Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence of Gender and Hope on the Resilience of Bullied Adolescents Nur Setiawati Dewi; Megah Andriany; Ovi Imrotul Lathifah; Artika Nurrahima; Rita Hadi Widyastuti; Nurullya Rachma; Elis Hartati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 26 No 1 (2023): March
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v26i1.1784

Abstract

Bullying is currently a national concern in Indonesia. Many of the country’s children and adolescents have taken their lives due to a lack of resilience in the face of bullying. However, some studies have revealed that victims can survive the adverse effects of bullying. This study aimed to analyze the roles of hope and sociodemographic characteristics in the resilience of bullied adolescents in Indonesia. The study used a cross-sectional design and selected 305 bullied high school students in Semarang as participants through purposive sampling. The Adolescent Resilience Scale and the Children’s Hope Scale were used to measure the participants’ resilience and hope. A multiple linear regression test was applied to analyze the influence of hope and sociodemographic characteristics on resilience. The results showed that gender (β = -0.149, p = 0.001) and hope (β = 0.571, p = 0.001) significantly influenced the resilience of the bullied adolescents. Working through schools’ health units, nurses should establish partnerships with stakeholders, such as school personnel and parents, to develop hope-based intervention programs aimed at enhancing the resilience of bullied adolescents. Abstrak Pengaruh Gender dan Harapan terhadap Resiliensi Remaja Korban Perundungan. Fenomena perundungan di Indonesia saat ini telah menjadi perhatian nasional. Banyak anak dan remaja yang bunuh diri karena tidak kuat menghadapi perundungan. Namun, penelitian mengungkapkan bahwa beberapa korban dapat bertahan dari dampak buruk perundungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran harapan dan karakteristik sosiodemografi terhadap resiliensi remaja korban perundungan di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional dengan 305 siswa SMA korban perundungan di Kota Semarang terlibat sebagai responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Kuesioner Adolescent Resilience Scale (ARS) dan Children's Hope Scale (CHS) digunakan untuk mengukur resiliensi dan harapan remaja korban perundungan. Uji regresi linier berganda digunakan untuk menganalisis pengaruh harapan dan karakteristik sosiodemografi terhadap resiliensi atau ketahanan. Hasil penelitian menunjukkan jenis kelamin (β = -0.149, p = 0.001) dan harapan (β = 0.571, p = 0.001) secara signifikan mempengaruhi resiliensi remaja korban perundungan. Perawat, melalui Unit Kesehatan Sekolah (UKS), perlu menjalin kemitraan dengan pemangku kepentingan seperti guru di sekolah dan para orang tua, guna mengembangkan program intervensi berbasis harapan yang bertujuan untuk meningkatkan resiliensi remaja korban perundungan. Kata Kunci: harapan, perundungan, remaja, resiliensi
Anxiety in prisoners who are currently serving a prison term: A descriptive study in a class IIA women's prison in Semarang Bina, Maria Yoanita; Andriany, Megah; Dewi, Nur Setiawati
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2: December 2020
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.46 KB) | DOI: 10.30604/jika.v5i2.294

Abstract

Detention can cause problems and stressors for prisoners such as anxiety. Anxiety in female prisoners has an impact on psychological and emotional stress that causes violence in prisons. However, research related to anxiety in female prisoners is still limited to anxiety before going home. Therefore, researchers are interested in research to determine the level of anxiety in prisoners who are serving a period of detention. The purpose of this study was to determine the level of anxiety in female prisoners who are serving a period of detention. The research design used in this study was a critical study to see a picture of the anxiety level of female prisoners. The sample in this study was 128 people who were selected using a purposive sampling technique. The results showed that the highest prisoners' anxiety level was in the moderate category as much as 44.5 percent and the lowest was in the panic category as much as 5.5 percent. Female prisoner anxiety arises because of negative emotions due to problems faced, stressors, feelings of failure, and feelings of insecurity. Most of the anxiety levels of female prisoners in prison are in the medium category. Therefore, nurses need to develop research related to interventions to overcome the anxiety of female prisoners in prison. Abstrak: Penahanan dapat menimbulkan masalah dan stressor bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) seperti kecemasan. Kecemasan pada WBP perempuan berdampak pada tekanan psikis dan emosional yang menimbulkan kekerasan dalam lapas. Namun, penelitian terkait kecemasan pada WBP perempuan masih terbatas pada kecemasan menjelang pulang. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian untuk mengetahui tingkat kecemasan pada WBP yang sedang menjalani masa tahanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan pada WBP perempuan yang sedang menjalani masa tahanan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian depkritif untuk melihat gambaran tingkatan kecemasan WBP perempuan. Sampel dalam penelitian ini sebesar 128 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan tingkat kecemasan WBP tertinggi berada pada kategori sedang sebanyak 44.5% dan terendah berada pada kategori panik sebanyak 5.5%. Kecemasan WBP perempuan muncul karena adanya emosi negatif karena adanya permasalahan yang dihadapi, adanya stressor, merasakan kegagalan, dan adanya perasaan tidak aman. Tingkat kecemasan WBP perempuan di Lapas sebagian besar berada pada kategori sedang. Oleh Karena itu, perawat perlu mengembangkan riset terkait intervensi untuk mengatasi kecemasan WBP perempuan di Lapas.
Gambaran Aspek Psikososial dalam Quality of Life Pasien dengan Hemodialisa: Scoping Review Siti Qomaria Usu; Nur Setiawati Dewi; Meira Erawati
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.1225

Abstract

Penelitian tentang masalah psikososial pasien hemodialisa telah banyak dilakukan, namun penelitian terkait dengan Quality Of Life belum banyak dilakukan review. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran aspek psikologis dan sosial dalam Quality of life pada pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisa melalui kajian literatur. Penelitian ini menggunakan metode scoping review, pencarian artikel menggunakan data based Pubmed, Sciencedirect dan Scopus, dengan kata kunci “Psychological AND social AND quality of life AND hemodialysis AND patients AND kidney failure”. Hasil penelitian sebanyak 31 artikel yang dilakukan analisis. Hasil penelitian merangkum temuan dengan tema diantaranya gangguan Quality of life, gangguan psikologi, masalah sosial dan strategi koping yang digunakan. Untuk penelitian selanjuutnya diharapkan dapat menganalisis intervensi keperawatan yang dapat membantu dalam meningkatkan psikososial pasien hemodialisa sehingga biopsikososial pasien dapat terpenuhi dengan baik.
Peran Dan Intensitas Cyberbullying Pada Siswa SMP Yuniarti Dwi Astuti; Nur Setiawati Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/jiks.v14i2.570

Abstract

Abstrak Penggunaan internet oleh remaja di Indonesia cukup tinggi, hal ini menimbulkan sejumlah konsekuensi negatif, salah satunya cyberbullying. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran peran dan intensitas perilaku cyberbullying pada siswa SMP di Kabupaten Batang. Penelitian ini adalah sebuah studi deskriptif survei. Total sampel dari penelitian ini adalah 411 responden yang merupakan siswa-siswi SMP Negeri di Kabupaten Batang. Data diambil menggunakan kuesioner Cyberbullying and Online Aggression Survey Instrument berbentuk google form dan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini adalah sebagian besar responden (51,6%) pernah berperan dan terlibat dalam cyberbullying. Kebanyakan responden berperan sebagai korban (24,8%) dan kebanyakan intensitas keterlibatannya rendah (43,8%). Orang tua diharapkan mengawasi penggunaan media sosial oleh anaknya karena media sosial rawan disalahgunakan remaja untuk melakukan cyberbullying. Kata Kunci : Cyberbullying, Remaja
Parental Challenges in Promoting the Well-being of Talented Youths in Indonesia: A Phenomenological Study Nur Setiawati Dewi; Piyanuch Jittanoon; Wantanee Wiroonpanich
Nurse Media Journal of Nursing Vol 11, No 2 (2021): (August 2021)
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/nmjn.v11i2.34258

Abstract

Background: Parenting talented youths is a challenging task since most talented youths experience role complexities in their lives. Thus, raising talented youths can lead to increased challenges of parenting.Purpose: This study aimed to explore the challenges faced by Javanese Muslim parents in promoting the well-being of talented youths.Methods: A descriptive phenomenological approach was chosen to guide this study. Thirteen Javanese Muslim parents of talented youth (nine men and three women) were recruited using snowball and purposive sampling techniques. The data were obtained by conducting semi-structured interviews and field notes. The collected data were transcribed using verbatim transcription and analyzed using Giorgi’s method of analysis.Results: Three themes were found after data analysis, i.e., challenges coming from the youths, challenges from the community, and the existence of financial constraints in the family. Challenges coming from the youth were related to the oppositional behavior of talented youths and difficulties in managing children’s activities as students and as talented youths. Challenges from the community included low commitment and belittling behavior from teachers or lecturers, ridicule from their neighbors, gender-based discrimination, and the absence of support from the organization. Another theme was related to financial constraints in the family which made it difficult for parents to finance their youth’s education and talent activities.Conclusion: Identifying the actual problems experienced by the talented youths’ parents could help nurses develop appropriate family programs, consider, and incorporate holistic aspects into the programs to obtain optimal results.
Internal Protective Factors That Affect The Resilience Of Hemodialysis Patients: Scoping Review Swastika Sekar Utami; Meira Erawati; Nur Setiawati Dewi
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 16 No. 2 (2023): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v16i2.1738

Abstract

Internal protective factors are factors that come from the individual to support a resilient condition due to the hemodialysis process. The hemodialysis process causes many changes to patients with chronic kidney failure, such as changes in eating, drinking and activity patterns. These factors are the main factor that arises from oneself so it will bring motivation in the process of life going forward. This research is a scoping review which aims to determine the internal protective factors which can affect the resilience of hemodialysis patients. Articles are filtered from science direct, Scopus, PubMed, and Proquest. The keywords used are “factors” AND “Resilience” AND “hemodialysis patient”. The articles used are articles published from 2019-2023. The articles included are full articles, in English, using qualitative, quantitative and mixed methods. The analysis used in this review is the analytical method of Arksey and O'Malley in 6 stages. There were 7 articles analyzed at the end of the search. The protective internal factors obtained are the ability to regulate emotions, optimism, self-esteem, strength and self-confidence as well as spiritual well being. These factors have a positive influence in realizing the resilient condition of hemodialysis patients. This research can be continued with the application of nursing interventions to improve the internal ability of hemodialysis patients to achieve a resilient condition.  
Hubungan Burnout dan Resiliensi Perawat: Scoping Review Arman Wokas; Nur Setiawati Dewi; Ayun Sriatmi
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i1.1513

Abstract

Stres jangka panjang dapat memperburuk masalah kesehatan emosional, fisik, dan mental perawat yang ada, yang pada gilirannya dapat menguras cadangan energi mereka, yang menyebabkan kelelahan fisik dan mental. Resiliensi dapat mencegah terjadinya stress, mempertahankan kesejahteraan mental dan psikologi sehingga dapat membantu perawat secara efektif mengatasi keadaan tersebut. Scoping revieuw ini bertujuan untuk mengetahui hubungan burnout dan resiliensi perawat. Metode: Sumber literatur di peroleh melalui pencarian dengan menggunakan database yang terdiri dari PUBMED, Google Scholar, Science Direct dan Proquest. Istilah kunci yang digunakan untuk mengidentifikasi studi utama adalah “Impact” AND “Resilience” OR “Adaptation” AND “Burnout” AND “Nurses”. Persamaan pencarian diterapkan tanpa batasan, dengan mempertimbangkan judul, abstrak, teori dan metode yang digunakan. Hasil: Berdasarkan artikel yang didapatkan, peneliti mengklasifikasikan dampak bournout terhadap resilensi perawat ditinjau dari aspek 1) sosial, 2) psikologis dan 3) kondisi personal perawat. Kesimpulan: Masalah yang dibahas dalam penelitian ini berdampak pada kualitas perawatan yang diberikan, pada kesejahteraan pasien dan kesehatan kerja perawat. Untuk mencapai tujuan tersebut, harus ada perubahan dari aspek sosial, psikolgi dan kondisi personal perawat berdasarkan bukti ilmiah saat ini.
RESILIENCE CONVEYED THE READINESS FOR ENHANCING SELF-HEALTH MANAGEMENT OF ACUTE ISCHEMIC STROKE PATIENTS IN THE ERA OF THE COVID-19 PANDEMIC:A CASE STUDY Suwaryanti Suwaryanti; Fitria Handayani; Nur Setiawati Dewi
Gaster Vol 21 No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v21i1.1064

Abstract

Introduction: The COVID-19 pandemic is a disease globally that affects acute ischemic stroke patient ability to survive from adversity. Self-management is needed to determine the readiness of patients with ischemic stroke acute to recover from physical weakness during the pandemic COVID-19. Objective: To describe the case of resilience in conveying the readiness for enhancing of self-health management patient ischemic stroke acute during the pandemic COVID-19. Clinical observation: An evaluation was about readiness to accept health management during the pandemic COVID-19 in patients with stroke ischemic acute. The important things to readiness of health management: self-acceptance, family support, and self-exercise at home. Interventions: Focused on health education to do self-exercise during the pandemic COVID-19 to recover them due to limb weakness. Conclusion: Outcome criteria showed that there was increasing in exercise to reduce the risk factor, implementation of a self-care program, and life activity more effectively to fulfill health goal increase.
GAMBARAN DERAJAT DEPRESI PADA PENDERITA KUSTA USIA PRODUKTIF (18-64 TAHUN) Intan Maharani Sulistyawati Batubara; Nur Setiawati Dewi
Journal of Advanced Nursing and Health Sciences Vol. 2 No. 1, Februari 2021
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leprosy has been a world health problem, a particularly psychosocial burden in the productive age group of people with disability (18-64 years), who are at risk of experiencing a degree of depression. The degree of depression in Leprosy patients is an essential concern for nurses and other health professionals to succeed the health care services, as a matter of consideration to prevent further severe transmission. The purpose of this study was to determine the description of the depression degree in Leprosy productive age patients (18-64 years) in one of a regional public hospital in Jawa Tengah. The type of research was a non-experimental descriptive quantitative research design with a survey approach. This research was conducted on 60 respondents of Leprosy clinic outpatients and inpatients. This research used the WHO Zung Self-Rating Depression Scale questionnaire for a degree of depression. The data were presented in narration and percentages. The study showed that 40 respondents did not experience depression (66,7%), 15 respondents had mild depression (25,0%), four respondents had moderate (6,7%), and one respondent had severe depression (1,7%). Based on these results, depression is a predisposed problem experienced by productive-age-patients who need nurses’ role to identify the degree of depression early so that the other effect of depression can be prevented.
Dampak Tuberkulosis Terhadap Kesejahteraan Remaja Angelia, Ninuk; Dewi, Nur Setiawati; Agushybana, Farid
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 1 (2023): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jdk.v11i1.186

Abstract

Pendahuluan : Remaja telah diketahui berada pada peningkatan risiko infeksi baru dan tingkat kegagalan pengobatan yang lebih tinggi. Selain dampak pengobatan yang buruk, rendahnya dukungan sosial, dan masalah kesehatan mental juga mendukung temuan tersebut. Tujuan: Menggambarkan dampak pengobatan TBC terhadap kesejahteraan remaja. Metode: Review ini menggunakan pendekatan scoping review. Sumber literatur di peroleh melalui pencarian dengan menggunakan database yang terdiri dari PUBMED, Google Scholar, Science Direct dan Proquest. Kata kunci yang digunakan“Adolescents” OR “Youth” AND “Tuberculosis” AND “Impact” OR “Effect” AND “Wellbeing” OR “Happiness” OR “Life Satisfaction” OR “Quality of Life”. Kriteria inklusi dalam pemilihan artikel yaitu 1) rentang publikasi artikel 10 tahun terakhir; 2) Bahasa inggris; 3) tema artikel terkait dengan dampak TBC terhadap kesejahteraan remaja, 4) tersedia full teks dan spesifik. Hasil: Berdasarkan artikel yang didapatkan, peneliti mengklasifikasikan kesejahteraan dalam empat aspek yaitu aspek fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi.  Kesimpulan: Pengobatan TBC berdampak pada seluruh aspek perkembangan remaja. Dibutuhkan pelayanan TBC yang ramah untuk remaja sehingga dapat mempertahankan kesejahteraan remaja selama menjalani pengobatan.
Co-Authors - Anggorowati A Anggorowati Agus Santoso Alaidin, Makdum Alifia Dian Yusriana Alifiati Fitrikasari Andria Pragholapati Andriany , Megah Anggorowati Arif Putra Basir Arintan Nur Safitri Arman Wokas Artika Nurrahima Artika Nurrahima Artika Nurrahima, Artika Atiqur Rohman Aulia, Nadia Rizki Ayun Sriatmi Bina, Maria Yoanita Burhanudin Bin Hasyim Dian Aulia Kurniawati Diapni, Nanda Alivia Diyan Yuli Wijayanti Dyah Vierdiana Elis Hartati Elis Hartati Elis Hartati Eni Hidayati Eni Hidayati Farid Agushybana Fitria Handayani Fitria Handayani Fitria Handayani Fitrikasar, Alifiati Fransiska Riati Sutanti Tumanggor Gayu Saritri Husnaa Geovanny Serviam Permana Putri Rahamitu Hani, Umi Hastaning Sakti Hastaning Sakti Hesti Kusumastuty Hikmat, Rohman Iin Utami Yasrianti Lamukara Intan Maharani Sulistyawati Batubara Janah, Esti Nur Kissya, Theofilya Amandya Kusumaningrum, Ervia Luky Dwiantoro Luky Dwiantoro Makdum Alaidin Maria Wisnu Kanita Maria Yoanita Bina Marsela Riska Raswandaru marsyaban, Marsyaban Marta Cintia Dewi Maulina, Latansa Megah Andriany Megah Andriany Megah Andriany Megah Andriany Megah Andriany Megah Andriany Megah Andriany Megah Andriyani Meidiana Dwidiayanti Meidiana Dwidiyanti Meira Erawati Meira Erawati Mohamad Fikriyanto H. Kilo Monika Steffi Novia Sabatini Muflihatul Muniroh Muhamad Nuryanto Muhammad Mu’in Muhammad Mu’in Mui’in, Muhammad Mu’in, Muhammad Ninuk Angelia Nurullya Rachma Nurullya Rachma Nurullya Rachma Olina, Yanuan Ben Ovi Imrotul Lathifah Pamukhti, Bagas Biyanzah Drajad Piyanuch Jittanoon Putra, Suwarty Nursahara Usman Reni Sulung Utami Rikhan Luhur Prasetya Rita Hadi Widyastuti Rita Hadi Widyastuti Rita Hadi Widyastuti Rita Hadi Widyastuti Roland Lekatompessy Sakti Vivendi Rosa Widyastuti Sarah Ulliya Selvi Dwi Puji Asih Siti Qomaria Usu Sonetha Astilina Blegur Sri Padma Sari Suminto Suminto Suwaryanti Suwaryanti Swastika Sekar Utami Tri Indah Winarni Tri Nur Kristina Waluyo, Lotusya Citra Wantanee Wiroonpanich Wirawan, Panji Wisnu Yuniarti Dwi Astuti