Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Materi Pembelajaran untuk Meningkatkan Skor Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Ernanda, Ernanda; Pratama, Deri Rachmad; D, Yusra; Rasdawita, Rasdawita
Prosiding Seminar Nasional Humaniora Vol. 4 (2025): Prosiding Seminar Nasional Humaniora
Publisher : Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan materi yang diperlukan peserta dalam rangka meningkatkan skor Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). Kuesioner terbuka digunakan untuk mengumpulkan data dan diisi oleh 67 responden yang telah mengikuti tes UKBI sebelumnya. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis tematik terhadap jawaban responden. Penelitian ini menemukan hasil yang menunjukkan materi keterampilan menyimak adalah materi yang paling dibutuhkan oleh peserta UKBI, yang kemudian diikuti oleh materi keterampilan merespon kaidah, dan keterampilan membaca. Hasil ini dapat menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya untuk mengembangkan materi panduan persiapan menghadapi UKBI.
Pelatihan Digital Storytelling sebagai Inovasi Pedagogidalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra bagi Guru SMP Priyanto, Priyanto; Wini, Lusia Oktri; D, Yusra; Setyonegoro, Agus; Harjono, Hary Soedarto; Wachyunni, Sri
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Januari 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i1.1023

Abstract

Pelatihan digital storytelling bagi guru menjadi kebutuhan mendesak seiring dengan tuntutan pembelajaran kreatif dan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Namun, banyak guru masih mengalami keterbatasan dalam mengembangkan konten digital yang naratif, terstruktur, dan menarik bagi peserta didik. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan media pembelajaran berbasis digital storytelling melalui pelatihan yang mengadaptasi model delapan langkah Morra (2013). Metode yang digunakan meliputi pelatihan tatap muka, pendampingan teknis, praktik langsung, dan evaluasi berbasis indikator keterampilan proses yang mencakup aspek ide cerita, riset, penulisan naskah, pembuatan storyboard, pemanfaatan multimedia, dan penyatuan konten. Peserta terdiri dari 29 guru dari berbagai jenjang pendidikan yang mengikuti serangkaian kegiatan pelatihan selama satu bulan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan pada semua indikator, dengan persentase peserta yang mencapai kategori baik hingga sangat baik sebesar 72,4%–82,8%. Selain itu, uji normalitas, homogenitas, dan linearitas membuktikan bahwa data hasil pelatihan memenuhi asumsi statistik parametrik. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis guru, tetapi juga memperkuat kemampuan pedagogis mereka dalam merancang pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Dengan demikian, pelatihan digital storytelling ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan kesiapan guru dalam menghadapi era pendidikan digital.
Representasi Alam dan Perempuan dalam Film Perempuan Tanah Jahanam Karya Joko Anwar: Tinjauan Ekofeminisme: Representation of Nature and Women in Joko Anwar's Film Perempuan Tanah Jahanam: An Ecofeminist Perspective Larasati, Dhea; D, Yusra; Pratama, Deri Rachmad
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 1 (2026): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v10i1.3490

Abstract

This study aims to examine the representation of nature and women in the film Perempuan Tanah Jahanam directed by Joko Anwar through an ecofeminist perspective. Employing a qualitative descriptive approach, the analysis focuses on dialogues and events that represent the relationship between nature, women, and patriarchal social structures. The findings indicate that nature is represented as an entity possessing subjectivity and intrinsic value, functioning as a space of memory and recovery from collective violence. Women are portrayed as experiencing exploitation and violence within patriarchal systems, yet they also demonstrate active forms of resistance through symbolic and transformative actions. The relationship between nature and women reveals a structural interconnectedness, in which both are positioned as victims of patriarchal and capitalist logics of domination. These findings underscore that Perempuan Tanah Jahanam articulates a critique of power relations that simultaneously oppress women and degrade nature.
Analisis Tokoh dan Penokohan dalam Naskah Drama “ Pada Suatu Hari” Karya Arifin C. Noer sebagai Bahan Pembelajaran Sastra di Sekolah Dasar (Pendekatan Psikologi Sastra) Bakkara, Mela Yohana; Yusra D; Melia, Annisa Alin; arifahp2
Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpd.v16i2.64237

Abstract

This study aims to analyze the characters and characterization in the drama script "Pada Satu Hari" by Arifin C. Noer using a literary psychology approach and explore its relevance as a literary learning material for elementary school students. Arifin C. Noer's work is known for its richness in human values ​​and inner reflection, which are crucial for understanding the motivations and psychological dynamics of the characters. The method used in this study is descriptive qualitative with content analysis techniques. Data were obtained through in-depth reading and identification of the characters' psychological elements, which were then synthesized into teaching materials appropriate to the cognitive and affective development of elementary school students. The results show that the main character experiences an intrapersonal conflict between idealism and social reality. Characterization is complexly depicted through dialogue and actions that reflect a search for self-identity. In the context of elementary school education, the results of this analysis are adapted into teaching materials that emphasize character recognition, empathy, and simple conflict resolution. The novelty of this research lies in the effort to construct the results of a complex literary psychology analysis into applicable drama learning tools for elementary school students. These findings are expected to enrich educators' references in selecting drama texts that are able to build students' emotional intelligence and character through an appreciation of modern realistic literature.
Interactive Media Training for Teaching Explanatory Text Writing in Tanjung Jabung Timur Junior High School Rahmawati, Sophia; Khalid, Kartini Aboo Talib @; Bambang, Siti Enik Mukhoiyaroh; D, Yusra; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Pratama, Deri Rachmad; Ramalia, Aminah; Adiyadmo, Dimas Anugrah
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesian language teachers at junior high schools in Tanjung Jabung Timur Regency face challenges in teaching explanatory text writing due to limited use of interactive digital learning media and inadequate integration of technology into pedagogy. This community engagement program aimed to enhance teachers’ competence through training based on the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework, with a focus on the Canva platform. The program involved 30 Indonesian language teachers from several junior high schools and was implemented through structured activities, including needs assessment, material delivery, collaborative discussions, hands-on media development, and evaluation using pretest and posttest instruments. The results showed a significant improvement in teacher competence, indicated by a mean score difference of −15.433, a significance value of 0.000 (p < 0.05), and a very large effect size (Cohen’s d = 2.648). These findings confirm that the training effectively improved teachers’ ability to design creative, interactive, and curriculum-aligned digital learning media for teaching explanatory texts. The novelty of this program lies in the contextual integration of the TPACK framework with digital media training oriented toward explanatory writing and local content, supporting the technology-enhanced implementation of the Merdeka Curriculum and providing a replicable model for similar teacher training initiatives.
Representasi Emosional dalam Dialog-dialog Film Jatuh Cinta Seperti di Film-Film Karya Yandy Laurens Berdasarkan Teori Emosi Izard Azzahra Ananda Putri; Yusra D; Ade Bayu Saputra
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i1.3981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis fungsi representasi emosional tokoh dalam dialog film Jatuh Cinta Seperti di Film-Film karya Yandy Laurens berdasarkan pendekatan emotif dan teori emosi Izard (2013). Secara khusus, penelitian ini tidak hanya memetakan jenis-jenis emosi yang muncul, tetapi juga menjelaskan fungsi representasi emosi tersebut dalam membangun makna dialog, relasi antartokoh, serta penguatan alur naratif film. Dengan demikian, penelitian ini menawarkan kebaruan berupa penerapan teori emosi Izard pada dialog film Indonesia kontemporer yang dianalisis melalui pendekatan emotif berbasis kebahasaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan emotif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa dialog-dialog yang mengandung representasi emosional, dengan sumber data berasal dari dialog dalam film Jatuh Cinta Seperti di Film-Film karya Yandy Laurens. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode menyimak, mentranskripsi, dan mengklasifikasikan dialog berdasarkan kategori emosi. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam dialog film tersebut ditemukan sepuluh jenis emosi, yaitu ketertarikan (1 data), kebahagiaan (2 data), keterkejutan (3 data), kesedihan (4 data), kemarahan (8 data), rasa jijik (2 data), penghinaan (2 data), ketakutan (2 data), rasa malu (2 data), dan perasaan bersalah (3 data). Representasi emosional dalam dialog film ini berfungsi tidak hanya sebagai sarana ekspresi perasaan tokoh, tetapi juga sebagai strategi naratif untuk menarik perhatian penonton, membangun empati, memperkuat konflik, serta memperjelas pesan emosional dan tematik cerita.
Analisis Representasi Citra Perempuan dalam Puisi Bertema Perempuan Karya Penyair Indonesia Citra Sulistia Utami; Yusra D; Ade Bayu Saputra
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i1.3982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk representasi citra perempuan dalam puisi bertema perempuan karya penyair Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kuatnya penggunaan puisi sebagai medium ekspresi identitas perempuan, khususnya dalam mengangkat isu sosial, budaya, dan gender, serta pentingnya memahami bagaimana citra perempuan dipertahankan di tengah perubahan sosial dan perkembangan era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori feminisme sastra Simone de Beauvoir, yang meliputi tiga aspek: fisik, psikologis, dan sosial. Data diperoleh melalui teknik baca, simak, rekam, dan catat terhadap bait puisi dalam karya-karya penyair Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan metode padan ekstralingual dan dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan menurut Miles & Huberman.
ANALISIS SEMIOTIKA DALAM NOVEL PULANG-PERGI KARYA TERE LIYE Kiki Arista Desiana; Yusra D; Sophia Rahmawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42675

Abstract

This study aims to examine the semiotic signs in the novel Pulang Pergi by Tere Liye using Charles Sanders Peirce's theory. The novel Pulang Pergi was chosen because it is part of a popular series that presents criminal actions with an international backdrop and successfully captivates readers with its dynamic storyline. Semiotic studies place literary works as structures of signs that hold meaning behind the sequence of words and symbols. Through a qualitative descriptive method, this study aims to identify the trichotomy of icons, indexes, and symbols in the novel and interpret the meanings contained within them. The results of the analysis show that the novel Pulang Pergi uses icons in the form of visual representations and resemblance, indexes in the form of causal relationships between events and character reactions, and symbols derived from social conventions.
REPRESENTASI ID PADA TOKOH UTAMA IAN DALAM FILM PERAYAAN MATI RASA : KAJIAN PSIKOANALISIS kristiani, Irene; Adiyadmo, Dimas Anugrah; D, Yusra
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2589

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi emosional tokoh Ian dalam film Perayaan Mati Rasa karya Umay Shahab melalui pendekatan psikologi sastra dengan landasan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Fokus kajian diarahkan pada dominasi struktur id dalam dinamika kepribadian tokoh serta pergeserannya menuju integrasi dengan ego dan superego sepanjang alur cerita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dialog, monolog, dan adegan visual yang memuat ekspresi emosional tokoh. Data dianalisis melalui tahapan identifikasi, klasifikasi berdasarkan struktur kepribadian Freud (id, ego, dan superego), serta interpretasi makna psikologis yang terkandung dalam perilaku tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur id merupakan aspek kepribadian yang paling dominan pada fase awal hingga pertengahan narasi, dengan jumlah temuan yang lebih tinggi dibandingkan ego dan superego. Dominasi id tersebut terepresentasi dalam lima bentuk utama, yaitu ledakan amarah, dorongan memperoleh pengakuan dan validasi, hasrat melarikan diri dari tekanan, ketakutan akan kehilangan figur signifikan, serta konflik emosional terhadap figur ayah. Emosi-emosi ini berkaitan erat dengan pengalaman traumatis masa kecil dan tekanan ekspektasi keluarga, sehingga menimbulkan konflik intra psikis antara dorongan naluriah dan tuntutan moral. Seiring perkembangan cerita, fungsi ego dan superego mulai menguat, menandai proses regulasi diri serta integrasi kepribadian yang lebih stabil. Temuan ini menegaskan bahwa film tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai representasi kompleksitas psikologis individu modern yang mengalami tekanan emosional dan krisis makna hidup.Bottom of Form