Claim Missing Document
Check
Articles

Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Model Problem Based Learning (PBL) dalam Mengembangkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Peserta Didik Masrukhah, Nurul; Zawawi, Irwani; Huda, Syaiful
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i3.760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas peserta didik selama diterapkan Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Model Problem Based Learning (PBL), dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik setelah diterapkan Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Model PBL. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pelaksanaan penelitian berlangsung di SMP Muhammadiyah 4 Kebomas dengan subjek 15 peserta didik dari kelas VII A, yang dipilih melalui metode purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan tes. Metode analisis data yang dipilih meliputi analisis data gaya belajar, analisis data aktivitas peserta didik, serta analisis data kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis kuantitatif deskriptif.  Hasil penelitian ini adalah: (1) Aktivitas peserta didik selama diterapkan Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Model Problem Based Learning (PBL) memperoleh hasil persentase sebesar 80,63%, termasuk dalam kriteria aktif. (2) Kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik setelah diterapkan Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Model Problem Based Learning (PBL) berkembang, kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik dengan gaya belajar auditorial menurut pentahapan Newman pada tes awal kurang mampu dalam memproses permasalahan dan penulisan jawaban, sedangkan pada tes akhir peserta didik mampu dalam memproses permasalahan dan penulisan jawaban. Kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik dengan gaya belajar kinestetik menurut pentahapan Newman pada tes awal juga kurang mampu dalam memproses permasalahan dan penulisan jawaban, sedangkan pada tes akhir peserta didik mampu dalam memproses permasalahan dan penulisan jawaban. Kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik setelah diterapkan Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Model Problem Based Learning (PBL) juga termasuk dalam kategori baik dengan nilai sebesar 83,33.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN MODUL AJAR UNTUK GURU PAUD DI KABUPATEN GRESIK Khikmiyah, Fatimatul; Huda, Syaiful; Yunita, Nourma
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2082-2091

Abstract

Modul ajar merupakan salah satu jenis perangkat pembelajaran yang digunakan oleh guru sebagai pemandu pada proses pembelajaran. Modul ajar ini mirip rencana pelaksanaan pembelajaran pada kurikulum sebelumnya. Modul ajar sebaiknya dikembangkan sendiri oleh guru agar sesuai dengan konteks lingkungan dan kebutuhan belajar muridnya, hal ini tidak terkecuali untuk guru pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sebagai hal yang baru, penyusunan modul ajar bukanlah hal yang mudah bagi guru PAUD. Kesulitan mereka terutama tentang kriteria modul ajar yang baik, proses penyusunannya dan bagaimana menyusun modul ajar yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan lingkungannya. Program pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman guru PAUD tentang konsep dan strategi pengembangan modul ajar serta pendampingan pengembangan modul ajar yang akan diimplementasikan pada semester genap tahun pelajaran 2021/2022.  Materi konsep dan prinsip pmbelajaran yang berpusat pada peserta didik ditambahkan juga pada kegiatan pengabdian ini agar guru lebih maksimal dalam memilih dan mendesain pembelajaran yang kontekstual, sesuai dengan minat anak dan berakar dari budaya bangsanya. Sasarn daroi program pengabdian ini adalah guru-guru pada program sekolah penggerak jenjang PAUD di lima sekolah di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Indonesia. Program pengabdaian dilakukan melalui workshop dan Focuss Group Discussion (FGD). Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah sepuluh modul ajar untuk semester genap tahun pelajaran 2021/2022. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru diketahui bahwa semua guru memiliki pemahaman yang lebih baik tentang terhadap komponen modul ajar, langkah-langkah penyusunan dan teknik penyusunannya. Selain itu, kegiatan pendampingan dapat meningkatkan kepercayaan diri para guru untuk berbagi dan mengimplementasikan modul ajar yang telah dikembangkan.
Pengaruh Kecemasan Matematika terhadap Koneksi Matematika, Pemahaman Konsep Matematika, dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Dina Sofiana; Sarwo Edy; Syaiful Huda
Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM Vol. 2 No. 1 (2026): Juni : Jurnal Edukasi dan Pembelajaran STEM
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jep.v2i1.650

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif yang memiliki tujuan untuk mengatahui adanya pengaruh kecemasan matematika terhadap koneksi matematika, pemahaman konsep matematika, dan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik SMP kelas VII pada semester genap tahun ajaran 2022/2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP se- Kecamatan Kebomas tahun pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 816 peserta didik dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin yang dilakukan secara proportionate claster random sampling dengan taraf kesalahan sebesar 5% sehingga jumlah sampel penelitian yang dipilih sebanyak 268 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner kecemasan matematika dan tes koneksi matematika, pemahaman konsep matematika, dan kemampuan pemecahan masalah matematika. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modelling (SEM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh negatif yang siginifikan antara kecemasan matematika terhadap pemahaman konsep matematika. (2) Terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara kecemasan matematika terhadap koneksi matematika. (3) Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara pemahaman konsep matematika terhadap koneksi matematika. (4) Terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara kecemasan matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. (5) Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara koneksi matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. (6) Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara pemahaman konsep matematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika.