Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Stimulasi, Deteksi Dan Intervensi Tumbuh Kembang (Sdidtk) Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Toaya Kabupaten Donggala: Empowerment of Posyandu Cadres in Stimulation, Detection and Intervention of Growth and Development (Sdidtk) in Toddlers in the Working Area of ??Toaya Health Center, Donggala Regency Andi Fatmawati Syamsu; Hastuti Usman; Fajrillah Kolomboy; Rizkaningsih
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7912

Abstract

Pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk menjamin setiap warga Negara termasuk anak untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar yang tertuang dalam no 2 tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal dan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 4 tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal BidangKesehatan. Pelayanan Kesehatan Balita di dalamnya meliputi pemantauan pertumbuhan dan perkembangan, pemberian imunisasi dasar dan lanjutan. Kesehatan anak merupakan salah satu aspek atau bagian dari kesehatan masyarakat yang di dalamnya termasuk tumbuh kembang anak balita dan keterampilan dalam melakukan deteksi secara dini adanya disfungsional tumbuh kembang anak balita. Bayi di bawah lima tahun atau Balita dianggap sebagai usia yang rentan dan kritis. Hal ini terjadi akibat dalam pemenuhan kebutuhan gizi dan stimulasi kurang baik akan berdampak ke fisik dan mental anak. Pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada anak balita akan memiliki pengaruh yang besar pada kualitas anak tersebut saat dewasa. Kader Posyandu adalah anggota masayarakat yang dipilih untuk membantu pelayanan di Posyandu yang berada di dalam desa Toaya, Palu. Para kader ini adalah potensi terbesar sebagai kelompok yang tanggap terhadap skrining masalah tumbuh kembang anak. Untuk dapat menjadi kelompok yang tanggap terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak, para kader perlu diberikan pengetahuan dan keterampilan dalam menjalankan tugasnya. Sasaran dari pengabdian masyarakat ini adalah anggota Kader Posyandu Desa Toaya Palu, yang berjumlah 170 orang. Kegiatan yang akan dilakukan yaitu pemberian edukasi dan pelatihan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) Pada Balita. Luaran yang akan dicapai dalam kegaiatan pengabdian pada masyarakat ini antara lain: publikasi hasil kegiatan berupa Modul dan Video yang di HAKI kan, publikasi pada jurnal terkareditasi.
Analysis Of The Effectiveness Of A Spiritual-Based Transformational Leadership Workshop In Enhancing Head Nurses' Capacity For Patient Safety At Hospitals In Central Sulawesi Kolomboy, Fajrillah; Sipatu, Lindanur; Rizkaningsih, Rizkaningsih; Syamsu, Andi Fatmawati; Jun Cen, Hana W.
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 11 No 2 (2025): August 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v11i2.1948

Abstract

Patient safety is a global health problem and is a very complex health issue that involves many parties. Factors that influence the increase in unsafe patient incidents in hospitals include a weak patient safety culture. Indifference to patient safety causes harm to patients and hospitals. In order to overcome this, the role of leaders as key figures is needed to foster a patient safety culture. With transformational leadership, it is hoped that people will be able to demonstrate a visionary attitude and have the ability to convince others to make changes, prioritize common interests, and motivate other people or groups to achieve goals. To determine the knowledge and skills of all Heads of the Room in implementing a spiritual-based transformational leadership model before and after the workshop. This study used a quasi-experimental method, namely a pre-test and post-test, with a population of 72 ward heads in type B hospitals throughout Central Sulawesi. The number of samples in this study was 40 people, and the results were obtained using the accidental sampling formula. This study was conducted from January to September 2024 in type B hospitals throughout Central Sulawesi. Data analysis was performed using the Wilcoxon test, which showed an increase in scores on the knowledge and skills variables before and after the workshop, with an average of 20.50, with a significance value of p-value for both knowledge and skills variables of 0.000 <0.05.. There is an influence of the workshop on increasing the knowledge and skills of the Head of the Room in implementing the spiritual-based transformational leadership model before and after the workshop. to obtain more complex results, further research needs to be conducted using the Focus Group Discussion (FGD) method..
Exploring Spiritual-Based Transformational Leadership Indicators in Palu City Hospital: A Qualitative Study Kolomboy, Fajrillah; Rizkaningsih, Rizkaningsih; Syamsu, Andi Fatmawati
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i3.2299

Abstract

Due to contextual issues, including social culture and pluralism, spiritual-based leadership in the nursing field has rarely received attention, resulting in comparatively few research projects. Whereas such research can lead to a spiritually supportive environment, benefiting the patients, nurses, and organizations. Current research aims to explore indicators of spiritual-based transformational leadership in Palu City Hospital. This research was done qualitatively through a grounded theory approach and Focus Group Discussion (FGD). In this case, 12 informants were chosen by purposive sampling. The instrument used was Focus Group Discussion (FGD) guidelines. In this study, the results of the FGD were analyzed using the N Vivo 12 Plus. Based on the qualitative data analysis results, a spiritual-based transformational leadership required three primary skill indicators, namely emotional skills, including emotional proficiency and emotional intelligence, spiritual skills including spiritual attitudes and spiritual intelligence, and social skills, namely being able to behave socially. For further research, it is necessary to carry out model intervention and model evaluation under new normal conditions and add other variable components such as performance and commitment.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM STIMULASI, DETEKSI DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG PADA BALITA Fatmawati Syamsu, Andi; Kolomboy, Fajrillah; Rizkaningsih, Rizkaningsih
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i12.4693-4699

Abstract

Pemantauan tumbuh kembang anak pada 1.000 hari pertama kehidupan sangat penting, yaitu mulai dari saat pembuahan di dalam Rahim ibu sampai anak berusia 2 tahun. Pemantauan (skrinning) ini ditujukan untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan anak dan menemukan secara dini gangguan tumbuh kembang sehingga dapat ditindaklanjuti segera hasilnya agar lebih baik. Analisis situasi di Posyandu Dahlia di Kelurahan Talise Kota Palu ditemukan masalah yang ada yaitu terbatasnya pengetahuan kader dalam melakukan stimulasi, deteksi dan intervensi tumbuh kembang pada balita (SDIDTK). Kegiatan pengabdian berprioritas pada pemberdayaan kader posyandu dalam stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang pada balita. Program ini dilakukan dengan cara penyuluhan kesehatan. Tujuan program ini adalah kader mampu mengetahui dan mengimplementasikan SDIDTK dalam program posyandu dalam pemantauan tumbuh kembang anak secara efisien. Metode pelaksanaan dilakukan dengan menggunakan pendekatan edukasi berupa penyuluhan dan demonstrasi kepada kader posyandu berjumlah 5 orang. Pengabdian ini diawali dengan penyuluhan kemudian dilanjutkan dengan pengukuran tingkat pengetahuan dan sikap kader. Hasil dari pengabdian masyarakat ini terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 33,64% dan sikap sebesar 28% dari sebelum dilakukan penyuluhan dan sesudah dilakukan penyuluhan.
EDUKASI KESEHATAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI GAGAL GINJAL DI KELURAHAN LABUAN BAJO KABUPATEN DONGGALA Syamsu, Andi Fatmawati; Rizkaningsih, Rizkaningsih; Kolomboy, Fajrillah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29450

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) masih merupakan masalah kesehatan yang menjadi penyebab tingginya angka kesakitan dan kematian di dunia pada umumnya dan di Indonesia pada PTM khususnya hipertensi dan diabetes mellitus seringkali berujung pada komplikasi salah satunya penyakit gagal ginjal dan menjadi penyumbang yang signifikan beban pembiayaan kesehatan di Indonesia. Analisis situasi di Kelurahan Labuan Bajo Kota Donggala di temukan masalah tingginya kasus Penyakit Tidak menular (PTM) seperti hipertensi diabetes mellitus, penyakit sendi dan perilaku konsumsi obat-obatan bebas seperti anti nyeri jangka panjang  dapat menjadi masalah di masyarakat diakibatkan oleh perilaku dan kebiasaan masyarakat dalam mengatasi penyakitnya yang dapat meningkatkan factor resiko untuk terkena penyakit lainnya seperti gagal ginjal. Hal ini dikarenakan masih kurangnya pengetahuan masyarakat dalam pencegahan dan deteksi dini penyakit gagal ginjal. Tujuan program ini adalah masyarakat dapat mengettahui pencegahan dan deteksi dini penyakit gagal ginjal. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan edukasi berupa penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat berjumlah 30 peserta dan dilakukan pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil dari pengabdian masyarakat ini terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap pencegahan dan deteksi dini gagal ginjal dengan kategori baik pada pre test 33,3% dan meningkat menjadi 76,7 % pada post test. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah dilakukan edukasi dan deteksi dini.
PEMBERDAYAAN KELUARGA PASIEN DALAM KESELAMATAN PASIEN DI POLIKLINIK RSUD ANUTAPURA PALU Kolomboy, Fajrillah; Patompo, Mohamad Fadli Dg; Rizkaningsih, Rizkaningsih; Syamsu, Andi Fatmawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31006

Abstract

Keselamatan pasien merupakan masalah kesehatan global dan menjadi isu kesehatan yang sangat kompleks serta melibatkan banyak pihak. Setiap tahunnya terjadi 134 Juta Kasus dan berkontribusi terhadap 2,6 juta kematian yang terjadi dinegara yang berpenghasilan rendah dan menengah serta kegagalan langkah keselamatan pasien Sekitar 15% menguras biaya Rumah sakit. Ketidakpedulian akan keselamatan pasien menyebabkan kerugian bagi pasien dan pihak rumah sakit. Keluarga pasien salah satu komponen yang berperan dalam peningkatan keselamatan pasien. Pentingnya peran keluarga dalam memantau kebutuhan pasien, pengobatan dan perawatan pasien yang merupakan sistem pendukung pertama dan utama bagi individu pasien. Tujuan kegiatan pengabdian ini Untuk Memberdayakan keluarga pasien dalam insiden keselamatan pasien di polik klinik RSU Anutapura Palu. Dengan metode pengabdian masyarakat berupa pemberian edukasi.. Analisis data pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta.. pemberdayaan keluarga dalam meningkatkan keselamatan pasien melalui kegiatan penyuluhan, dialog interaktif, dan distribusi leaflet memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan peserta. Saran kegiatan ini yaitu Peningkatan Kegiatan Edukasi dengan melakukan kegiatan edukasi secara berkelanjutan dengan pendekatan yang kreatif dan partisipatif agar peserta lebih terlibat.
Skrining dan Intervensi Kesehatan Kardiovaskular melalui Praktik Interprofessional Collaboration di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah: Cardiovascular Health Screening and Intervention through Interprofessional Collaboration Practices in Marawola Subdistrict, Sigi Regency Pont, Anna Veronica; Ramadhan, Kadar; Subagyo, Indro; Nuradji, Sugeng; Ndama, Metrys; Zainul, Zainul; Junaidi, Junaidi; Syamsu, Andi Fatmawati; Kolomboy, Fajrillah; Lisnawati, Lisnawati; Supetran, I wayan; Taqwin, Taqwin; Kaparang, Mercy Joice; Nurfatimah, Nurfatimah; Christine, Christine
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v6i2.4272

Abstract

Cardiovascular disease is still the leading cause of global death and shows an increasing trend in Indonesia, including in semi-urban and rural areas such as Marawola District, Sigi Regency. Low health literacy and limited access to services are challenges in preventing and detecting this disease. This community service activity aims to improve early detection and promotive-preventive interventions of cardiovascular diseases through the Interprofessional Collaboration (IPC) approach. The implementation method involved seven villages with a target of 210 heads of families (321 individuals). Activities include coordination, socialization, health screening (blood pressure, blood sugar levels, cholesterol, BMI, and abdominal circumference), health education, and profession-based interventions (nursing, midwifery, nutrition, and sanitation). The screening results showed the prevalence of hypertension at 44.1%, pre-hypertension at 48.7%, diabetes mellitus at 11.5%, high cholesterol at 39%, and obesity and overweight at 43.6%. The collaborative intervention through education about the efforts of blood pressure and improved participants' understanding of nutrition, environmental cleanliness, and medication adherence. The discussion emphasized that the IPC accelerates problem identification, enriches interventions, and increases community involvement. However, limited time and laboratory equipment are obstacles that must be fixed in future activities. In conclusion, integrating IPC in community-based cardiovascular screening and intervention programs is feasible and sustainable.
Co-Authors Abd Farid Lewa Adhyanti Agusrianto Ahsan Ahsan Aminuddin Aminuddin Aminudin Aminudin Amsal Andi Fatmawati Andi Fatmawati Syamsu Andi Fatmawati Syamsu Anna Veronica Pont Ansar Ansar Arsyad, Gusman Asrawaty Asrawaty Asri Widyayanti Azizah Saleh Azwar Azwar Baiq Emy Baiq Emy Nurmalisa Candriasih, Putu Christina Entoh Christine Christine Christine Christine Condeng, Baharuddin Dafrosia Darmi Manggasa Dedi Mahyudin Syam Diah Ayu Hartini Diana Nurhayati Sinurat Djadid Subchan Djunaedil Syukur Sulaeman Dwi Erma Kusumawati Dwi Kartika Eka S. Riyanto Ekasari Dewi Pertiwi Elfyrah Faisal Evie, Sova Fahmi Hafid Faisal, Elvyrah Fatmawati Syamsu, Andi Firdaus Hi Jahja Kunoli Gusman Hadina Hadina, Hadina Hadriani Hadriani Hamsiah Hamsiah Hana W. Jun, Chen Hanum Sasmita Hasbunsyah Hasbunsyah Hasdrini Hasnawati Hasnawati Hasni Hasni Hasni Hasni Hastuti Usman Hastuti Usman I Wayan Supetran I Wayan Supetran I Wayan Supetran, I Wayan Indro Subagyo Irsanty Collein Jun Cen, Hana W. Junaidi Junaidi Junaidi Junaidi Kadar Ramadhan Kindang, Ismunandar Wahyu L. Lisnawati Lili Suryani Linda Linda Lindanur Sipatu Lisda Widianti Longgupa Lisnawati Mardani Mangun Masda Masda Masudin Masudin Mercy Joice Kaparang Mercy Joice Kaparang, Mercy Joice Moammar Safari Mohamad Fadli Dg. Patompo Mohamad Tohar, Andi Muliani Nasrul Ndama, Metrys Ni Made Ridla Nilasanti Niluh Nita Silfia Nirva Rantesigi Nitro Galenso Novarianti Novarianti Nuradji, Sugeng Nurarifah Nurarifah Nurfatimah Nurfatimah Nurindah Nurindah Nurjaya Nurmiaty Nursalam Nursalam Olkamien J. Longulo Pangaribuan, Helena Patompo, Mohamad Fadli Dg Raoda Rina Tampake Rizkaningsih Rizkaningsih Rizkaningsih Rizkaningsih, Rizkaningsih Ros Arianty Ros Arianty Rusneni Saharudin Saharudin Saleh, Azizah Salman Saman Selvi Alfrida Mangundap Sigit M. Nuzul Silfia, Niluh Nita Siregar, Nilda Yulita Siti Hadijah Batjo Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri M. Hasan Sri Restu Tempali Sri Yanti Kusika Subagyo, Indro Sudarman H Melangka, Yulianus Sukmawati Sukmawati Sumiaty Sumiaty Sunadi, Apri Supriadi Supriadi Abd Malik Syamsul Arifin T. Iskandar Faisal Taqwin Taqwin Tintin Sukartini Sukartini, Tintin Sukartini Tjitrowati Djaafar Tondong, Henrietta Imelda Wery Aslinda Wery Aslinda Widya Pani Wijianto Yasmin H Yasmin H Zainul Zainul, Zainul