Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Keterampilan Guru dalam Membuka dan Menutup Pembelajaran di SMP Negeri 7 Sinjai R. Nurhayati; Prima Mytra; Abu Darda; Magfira Urva; Rafiqa Sausan; Mirnawati
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 1 No. 1 (2024) : Mei 2024
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v1i1.242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan guru dan kendala yang dihadapi dalam membuka dan menutup pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode deskriptif. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah pedoman wawancara, lembar observasi dan lembar dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, display data dan verification serta menggunakan trianggulasi sumber. Subjek penelitian adalah guru PAI SMP Negeri 7 Sinjai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan guru SMPN 7 dalam membuka dan menutup pembelajaran telah dilaksanakan secara maksimal meskipun terdapat kendala waktu, titik fokus perhatian apalagi mata pelajaran dilaksankan setelah jam istirahat serta guru yang lupa menutup pembelajaran karena keasikan. Pentingnya keterampilan guru dalam kegiatan pembelajaran akan menjadi pondasi awal tercapainya tujuan pembelajaran serta terciptanya kesetaraan kemampuan antar siswa di dalam kelas.
Pembinaan Karakter Religius Melalui Pembelajaran Kisah Teladan Sahabat Nabi dan Hafalan Doa-Doa Harian di TPQ Al-Ikhlas Masjid Nurul Iman Desa Barani Pasta Bikul Khaerati; Mulkiyan; R. Nurhayati; Makmur Jaya Nur
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i2.503

Abstract

Melalui Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Santri seharusnya tidak hanya diberikan pembelajaran Al- Qur'an tetapi juga mendapatkan muatan tambahan lainnya berupa materi yang berorientasi pada pembentukan karakter religius. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pembinaan karakter religius Santri di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Al-Ikhlas melalui pembelajaran kisah teladan sahabat Nabi dan hafalan doa- doa harian. Pengabdian ini dilakukan kepada santri kelompok B dan kelompok C. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research. Sebagai tolak ukur ketercapaian tujuan pengabdian, maka diberikan evaluasi dalam bentuk soal tertulis esai untuk pembelajaran kisah teladan sahabat Nabi dan soal lisan untuk hafalan doa-doa harian. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa Santri yang awalnya hanya mengetahui hal-hal dasar dari Umar bin Al-Khattab, seperti nama dan status sebagai sahabat Nabi, mulai memiliki pengetahuan tambahan, terkhusus pada hal yang perlu diteladani dari Umar bin Al-Khattab. Kemudian, Pembinaan hafalan doa- doa harian menjadikan santri mengetahui doa-doa harian baru dan memiliki tambahan hafalan doa-doa harian.
Analisis Metode Drill dalam Menghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Darul Istiqomah Rismawati Rismawati; Takdir Takdir; R. Nurhayati
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/pedagogy.v3i1.712

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan yaitu: Kemampuan menghafal Al-Qur’an santri dengan menggunakan metode drill di Pesantren Darul Istiqomah. Penerapan metode drill di Pesantren Darul Istiqomah. Faktor penghambat dan pendukung penerapan metode drill terhadap kemampuan menghafal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan naturalistik. Subjek dalam penelitian muqriah dan santri berjumlah 5 orang di Kecamatan Sinjai. Hasil penelitian menunjukkan Metode drill yang dapat membantu santri di Pesantren Darul Istiqomah memperkuat memori dan meningkatkan kemampuan mengingat ayat Al-Qur'an. Dengan konsistensi dan kesungguhan dalam menerapkan metode drill, santri dapat menghafal Al-Qur'an dengan cepat akurat, mengembangkan kemampuan dan karakter yang baik. Penerapan metode drill dalam menghafal Al-Qur'an telah terbukti efektif meningkatkan kemampuan menghafal santri. Dengan mengulang-ulang ayat suci Al-Qur'an, santri dapat memperkuat memori dan meningkatkan kemampuan mengingat. Metode drill juga dapat membantu santri mengembangkan disiplin bertanggung jawab dalam proses belajar, sehingga mereka dapat menjadi lebih mandiri dan percaya diri. Faktor pendukung metode drill dalam menghafal Al-Qur'an di Pesantren Darul Istiqomah meliputi motivasi yang tinggi dari santri, lingkungan kondusif, guru yang berpengalaman mengajar tahfidz. Faktor penghambatnya meliputi kurangnya kesungguhan dan motivasi dari beberapa santri, serta keterbatasan waktu dan sumber daya yang mempengaruhi efektivitas metode drill.
Strategi Pembelajaran PAI Berbasis Ekoteologi Sebagai Upaya Penguatan Keterampilan Abad 21 Di Sekolah Dasar R. Nurhayati; Prima Mytra; Indah Sari; Siti Fatimahtu Sahra; Nur Vadilla
Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai Vol 5 (2026): Volume 5 Tahun 2026
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/sentikjar.v5i0.4581

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) pada tingkat Sekolah Dasar memiliki peranan penting dalam membangun karakter religius dan kepedulian sosial siswa. Di era globalisasi dan revolusi industri 4.0, penguatan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kemampuan bekerja sama, kreativitas, dan kesadaran lingkungan menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pembelajaran PAI berbasis ekoteologi sebagai upaya penguatan keterampilan abad ke-21 di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dengan menganalisis buku referensi, artikel jurnal ilmiah, serta dokumen akademik yang relevan dengan konsep ekoteologi, Pendidikan Agama Islam, dan keterampilan abad ke-21. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai ekoteologi dalam pembelajaran PAI melalui strategi pembelajaran kontekstual, pembelajaran berbasis proyek, diskusi pemecahan masalah, dan refleksi spiritual berpotensi meningkatkan kesadaran ekologis siswa serta mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif. Selain itu, pendekatan ini memperkuat pemahaman ajaran Islam secara holistik dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, strategi pembelajaran PAI berbasis ekoteologi dapat menjadi alternatif pedagogis yang inovatif dan relevan dalam menjawab tantangan pendidikan abad ke-21 di tingkat Sekolah Dasar.
Langkah Strategis Guru Fikih dalam Menumbuhkan Iklim Belajar yang Kondusif di MIN 1 Sinjai R Nurhayati; Syamsir Syamsir; Agus Suwito; Makmur Jaya Nur
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 17 No 2 (2025): Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v17i2.4226

Abstract

Teachers as the spearhead of the educational process, play a strategic role in creating and maintaining a conducive learning climate. This study aims to describe the strategies of Fiqh teachers in creating a conducive classroom climate at MIN 1 Sinjai and the obstacles faced in its implementation. The study used a qualitative approach with descriptive methods, and data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The study revealed that the strategic steps of Fiqh teachers include: (1) building harmonious relationships with students through open communication and empathy; (2) providing a clean, comfortable, and adaptable physical classroom environment; (3) encouraging interaction between students based on Islamic values ​​such as mutual respect and mutual cooperation; (4) motivating student activity through various assignments, group discussions, and question and answer sessions; and (5) implementing discipline through mutually agreed rules and giving awards for student achievements. The main challenges include the variety of student characters and abilities, plus less obedient students, so patience and a flexible teaching approach are needed to maintain a conducive classroom climate. This strategy has proven crucial in creating a safe, orderly, and optimal classroom atmosphere for successful Fiqh learning. The implications of this research for Islamic jurisprudence teachers are the need for teacher training in inclusive classroom strategies, the development of an interaction-based curriculum for Islamic education, and continuous evaluation to overcome obstacles to student character, in order to create productive and adequate learning.
Implementation of the Sociodrama Model in Developing Social Competence and Empathy of PGMI Students in the Sociology and Anthropology of Education Course Hasmiati Hasmiati; Laeli Qadrianti; Diarti Andra Ningsih; R. Nurhayati; Nurhasanah; Wahyuningsih Wahyuningsih
Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Vol 11 No 01 (2026): Volume 11 Nomor 1 2026
Publisher : Universitas Islam Ahmad dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jpdk.v11i01.4152

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model sosiodrama dalam mata kuliah Sosiologi Antropologi Pendidikan serta dampaknya terhadap pengembangan kompetensi sosial dan empati mahasiswa Program Studi PGMI. Subjek penelitian terdiri dari 27 mahasiswa semester II yang terlibat aktif dalam 16 kali pertemuan. Tujuh pertemuan awal difokuskan pada pembekalan teori sosiologi dan antropologi pendidikan, sementara sesi setelah UTS diarahkan pada penyusunan skenario dan pementasan sosiodrama berdasarkan isu sosial yang ditemukan di lingkungan nyata. Tema yang diangkat meliputi diskriminasi budaya di sekolah, relasi kuasa dalam kelas, dan marginalisasi terhadap siswa dari keluarga tidak mampu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model sosiodrama mendorong perubahan signifikan dalam dinamika pembelajaran. Mahasiswa yang semula pasif mulai menunjukkan partisipasi aktif, sementara yang dominan belajar memberi ruang bagi keterlibatan kolektif. Proses penghayatan peran sosial membangun empati dan kesadaran sosial secara mendalam. Diskusi reflektif pasca pementasan menjadi wadah pembelajaran kritis yang membongkar prasangka dan memperkuat kesadaran etis. Temuan ini selaras dengan teori role-taking (Mead), experiential learning (Kolb, Rogers), dan empathic arousal (Hoffman).Sosiodrama efektif sebagai strategi pedagogis untuk membentuk karakter sosial mahasiswa, menjembatani teori akademik dengan realitas sosial, serta mendukung pendidikan Islam yang transformatif dan humanis. Kata kunci: sosiodrama, empati, kompetensi sosial, pembelajaran sosiologi antropologi, pendidikan.
Sosialisasi Penggunaan Media Sosial Yang Bijak Di Desa Lamatti Riawang Faridah Faridah; R Nurhayati; Anis Fuadi
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 2 No 2 (2023): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v2i1.2204

Abstract

Penggunaan media sosial dewasa ini tidak dapat dibendung lagi seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Tidak dapat dipungkiri media sosial juga banyak digunakan oleh kaum ibu. Penggunaan media sosial secara bijak akan sangat bermanfaat bagi penggunanya. Oleh karena itu kepada masyarakat perlu diberikan pengetahuan bahwa penggunaan media sosial yang keliru dapat berakibat yang merugikan bahkan dapat berurusan dengan hukum.Penggunaan media sosial dewasa ini tidak dapat dibendung lagi seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Tidak dapat dipungkiri media sosial juga banyak digunakan oleh kaum ibu. Penggunaan media sosial secara bijak akan sangat bermanfaat bagi penggunanya. Oleh karena itu kepada masyarakat perlu diberikan pengetahuan bahwa penggunaan media sosial yang keliru dapat berakibat yang merugikan bahkan dapat berurusan dengan hukum.
Implementasi Media Pembelajaran Interaktif (MPI) Berbasis Canva Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Di SD Muhammadiyah Sinjai R Nurhayati; Kusnadi; Muhammad Kadir; Andi Ahmad Hafidz Mutaalli; Muflihun
INKAMKU : Integrasi Akademisi dan Masyarakat yang Berkualitas Vol 5 No 1 (2026): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v5i1.4357

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan catur darma Perguruan tinggi Universitas Islam Ahmad Dahlan yang penulis laksanakan pada tanggal 13-14 Mei 2024 di SD Muhammadiyah Sinjai. Sasaran dalam pembelajaran ini ialah anak kelas 4 SD sebanyak 7 orang siswa. Media pembelajaran memegang peranan penting dalam mendukung proses pembelajaran, terutama dalam memahamkan konsep-konsep keagamaan. Salah satu aspek keagamaan yang esensial adalah tatacara berwudhu dalam agama Islam. Di dalam pengabdian ini ada beberapa metode yang digunakan seperti perencanaan yaitu mengkomunikasikan kepada pihak sekolah tentang pengabdian yang akan dilaksanakan, pelaksanaan yaitu suatu proses di mana penulis melaksanakan kegiatannya pembelajaran dan refleksi yaitu melakukan praktek tatacara berwudhu dan menguji kembali pemahaman siswa sampai mana siswa itu paham dengan materi pelajaran yang sudah diberikan Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan media pembelajaran interaktif berbasis Canva yang dapat meningkatkan keaktifan, pemahaman dan keterlibatan peserta didik dalam mempelajari tata cara berwudhu. Pembelajaran ini dilakukan dengan mengintegrasikan fitur-fitur interaktif Canva, seperti gambar, teks, dan elemen desain grafis lainnya, guna menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan mudah dipahami. menunjukkan bahwa media pembelajaran ini mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap tata cara berwudhu. Respons positif juga diperoleh dari guru sebagai pengajar dan peserta didik terkait kemudahan penggunaan, kreativitas desain, dan daya tarik visual media pembelajaran ini. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis Canva untuk materi tata cara berwudhu dapat dijadikan alternatif yang efektif dalam proses pembelajaran keagamaan di sekolah atau lembaga pendidikan lainnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap metode pembelajaran berbasis teknologi, khususnya dalam konteks pemahaman tata cara berwudhu sebagai bagian integral dari kehidupan beragama dan dapat pula meningkatkan keaktifan belajar siswadalam pembelajaran.
Pendekatan Deep Learning sebagai Inovasi Pembelajaran PAI di Sekolah Menengah Atas (SMA) R. Nurhayati; Siti Fatimahtu Sahra; Irwin Hidayat; Selfianugrah
Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai Vol 4 (2025): Volume 4 Tahun 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/sentikjar.v4i0.4105

Abstract

Dalam pendidikan modern, penerapan deep learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA menghadirkan pendekatan inovatif yang lebih reflektif dan kontekstual. Metode ini membuka peluang bagi pengalaman belajar yang lebih bermakna, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dasar deep learning, penerapannya dalam pembelajaran PAI, serta efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konseptual dan pembentukan karakter siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk menggali secara mendalam berbagai teori, konsep, dan temuan empiris yang relevan dengan topik penelitian, khususnya yang berkaitan dengan deep learning dan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini mengkaji berbagai sumber literatur, seperti buku ilmiah, artikel jurnal terakreditasi, prosiding seminar, serta hasil penelitian terdahulu yang memiliki keterkaitan substansial dengan fokus kajian. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan deep learning dapat meningkatkan antusiasme dan partisipasi aktif siswa, memperkuat pemahaman materi secara mendalam, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan reflektif. Integrasi teknologi serta peran guru yang kompeten menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi pendekatan ini. Secara keseluruhan, pendekatan deep learning menunjukkan hasil yang efektif dalam membentuk karakter dan kesadaran spiritual yang aplikatif, sehingga mempersiapkan siswa menghadapi tantangan kehidupan di era modern secara lebih baik dan relevan.