Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kebutuhan Pengembangan Booklet Sistem Imun Manusia sebagai Suplemen Bahan Ajar Biologi Kelas XI SMA Olla Krisliani Yudistira; Syamsurizal Syamsurizal; Helendra Helendra; Yusni Attifah
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i1.34289

Abstract

Media pembelajaran merupakan kemajuan besar dalam bidang pendidikan, melalui media mempermudah guru dan peserta didik dalam memahami konsep pelajaran. Objek yang tidak dapat diamati secara langsung karena keterbatasan waktu, biaya, dan lain sebagainya menggunakan media pembelajaran kita dapat melihat dan mempelajari objek tersebut. Pemilihan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik bukanlah hal yang mudah, guru harus mengetahui bagaimana karakteristik peserta didik untuk dapat menyesuaikan bahan ajar yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan booklet sistem imun manusia sebagai suplemen bahan ajar biologi kelas XI di SMAN 4 Padang. Studi dilakukan dengan metode survei menggunakan angket yang disebarkan kepada peserta didik dan guru biologi di SMAN 4 Padang. Angket diisi oleh 159 peserta didik kelas XII IPA dan satu orang guru biologi SMAN 4 Padang. Hasil angket menunjukkan bahwa peserta didik membutuhkan sumber belajar tambahan pada materi sistem imun manusia, kriteria sumber belajar yang dibutuhkan oleh peserta didik yaitu materi yang disampaikan lengkap, singkat, padat dan disertai gambar. Pengembangan booklet sebagai suplemen bahan ajar biologi dapat menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh guru dan peserta didik khusunya pada materi sistem imun manusia.
Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Biologi Selama Pembelajaran Daring pada Siswa XI Sekolah Menengah Atas Pezzy Eka Putri; Lufri Lufri; Helendra Helendra; Sa’adiyah Fuadiyah
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 4 No. 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v4i3.37617

Abstract

Berbagai permasalah muncul akibat pendemi covid-19 salah satunya adalah kualiatas Pendidikan. Masalah yang saat ini muncul dalam pembelajaran daring yaitu rendahnya hasil belajar peserta didik. Salah satu faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar adalah motivasi Belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar Biologi peserta didik kelas XI selama pembelajaran daring Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA. Sampel penelitian berjumlah 56 orang dengan teknik satruration sampling. Instrumen pada penelitian ini menggunakan angket. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif , dan statistic inferensial. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi antara motivasi belajar dengan hasil belajar Biologi peserta didik kelas XI selama pembelajaran daring dengan nirai r= 0, 301; koefisien nilai thitung yaitu 2, 3226 lebih besar dari pada koefisien ttabel yaitu 1, 67356. sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifakan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar Biologi peserta didik kelas XI selama pembelajaran daring. Motivasi belajar diperlukan agar siswa lebih semangat dalam belajar sehingga berpengaruh pada hasil belajar siswa.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR DALAM JARINGAN (DARING) PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI YANG DIALAMI PESERTA DIDIK KELAS X DIBEBERAPA SMAN DI KOTA PADANG Vika Yunalia Rahmi; Helendra Helendra
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/biodidaktika.v16i2.12869

Abstract

Pembelajaran daring adalah pembelajaran dalam jaringan yang dilakukan tidak secara tatap muka tetapi memanfaatkan jaringan internet lewat aplikasi pembelajaran seperti google meet, zoom meeting dan lainnya yang dapat mempertemukan guru dan siswa. Penelitian ini dilakukan untuk mendapati apakah ada kesulitan belajar dalam jaringan (daring) yang dialami oleh peserta didik kelas X pada mata pelajaran biologi dibeberapa SMAN di Kota Padang. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif, dimana variabel yang diteliti akan dijelaskan melalui data-data yang didapatkan saat penelitian, dianalisis lalu didapatkan suatu kesimpulan.  Data dalam penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan langsung dari sampel penelitian dan juga data sekunder diperoleh dari jurnal, artikel serta buku yang berkaitan dengan penelitian yang dilaksanakan.
COMMUNITY EMPOWERMENT IN LANDSLIDE DISASTER MITIGATION THROUGH GREEN REVITALIZATION SYSTEM TO REALIZE TANGGUH DISASTER COMMUNITY Iing Rika Yanti; Silvi Trisna; Rahmi Zulva; Helendra Helendra
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/rangkiang.2020.v2i2.4539

Abstract

Bencana alam merupakan suatu yang tidak dapat dihindari dan diprediksi terjadinya. Selama kurun waktu beberapa tahun belakangan ini banyak terjadi bencana longsor di beberapa daerah yang rawan bencana. Longsor yang terjadi disebabkan karena kondisi tanah yang tidak stabil serta kurangnya kesadaran masyarakat akan menjaga lingkunagn sendiri dari bahaya longsor. Salah satu daerah yang rawan longsor adalah nagari salido kecematan IV Jurai Pesisir Selatan yang akan menerima dampak bencana longsor. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pengetahuan mitigasi bencana longsor melalui revitalisasi hijau guna mewujudkan masyarakat nagari tangguh bencana. Sehingga masyarakat akan memiliki kesiapan untuk menghadapi becana dan kemampuan untuk mengurangi resiko, serta memiliki ketahanan dan kekuatan membangun kembali kehidupan setelah terkena dampak. Selain penyuluhan juga dilakukan revitalisasi hijau melalui penanaman kembali hutan yang telah gundul dengan bibit-bibit tanaman yang diharapkan dapat meningkatkan agregat tanah sehingga longsoran tanah tidak terjadi lagi. Seluruh rangkaian kegiatan pada tahap ini disebut juga sebagai model awal dalam pengurangan risiko bencana tanah longsor. 
Analisis Kebutuhan untuk Pengembangan Bahan Ajar Berbentuk Komik Manga pada Materi Jaringan Hewan Kelas XI SMA Ummul Barokahhuda; Ramadhan Sumarmin; Helendra Helendra; Relsas Yogica
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 6, No 1 (2021): Bioedusiana
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi - Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/bioed.v6i1.2968

Abstract

Students' understanding of the material and students' interest in learning can be improved in various ways, one of which is using teaching materials in the form of comics. Students tend to like things that match their preferences, including the teaching materials used in learning. This study aims to determine students' preferences for the types of comics developed as teaching materials for animal tissue material for 11th grade Senior High School. The descriptive quantitative approach is the method used in this study with all students of class 11th grade MIPA SMAN 1 Padang Panjang. The sample was randomly selected as much as 10% of the students in each class using the probability sampling-random sampling technique. The instruments used to collect research data are interview sheets by teachers and needs analysis questionnaires by students. The needs analysis questionnaire, curriculum analysis, analysis of teaching materials and analysis of students are carried out. This study indicates that students need alternative teaching materials in the form of comics and are familiar and tend to like Japanese-style comics or manga comics. Based on the results of this study, it is necessary to develop teaching materials in the form of manga comics on animal tissue material for 11th grade SMA.
Rancangan Pembelajaran Gerak Makhluk Hidup Melalui Model Pembelajaran Inkuiri dan Literasi Sains Heffi Alberida; Fitri Arsih; Helendra Helendra; Muhyiatl Fadilah
JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) Vol 1 No 1 (2017): JEP : Jurnal Eksakta Pendidikan
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jep/vol1-iss1/30

Abstract

The aims of this research are to result valid and practice student texs book bases on inquiry and science literate for junior High School. This research used Plomp Models: a preliminary investi-gation (preliminary research), stage of development or prototype creation stage (development or pro-totyping phase), and the stage of assessment (assessment phase). The subject research were thirty stu-dents from Juniorr High School 12 Padang. Data is primary data collected directly from validation and practicality questionnaires. Data analyze descriptively statistic. The result shows that student texs book have 89,29%, in validity and 86,57% in practicality by teachers and 83,72% in practicality by students. It can conclude that student texs book bases on inquiry and science literate have valid and practice to use in learning.
Analisis Berpikir Kritis Siswa SMAN 4 Padang pada Materi Pencemaran Lingkungan Rosyidah Syahrul; Ramadhan Sumarmin; Helendra Helendra; Relsas Yogica
JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) Vol 5 No 1 (2021): JEP (Jurnal Eksakta Pendidikan)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jep/vol5-iss1/565

Abstract

The individual's capacity to be effective in life is determined by his reasoning abilities, especially with the ultimate goal of overcoming life's problems. Basic reasoning is a clear and coordinated cycle of reasoning used in critical, dynamic thinking, investigating and leading logical examinations. This research aims to determine the critical thinking abilities of students at SMAN 4 Padang on Environmental Pollution Material. This type of research is descriptive, the sample is determined by proportional random sampling. The sample size was 125 students from 50% of each class member who were taken randomly. Students' critical thinking tests are analyzed per indicator consisting of: Analysis, Evaluation, Deductive and Inductive. Based on the results of the critical thinking analysis of students at SMAN 4 Padang, the average percentage was 71.99% in the high category. Almost any part of the upper level character can be balanced in the student, so that one can make tentative decisions.
Literature Study: Effect of Jigsaw Assisted with Mind Map on Students Learning Competencies Monhartini Monhartini; Helendra Helendra; Syamsurizal Syamsurizal; Heffi Alberida
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2021): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v14i1.43749

Abstract

This article review aims to look at the effect of applying the jigsaw type cooperative learning model assisted with mind map recitation on students' learning competencies. The method used is a systematic review by reviewing articles that are relevant to the author's research. The data used is obtained from relevant journals that are relevant to the problem the authors discuss. Data is taken from databases such as SINTA, Google Scholar and other relevant journal websites. The variables used in this study are the type of jigsaw cooperative learning model (independent variable) and the students' learning competency (dependent variable). Starting from elementary school level, junior high school, high school, to college can also feel the positive influence of the application of this type of cooperative learning model jigsaw. Because of the positive influence of the application of this type of jigsaw cooperative learning model, it is expected that the teacher will apply the material that is both theoretical and practical. This type of jigsaw cooperative learning method can improve student learning outcomes and activeness so that problems that occur in the learning process can be overcome.
Perbandingan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa yang Diajar Dengan Model Problem Based Learning dan Discovery Learning Surya Elita Pasaribu; Helendra Helendra; Ristiono Ristiono; Yusni Atifah
Mimbar Ilmu Vol. 25 No. 3 (2020): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i3.28918

Abstract

Berpikir kritis adalah kemampuan menalar seseorang dalam menilai, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan ilmiah. Berpikir kritis merupakan salah satu aspek yang dibutuhkan dalam implementasi Kurikulum 2013 dan mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi yang dipelajari. Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dapat digunakan model Problem Based Learning dan Discovery Learning. Hasil observasi peneliti menunjukkan bahwa di SMPN 5 Panyabungan belum menerapkan penilaian kemampuan berpikir kritis siswa dan cenderung menggunakan model pembelajaran yang monoton sehingga minat peserta didik dalam mengikuti kagiatan belajar masih rendah, yang dimana tergambar dari nilai rata-rata ujian akhir peserta didik. penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan menggunakan model Problem Based Learning dan Discovery Learning. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian The Statistic Group Comparison yang dimodifikasi karena tidak menggunakan kelas kontrol, tetapi menggunakan dua kelas sampel yaitu Kelas Eksperimen I dan Kelas Eksperimen II. Pemilihan sampel dilakukan dengan purposive sampling sebanyak dua kelas berdasarkan selisih nilai rata-rata terkecil. Kelas Eksperimen I dan Kelas Eksperimen II ditentukan secara acak. Kemudian diperoleh VIII1 sebagai Kelas Eksperimen I dan VIII2 sebagai Kelas Eksperimen II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbandingan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan model Problem Based Learning dan Discovery Learning. Kelas Eksperimen I yang menggunakan model Problem Based Learning memiliki nilai rata-rata 77,9 dan Kelas Eksperimen II yang menggunakan model Discovery Learning memiliki nilai rata-rata 63,3.
Pengembangan Instrumen Asesmen Berbasis Literasi Sains Tentang Materi Sistem Ekskresi dan Sistem Pernapasan Helendra Helendra; D. Ratna Sari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i1.29860

Abstract

The 2013 curriculum which focuses on improving scientific literacy, assessment is an integral part of the science learning process. However, based on the results of measurements carried out by PISA (Program for International Student Assessment), Indonesian scientific literacy is still relatively low. This study aims to produce an assessment instrument based on scientific literacy on the excretory system and respiratory system material. This research is Research and Development using the Plomp development model which consists of the initial investigation stage, the development stage or the prototyping stage, and the assessment stage. The subjects of the small-scale research product test were 9 students, and the field trial was 32 students. The results showed that the average value of the logical validity of the instrument was 87,23% which was declared very valid and the empirical validity value was 80,00%. The results of the practicality test of the assessment instrument by teachers scored 89,52% and by students 88,43%. The reliability of the scientific literacy-based assessment instrument shows a very high category with a reliability value of 0,93, 80 % questions with moderate difficulty criteria and 66,00% questions with good discriminating power. So, it can be concluded that the scientific literacy-based assessment instrument for the excretory system and respiratory system material can be declared very valid, very practical, and the reliability of the questions is very high.
Co-Authors Annisa Jaya Fitri Ardi Ardi Ardi Ardi Ardi Ardi Armen Armen Atifah, Yusni Ayunda Friatma D. Ratna Sari Dewi Fortuna Rahayu Dezi Handayani Dhea Delara Iryanda Dini Busfi Wulandari Eldyana Rahayu Putri Eliza Octa Khairani Elsa Yuniarti Fani Fenty Aradia Fauzia Mawaddah Fauziyah Arda Fevria, Resti Fitri Arsih Fitri Arsih Fitria Anwar Fuji Zahara Zahara Haderah Haderah Hane Johan Haniza Sara Heffi Alberida Iing Rika Yanti Indra Hartanto Indra Myraldi Ismi Azzahra Harahap Jailani Jailani Khozanatur Rohmah Laksono Trisnantoro Leli Ambella Mayanda Lena Rista Saragih Lufri Lufri M. Haviz Maulidin Ahmad Jamil Meilani Syaiful Mitha Safitri Monhartini Monhartini Muhyiatl Fadilah Muhyiatul Fadilah Nofianti Nofianti Nurul Amrina Rosada Nurul Ilma Septiani Olla Krisliani Yudistira Pezzy Eka Putri Puput Putri Rahmadhani Fitri Rahmawati D. Rahmawati D. Rahmawati Darussyamsu Rahmawati Darussyamsu Rahmi Suci Nadira Rahmi Zulva Ramadhan Sumarmin Ramadhan Sumarmin Ramadhan Sumarmin Ramadhan Sumarmin Ramadhan Sumarmin Ramadhani Fitri Relsas Yogica, Relsas Reni Rahayu Ria Anggriyani Rintia Mawaddah Ristiono Ristiono Ristiono Ristiono Rizka Putri Alti Rosyidah Syahrul S. Syamsurizal Sa'diatul Fuadiyah Sa'diatul Fuadiyah Sa’adiyah Fuadiyah Selaras, Ganda Hijrah Silvi Trisna Siska Febritama Siti Verani Fauziah Suci Mitra Prawiki Surya Elita Pasaribu Syamsurizal - - Tasya Amelia Threea Lestari Tohiroh Danur Rahmat Ummul Barokahhuda Vayolin Eroika Vika Yunalia Rahmi vina safitri Viola Fitri Maharani Vivin Novelyani Wirda Taufik Yosi Laila Rahmi Yosi Laila Rahmi Yudi Agustira Rahmatullah Yulia Ramadhani Yuni Ahda Yuni Rosa Lina Yusni Attifah Zalik Muhammad Latif Zharifa Afifi Zulyusri, Zulyusri