Claim Missing Document
Check
Articles

Pelaksanaan program gizi pada kelompok ibu hamil di Pekon Blitarejo Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu tahun 2022 Bella Oktafiani; Wita Aprilia Kusuma; Afiska Prima Dewi; Abdullah Abdullah
Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat permasalahan gizi di Pekon Blitarejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu salah satunya yaitu ibu hamil KEK dengan persentase kondisi 15% dari target 80% dan terdapat kesenjangan sebanyak 65% kurang dari target, indikator ibu hamil anemia dengan pesentase kondisi 15% dari target 82% sehingga terdapat kesenjangan sebanyak 67% kurang dari target. Penyebab masalah gizi pada ibu hamil dipekon Blitarejo ada beberapa faktor yaitu tidak kepatuhannya mengonsumsi TTD, asupan makan sehari-hari ibu hamil kurang mencukupi kebutuhan gizinya, kurang dukungan dari keluarga, dan kurangnya ketersediaan ekonomi keluarga. Tujuan dari program ini yaitu untuk menurunkan prevalensi permasalahan ibu hamil KEK melalui program-program yang akan dijalankan yang terdiri dari lima kegitan. Kegiatan MMD (Musyawarah Mufakat Desa) menggunakan metode Group discussion, edukasi gizi menggunakan metode diskusi, ceramah dan tanya jawab, konseling gizi menggunakan metode penyuluhan dua arah, demo masak dengan metode pendekatan. Setelah dilakukan program ini terdapat perubahan pola perilaku ibu hamil dan pengatahuan ibu balita meningkat.
Pelaksanaan program gizi pada kelompok remaja putri di Pekon Parerejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Tahun 2022 Lulu Kinanti; Reni Puji Lestari; Abdullah Abdullah; Afiska Prima Dewi
Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat permasalahan gizi di Pekon Parerejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu salah satunya yaitu pada Remaja Putri KEK (Kekurangan Energi Kronik). Faktor risiko yang menyebabkan terjadinya KEK lainnya yaitu tingkat pendidikan orangtua,pendidikan orang tua terutama ibu merupakan modal utama dalam penunjang ekonomi keluarga yang juga berperan dalam penyusunan makan keluarga, serta pengasuhan dan perawatan anak. Tujuan dari program ini yaitu untuk menurunkan prevalensi permasalah remaja KEK melalui program-program yang akan dijalankan yang terdiri dari lima kegitan. Kegiatan MMD (Musyawarah Mufakat Desa) menggunakan metode Group discussion, edukasi gizi menggunakan metode diskusi, ceramah dan tanya jawab, konseling gizi menggunakan metode penyuluhan dua arah, demo masak dengan metode pendekatan, pelatihan kader dengan metode ceramah, praktik dan tanya jawab. Setelah dilakukan program ini terdapat perubahan pola perilaku remaja dan pengatahuan remaja meningkat.
PELATIHAN PENGEMASAN DAN PEMASARAN PRODUK UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN BAGI PENGUSAHA KOPI SRIKANDI PEKON NGARIP KECAMATAN ULUBELU KABUPATEN TANGGAMUS Tahta Herdian Andika; Fahlul Rizki; Afiska Prima Dewi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Srikandi Coffee is one of the small industries in Pekon Ngarip, Ulubelu District, Tanggamus Regency, Lampung which was founded by a group of coffee farmers in Ngarip Village. This business has been running for almost 5 years and is quite in demand by the public with a fairly high number of requests, but this business is only running in place and has not experienced significant development, especially since the COVID-19 pandemic has decreased demand from consumers. This community service for the MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises) of Kopi Srikandi aims to increase income from the results of developing the production and marketing of Kopi Srikandi. Packaging training at MSME Kopi Srikandi focused on packaging coffee with aluminum foil material which has a better quality level in coffee packaging, making attractive packaging designs, and giving expired packaging. Marketing training at MSME Kopi Srikandi is focused on digital marketing through marketplace platforms, namely Shopee and Tokopedia as well as social media Instagram and Facebook. This community service activity went smoothly and received a positive response from Srikandi coffee farmers. In addition to packaging and digital marketing, the team also helped create a patent for the Kopi Srikandi logo. Abstrak Kopi Srikandi adalah salah satu industri kecil yang ada di lingkungan Pekon Ngarip Kecamatan Ulubelu Kabupaten Tanggamus Lampung yang didirikan oleh kelompok petani kopi di Pekon Ngarip. Usaha ini sudah berjalan hamper 5 tahun dan cukup diminati oleh masyarakat dengan jumlah permintaan yang cukup tinggi, namun usaha ini hanya berjalan di tempat dan tidak mengalami perkembangan berarti terlebih lagi adanya pandemic covid-19 terjadi penurunan permintaan dari konsumen. Pengabdian kepada masyarakat pada UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) Kopi Srikandi ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dari hasil pengembangan produksi dan pemasaran Kopi Srikandi. Pelatihan pengemasan di UMKM Kopi Srikandi difokuskan pada pengemasan kopi dengan bahan aluminium foil yang memiliki tingkat kualitas yang lebih baik dalam pengemasan kopi, pembuatan desain kemasan yang menarik, dan pemberian expired pada kemasan. Pelatihan pemasaran di UMKM Kopi Srikandi difokuskan pada pemasaran digital melalui platform marketplace yaitu Shopee dan Tokopedia serta sosial media Instagram dan Facebook. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan lancar dan mendapat respon positif dari petani kopi Srikandi. Selain pengemasan dan pemasaran digital, tim juga membantu membuat hak kekayaan intelektual atas logo Kopi Srikandi.
ANALISIS FAKTOR RISIKO STUNTING BALITA USIA 1-2 TAHUN DI PEMUKIMAN KUMUH BERAT (STUDI KASUS DI KOTA BANDAR LAMPUNG) Afiska Prima Dewi; Sugeng Eko Irianto; Ferizal Masra
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.188 KB)

Abstract

Stunting didefinisikan sebagai kondisi dimana pertumbuhan anak terganggu sehingga anak menjadi lebih pendek dibandingkan tinggi badan normal anak pada usianya yang dilihat dari nilai z – score hasil pengukuran TB/U kurang dari –2 SD. Apabila tidak diatasi, stunting dapat memberikan efek buruk pada anak seperti menurunnya kemampuan kognitif, motorik, dan bicara anak. Pada jangka panjang, stunting dapat meningkatkan risiko obesitas dan penyakit degeneratif, menurunkan kesehatan reproduksi, menurunkan kapasitas belajar, serta menurunkan kapasitas dan produktivitas kerja. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif. Objek penelitian adalah balita stunting usia 1–2 tahun yang bertempat tinggal di pemukiman kumuh Kota Bandar Lampung. Subjek penelitian adalah ibu balita sebagai informan utama dan anggota keluarga lain selain ibu sebagai informan triangulasi. Penelitian ini berlangsung dari Januari hingga Juli 2018 dan berlokasi di 5 kelurahan yang merupakan pemukiman kumuh berat di Kota Bandar Lampung. Pada penelitian ini, faktor risiko yang dinilai mempengaruhi stunting balita usia 1–2 tahun yaitu status gizi ibu saat hamil, sanitasi lingkungan rumah, kualitas asupan makanan, sanitasi makanan, IMD, ASI eksklusif, dan infeksi. Status gizi ibu saat hamil secara keseluruhan baik, namun sebagian ada yang menunjukkan status gizi kurang dilihat dari rendahnya kadar Hb dan anemia. Sanitasi lingkungan rumah pada mayoritas keluarga cukup baik kecuali pada keluarga balita berinisial NO yang dinilai sanitasi lingkungan rumahnya buruk. Kualitas asupan makanan mayoritas rendah dilihat dari asupan Fe balita yang rendah, namun jika dilihat dari asupan Zink dan vitamin A, sebagian balita ada yang asupannya cukup baik. Sanitasi makanan mayoritas keluarga cukup baik kecuali keluarga balita berinisial NO yang dinilai sanitasi makanannya buruk. Sebagian besar balita mengalami proses IMD, namun sebagian lagi ada yang tidak mengalami IMD. Keseluruhan balita tidak mendapatkan ASI eksklusif dari ibunya. Keseluruhan balita pernah mengalami sakit ringan, namun sebagian ada yang penyakitnya dinilai cukup berat dan mempengaruhi status gizi.
HUBUNGAN TINGKAT KECUKUPAN LEMAK DAN SERAT DENGAN HIPERTENSI PADA LANJUT USIA UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA TRESNA WERDHA LAMPUNG TAHUN 2021 Sona Utari; Mitha Hamidah; Desti Ambar Wati; Afiska Prima Dewi; Amali Rica Pratiwi
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.635 KB)

Abstract

Lanjut usia (lansia) merupakan sekelompok penduduk yang berumur 60 tahun atau lebih. Lansia rentan mengalami penyakit yang berhubungan dengan proses menua salah satunya hipertensi. Konsumsi lemak yang tinggi dapat meningkatkan kadar lemak di dalam darah. Konsumsi serat kurang dapat mempengaruhi meningkatnya volume darah yang akan dapat berdampak pada tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan tingkat kecukupan asupan lemak dan serat dengan hipertensi pada lansia Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Lampung Tahun 2021. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 21 lansia usia 60-74 tahun di Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Lampung. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan Uji Rank Spearman. Hasil penelitian ini diperoleh tingkat kecukupan lemak kurang (<80%) sebanyak 33,3%, dan tingkat kecukupan serat kurang (<80%) sebanyak 100%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat kecukupan lemak dengan hipertensi (p = 0,729) ada tidak ada hubungan antara tingkat kecukupan serat dengan hipertensi (p = 0,871). Kesimpulan penelitian ini yaitu tidak ada hubungan tingkat kecukupan asupan lemak dengan tekanan darah. Tidak ada hubungan tingkat kecukupan asupan serat dengan tekanan darah
HUBUNGAN TINGKAT KECUKUPAN PROTEIN, PENGETAHUAN IBU, STATUS IMUNISASI DAN STATUS INFEKSI DENGAN STATUS GIZI (BB/U) BALITA USIA 12-24 BULAN Puji Nopianti; Afiska Prima Dewi; Abdullah; Alifiyanti Muharramah
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.812 KB)

Abstract

Status gizi adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan gizi yang diindikasikan oleh berat badan dan tinggi badan. Didapatkan data balita penderita gizi kurang 16 balita (36,4%) dan gizi normal 28 balita (64%). Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kecukupan protein, pengetahuan ibu, status imunisasi dan status infeksi dengan status gizi (BB/U) balita usia 12-24 bulan di Pekon Yogyakarta dan Kediri Kacamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu tahun 2021. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 44 balita usia 12-24 bulan di Pekon Yogyakarta dan Kediri Kacamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu. Analisis statistik penelitian ini menggunakan Uji Chi Square. Pengambilan data pengetahuan ibu menggunakan kuesioner yang terdiri dari 25 soal terkait gizi seimbang pada balita, status infeksi dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengambilan data status infeksi dilakukan mengunakan kuesioner terkait riwayat penyakit yang dimiliki balita. Ada hubungan yang antara tingkat kecukupan protein dengan status gizi (BB/U)(p = 0,000), tidak ada hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi (BB/U) (p = 1,000), tidak ada hubungan status imunisasi dengan status gizi (BB/U), tidak ada hubungan status infeksi dengan status gizi (BB/U) (p = 0,444).
HUBUNGAN TINGKAT KECUKUPAN ENERGI DAN PROTEIN, PENGETAHUAN IBU, SERTA STATUS INFEKSI DENGAN KEJADIAN KEK PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI PUSKESMAS BANYUMAS KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2021 Tiara Yopita; Afiska Prima Dewi; Abdullah; Riska Nur Suci Ayu
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.365 KB)

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) merupakan suatu keadaan dimana status gizi seseorang buruk. Berdasarkan survei awal yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Banyumas, didapatkan jumlah ibu hamil yang periksa LILA (Lingkar Lengan Atas) pada bulan Januari – Maret tahun 2021 yaitu 61 orang dan yang memilik nilai LILA < 23,5 cm sebanyak 17 orang (27,8%). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat kecukupan energi, tingkat kecukupan protein, pengetahuan ibu, dan status infeksi dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Desain penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 ibu hamil. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Analisa bivariat menggunakan chi-square. Hasil penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan energi dengan KEK (p value = 0,551), tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecukupan protein dengan KEK (p value = 0,993, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan KEK (p value = 0,589), serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status infeksi dengan KEK (p value = 0,490).
HUBUNGAN ASUPAN LEMAK, NATRIUM, DAN SERAT DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI KLINIK AISYAH MEDICAL CENTER (AMC) PRINGSEWU Jeri Kurniawan; Amali Rica Pratiwi; Ramadhana Komala; Afiska Prima Dewi
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.752 KB)

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi persisten dimana tekanan sistoliknya di atas 140 mmHg dan tekanan diastolik di atas 90 mmHg. Prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 8,36% dan hipertensi di provinsi Lampung sebesar 7.95%. Salah satu faktor yang menyebabkan hipertensi pada lansia adalah tingkat kecukupan lemak, natrium yang berlebih, dan kurangnya tingkat kecukupan serat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecukupan lemak, natrium dan serat dengan hipertensi pada lansia di klinik Aisyah Medical Center (AMC) pringsewu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 32 orang lansia wanita di klinik Aisyah Medical Center (AMC) Pringsewu. Pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Data yang diperoleh di analisis menggunakan uji Fisher. Asupan lemak, natrium dan serat diukur dengan metode food recall 24 jam sedangkan tekanan darah diukur dengan tensi meter. Lansia yang mengalami hipertensi sebanyak 25 (78,1%), tingkat kecukupan lemak <80% sebanyak 26(81,2%) lansia, tingkat kecukupan natrium <77% sebanyak 31(96,9%), tingkat kecukupan serat <80% 29(90,6%). Hasil penelitian ini diperoleh yaitu tidak terdapat hubungan antara tingkat kecukupan lemak, natrium, dan serat terhadap hipertensi di Klinik AMC Pringsewu dengan nilai (p>0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan antara tingkat kecukupan lemak, natrium, dan serat dengan hipertensi.
Hubungan sikap ibu dengan tingkat partisipasi balita ke posyandu usia 6-59 bulan di Desa Kelaten Kabupaten Lampung Selatan tahun 2022 Dian Eka Kurnia; Alifiyanti Muharramah; Abdullah; Afiska Prima Dewi
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.005 KB) | DOI: 10.30604/jnf.v6i1.781

Abstract

Orang tua perlu perhatikan tumbuh kembang anak secara teratur dengan rutinitas dengan bawa anak ke Posyandu untuk ditimbang, dapatkan kapsul vitamin A, imunisasi sehingga dapat mencegah gizi kurang atau gizi buruk. Partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan Posyandu yang masih rendah menjadi salah satu masalah yang menghambat terlaksananya pelayanan kesehatan melalui Posyandu. Faktor domain rendahnya partisipasi adalah dari dukungan keluarga, pengetahuan dan sikap ibu balita. Hal tersebut menunjang cakupan D/S tidak memenuhi target nasional 80%. Tujuan dalam penelitian ini mengetahui hubungan sikap ibu dengan tingkat partisipasi balita ke posyandu usia 6-59 bulan di Desa Kelaten Kabupaten Lampung Selatan tahun 2022. Jenis penelitian adalah kuantitatif, desain analitik dan pendekatan cross sectional. Penelitian ini telah dilakukan bulan November s/d Desember 2022. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 216 dengan jumlah sampel berdasarkan hasil perhitungan sebanyak 128 responden. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian didapatkan 86 (67,2%) dengan sikap baik dan 74 (57,8%) dengan partisipasi baik. Hasil analisa data dengan uji chi square ada hubungan sikap (p= 0.000) dengan tingkat partisipasi balita ke posyandu usia 6-59 bulan di Desa Kelaten Kabupaten Lampung Selatan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang manfaat posyandu, ibu meningkatkan partisipasinya ke Posyandu guna memantau pertumbuhan balita dan status gizi balita. Desa dapat bekerjasama lintas sektoral guna memberikan motivasi ibu balita melakukan posyandu dan puskesmas bisa memberikan sosialisasi dengan media poster atau leaflet sebagai bahan bacaan.
Pelaksanaan program gizi pada kelompok ibu hamil untuk menambah pengetahuan terkait gizi di Pekon Parerejo Tahun 2022 Nuke Restiani Widya Putri; Putri Rahayu; Yulia Wulandari; Abdullah Abdullah; Afiska Prima Dewi
Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Ruang Cendekia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi di Pekon Parerejo dipengaruhi oleh asupan makanan sehari-hari yang belum mencukupi kebutuhan. Asupan makanan sehari-hari dipengaruhi oleh ketersediaan bahan pangan yang masih belum memenuhi gizi seimbang. kurangnya mengkonsumsi Tablet Tambah Darah pada ibu hamil, Berdasarkan Kegiatan Praktik Kerja Lapangan bidang gizi masyarakat didapatkan kondisi gizi pekon Parerejo dengan 23 ibu hamil didapatkan 1 ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronikdengan persentase 4,34 dan terdapat 5 ibu hamil tidak mengkonsumsi Tablet Tambah Darah dengan persentase 21,73. Kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa MMD merupakan kegiatan musyawarah bersama para aparat desa dibantu dengan bidan desa dan kader posyandu untuk mengambil rencana tindak lanjut terhadap masalah-masalah gizi yang terjadi di Pekon Pararejo. Tujuan dilakukannya pelaksanaan MMD adalah untuk mencegah dan memperbaiki masalah-masalah gizi supaya tidak lebih buruk dan segera mengambil langkah-langkah untuk mengatasinya. Selain itu terdapat kegiatan edukasi gizi dan demonstrasi masak yang dilakukan untuk para ibu hamil dan kegiatan konseling gizi untuk ibu hamil yang tidak mengkonsumsi Tablet Tambah Darah dan Kekurangan Energi Kronik.
Co-Authors - Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Adib Hasan admin, Nuraeni Aini Nurul Aldisurya, Asep Afandi Alifiyanti Muharramah Alifiyanti Muharramah Amali Rica Pratiwi Amali Rica Pratiwi Amarisnaini Romadhoni, Devi Ambar Wati, Desti Amirudin, Ikhwan Andika, Tahta Herdian Anggi Aprilia Annisa Septy Erviani Aprilia, Anggi Ariski, Tri Novi Bella Oktafiani Cintya Sukma Widita Dela Miranda Desi Kumalasari Desti Ambar Wati Desti Ambar Wati Dewi Ratih Amalia Dian Eka Kurnia Dian Khairani, Masayu Dwi Pamela Dwiyanti, Ranisha Shinta Ermi Yulianti Erviani, Annisa Septy Fahlul Rizki Febi Febriana Kusnaidi Febi Febriana Kusnaidi Ferizal Masra Fransiska, Yudhea Dwike Hadi, Anto J. Hasan, Adib Herman, Hernianti Hermila, Niranti Hernianti Herman Hernianti Hernianti Indriyani Ishak, Syamsopyan Jeri Kurniawan Khairani, Masayu Dian Kinanti, Lulu Kundarwati, Ria Agus Kusnaidi, Febi Febriana Kusuma, Wita Aprilia Laila, Nelly Nur Linda Utami Lulu Kinanti Mareza Yolanda Umar Maulida, Fitra Mayesti Akhriani, Mayesti Mesayu Ade Aprilia Sindi Miranda, Dela Mitha Hamidah Muflihah Isnawati Muharramah , Alifiyanti Nadhiroh, Nurun Naja, Rizqa Roidatun Nelly Nur Laila Nindi Anisa Putri Nuke Restiani Widya Putri Oktafiani, Bella Oktaviani, Umi Indri Pamela, Dwi Pratiwi, Amali Rica Psiari Kusuma Wardani Puji Astutik PUJI ASTUTIK Puji Nopianti Pujiyati Pujiyati Pujiyati, Pujiyati Putra, Tri Arya Putri Rahayu Putri, Nindi Anisa Putri, Nuke Restiani Widya Putri, Serli Qamara Pratiwi, Adinda Rahayu, Putri Ramadhana Komala Ranisha Shinta Dwiyanti Rate, Suherman Reni Puji Lestari Reni Puji Lestari Reni, Yulisva Rica Pratiwi, Amali Riska Nur Suci Ayu Ritma Dewanti Rizki, Fahlul Rizqa Roidatun Naja Safitri, Oktaria Sari, Artika Satria, Andre Sawitri, Riska Agi Serli Putri Shovia, Siti Siska Damayanti Siska Damayanti Siti Shovia Sona Utari SRI UTAMI Sugeng Eko Irianto Suherman Suherman Sutriningsih, Sutriningsih Syamsopyan Ishak Syamsopyan Syamsopyan Tahta Herdian Andika Tiara Yopita Tri Arya Putra Umi Indri Oktaviani Wati , Desti Ambar Wati, Desti Ambar Wati, Hilda Widya Widita, Cintya Sukma Windardi, Ika Puspa Wita Aprilia Kusuma Wiwi Febriani Yahena, Yenni Yudhea Dwike Fransiska Yulia Wulandari Yulia Wulandari, Yulia Yulianti, Ermi Yulisva Reni