Claim Missing Document
Check
Articles

Pembentukan Kelompok Kader Penyuluh IVA (Inspeksi Asam Asetat) sebagai Upaya Skrining Kanker Serviks Intan Gumilang Pratiwi; Fitra Arsy Nur Cory'ah; Syajaratuddur Faiqah
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 02 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i02.3642

Abstract

Di Provinsi NTB ditemukan 958 kasus kanker serviks, dimana jumlah ini lebih banyak dari jumlah penderita kanker payudara. Deteksi dini kanker leher rahim dengan IVA adalah pemeriksaan leher rahim secara visual dengan menggunakan asam cuka. Kader merupakan perpanjangan tangan tenaga kesehatan, untuk membantu masyarakat hidup sehat secara mandiri. Salah satu solusi untuk meningkatkan cakupan IVA adalah membentuk kelompok kader sebagai penyuluh deteksi dini kanker serviks. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah Pembentukan Kelompok Kader Penyuluh IVA (Inspeksi Asam Asetat) Sebagai Upaya Skrining Kanker Serviks di Desa Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif-transformatif, yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari identifikasi masalah hingga pemberdayaan kader. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil membentuk kelompok kader penyuluh IVA sebagai garda terdepan dalam upaya skrining kanker serviks di tingkat komunitas. Para kader yang telah dilatih menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta sikap positif terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks melalui metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA).
Association of Consumption Patterns and Eating Habits with Household Nutritional Status in Mountainous and Coastal Areas of Banyuwangi Dea Amanda Caressa; Intan Gumilang Pratiwi
Indonesian Health Issue Vol. 5 No. 1 (2026): FEBRUARY
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/inhis.v5i1.153

Abstract

Family nutritional status remains a major public health concern, particularly in regions with diverse geographical characteristics that influence food availability and dietary behavior. Variations in dietary patterns and eating habits between mountainous and coastal areas may contribute to differences in nutritional outcomes at the household level. This study aimed to examine the association between dietary patterns and eating habits with family nutritional status and to identify regional differences in these associations in Banyuwangi Regency, Indonesia. A quantitative cross-sectional study was conducted from August to September 2025 involving 110 families selected using multistage sampling. Data were collected through a locally adapted Food Frequency Questionnaire (FFQ), structured eating habit questionnaires, and anthropometric measurements based on WHO standards. Statistical analyses included descriptive statistics, Chi-Square tests, and multivariate logistic regression. The results indicated that a substantial proportion of families exhibited inadequate dietary patterns and unhealthy eating habits, alongside significant differences in nutritional status between mountainous and coastal regions. Both dietary patterns and eating habits were significantly associated with family nutritional status after adjusting for potential confounders, with inadequate dietary patterns emerging as the strongest determinant. Stratified analysis revealed regional-specific determinants, where dietary patterns were more influential in mountainous areas, while eating habits played a greater role in coastal areas. In conclusion, improving family nutritional status requires region-specific nutrition interventions that address local food systems and promote balanced dietary practices through targeted nutrition education.
Edukasi Dedikasi Cerdik Devana (Deteksi Dini Cegah Kanker Serviks Dengan IVA TES Dan HPV DNA) Intan Gumilang Pratiwi; Nyoman Christiani Ayu; Baiq Rizka Herliana; Indah Sari; Ni Komang Ayu Suarthaningsih; Eka Pratna Dewi; Sri Maylani
Jurnal Pengabdian Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpi.v2i3.4565

Abstract

Tumor ganas atau yang biasa disebut kanker adalah sekelompok penyakit yang dapat menyerang bagian tubuh manusia mana pun. Salah satu ciri khas dari kanker adalah tumbuhnya sel-sel abnormal dengan cepat sehingga melampaui batas biasanya, kemudian dapat menyerang bagian tubuh yang berdekatan dan menyebar ke organ lain, dan proses terakhir disebut sebagai metastasis yang merupakan penyebab utama kematian. Kanker adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia, Menurut data World Health Organitation (WHO), pada tahun 2020 di seluruh dunia terdapat 19,2 juta kasus kanker baru, terhitung hampir 10 juta kematian pada tahun 2020. Setiap wanita beresiko terkena penyakit kanker baik kanker payudara maupun kanker serviks atau kanker leher Rahim. Data Global Burden Of Cancer Study (Globocan) menyebutkan di tahun 2018 terdapat 18,1 juta kasus baru dengan angka kematian sebesar 9,6 juta kematian, dimana 1 dari 5 laki-laki dan 1 dari 6 perempuan di dunia mengalami kejadian kanker. Data tersebut juga menyatakan 1 dari 8 laki-laki dan 1 dari 11 perempuan meninggal karena kanker. oleh karena itu diperlukan suatu oeningkatan pengetahuan masyarakat tentang deteksi dini kanker serviks melalui IVA dan HPV DNA