Articles
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN BOOKLET VIRUS SEBAGAI SUPLEMEN BAHAN AJAR BIOLOGI DI SMA
Ruri Lorika;
S. Syamsurizal
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : MO.RI Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52562/biochephy.v2i1.274
Media pembelajaran merupakan salah satu alat yang digunakan untuk membantu kelancaran proses belajar mengajar. Media pembelajaran digunakan untuk mempermudah guru dalam menyampaikan materi dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran sebaiknya dibuat berdasarkan kebutuhan peserta didik agar materi yang disampaikan menjadi lebih bermakna dan diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan booklet virus sebagai suplemen bahan ajar biologi di SMAN 4 Padang. Studi dilakukan dengan metode survei menggunakan angket yang disebarkan kepada 92 orang peserta didik kelas X IPA dan satu orang guru Biologi SMAN 4 Padang. Hasil angket menunjukkan bahwa peserta didik membutuhkan suplemen bahan ajar pada materi virus. Kriteria bahan ajar yang dibutuhkan oleh peserta didik yaitu materi disajikan dengan lengkap, singkat, padat, jelas dan disertai gambar serta terdapat penjelasan untuk istilah-istilah yang sulit. Pengembangan booklet sebagai suplemen bahan ajar biologi dapat menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh guru dan peserta didik khususnya pada materi virus.
Meta-Analisis Validitas Booklet Materi Ekosistem Sebagai Suplemen Bahan Ajar Biologi Kelas X SMA
Rahmi Rahmi;
S. Syamsurizal
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : MO.RI Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (163.106 KB)
|
DOI: 10.52562/biochephy.v1i2.255
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai validitas booklet materi ekosistem sebagai suplemen bahan ajar mata pelajaran biologi kelas X SMA. Booklet sendiri adalah sebuah media pembelajaran berupa buku kecil yang memiliki paling sedikit lima halaman dan paling banyak empat puluh delapan halaman diluar hitungan sampul, kaya akan informasi penting, isinya jelas, tegas, dan mudah dimengerti. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode meta analisis. Peneliti merumuskan masalah penelitian di awal, kemudian dilanjutkan dengan mencari penelitian sebelumnya yang relevan untuk dianalisis. Teknik untuk mengumpulkan data yang diperlukan dilakukan dengan teknik non tes yaitu dengan menelusuri jurnal-jurnal elektronik dan skripsi. Data yang digunakan dalam menganalisis validitas booklet sebagai bahan ajar adalah 14 artikel jurnal dan 3 skripsi. Berdasarkan hasil analisis terhadap validitas Booklet sebagai suplemen bahan ajar biologi kelas X SMA punya tingkat kevalidan dengan rata-rata sebesar 91,82% dan terkategori sangat valid.
ANALISIS URGENSI PENGEMBANGAN BOOKLET PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN KELAS XI SMA/MA
Utari Akhir Gusti;
S. Syamsurizal
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 3, No 1 (2021): April
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (356.277 KB)
|
DOI: 10.35334/bjbe.v3i1.1896
AbstrakPendidikan merupakan bagian terpenting dalam membentuk manusia yang berkualitas. Kesiapan guru dalam meningkatkan pembelajaran dilihat dari sumber belajarnya. Buku sebagai sumber belajar yang pada umumnya digunakan guru dan peserta didik. Buku yeng relatif tebal dan berat mengakibatkan peserta didik malas mempelajarinya. Booklet adalah buku kecil dan sederhana yang dapat digunakan dalam pembelajaran biologi khusunya pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Pada materi ini terbilang sulit oleh peserta didik, sehingga dibutuhkan pengembangan booklet pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pentingnya pengembangan booklet pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Jenis penelitan yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dan studi literatur. Jenis pengumpulan data dari hasil angket observasi peserta didik, guru dan hasil ulangan harian peserta didik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan sebesar 100% guru membutuhkan dan setuju dikembangkan booklet pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Sebesar 90,3% peserta didik setuju dikembangkan booklet struktur dan fungsi jaringan tumbuhan.Kata kunciBooklet, Pengembangan, Struktur dan fungsi jaringan tumbuhanAbstractEducation is essential part of forming a quality human being. Teachers' readiness to improve learning is seen from the learning source. Books as a learning resource are generally used by teachers and students. Teachers and students generally use books as a learning resource. Books are relatively thick and heavy, resulting in students being lazy to learn them. Booklets are small and simple books that can be used in learning biology, especially plant tissue structure and function. This material is fairly difficult for students, so the development of a booklet on the structure and function of plant tissue is needed. The type of research used is descriptive qualitative and literature studies. This type of data collection is from the results of the student's observation questionnaire, the teacher and the results of the student daily tests. Based on research conducted, 100% of teachers needed and agreed to develop a booklet on the structure and function of plant tissue. A total of 90.3% students agreed to develop a booklet on the plant tissues structure and function.KeywordsBooklet, Development, Plant tissues Structure and function
Validasi Isi Soal Tes Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas XII SMA tentang Materi Bioteknologi
Farah Azizah;
Syamsurizal Syamsurizal;
Lufri Lufri;
Fitri Arsih
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 1 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (431.52 KB)
|
DOI: 10.31004/jote.v4i1.6016
Berpikir kritis merupakan kemampuan untuk menganalisis permasalahan, membuat keputusan dan mengevaluasi suatu informasi yang relevan sehingga mendapatkan kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan. Berpikir kritis dapat dikembangkan melalui proses pembelajaran. Keterampilan berpikir kritis dapat diukur menggunakan instrument penilaian berupa soal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validasi isi Soal Tes Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas XII SMA tentang Materi Bioteknologi. Validasi isi pada soal tes berpikir kritis terdiri atas aspek konten ilmu, aspek konstruk, dan aspek bahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif berdasarkan perhitungan Uji Gregory. Data validasi isi diperoleh dari dua ahli. Hasil validasi ahli dihitung menggunakan Uji Gregory didapatkan kesimpulan pada soal tes keterampilan berpikir kritis tentang materi bioteknologi adalah kategori validasi isi sangat tinggi dengan skor 0,92.
Validitas Instrumen Tes Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas XII SMA/MA tentang Materi Mutasi
Feby Larasati;
S Syamsurizal
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 1 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (463.08 KB)
|
DOI: 10.31004/jote.v4i1.6073
Validitas merujuk pada derajat dari fakta dan teori yang mendukung interpretasi skor tes, dan merupakan pertimbangan paling penting dalam pengembangan tes. Peneliti melakukan penelitian dengan tujuan untuk mendeskripsikan instrumen tes keterampilan berpikir kritis pada materi mutasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa analisis statistik deskriptif. Analisis data digunakan untuk mengolah data dari hasil validasi ahli mengenai materi, konstruksi, bahasa dan keterampilan berpikir kritis dengan menggunakan teknik validasi isi Uji Gregory. Hasil validasi pada Tabel 1 menunjukkan total skor dari validator 1 adalah 43,74 dan skor dari validator 2 adalah 47,09. Dengan total skor senilai 45,38. Sehingga diperoleh rata-rata dari validator 1 adalah 2,91 dan dari validator 2 adalah3,02. Apek Ilmu, Bahasa dan Konstruk didalam angket validitas ahli menunjukkan 8 butir soal secara keseluruhan dikategorikan cukup relevan dengan rata-rata skor 3,02. Didapatkan kesimpulan bahwa hasil validitas dengan Uji Gregory dalam instrumen soal pada materi mutasi adalah kategori validitas sangat tinggi dengan skor 0,8-1= Validitas sangat tinggi.
Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas XII SMAN 1 V Koto Kampung Dalam Tentang Materi Pembelahan Sel
Fitrah Herninda;
S. Syamsurizal
AS-SABIQUN Vol 4 No 4 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini STIT Palapa Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36088/assabiqun.v4i4.2079
One of the 21st Century skills that must be possessed by students is critical thinking skills. Critical thinking can make students able to develop ideas, formulate and solve problems in making decisions. The purpose of this study was to determine the level of critical thinking skills of students on cell division material at SMAN 1 V Koto Kampung Dalam. This type of research is descriptive quantitative research. The sample in this study was 30 students of class XII MIPA SMAN 1 V Koto Kampung Dalam which consisted of four classes. The sampling technique used is simple random sampling. The instrument used is a question sheet in the form of a valid description (essay). Data analysis technique using Microsoft Excel. Based on the results of the study, it is known that the critical thinking skills of class XII students are still in very low qualifications with an average of 40.42%. The existence of these results is expected to provide information about critical thinking skills so that teachers can apply appropriate learning strategies and models in developing students' critical thinking skills.
Development Of Assessment Instruments Based On Science Literacy On Class X Environmental-Change Materials
Rahma Fitri;
L Lufri;
Yosi Laila Rahmi;
Tut Anggraini;
Niken Fryolta;
Syamsurizal Syamsurizal
PENBIOS: JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI DAN SAINS Vol 6 No 02 (2021): Penbios: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Biology Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Nahdlatul Wathan Mataram - Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51673/penbios.v6i02.750
Based on PISA data, it shows that the scientific literacy position of Indonesian students is still in the last 10th rank compared to other countries. This shows the lack of skills of Indonesian students in solving PISA questions because in the learning process the assessment instruments used in schools have not reached the criteria for scientific literacy competence. This study aims to produce an assessment instrument based on environmental-change science literacy in class X students that is valid, practical, has varying levels of difficulty, has good discriminatory power, and is reliable. This type of research is research and development with a 4-D development model. The research subjects consisted of 47 students of class X of SMAN 16 Batam and the validators consisted of 2 lecturers of FMIPA UNP and 1 teacher of SMAN 16 Batam. This study resulted in a logically valid scientific literacy-based assessment instrument (85.26%). The results of the practical test of scientific literacy-based assessment instruments by teachers and students respectively were an average score of 82.77% (teachers) and 82.44% (students). The results of the analysis of instrument items using ANATES Version 4.09 are: on multiple choice questions of 0.40-0.69 (medium to high correlation), and very high reliability (0.90); on the questions of description, compound, and attitude of 0.34-0.80 (low to high correlation), and very high reliability (0.81). In the test of discrimination power of questions and the level of difficulty of the questions, the scores are quite varied.
Development Of A Booklet On Cell Bioprocess Materials As A Supplement To Biology Teaching Materials For Class XI SMA/MA
Rahmi Ridhayani;
S Syamsurizal
PENBIOS: JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI DAN SAINS Vol 6 No 02 (2021): Penbios: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Biology Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, University of Nahdlatul Wathan Mataram - Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51673/penbios.v6i02.1259
Education has a broad meaning and an important role. One of the efforts teachers can make to improve education is to use a good and proper medium of study so that learners can readily understand biological material. The study aims to develop a learning medium of antibiotics that can serve as a supplement to the bioprocess of cells. The study uses a 4-D model of development limited to three stages define, design, and development. Research data is qualitative and quantitative. Validation results obtained a valiance value of 85.33% with very valid criteria. The result of the learner's response test is 82.19% with very positive criteria and the teacher's response test is an average of 90.34% with very positive criteria. It may thus be concluded that the compounds developed are so valid and so practical as to merit their use as a visual supplement.
Meta-analisis validitas booklet klasifikasi makhluk hidup sebagai suplemen bahan ajar ipa kelas vii smp
Pujha Alencia;
Syamsurizal Syamsurizal
Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi Vol 10, No 1 (2021): Bio-Pedagogi: Jurnal Pembelajaran Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/bio-pedagogi.v10i1.49916
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keabsahan Booklet Klasifikasi Makhluk Hidup Sebagai Tambahan Ajaran untuk Kelas VII SMP. Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis. Pengumpulan data dilakukan dengan mencari jurnal dan tesis yang berhubungan dengan booklet. Sampel yang digunakan adalah 18 jurnal dan skripsi yang berkaitan dengan pengembangan booklet. Hasil meta analisis penelitian untuk bahan ajar berupa booklet sebesar 87,89% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil analisis jurnal dan tesis pada bahan ajar berupa booklet, diharapkan validitas Booklet Klasifikasi Makhluk Hidup Sebagai Tambahan Ajaran untuk Sekolah Menengah Pertama diperoleh kriteria sangat valid. Meta-analysis validity of the booklet on classification of living things as supplement for seventh grader. This research aims to determine the level validity of the Booklet on Classification of Living Things as Teaching Supplement for Class VII Junior High School. This study uses a meta-analysis method. The data was collected by searching for journals and theses related to booklets. The samples used were 18 journals and theses related to booklet development. The results of the research meta analysis for teaching materials in the form of booklets amounted to 87,89% with a very valid category. Based on the results of the analysis of journals and theses on teaching materials in the form of booklets, it is expected that the validity of the Booklet on Classification of Living Things as Teaching Supplement for Junior High School obtained very valid criteria.
Analysis of Critical Thinking Skills For Students on Biotechnology Materials
S. Syamsurizal;
Farah Azizah;
Sintia Putri;
Fitri Arsih
Tropical Genetics Vol. 2 No. 1 (2022):
Publisher : Genetikawan Muda Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/tg.v2i1.23
Critical thinking skills can be developed through the learning process. Biotechnology material requires students' critical thinking skills in the learning process. SMAN 1 Payakumbuh has done critical thinking skills in the learning process but it is still not optimal, and data on critical thinking skills are still unknown. This study aims to analyse the level of Critical Thinking Skills of Class XII Students of SMAN 1 Payakumbuh about Biotechnology Materials. This type of research is descriptive research with simple random sampling technique. The instrument used in this study was a test of students' critical thinking skills, and a validity test questionnaire. The data analysis technique used is quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. Based on the results of the research that has been carried out, the data obtained that the results of the critical thinking skills of class XII students of SMAN 1 Payakumbuh were analysed per indicator. The conclusion of this study is the level of critical thinking skills of each indicator of class XII students of SMAN 1 Payakumbuh at low qualification qualifications with an average of 50.59%.