Kumala Dewi Alvin Raditya Sutopo Anak Agung Bagus Aditya Keshawa Putra Anak Agung Bagus Wirawan Anak Agung Gde Bagus Udayana Anak Agung Gede Aris Septiana Putra Artadi, I Made Pande Artawan, Cokorda Alit Artha, I Gede Agus Indram Bayu Arya Pageh Wibawa Ayu Krisna Gayatri Sari Dewi BAYU PRAMANA, I MADE BAYU SEGARA PUTRA, GEDE BRENDA MEIDYTA SARI, BRENDA MEIDYTA BRYANT ALFREDO, BRYANT christofer satria Debora Okdila Santoso Denise Kusuma Devi, Ni Made Chandra Oktavia Dewi, Ayu Krisna Gayatri Sari Elsye Andriani Delfi Elvian Andreani, Ni Putu Ersania, Ayu Bella Ervin Feliana Faisal, Yusuf faran, sefri FENTINNIA YASODHARA, FENTINNIA Garwa, I Ketut Hasbullah - Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hasbullah Hutomo Setia Budi I Gede Anjas Kharismanata I Gede Mudana I Gusti Ngurah Agung Mahaputra I Made Agung Windu Sancaya I Made Agung Windu Sancaya I Made Dwiarya Swandi I Nengah Wirakesuma I Nyoman Artayasa I Nyoman Larry Julianto I Nyoman Larry Julianto I Nyoman Lodra I Nyoman Widhi Adnyana I Nyoman Yoga Sumadewa I Nyoman, suardina I Putu Agus Aditya Mega Putra I Putu Bagus Jayadaru I Putu Tony Aditya I Wayan Adnyana I Wayan Adnyana I Wayan Mudra, I Wayan I Wayan Nuriarta I Wayan Putra Adhi Prayoga Ida Bagus Ketut Trinawindu Janottama, I Putu Arya Kadek Dwiyani Kharismanata, I Gede Anjas Made Gana Hartadi Markadi, Bhimo Wicaksono MENDY HOSANA M., MENDY HOSANA Mendy Hosana, Mendy Ni Luh Sustiawati Permatahati, Ayu Leony Mahadewi Putri Pradnya Ananda, I Made Mardawa Pranawa, I.G.A.Ngurah Bagus Rama Pratama, Nicholas Wila Adi Purnama Adi Wirawan Raharja, I Gede Mugi Ratna Anggraini Ratna Cora Sudharsana, Tjok Istri Remawa, Anak Agung Gede Rai Santosa, Hendra Sarjani, Ni Ketut Pande Seanny Kurniawati Halim Sony Prasetya Wanandi Sophia Lerina Chandra Suteja, I Kt Swandi, I Made Dwiarya Try Adi Stanaya, I Komang Udayana, Anak Agung Gede Bagus Vincentius Michael Sugiharto virginia puspadewi hadinoto Vonny Taniwijaya Wahyu Indira Wasista, I Putu Udiyana Wayan Karja Wina Pertiwi putri Wardani Wirawan, I Gusti Ngurah WULAN PURNAMASARI, WULAN Yogantara, Wayan Arfian YONANDO YONANDO, YONANDO