Claim Missing Document
Check
Articles

Validity test digital booklet of human digestive system for students in class XI senior high school Lailatil Arifah; Ardi Ardi; Syamsurizal Syamsurizal; Helsa Rahmatika; Suci Fajrina; Ani Murianti; Fifi Mardayanti
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2023): February 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i1.14569

Abstract

Learning media is everything that is used to distribute information in learning. The use of appropriate and varied media can overcome the passive nature of students in the teaching and learning process. The results of the analysis of observational questionnaires on students and teachers, it is known that the media that tend to be used are textbooks and modules. Therefore, teachers and students still want other learning media that are able to attract interest in reading and can easily be used anytime and anywhere by students. Based on this, a digital booklet on the material of the human digestive system was developed as a valid learning medium for class XI SMA/MA students. This research was conducted at the Department of Biology, FMIPA UNP and SMAN 1 Rao, using a 4D development model (define, design, develop and disseminate) which is abbreviated at the develop (3D) stage. The data obtained were analyzed by descriptive statistics. The average value of validation is 90.95% with a very valid category. This criterion was obtained from four aspects tested, namely aspects of the feasibility of content, language, presentation and graphics. Digital booklets with very valid criteria are appropriate for use in the student learning process.Abstrak Media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan informasi dalam pembelajaran. Penggunaan media yang tepat dan bervariasi dapat mengatasi sifat pasif perserta didik dalam proses belajar mengajar. Hasil analisis angket observasi terhadap peserta didik dan guru, diketahui media yang cenderung digunakan adalah buku teks dan modul. Oleh karena itu guru dan peserta didik masih menginginkan media pembelajaran lain yang mampu menarik minat baca dan dengan mudah dapat digunakan kapan dan dimana saja oleh peserta didik. Berdasarkan hal tersebut dikembangkanlah booklet digital pada materi sistem pencernaan manusia sebagai media pembelajaran yang dilengkapi dengan gambar dan video yang interaktif untuk peserta didik kelas XI SMA/MA yang valid. Penelitian ini dilakukan di Departemen Biologi FMIPA UNP dan SMAN 1 Rao, dengan menggunakan model pengembangan 4D (define, design, develop dan disseminate) yang disingkat pada tahap develop (3D). Data yang diperoleh dianalisis secara statistik deskriptif.  Nilai rata-rata validasi 90,95% dengan kategori sangat valid. Kriteria ini diperoleh dari empat aspek yang diuji yaitu aspek kelayakan isi, kebahasaan, penyajian dan kegrafikaan. Booklet digital dengan kriteria sangat valid layak digunakan dalam proses belajar oleh siswa.
Analisis Kebutuhan LKPD Berbasis Pendekatan Inkuiri terhadap Pengetahuan Peserta Didik Fathimah Azzahra; Lufri Lufri; Syamsurizal Syamsurizal; Yusni Atifah
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 3 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i3.11901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui kebutuhan LKPD berbasis pendekatan inkuiri terhadap pengetahuan peserta didik pada materi Animalia. Metode yang digunakan yaitu penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel pada penelitian ini yaitu satu orang guru biologi yang mengajar kelas X dan 33 orang peserta didik di SMAN 1 VII Koto Sungai Sarik. Hasil penelitian yaitu (1) Pada materi Animalia, guru sudah menggunakan LKPD tetapi belum maksimal, (2) Materi Animalia sebagai materi yang memiliki materi yang kompleks untuk dipelajari lebih lanjut, (3) Peserta didik memiliki pengetahuan terhadap materi Animalia, dan (4) Pengetahuan peserta didik dalam mempelajari materi Animalia semakin bertambah sesuai dengan kemampuan peserta didik. Kesimpulan penelitian ini yaitu LKPD berbasis pendekatan inkuiri pada materi Animalia dibutuhkan untuk memaksimalkan proses pembelajaran serta dapat mengasah keterampilan ilmiah peserta didik.
Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Femel Pajria; Syamsurizal Syamsurizal; Heffi Alberida; Suci Fajrina
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 3 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i3.12444

Abstract

Pembelajaran yang diterapkan sudah berorientasi pada keterampilan berpikir kritis namun belum terlaksana secara optimal. Keterampilan berpikir kritis dapat dikembangkan melalui proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XII MIPA SMAN 1 Kecamatan kapur IX. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis denskriptif kuantitatif dengan menggunakan instrumen berupa soal yang berdasarkan pada indikator berpikir kritis dari ennis. Hasil yang didapatkan dari ujicoba soal kepada peserta didik diolah dan dianalisis, sehingga didapatkan kesimpulan Tingkat keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XII MIPA SMAN 1 Kecamatan Kapur IX berada pada kategori sangat rendah.
Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas XII SMAN 1 Salimpaung tentang Materi Pewarisan Sifat Femil Adella; S. Syamsurizal; Heffi Alberida; Suci Fajrina
FONDATIA Vol 7 No 1 (2023): MARET
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/fondatia.v7i1.3092

Abstract

The 21st century requires students to have 4C skills, one of which is critical thinking skills. Learning at SMAN 1 Salimpaung is already oriented towards critical thinking skills, but it is still not optimal and the data regarding critical thinking skills is unknown. Therefore, data is needed regarding the analysis of students' critical thinking skills. This study aims to analyze the level of critical thinking skills of class XII students of SMAN 1 Salimpaung on the subject of inheritance. This research is a descriptive research. The research sample consisted of 30 students. The sampling technique used is simple random sampling. The instrument used in this study is in the form of essays on inheritance material which refers to aspects of critical thinking, Ennis (2011). The data analysis technique used is quantitative descriptive analysis. Based on the results of the research that has been done, the critical thinking skills of class XII students of SMAN 1 Salimpaung are obtained, namely the indicator of formulating questions 40% (very low), analyzing arguments 46.67% (low), considering the credibility of sources 59.17% (low), induction 21.67% (very low), deduction 41.67% (very low), make and consider decisions 20% (very low), make terms and definitions 40.83% (very low) and determine an action 24 .17% (very low) to obtain a general average of 36.53%. The conclusion of this study is that the level of critical thinking skills of class XII students of SMA Negeri 1 Salimpaung is generally still in the very low category.
Validitas Modul Ajar Hereditas Manusia Berbasis Problem Based Learning (PBL) Tasya Nofriyenti; Syamsurizal Syamsurizal; Fitri Arsih; Ria Anggriyani
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 4 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i4.13658

Abstract

Perangkat ajar merupakan berbagai bahan ajar yang digunakan oleh pendidik dalam upaya mencapai capaian pembelajaran pada kurikulum merdeka. perangkat ajar yang digunakan oleh pendidik dalam menjalani kurikulum merdeka saat ini yaitu modul ajar. Modul ajar yang dikembangkan harus berpusat pada peserta didik sehingga peserta didik harus dapat menyusun pengetahuannya sendiri dalam memecahakan masalah dan mengupayakan solusinya, model pembelajaran yang dapat digunakan salah satunya adalah PBL. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah modul ajar yang valid. Jenis penelitian ini adalah jenis pengembangan atau dikenal dengan Research and Development, dengan model pengembangan 4D. Penelitian ini dilakukan di FMIPA UNP dan SMAN 8 Padang. Validator produk ini terdiri dari 3 validator yaitu 2 orang dosen Jurusan Biologi FMIPA UNP dan 1 orang guru mata pelajaran Biologi di SMAN 8 Padang. Dari penelitian ini maka dihasilkan modul ajar hereditas manusia berbasis PBL untuk fase F SMA/ MA yang valid dengan rata-rata nilai validitas diperoleh 89,04%.
Validasi Pengembangan Modul Ajar Pola-pola Hereditas Berbasis Problem Based Learning Widya Refmianti; Syamsurizal Syamsurizal; Fitri Arsih; Helsa Rahmatika
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 4 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i4.13670

Abstract

Modul ajar yang sekarang dikembangkan menggunakan kurikulum merdeka dan dirancang oleh guru pada satuan pendidikan. Guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun modul ajar secara lengkap dan sistematis. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan pada kurikulum merdeka adalah model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan 3 tahapan dari four-D models, terdiri dari tahap pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Kelayakan produk modul ajar diukur berdasarkan validitas. Modul ajar divalidasi oleh 2 orang dosen Biologi FMIPA UNP dan 2 orang guru Biologi SMAN 1 Lubuk Alung. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dihasilkan modul ajar pola-pola hereditas berbasis problem based learning untuk mata pelajaran biologi fase F SMA dan diperoleh nilai rata-rata 83,93% dengan kriteria sangat valid.
Validitas Modul Ajar Mutasi Berbasis Problem Based Leraning (PBL) Sinta Wulandari; Syamsurizal Syamsurizal; Fitri Arsih; Suci Fajrina
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 4 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i4.14575

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan kurikulum baru yang menjadikan pendidikan berpusat pada peserta didik sehingga pendidik dituntut mampu mengembangkan modul ajar. Modul ajar kurikulum merdeka merupakan bahasa baru dari RPP yang memiliki ketentuan format memuat materi pembelajaran, interpretasi, dan teknik evaluasi yang disusun secara sistematis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research and Development menggunakan model 4-D yang dibatasi sampai tahap develop. Subjek penelitian ini 2 orang dosen departemen biologi FMIPA UNP, 3 orang guru biologi SMAN 1 Batang Anai. Objek penelitian adalah modul ajar mutasi problem based learning (PBL) untuk mata pelajaran biologi fase F SMA/MA. Instrumen pengumpulan data adalah angket wawancara pendidik, angket validitas, dan angket uji keterbacaan. Hasil uji validitas modul ajar adalah 92,10% dikategorikan sangat valid. Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa modul ajar mutasi berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk mata pelajaran biologi fase F SMA/MA valid.
META-ANALISIS PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI Dinda Nursal; Syamsurizal Syamsurizal; Heffi Alberida
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v3i1.523

Abstract

Masalah pendidikan saat ini paling banyak diperdebatkan. Tentu saja semua ini Tantangan bagi guru untuk mengelola pembelajaran di kelas dengan lebih baik agar siswa dapat belajar lebih banyak Jangan hanya fokus pada guru, belajarlah secara aktif. kegiatan siswa di Proses pembelajaran diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap hasil belajar.Secara keseluruhan, model pembelajaran berbasis masalah (PBL) mendorong aktivitas siswa dan Otonomi dalam belajar, terutama dalam pemecahan masalah. Tujuan dari survei ini adalah untuk: Buktikan bahwa model pembelajaran berbasis masalah dapat berupaya untuk meningkatkan pembelajaran siswa Berkaitan dengan pelajaran biologi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kajian literature Artikel terkait selama 5 tahun (2016-2022). Dibuktikan oleh lebih dari 20 peneliti Meningkatkan penerapan model pembelajaran berbasis masalah dalam pelajaran biologi hasil belajar siswa. Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran berbasis masalah adalah Pembelajaran harus mampu meningkatkan hasil belajar siswa.
Validasi Pengembangan Modul Ajar Bioteknologi Berbasis Problem Based Learning Zharifa Afifi; Syamsurizal Syamsurizal; Helendra Helendra; Ria Anggriyani
ISLAMIKA Vol 5 No 3 (2023): JULI
Publisher : Pendidikan Agama Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/islamika.v5i3.3620

Abstract

The Independent Curriculum requires teachers to compile teaching tools consisting of Learning Outcomes (CP), Learning Objectives Flow (ATP) and teaching modules as a mandatory task of a teacher. The teaching module is a form of learning implementation plan in the Independent Curriculum which is accompanied by student worksheets and teaching materials in it. This research uses a type of development research with a 4D model. The 4D model consists of four stages of Define, Design, Develop and Disseminate. Due to time constraints, this study did not carry out the disseminate stage. The subjects of this study consisted of lecturers from the Biology Department, FMIPA UNP, seven Biology teachers. Based on the research data, a problem-based learning biotechnology teaching module is obtained which is very valid with a validation value of 95.59%.
Validasi Pengembangan Modul Ajar Evolusi Berbasis Problem Based Learning (PBL) Vina Safitri; Syamsurizal Syamsurizal; Helendra Helendra; Ria Anggriyani
ISLAMIKA Vol 5 No 4 (2023): OKTOBER
Publisher : Pendidikan Agama Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/islamika.v5i4.3754

Abstract

This study aims to produce valid problem-based learning (PBL) evolutionary teaching modules for phase F SMA/MA. The teaching module is a teaching tool for the Independent Curriculum which is designed systematically as a teacher's guide in carrying out the learning process. The research and development method used is the Four-D model development research. This research model consists of four stages, namely define, design, develop and disseminate. The disseminate stage was not carried out due to time constraints. The subjects of this study consisted of two lecturers from the Department of Biology FMIPA UNP and six Biology teachers. This research resulted in a valid problem-based learning (PBL) evolution teaching module with a validity value of 88.26%.
Co-Authors Achyar, Afifatul Ahmad Subari AMERIA YUNITA Ani Murianti Annisa Maharani ardi ardi Ardi Ardi Ardi Ardi Arief Muttaqiin Atifah, Yusni Ayu Kartika Des M Dezi Handayani Dian Novika Permatasari Dinda Nursal Dwi Hilda Putri Elsa Badriyya Elsa Sastra Farah Azizah Fathimah Azzahra Febi Oktavani Feby Larasati Femel Pajria Femil Adella Fevria, Resti Fifi Mardayanti Fitrah Herninda Fitri Arsih Fitri Handayani Ganda Selaras Heffi Alberida Helendra . Helsa Rahmatika Hengki Saputra Ida Elfira Ifva Darmayanti* Indra Hartanto Irma Leilani Eka Putri Ismi Azzahra Harahap Khairunnisa Khairunnisa Lailatil Arifah Linda Advinda Lufri Lufri Maiyusri Eka Putri Mayang Anazalia Mayang Aprilia Trissa Mega Elvianasti Mutia Sari Nazifa Nur Liza Neli Octiana Niken Fryolta Nurdiani Nurdiani Nurida Fajriah Nurul Hiza Putri Olda Apriyeni Olla Krisliani Yudistira Paidi Pujha Alencia Putri Nilam Sari Putri Novianti putri10 Rahma Fitri Rahmadhani Fitri Rahmawati Darussyamsu Rahmawati Rahmawati Rahmi Rahmi Rahmi Ridhayani Ramadhan Sumarmin Ramadhani Fitri Rapidah Refsya Aulia Fikri Relsas Yogica, Relsas Ria Anggriyani Rikizaputra Rikizaputra Riska Ardianti Ruri Lorika Sa'diatul Fuadiyah Sa’diyatul Fuadiyah Sa’diatul Fuadiyah Selaras, Ganda Hijrah Sinta Wulandari Sintia Putri Siska Purnama Sari Siti Halifah Suci Fajrina Sudarni Syarif, Eka Aghnia Tasya Nofriyenti tut anggraini Utari Akhir Gusti Utari Akhir Gusti vina safitri Vina Septiani Welly Junengsih Widya Refmianti Winta Pebrina Wirda Taufik Witri Adriani Yauma Ilban Ali Yolanda Ruhul Azomi Yosi Laila Rahmi Yulia Ramadhani Yuni Ahda Yusni Attifah Zharifa Afifi ZK Abdurahman Baizal