Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Exploring Spiritual-Based Transformational Leadership Indicators in Palu City Hospital: A Qualitative Study Kolomboy, Fajrillah; Rizkaningsih, Rizkaningsih; Syamsu, Andi Fatmawati
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i3.2299

Abstract

Due to contextual issues, including social culture and pluralism, spiritual-based leadership in the nursing field has rarely received attention, resulting in comparatively few research projects. Whereas such research can lead to a spiritually supportive environment, benefiting the patients, nurses, and organizations. Current research aims to explore indicators of spiritual-based transformational leadership in Palu City Hospital. This research was done qualitatively through a grounded theory approach and Focus Group Discussion (FGD). In this case, 12 informants were chosen by purposive sampling. The instrument used was Focus Group Discussion (FGD) guidelines. In this study, the results of the FGD were analyzed using the N Vivo 12 Plus. Based on the qualitative data analysis results, a spiritual-based transformational leadership required three primary skill indicators, namely emotional skills, including emotional proficiency and emotional intelligence, spiritual skills including spiritual attitudes and spiritual intelligence, and social skills, namely being able to behave socially. For further research, it is necessary to carry out model intervention and model evaluation under new normal conditions and add other variable components such as performance and commitment.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM STIMULASI, DETEKSI DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG PADA BALITA Fatmawati Syamsu, Andi; Kolomboy, Fajrillah; Rizkaningsih, Rizkaningsih
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4693-4699

Abstract

Pemantauan tumbuh kembang anak pada 1.000 hari pertama kehidupan sangat penting, yaitu mulai dari saat pembuahan di dalam Rahim ibu sampai anak berusia 2 tahun. Pemantauan (skrinning) ini ditujukan untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan anak dan menemukan secara dini gangguan tumbuh kembang sehingga dapat ditindaklanjuti segera hasilnya agar lebih baik. Analisis situasi di Posyandu Dahlia di Kelurahan Talise Kota Palu ditemukan masalah yang ada yaitu terbatasnya pengetahuan kader dalam melakukan stimulasi, deteksi dan intervensi tumbuh kembang pada balita (SDIDTK). Kegiatan pengabdian berprioritas pada pemberdayaan kader posyandu dalam stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang pada balita. Program ini dilakukan dengan cara penyuluhan kesehatan. Tujuan program ini adalah kader mampu mengetahui dan mengimplementasikan SDIDTK dalam program posyandu dalam pemantauan tumbuh kembang anak secara efisien. Metode pelaksanaan dilakukan dengan menggunakan pendekatan edukasi berupa penyuluhan dan demonstrasi kepada kader posyandu berjumlah 5 orang. Pengabdian ini diawali dengan penyuluhan kemudian dilanjutkan dengan pengukuran tingkat pengetahuan dan sikap kader. Hasil dari pengabdian masyarakat ini terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 33,64% dan sikap sebesar 28% dari sebelum dilakukan penyuluhan dan sesudah dilakukan penyuluhan.
EDUKASI KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI GAGAL GINJAL DI KELURAHAN LABUAN BAJO KABUPATEN DONGGALA Syamsu, Andi Fatmawati; Rizkaningsih, Rizkaningsih; Kolomboy, Fajrillah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29450

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) masih merupakan masalah kesehatan yang menjadi penyebab tingginya angka kesakitan dan kematian di dunia pada umumnya dan di Indonesia pada PTM khususnya hipertensi dan diabetes mellitus seringkali berujung pada komplikasi salah satunya penyakit gagal ginjal dan menjadi penyumbang yang signifikan beban pembiayaan kesehatan di Indonesia. Analisis situasi di Kelurahan Labuan Bajo Kota Donggala di temukan masalah tingginya kasus Penyakit Tidak menular (PTM) seperti hipertensi diabetes mellitus, penyakit sendi dan perilaku konsumsi obat-obatan bebas seperti anti nyeri jangka panjang  dapat menjadi masalah di masyarakat diakibatkan oleh perilaku dan kebiasaan masyarakat dalam mengatasi penyakitnya yang dapat meningkatkan factor resiko untuk terkena penyakit lainnya seperti gagal ginjal. Hal ini dikarenakan masih kurangnya pengetahuan masyarakat dalam pencegahan dan deteksi dini penyakit gagal ginjal. Tujuan program ini adalah masyarakat dapat mengettahui pencegahan dan deteksi dini penyakit gagal ginjal. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan edukasi berupa penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat berjumlah 30 peserta dan dilakukan pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap pencegahan dan deteksi dini gagal ginjal dengan kategori baik pada pre test 33,3% dan meningkat menjadi 76,7 % pada post test. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah dilakukan edukasi dan deteksi dini.
PEMBERDAYAAN KELUARGA PASIEN DALAM KESELAMATAN PASIEN DI POLIKLINIK RSUD ANUTAPURA PALU Kolomboy, Fajrillah; Patompo, Mohamad Fadli Dg; Rizkaningsih, Rizkaningsih; Syamsu, Andi Fatmawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31006

Abstract

Keselamatan pasien merupakan masalah kesehatan global dan menjadi isu kesehatan yang sangat kompleks serta melibatkan banyak pihak. Setiap tahunnya terjadi 134 Juta Kasus dan berkontribusi terhadap 2,6 juta kematian yang terjadi dinegara yang berpenghasilan rendah dan menengah serta kegagalan langkah keselamatan pasien Sekitar 15% menguras biaya Rumah sakit. Ketidakpedulian akan keselamatan pasien menyebabkan kerugian bagi pasien dan pihak rumah sakit. Keluarga pasien salah satu komponen yang berperan dalam peningkatan keselamatan pasien. Pentingnya peran keluarga dalam memantau kebutuhan pasien, pengobatan dan perawatan pasien yang merupakan sistem pendukung pertama dan utama bagi individu pasien. Tujuan kegiatan pengabdian ini Untuk Memberdayakan keluarga pasien dalam insiden keselamatan pasien di polik klinik RSU Anutapura Palu. Dengan metode pengabdian masyarakat berupa pemberian edukasi.. Analisis data pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta.. pemberdayaan keluarga dalam meningkatkan keselamatan pasien melalui kegiatan penyuluhan, dialog interaktif, dan distribusi leaflet memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan peserta. Saran kegiatan ini yaitu Peningkatan Kegiatan Edukasi dengan melakukan kegiatan edukasi secara berkelanjutan dengan pendekatan yang kreatif dan partisipatif agar peserta lebih terlibat.
Intervensi Supportive Educative Terhadap Selfcare Management Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Talise Rizkaningsih Rizkaningsih; Fajrillah Kolomboy; Ismunandar Wahyu Kindang; Andi Fatmawati Syamsu
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32119

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling sering terjadi dan merupakan faktor risiko utama kematian. Penyakit ini dapat diatasi melalui manajemen diri yang efektif, tetapi banyak pasien yang tidak dapat melakukan ini dengan baik. Intervensi supportive educative dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan self-care management pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh intervensi supportive educative terhadap self-care management pada penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan metode pretest posttest with control group design. Sampel pada penelitian terdiri dari 60 orang yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan sebanyak 30 orang yang diberikan intervensi supportive educative dan kelompok kontrol sebanyak 30 orang yang diberikan edukasi leaflet tentang penyakit hipertensi Instrument yang digunnakan pada penelitian ini yaitu menggunakan Hypertension Self Management Behavior Quetionnaire (HSMBQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi supportive educative efektif dalam meningkatkan self-care management pada penderita hipertensi. Setelah intervensi, skor self-care management pada kelompok intervensi lebih tinggi dengan rerata (120,03) dibandingkan dengan kelompok control dengan rerata (91,47). Hasil ini didukung oleh uji wilxocon yang menunjukkan p-value = 0.000, < 0.05 bahwa perbedaan antara kedua kelompok sangat signifikan. Intervensi supportive educative sangat efektif dalam meningkatkan self-care management pada penderita hipertensi. Intervensi ini dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan kemandirian perawatan diri pada penderita hipertensi, yang pada gilirannya dapat mengurangi risiko komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Kata Kunci: Hipertensi, Supportive educative, selfcare management
Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Anak Usia Sekolah Dasar Dengan Menggunakan Story Telling: Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) in Elementary School Children Using Storytelling Andi Fatmawati Syamsu; Fitria Masulili; Supriadi; Rzkaningsih; Fajrillah Kolomboy; Nurul Fitrah; Jhodi Wijaya Tapa; Astuti K. Datuamas; Vindi Nadilasari
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 4: April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i4.11092

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya sejak usia dini. Namun, pada kenyataannya masih banyak anak usia sekolah dasar yang belum menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, seperti kurangnya kebiasaan mencuci tangan dengan benar, tidak menjaga kebersihan diri, serta kurangnya pemahaman tentang pentingnya hidup sehat. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular di lingkungan sekolah dan rumah. Oleh karena itu, perlu adanya pendekatan edukatif yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak-anak dalam menanamkan nilai-nilai PHBS. Solusi yang diusulkan dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan edukasi PHBS kepada siswa sekolah dasar melalui metode storytelling atau mendongeng. Metode ini dipilih karena lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah dasar, yang cenderung lebih mudah menyerap informasi melalui cerita yang disampaikan secara interaktif dan menyenangkan. Dalam kegiatan ini, tim pengabdi akan menyampaikan materi PHBS yang mencakup pentingnya mencuci tangan, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta pola hidup sehat lainnya, melalui cerita bergambar dan interaksi langsung. Setelah sesi dongeng, kegiatan akan dilanjutkan dengan praktik cuci tangan pakai sabun yang baik dan benar sesuai dengan panduan WHO, dengan melibatkan siswa secara langsung. Target luaran dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar terhadap pentingnya PHBS, serta keterampilan siswa dalam melakukan praktik cuci tangan yang benar. Selain itu, luaran tambahan berupa dokumentasi kegiatan (foto dan video), artikel publikasi di media sosial atau media lokal, serta laporan kegiatan akan disusun sebagai bentuk diseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat. Rencana kegiatan terdiri dari beberapa tahap, yaitu: (1) koordinasi dengan pihak sekolah dasar yang menjadi mitra kegiatan, (2) penyusunan dan persiapan materi dongeng serta media pendukung seperti poster dan alat peraga, (3) pelaksanaan kegiatan edukasi PHBS melalui metode storytelling dan praktik cuci tangan, serta (4) evaluasi sederhana untuk mengukur pemahaman siswa sebelum dan sesudah kegiatan, dan (5) penyusunan laporan serta publikasi hasil kegiatan. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan edukatif, diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif terhadap perilaku hidup bersih dan sehat siswa sejak dini, serta mendukung upaya pencegahan penyakit berbasis masyarakat.
Co-Authors Abd Farid Lewa Adhyanti Agusrianto Ahsan Ahsan Aminuddin Aminuddin Aminudin Aminudin Amsal Andi Fatmawati Andi Fatmawati Syamsu Andi Fatmawati Syamsu Anna Veronica Pont Ansar Ansar Arsyad, Gusman Asrawaty Asrawaty Asri Widyayanti Astuti K. Datuamas Azizah Saleh Azwar Azwar Baiq Emy Baiq Emy Nurmalisa Candriasih, Putu Christina Entoh Christine Christine Condeng, Baharuddin Dafrosia Darmi Manggasa Dedi Mahyudin Syam Diah Ayu Hartini Diana Nurhayati Sinurat Djadid Subchan Djunaedil Syukur Sulaeman Dwi Erma Kusumawati Dwi Kartika Eka S. Riyanto Ekasari Dewi Pertiwi Elfyrah Faisal Evie, Sova Fahmi Hafid Faisal, Elvyrah Fatmawati Syamsu, Andi Firdaus Hi Jahja Kunoli Fitria Masulili Gusman Hadina Hadina, Hadina Hadriani Hadriani Hamsiah Hamsiah Hana W. Jun, Chen Hanum Sasmita Hasbunsyah Hasbunsyah Hasdrini Hasnawati Hasnawati Hasni Hasni Hastuti Usman Hastuti Usman I Wayan Supetran I Wayan Supetran Indro Subagyo Irsanty Collein Ismunandar Wahyu Kindang Jhodi Wijaya Tapa Jun Cen, Hana W. Junaidi Junaidi Kadar Ramadhan Lili Suryani Linda Linda Lindanur Sipatu Lisda Widianti Longgupa Lisnawati Mardani Mangun Masda Masda Masudin Masudin Mercy Joice Kaparang Moammar Safari Mohamad Fadli Dg. Patompo Muliani Nasrul Ndama, Metrys Ni Made Ridla Nilasanti Nilda Yulita Siregar Niluh Nita Silfia Nirva Rantesigi Nitro Galenso Novarianti Novarianti Nurarifah Nurarifah Nurfatimah Nurfatimah Nurindah Nurindah Nurjaya Nurmiaty Nursalam Nursalam Nurul Fitrah Olkamien J. Longulo Pangaribuan, Helena Patompo, Mohamad Fadli Dg Raoda Rina Tampake Rizkaningsih Rizkaningsih Rizkaningsih Rizkaningsih, Rizkaningsih Ros Arianty Ros Arianty Rusneni Rzkaningsih Saharudin Saharudin Salman Saman Selvi Alfrida Mangundap Sigit M. Nuzul Silfia, Niluh Nita Siti Hadijah Batjo Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri M. Hasan Sri Restu Tempali Sri Yanti Kusika Sudarman H Melangka, Yulianus Sukmawati Sukmawati Sumiaty Sumiaty Sunadi, Apri Supriadi Supriadi Supriadi Abd Malik Syamsul Arifin T. Iskandar Faisal Taqwin Taqwin Tintin Sukartini Sukartini, Tintin Sukartini Tjitrowati Djaafar Tondong, Henrietta Imelda Vindi Nadilasari Wery Aslinda Wery Aslinda Widya Pani Wijianto Yasmin H Yasmin H Zainul