Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Mengonsumsi Sarapan Kurang Bergizi dengan Penurunan Konsentrasi Belajar: Systematic Review Nabila Fitriani Ishak; Fitri Nurkhafi; Luthfiah Nibras; Bianca Junita; Ratu Raihana; Yunita Amraeni
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.26484

Abstract

Kurangnya asupan gizi melalui sarapan berdampak signifikan terhadap penurunan fungsi kognitif dan konsentrasi belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas sarapan dengan tingkat konsentrasi belajar mahasiswa melalui metode systematic review berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Penelusuran literatur dilakukan pada basis data Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan GARUDA terhadap artikel penelitian asli yang terbit tahun 2016–2026. Hasil analisis menunjukkan bahwa asupan gizi yang adekuat saat sarapan berperan krusial dalam menjaga stabilitas kadar glukosa darah, yang secara langsung meningkatkan fungsi kognitif, daya ingat jangka pendek, dan fokus mahasiswa selama proses pembelajaran. Sebaliknya, perilaku melewatkan sarapan atau pemilihan menu rendah nutrisi terbukti berimplikasi pada penurunan kinerja akademis akibat ketidakstabilan energi. Pemenuhan gizi melalui sarapan yang berkualitas menjadi determinan utama dalam menunjang efektivitas konsentrasi belajar di perguruan tinggi.
Determinan Indikator Perilaku Sedentari dengan Kejadian Low Back Pain pada Mahasiswa : Systematic Review Najwa Candra Ayudya; Yasmine Octavia; Asyifah Nuranisya; Fabian Wahyu Aji; Aldin Putra Iman Telaumbanua; Yunita Amraeni
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.26514

Abstract

Low back pain (LBP) merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yangcukup sering dialami mahasiswa dan diduga berkaitan dengan meningkatnyaperilaku sedentari akibat aktivitas akademik yang didominasi posisi dudukdalam waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi danmerangkum determinan indikator perilaku sedentari yang berhubungandengan kejadian low back pain pada mahasiswa melalui metode systematicreview. Penelusuran literatur dilakukan pada database Google Scholar,PubMed, dan ScienceDirect menggunakan pedoman PRISMA 2020 denganrentang publikasi tahun 2016–2026. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitianasli yang membahas hubungan perilaku sedentari dengan low back pain padamahasiswa dan tersedia dalam bentuk full text. Sebanyak 30 artikelmemenuhi kriteria dan dianalisis secara naratif. Hasil penelitian menunjukkanbahwa indikator perilaku sedentari yang paling konsisten berhubungandengan kejadian low back pain adalah durasi duduk yang lama dan posisi ataupostur duduk yang tidak ergonomis. Mahasiswa dengan kebiasaan duduk lebihdari 4–6 jam per hari dan posisi duduk statis atau membungkuk cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami keluhan nyeri punggung bawah. Faktorlain seperti ergonomi fasilitas belajar, kualitas tidur, aktivitas fisik rendah,penggunaan perangkat digital dalam durasi panjang, serta kondisi overweightjuga ditemukan berhubungan pada beberapa penelitian, meskipun hasilnyabelum konsisten. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa durasi dudukdan postur duduk menjadi indikator perilaku sedentari yang paling dominanberkaitan dengan kejadian low back pain pada mahasiswa, sehinggadiperlukan upaya pencegahan melalui perbaikan kebiasaan belajar danlingkungan belajar yang lebih ergonomis.
Hubungan Overuse Smartphone Terhadap Sindrom Nyeri Leher Mahasiswa: Systematic Literature Review Gebi Angel Dwiharsita; Keysha Arumandani Pramono; Adalya Yasmin Krisnahadi; Karina Putri Nabila; Muhammad Hussein Dhya'ulhaq; Yunita Amraeni
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.26598

Abstract

Penggunaan smartphone secara berlebihan pada mahasiswa berpotensi meningkatkan risiko sindrom nyeri leher, terutama karena lamanya waktu penggunaan, tingginya tingkat ketergantungan terhadap smartphone, serta posisi tubuh yang kurang ergonomis. Penelitian ini dilakukan untuk menelaah keterkaitan antara penggunaan smartphone yang berlebihan dan sindrom nyeri leher pada mahasiswa melalui pendekatan systematic literature review. Penelitian dilakukan berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Penelusuran artikel dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan Garuda. Sebanyak 15 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi ditelaah dan disintesis menggunakan metode naratif. Hasil kajian menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan kejadian sindrom nyeri leher pada mahasiswa yang menggunakan smartphone secara berlebihan. Faktor yang paling sering ditemukan adalah durasi penggunaan smartphone yang tinggi, tingkat kecanduan smartphone, dan postur penggunaan yang tidak ergonomis. Beberapa penelitian juga melaporkan neck disability, text neck syndrome, forward head posture, dan penurunan daya tahan otot leher. Disimpulkan bahwa overuse smartphone berhubungan dengan peningkatan risiko sindrom nyeri leher pada mahasiswa.
Hubungan Stres Akademik dengan Gangguan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi: Systematic Review Fina Fauziah; Anayla Khayrani Azalia; Chantika Aprilia; Arminanda Khansa Sadiya; Sarah Azzahra Ramadhani; Yunita Amraeni
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.26527

Abstract

Gangguan siklus menstruasi merupakan abnormalitas reproduksi yang marak dialami oleh mahasiswi dan siswi remaja akibat tingginya paparan tekanan psikologis selama menempuh pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres akademik dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi melalui metode systematic review. Strategi pencarian artikel yang memenuhi kriteria inklusi dilakukan menggunakan alur PRISMA pada lima database bereputasi, yaitu PubMed, Scopus, ScienceDirect, Google Scholar, dan Garuda, hingga diperoleh final sebanyak 10 artikel relevan dari berbagai negara untuk dianalisis. Mayoritas artikel yang ditinjau menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan linier yang signifikan antara tingkat stres akademik—yang dipicu oleh beban tugas menumpuk dan periode ujian—dengan berbagai variasi klinis gangguan menstruasi seperti dismenore, oligomenore, polimenore, amenore, pendarahan hebat, dan gejala Premenstrual Syndrome (PMS). Mekanisme ini terjadi melalui aktivitas Hypothalamic-Pituitary-Adrenal (HPA) axis yang memicu lonjakan kortisol sehingga mensupresi hormon reproduksi. Kendati demikian, manifestasi stres ini bersifat multifaktorial karena turut dipengaruhi oleh status nutrisi, pola tidur, dan koping individu. Simpulan utama penelitian membuktikan adanya keterkaitan kuat antara tingginya stres akademik dengan ketidakteraturan siklus menstruasi mahasiswi, sehingga diperlukan penyediaan sistem pendukung kesehatan mental institusional yang komprehensif.
Perubahan Pengetahuan dan Kepatuhan Minum Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil melalui Buklet Anemia: Changes in Knowledge and Adherence to Taking FE Tablets in Pregnant Women through Anemia Booklet Yunita Amraeni; Sri Mulyani
Journal of Health Vol. 13 No. 2 (2026): Journal of Health (JoH) - July
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.878 KB) | DOI: 10.30590/joh.v13n2.47

Abstract

Background: According to Riskesdas, the rate of anemia in pregnancy in Indonesia has increased by 11% from 2013, around 37.1% to 48.9% in 2018, but decreased by 21.2% in 2023. The increase in anemia also occurred in Southeast Sulawesi province with anemia rates in pregnancy by 2.1% from 2021 to 2022. One of the actions to prevent anemia can be done by providing health education related to anemia, so that innovation is needed in health promotion efforts to increase knowledge and compliance with taking Fe tablet in pregnant women. Objectives: Therefore, this study was conducted to determine changes in knowledge and compliance with taking FE tablets with the use of booklets in pregnant women. Methods:  A quasi-experimental with a pre-post test control group design was conducted to see these changes by involving 110 pregnant women who live in the Lawa Health Center Working Area, West Muna Regency. Sample calculation obtained 39 respondents who were taken by proportional stratified random sampling. Instruments using questionnaires and analyzed descriptively and inferentially using the Independent Sample T Test. Results: The study's findings that there were changes in knowledge and compliance with taking Fe tablet with health education through anemia booklets in both the intervention and control groups, with more significant changes in the intervention group compared to the control group. Conclusions: The booklet can be used as an alternative in health promotion efforts so that it is expected to increase knowledge and compliance with Fe tablet consumption in pregnant women.
Paparan PM2.5 dan Risiko Penyakit Pernapasan pada Kelompok Rentan di Wilayah Urban: Systematic Review Aisyah Luna Lampard; Meilinda Deliano Yasmine; Zarra Febrianti; Citra Aulia Rahma; Callysta Az Zahra; Januar Ariyanto; Yunita Amraeni
Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2026): Vol. 8 No. 2 (2026): Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, July 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Polusi udara khususnya Particulate Matter 2.5 (PM2.5), merupakan masalah kesehatan lingkungan yang terus meningkat di wilayah urban dan berdampak terhadap kesehatan pernapasan. Menurut WHO pada 2019 polusi udara luar ruangan diperkirakan menyebabkan 4,2 juta kematian prematur di seluruh dunia. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan penyakit komorbid memiliki risiko tinggi mengalami gangguan pernapasan akibat paparan PM2.5. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara paparan PM2.5 dan risiko penyakit pernapasan pada kelompok rentan di wilayah urban. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan kerangka PECO (Population, Exposure, Comparison, Outcome) dan Diagram PRISMA Flow. Pencarian artikel melalui basis data Google Scholar dan ScienceDirect dengan hasil awal 5.086 artikel, 732 dari Google Scholar dan 4.354 dari ScienceDirect. Setelah penyaringan berdasarkan rentang tahun publikasi 2021–2026, status open access, duplikasi, skrining, dan penilaian kelayakan, diperoleh 13 artikel yang memenuhi kriteria. Penilaian kualitas artikel menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tool. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar artikel melaporkan hubungan positif antara paparan PM2.5 di wilayah urban dengan peningkatan risiko gangguan pernapasan pada kelompok rentan. Anak-anak menjadi kelompok paling rentan terhadap ISPA, asma, dan pneumonia. Pada lansia dan penderita komorbid, paparan jangka panjang mempercepat penurunan fungsi fisiologis dan memperburuk kondisi klinis. Pada masyarakat urban, risiko bersifat multifaktorial dipengaruhi faktor perilaku, sosial ekonomi, dan aktivitas luar ruangan. Disimpulkan bahwa paparan PM2.5 di wilayah urban berhubungan positif dengan peningkatan risiko gangguan kesehatan pernapasan pada kelompok rentan dengan kerentanan bervariasi sesuai karakteristik fisiologis dan faktor risiko penyerta. Kata kunci: PM2.5, Penyakit Pernapasan, Kelompok Rentan, Wilayah Urban ABSTRACT Air pollution, particularly Particulate Matter 2.5 (PM2.5), is a growing environmental health problem in urban areas that negatively affects respiratory health. According to the WHO (2024), outdoor air pollution was estimated to have caused 4.2 million premature deaths worldwide in 2019. Vulnerable groups such as children, the elderly, and individuals with comorbidities are at high risk of developing respiratory disorders due to PM2.5 exposure. This study aims to examine the relationship between PM2.5 exposure and the risk of respiratory disease among vulnerable populations in urban areas. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) based on the PECO framework (Population, Exposure, Comparison, Outcome) and the PRISMA Flow Diagram. Articles were searched through the Google Scholar and ScienceDirect databases, yielding an initial total of 5,086 articles, 732 from Google Scholar and 4,354 from ScienceDirect. After filtering based on publication year (2021–2026), open-access status, duplication removal, screening, and eligibility assessment, 13 articles met the inclusion criteria. The quality of the selected articles was assessed using the Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tool. The results show that most articles reported a positive association between PM2.5 exposure in urban areas and an increased risk of respiratory disorders among vulnerable groups. Children were found to be the most vulnerable group to acute respiratory infections, asthma, and pneumonia. In the elderly and those with comorbidities, long-term exposure accelerated physiological decline and worsened clinical conditions. Among the urban population, risk was multifactorial, influenced by behavioral, socioeconomic, and outdoor activity factors. It is concluded that PM2.5 exposure in urban areas is positively associated with increased respiratory health risks among vulnerable groups, with susceptibility varying according to physiological characteristics and accompanying risk factors. Keywords: PM2.5, Respiratory Diseases, Vulnerable Groups, Urban Areas
Bermain Sambil Belajar: Efektivitas Edukasi Interaktif Menggunakan Media Ular Tangga Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Vaksin HPV pada Remaja Putri di Kota Depok Chandrayani Simanjorang; Ika Maulida Nurrahma; Yunita Amraeni; Sintha Fransiske Simanungkalit; Hasonangan Nainggolan; Sally Odelina Wihardja; Arminanda Khansa Sadiya; Kansya Hafsari Soleha; Najla Adhisty Syawalia
JURPIKAT Vol 7 No 3 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i3.3378

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada perempuan di Indonesia dan sebagian besar disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV). Meskipun vaksinasi HPV telah diintegrasikan ke dalam Program Imunisasi Nasional, cakupan imunisasi di beberapa daerah masih belum optimal akibat rendahnya literasi kesehatan masyarakat, khususnya pada remaja putri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai HPV dan manfaat vaksinasi melalui edukasi berbasis permainan. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri Bojongsari 4, Kota Depok, dengan melibatkan 27 siswi berusia 11–12 tahun menggunakan desain one-group pre-test–post-test. Intervensi berupa penyuluhan interaktif dan permainan edukatif ular tangga modifikasi. Hasil menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan dari 1,93 ± 0,78 menjadi 2,67 ± 0,48. Persentase pengetahuan kategori baik meningkat dari 25,9% menjadi 66,7%, sedangkan kategori kurang tidak ditemukan setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (Z = -4,379; p < 0,001). Program ini efektif meningkatkan literasi kesehatan mengenai HPV dan berpotensi diterapkan sebagai model edukasi di sekolah dasar.
Co-Authors Abda Abda Abdul Kadir Bahar Adalya Yasmin Krisnahadi Ahmad Ahmad Aisyah Luna Lampard Aldin Putra Iman Telaumbanua Alif Muhamad Alif Muhammad Aliyyah, Nurusysyarifah Amiruddin Amrita Cahyani Rahayu Anayla Khayrani Azalia Arista, Bela Arizka Selviana Arminanda Khansa Sadiya Arminanda Khansa Sadiya Ashan, La Ode Asyifah Nuranisya Azis Harun Bianca Junita Callysta Az Zahra Chandrayani Simanjorang Chantika Aprilia Citra Aulia Rahma Daslin, Nurul Ifta Dian Mardi Yani Dilla, Sitti Marni Een Kurnaesih Erwin Azizi Jayadipraja, Erwin Azizi Fabian Wahyu Aji Farahul Jannah Fina Fauziah Fitri Nurkhafi Gebi Angel Dwiharsita gedit Hariadhin Depu, Anry Hasda Hasda, Hasda Hasonangan Nainggolan Ika Maulida Nurrahma Indah Suci Lutfiani Indri Wahyuni Israyani, Wa Ode Januar Ariyanto Jumintono Suwardi Juni, Wilda Kadir Bahar, Abdul Kaharuddin Kansya Hafsari Soleha Karina Putri Nabila Karnita Karnita Keysha Arumandani Pramono La Ode Ashan La Ode Saafi La Ode Saafi Leniarti Ali Leniarti Ali Luthfiah Nibras M. Nirwan M. Nirwan Malaiji, Endang Fitriyani Meilinda Deliano Yasmine Muhammad Hussein Dhya&#039;ulhaq Muhammad Nirwan Muhammad Nirwan Nabila Fitriani Ishak Najla Adhisty Syawalia Najwa Candra Ayudya Nikita Nikita Nirwan, M. Nirwan, Muhammad Nurani, Promisetyaningrum Fitria Nurlila , Ratna Umi Pingkan Puspita Larasati Purwantyastuti Purwantyastuti Rafiuddin, Ari Tjahyadi Rahman Rauf Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Ratna Umi Nurlila Ratu Raihana Rauf, Rahman Riana, Muslan Saafi, La Ode Sabarinah Prasetyo Sally Odelina Wihardja Sarah Azzahra Ramadhani Sari, Eva Novita Selviana, Arizka Sintha Fransiske Simanungkalit Sitti Marni Dilla Sri Mulyani Sri Yuliatin Sudijanto Kamso Sudijanto Kamso Sudijanto Kamso Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Suparni Suparni Syafaat, Muhammad Syawal Abdurrahman Tasnim, Tasnim Timbul Supodo Toto Surianto S. Utari, Dyah Wa Ode Israyani Wa Ode Nur Intan Yani, Dian Mardi Yasmine Octavia Yuliatin, Sri Zarra Febrianti