Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Sosialisasi Konservasi Sumber Air dan Penjernihan Air Metode Slow Sand Filter Pada Masyarakat Desa Sumberbening Trenggalek Dian Sisinggih; Wahyuni, Sri; Marhendra, Agung Pramana W; Widodo, Ibnu Sam
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2025.005.03.02

Abstract

Desa Sumberbening merupakan sebuah desa di wilayah Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek Jawa Timur. Secara topografi desa Sumberbening berada di kawasan pegunungan sebelah Barat Daya Kota Trenggalek pada ketinggian 625 – 999 mdpl. Luas wilayah desa Sumberbening 1.211 Ha yang sebagian besar adalah kawasan perbukitan. Sumber mata air merupakan satu satunya sarana untuk pemenuhan kebutuhan air bersih. Problem utama yang dialami oleh masyarakat pemakai air di Sumberbening adalah debit air dari sumber besar saat musim penghujan namun warnanya agak keruh dan debitnya kecil saat musim kemarau yang berdampak pada terbatasnya suplai air ke masyarakat. Air dari sumber ditampung di bak penampungan utama dan langsung didistribusikan ke bak penampung sekunder di area pemukiman tanpa melalui proses filtrasi. Sumber air alami yang berasal dari ruang terbuka rentan terhadap pengotoran, kadang berbau, rasanya tidak tawar dan terkontaminasi berbagai bakteri serta virus. Hal demikian dapat berdampak pada timbulnya kerentanan penyakit dan kesehatan pengguna. Karena keterbatasan pemahaman masyarakat Sumberbening tentang teknologi filtrasi air bersih menyebabkan penyediaan air yang sehat dan merata bagi masyarakat masih sering menjadi permasalahan dan belum sepenuhnya teratasi. Berangkat dari permasalahan tersebut, tim dosen dan mahasiswa Universitas Brawijaya melalui skema program Doktor Mengabdi tahun 2024 membantu memecahkan permasalahan penyediaan air bersih bagi masyarakat Sumberbening melalui beberapa kegiatan antara lain sosialisasi konservasi sumber mata air dan pembuatan sistem penjernih air dengan Teknik Slow Sand Filter. Kegiatan ini juga dapat membantu mewujudkan Suistainable Development Goals (SDGs) utamanya pada SDGs ke 6 tentang Air bersih dan sanitasi layak dan 3 tentang Kehidupan sehat dan sejahtera.
Penanggulangan Genangan Berwawasan Lingkungan di SMP Negeri 11 Kota Malang Ussy Andawayanti; Dian Sisinggih; Very Dermawan; Ery Suhartanto; Sri Wahyuni; Rahmah Dara Lufira
UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri) Vol 5 No 2 (2025): UN PENMAS Vol 5 No 2
Publisher : LPPM Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/un-penmas.v5i2.3227

Abstract

Pengelolaan air hujan dan drainase yang kurang optimal dapat menyebabkan genangan serta pemborosan sumber daya air. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi genangan air hujan di SMP Negeri 11 Kota Malang melalui pembuatan sumur resapan, penanaman pohon penyerap air, serta memanfaatkan sistem penjernihan air menggunakan tandon untuk mendaur ulang air drainase agar dapat digunakan kembali. Metode yang diterapkan mencakup survei lokasi, perencanaan desain sumur resapan, serta perencanaan instalasi sistem penjernihan air berbasis filtrasi. Sumur resapan berfungsi sebagai media infiltrasi untuk mengurangi limpasan air hujan, sementara sistem penjernih memungkinkan air drainase yang terkumpul di tandon dapat diolah menjadi air layak guna, seperti untuk keperluan menyiram tanaman dan keperluan lainnya. Hasil dari implementasi program ini adalah dapat mengurangi 75% volume genangan, meningkatkan 90% kesadaran lingkungan siswa, dan estetika sekolah menjadi lebih baik dan lebih nyaman dalam kegiatan belajar mengajar. Program ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada siswa dan tenaga pendidik mengenai pentingnya konservasi air dan teknologi pengolahan air sederhana.
Analisis Karakteristik dan Distribusi Sedimen Dasar (Bed Load) di Sungai Lesti Menuju Waduk Sengguruh Wws, Anggara; Dian Sisinggih; Emma Yuliani; Prasetyo Rubiantoro
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol. 8 No. 1 (2026): E-ISSN 2714-7843
Publisher : Jurnal Teknik Sipil Terapan (JTST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v8i1.1267

Abstract

Sedimentation is a major problem in reservoir management because it reduces storage capacity and affects operational performance. One of the main sediment sources comes from Sungai Lesti, which flows into Waduk Sengguruh. This study aims to analyze the characteristics of bed load sediment based on grain size distribution and its implications for sedimentation processes in the reservoir. The research methods included field surveys, sediment sampling using a Helley-Smith Bedload Sampler, and laboratory using sieve analysis methods. The analyzed parameters were D10, D30, D60, uniformity coefficient (Cu), and gradation coefficient (Cc). The results indicate that the sediment is dominated by fine to very fine sand with poorly graded characteristics. The values of Cu and Cc show an increase in grain size variability and a more uneven distribution at locations closer to the reservoir. Differences in sediment characteristics between upstream and downstream areas reflect the occurrence of hydrodynamic sorting due to a decrease in flow velocity. Coarser particles tend to be deposited in the river–reservoir transition zone, while finer particles are transported farther and accumulate within the reservoir body. These conditions indicate more intensive sedimentation processes near the reservoir, which may accelerate siltation and reduce storage capacity in the long term. Therefore, integrated and sustainable sediment management is required to maintain the long-term functionality of the reservoir. Keywords: bed load, grain size distribution, sedimentation, lesti river, sengguruh dam