Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Dukungan Sosial Dan Kesejahtraan Psikologis Pada Profesi Penolong Syariesa Calvina Ardean Savitri; Ribut Purwaningrum
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 7 No. 1 (2023): Volume 7 Number 1, May 2023
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v7n1.p69-78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan proses penggalian literatur dan mendeskripsikan tentang tingkat, urgensi dan keterkaitan antara dukungan sosial dan kesejahtraan psikologis pada profesi penolong. Penelitian ini merupakan systematic literature review (SLR). Sumber data penelitian yang digunakan adalah sumber data sekunder yang terdiri atas literatur berupa artikel baik nasional maupun internasional. Pengumpulan literatur dilakukan berdasarkan formulasi PICOC (Population, Intervention, Comparison, Outcomes, Context) yang diadopsi dari Kitchenham (2007) dengan tahap planning, conducting, dan reporting. Analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat dukungan sosial dan kesejahtraan psikologis pada profesi penolong bervariasi dan dapat digolongkan menjadi tiga tingkatan yaitu rendah, sedang, dan tinggi. Dukungan sosial memiliki urgensi dalam meningkatkan kesejahtraan psikologis pada profesi penolong. Dukungan sosial dan kesejahtraan psikologis juga dinyatakan memiliki keterkaitan atau hubungan positif. Rekomendasi untuk peneliti berikutnya supaya melakukan penelitian yang membahas intervensi yang dapat meningkatkan dukungan sosial dan kesejahtraan psikologis pada profesi penolong. Kata Kunci: Dukungan Sosial, Kesejahtraan Psikologis, Profesi Penolong
Motivasi Belajar dalam Mengikuti Pembelajaran Daring Siswa Kelas X SMA Damara Putri Wardhana; Rian Rokhmad Hidayat; Ribut Purwaningrum
Jurnal Psikoedukasi dan Konseling Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Psikoedukasi dan Konseling
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpk.v7i1.72116

Abstract

This study aims to analyze the level of learning motivation of class X, differences in learning motivation between male and female and differences in motivation learning between students majoring in science and social studies, difference in scores between before online learning and after online learning at SMAN 2 Surakarta. This study uses a quantitative research approach with survey research methods. The sample in this study was 190 students of class X at SMAN 2 Surakarta with non- probability sampling technique. Data collection techniques using a questionnaire. The data analysis in this study used descriptive analysis, independent sample t-test and paired sample t-test. The results of this study indicate that (1) the students of class X at SMAN 2 Surakarta have moderate learning motivation, (2) there is no significant difference between the learning motivation of male students and female students, (3) no significant difference was found between the learning motivation of students majoring in science and students majoring in social studies, (4) no significant difference was found between student learning outcomes before online learning and after online learning.
Aplikasi konseling online pada masa pandemi Covid-19: systematic literature review Ribut Purwaningrum; Asrowi Asrowi; Agus Tri Susilo; Citra Tectona Suryawati
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): TERAPUTIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.52705

Abstract

Di berbagai daerah, konseling online merupakan hal yang penuh tantangan, meskipun sangat dibutuhkan di masa pandemi. Studi bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan konseling online. Terdapat tujuh pertanyaan penelitian, yaitu: 1) Bagaimana konseling online selama pandemi COVID-19, 2) Siapa saja pihak yang membutuhkan konseling online, 3) Bagaimana model konseling online yang dibutuhkan, 4) Kesulitan yang ditemukan pada saat menerapkan intervensi konseling online di masa pandemi, 5) Bagaimana kualitas helper yang dibutuhkan untuk bisa melakukan konseling online di masa pandemi, 6) Bagaimana tingkat keberhasilan layanan, & 7) Upaya apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan keterampilan helper dalam melakukan konseling online. Studi ini menelaah dua puluh sembilan literatur yang berasal dari Indonesia & luar. Rekomendasi penelitian SLR lanjutan dengan spesifikasi yang berbeda, penelitian kualitatif tentang pandangan konselor untuk menyelenggarakan konseling online, penelitian pengembangan untuk menyusun panduan konseling online, & penelitian kuantitatif eksperimental untuk melatihkan model konseling online pada penyelenggara layanan konseling.
Training need assessment sebagai upaya peningkatan kompetensi online crisis counseling guru BK pada masa pandemi Covid-19 Ribut Purwaningrum; Agus Tri Susilo; Citra Tectona Suryawati
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2021): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.51662

Abstract

Online crisis counseling merupakan keterampilan baru yang harus dimiliki semua guru BK, sehingga diperlukan pelatihan khusus. Fokus penelitian adalah mendeskripsikan asesmen kebutuhan pelatihan online crisis counseling. Penelitian merupakan studi deskriptif. Hasil studi: 1) 89% guru telah mengetahui beda krisis dengan non krisis, sehingga mampu membedakan rencana pemberian bantuan pada konseli sesuai dengan kajian yang ada, 2) 70% guru telah memahami langkah-langkah yang harus dilakukan dalam online crisis counseling, 3) 20% guru mampu melaksanakan online crisis counseling. Dibutuhkan adanya penelitian pengembangan panduan tervalidasi tentang online crisis counseling sehingga bisa digunakan secara luas oleh guru BK di sekolah, pelaksanaan training need assessment di wilayah lainnya dengan kondisi lapang serupa dengan metode perancangan  yang lebih baik, dan penelitian eksperimen untuk melihat efektivitas penggunaan training need assessment untuk meningkatkan kompetensi online crisis counseling kelompok tertentu.
Insight photo therapy efektif meningkatkan keterampilan konseling guru Bimbingan dan Konseling di masa pandemi COVID-19 Agus Tri Susilo; Ribut Purwaningrum; Citra Tectona Suryawati
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 3 (2021): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Pusat Kajian Bimbingan dan Konseling FIPPS Unindra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/teraputik.43551

Abstract

Studi didasarkan pada pentingnya keterampilan konseling guru Bimbingan dan Konseling di masa COVID-19. Tujuan penelitian adalah memaparkan hasil studi empirik mengenai keefektifan pelatihan insight photo therapy untuk meningkatkan keterampilan konseling Guru Bimbingan dan Konseling (BK) di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen single-group pretest-posttest design melalui analisis paired samples t-test. Hasil pengujian hipotesis dari masing-masing aspek keterampilan konseling diketahui nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, artinya ada perbedaan mean pretest dan posttest keterampilan konseling melalui insight photo therapy. Hal ini bermakna bahwa pelatihan insight photo therapy efektif secara signifikan dalam meningkatkan keterampilan konseling Guru Bimbingan dan Konseling.
Harmonisasi Hubungan Guru Bimbingan dan Konseling dengan Orang Tua melalui Strategi Kolaborasi: Systematic Literature Review Ribut Purwaningrum; Naharus Surur; Asrowi Asrowi
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 12 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v12i1.74559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan telaah pada referensi primer mengenai kolaborasi dalam BK. Kolaborasi pada penelitian ini dibatasi antara guru BK dengan orangtua siswa dalam upaya mencegah munculnya masalah siswa di sekolah, serta upaya untuk melejitkan potensi siswa. Penelitian ini penting untuk dilakukan sebab kolaborasi adalah salah satu faktor penentu keberhasilan siswa. Guru BK melakukan tugasnya di sekolah, dibantu dengan orangtua siswa yang melakukan monitoring kegiatan siswa di rumah dan di luar lingkungan sekolah. Referensi terkait kolaborasi antara guru BK dengan orangtua siswa belum tersedia secara sistematis, sehingga diperlukan upaya untuk merangkum literatur menjadi satu bahan kajian komprehensif. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan menggunakan systematic literature review desain Kitchenham (2004). Tiga langkah utama dilakukan dalam penelitian ini, yaitu: planning the review, conducting the review, dan reporting the review. Penelitian ini melibatkan 18 sumber referensi primer yang diperoleh dari artikel, jurnal, dan konferensi prosiding nasional dan internasional. Seluruh referensi dikumpulkan sesuai dengan karakteristik systematic literature review. Semua referensi tersebut digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian yang telah ditetapkan oleh tim peneliti. Hasil penelitian dibahas dalam bagian diskusi dan perlu ditindaklanjuti dengan melakukan penelitian-penelitian berikutnya. Rekomendasi penelitian yang perlu dilakukan adalah pelatihan pada guru BK dan orangtua siswa untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan kesadaran dan keterampilan kolaborasi. Penelitian lain yang dapat dilakukan berdasarkan hasil systematic literature review adalah studi kualitatif tentang bagaimana pemaknaan kolaborasi dalam upaya meningkatkan potensi siswa dimiliki oleh guru BK dan orangtua siswa. This study aims to review primary references regarding collaboration in guidance and counseling. Collaboration in this research is delimited to the partnership between school counselors and students' parents in efforts to prevent student problems in school and to enhance student potential. This research is crucial because collaboration is a determining factor in student success. School counselors perform their duties at school, assisted by students' parents who monitor students' activities at home and outside the school environment. References related to collaboration between BK teachers and students' parents are not systematically available, thus necessitating an effort to synthesize the literature into a comprehensive study material. This systematic literature review follows the Kitchenham (2004) design, encompassing three main steps: planning the review, conducting the review, and reporting the review. This study involved 18 primary reference sources obtained from articles, journals, and national and international conference proceedings, all collected in accordance with the characteristics of a systematic literature review. All these references were utilized to address the research questions. The research findings are discussed and require further investigation through subsequent studies. Recommended research includes training for school counselors and students' parents to assess whether there is an enhancement in collaborative awareness and skills. Another potential avenue for research emerging from the systematic literature review results is a qualitative study on how school counselors and parents perceive efforts of enhancing student potential.
Peningkatan Kompetensi Guru BK Melalui Pengintegrasian STEAM Berbasis Neurosains Agus Tri Susilo; Ribut Purwaningrum; Naharus Surur; Asrowi Asrowi; Ma&#039;rifatin Indah Kholili; Citra Tectona Suryawati; Adi Dewantoro
DEDIKASI: Community Service Reports Vol 5, No 2 (2023): DEDIKASI: Community Service Report - July
Publisher : FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v5i2.66788

Abstract

The purpose of community service activities is to train guidance and counseling Teachers to integrateScience, Technology, Engineering, Art and Mathematics (STEAM) based on neuroscience in the implementation of guidance and counseling services in schools. The implementation of community service involves partners, namely counseling teachers in Boyolali Regency, a total of 50 people. The training activity was carried out 4 times the concept of the activity namely On Job Training 1, In Service Training 1, On Job Training 2 andIn Service Training 2 and equivalent to 40 Hours of Training. The data collection technique uses the Brammer & Shostrom evaluation instrument. Data analysis techniques using. Datapretest and posttest statistically analyzed using different tests (paired sample t-test). The result is the initial measurement (pretest) mastery of teacher competencies related to neuroscience-based STEAM by 48% while the final measurement (posttest) at 73%, so there is an increase in teacher competence due to training by 25%. These results show the commitment, hard work and desire to learn of the guidance and counseling teachers who are outstanding. Hope they can do it experiential learning in their respective schools so as to create many best practice which other guidance and counseling teachers can refer to.
Capacity Building dalam Dunia Pendidikan sebagai Upaya Penguatan Kolaborasi Antar-Unsur: Systematic Literature Review Ribut Purwaningrum; Adi Dewantoro; Agus Tri Susilo
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.79250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian pada penelitian-penelitian primer terdahulu mengenai capacity building dalam pendidikan. Penelitian ini penting untuk dilakukan sebab meningkat dan bergesernya kebutuhan masyarakat akan perbaikan dalam dunia pendidikan seiring dengan perkembangan zaman. Pihak internal dalam sekolah perlu menyelaraskan kebutuhan pendidikan dengan kebutuhan masyarakat. Seluruh unsur pendidikan perlu melakukan capacity building dengan harapan meningkatkan kompetensi dan meningkatkan kualitas pemberian layanan pada peserta didik. Referensi terkait capacity building dalam pendidikan belum tersedia secara sistematis, sehingga diperlukan upaya untuk merangkum literatur menjadi satu bahan kajian komprehensif. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan menggunakan systematic literature review desain Kitchenham (2004). Tiga langkah utama dilakukan dalam penelitian ini, yaitu: planning the review, conducting the review, dan reporting the review. Penelitian ini melibatkan 19 sumber referensi primer yang diperoleh dari artikel, jurnal, dan konferensi prosiding nasional dan internasional. Seluruh referensi dikumpulkan sesuai dengan karakteristik systematic literature review. Semua referensi tersebut digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bagaimana urgensi, prosedur, kriteria, dan hasil aplikasi capacity building dalam pendidikan. Penelitian ini perlu ditindaklanjuti dengan melakukan penelitian-penelitian berikutnya. Rekomendasi penelitian yang perlu dilakukan adalah penelitian dan pengembangan panduan capacity building untuk unsur-unsur pendidikan, eksperimen tentang capacity building dalam pendidikan, dan riset evaluatif tentang capacity building dalam pendidikan. 
Assisted Problem Based Learning Mobile Learning Application to Improve Preservice Counselor Problem Solving Skills Kholili, Ma'rifatin Indah; Purwaningrum, Ribut
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i2.74890

Abstract

In today's digital era, the need for effective problem solving skills is increasingly urgent, especially for preservice counselors who will play an important role in helping individuals overcome various challenges. This research aims to test the effectiveness of Application-assisted Problem Based Learning (PBL). Mobile Learning (MLA) through the Bikonesia platform in improving the problem solving abilities of guidance and counseling students (school counselors initial service). This research method is descriptive qualitative by using a quasi-designpre-test post-test experiment control group design which was carried out for 8 weeks. The subject of this research is students majoring in guidance and counseling in one academic year Treatment using the PBL process is divided into five stages: Problem analysis and learning, Discovery and reporting, Solution presentation and reflection, Overview, integration, and evaluation. Data was collected using the Problem Solving Skills Scale developed by researchers. Data were analyzed using an independent t test to compare data stop you And post-test. Hypothesis test results show that Sig. This shows that the model Problem Based Learning (PBL) assisted by Application Mobile Learning (Bikonesia) has a significant effect on improving problem solving abilities Preservice Counselor. Future researchers should consider or even test multiple skills simultaneously through PBL. The implications of this research are can encourage educational institutions to integrate mobile technology in the learning process, considering its effectiveness in improving problem-solving skills.
Penggunaan Puisi sebagai Media Konseling untuk Mengatasi Permasalahan Remaja Diana, Evita; Khaerani, Filzah Andina; Khotimah, Khusnul; Wijaya, Maharani Zhafirah; Purwaningrum, Ribut
Konseling Edukasi : Journal of Guidance and Counseling Vol 7, No 2 (2023): Konseling Edukasi : Journal Of Guidance and Counseling
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/konseling.v7i2.18297

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keberhasilan penggunaan puisi sebagai media konseling dalam mengatasi permasalahan remaja. Penelitian ini menggunakan metode systematical literature review dengan mengumpulkan data dari berbagai artikel dari jurnal daring.  Penulis mencari publikasi artikel jurnal dari tahun 2011 sampai 2021. Penulis menggunakan 9 artikel dari 23 artikel terkait. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa puisi bisa menjadi media konseling yang dapat mengurangi berbagai permasalahan remaja antara lain kurangnya kepercayaan diri, rendahnya harga diri, depresi, stres bahkan kecemasan. Dari 9 artikel yang dikumpulkan, dibuktikan bahwa media puisi cukup efektif dalam mengurangi permasalahan remaja dilihat dari hasil pre-test dan post-test yang dilaksanakan oleh para peneliti.