Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Membaca Dan Menghitung Cepat Untuk Anak Kelas 1 SDN 067691 Dalam Kegiatan Kampus Mengajar Siti Safitri; Fajar Utama Ritonga
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang Jl. Rangga Sentap, Dalong Sukaharja, Ketapang 78813. Telp. (0534) 3030686 Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/jurnalpengabdianmasyarakatdaninovasi.v3i2.1100

Abstract

Elementary school education (SD) is the basic level for students in pursuing education. Elementary school education is the education of children from the age of 7 to 13 years of primary school education for 6 years, as education at the basic level that is developed in accordance with educational units, regional potential, and socio-culture. In elementary school education at SD Negeri 067691 most of the 1st grade students were not good at reading and counting, because they had thoughts of continuing to play rather than studying, some of them were not sent to kindergarten, and their parents sometimes did not monitor their children in learning process due to being busy at work. Of course this is a problem, especially in the teaching and learning process. From these problems I created the Speed Reading and Fast Counting Training program. The Speed Reading and Fast Counting Training for 1st grade students at SD Negeri 067691 aims to make 1st graders able to read fluently and be good at counting.
Implementation of the Independent Campus Learning Program in creating a place for creativity at SD 068004 Medan City Amelia Putrisari; Fajar Utama Ritonga; Mujahid Widian Saragih
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang Jl. Rangga Sentap, Dalong Sukaharja, Ketapang 78813. Telp. (0534) 3030686 Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/jurnalpengabdianmasyarakatdaninovasi.v3i2.1105

Abstract

This research is entitled "Implementation of the Independent Campus Learning Program in Creating a Place for Creativity in SD 068004 Medan City." The problem that occurs is the lack of awareness about creating a place for creativity for students in elementary schools. This study uses a qualitative method. By conducting observations at the location where the Campus Teaching Program was assigned, namely SD 068004 Simalingkar, Kec. Medan Tuntungan. Observation techniques include interviews and documentation, by conducting direct observations at SD 068004, as well as conducting interviews with teacher educators and students at SD 068004 Simalingkar, Kec. Field of Benefits. The research results show that education is a basic and planned effort to create a learning atmosphere and learning process so that students actively develop their potential to have religious spiritual strength, self-control, personality, intelligence, noble morals and skills that are needed by themselves, society, and country. So there is a need for a forum for students to channel their interests and talents and develop them in order to train their creativity and skills in the learning process at school. With this research, the researcher hopes to improve the quality of student learning at SD 068004 and create a place for creativity for students to develop.
MENINGKATKAN MINAT BACA DAN KREATIVITAS SISWA MELALUI KEGIATAN KAMPUS MENGAJAR (PROGRAM LITERASI DAN MADING KARYA SEKOLAH) Naura Valda Fahira; Fajar Utama Ritonga
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i5.429

Abstract

Kampus Mengajar adalah program yang melibatkan mahasiswa sebagai pengajar sukarela di sekolah-sekolah yang membutuhkan bantuan atau bermitra. Program ini dirancang untuk memperkenalkan kegiatan literasi yang menyenangkan dan melibatkan siswa dalam menciptakan mading karya yang menggabungkan aspek seni dan kreativitas. Program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kualitas para siswa dengan menggunakan program yang telah dirancang. Hasil menunjukkan bahwa Program Literasi dan Mading Karya Sekolah efektif dalam meningkatkan minat baca siswa serta mengembangkan kreativitas mereka. Siswa yang terlibat dalam program ini menunjukkan peningkatan minat baca yang signifikan dan kemampuan mereka dalam mengungkapkan ide secara visual melalui mading karya. Program ini dilaksanakan dengan harapan dapat membantu para guru dan kepala sekolah di sekolah yang dituju dalam pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar dari kampus mengajar.
MENINGKATKAN KESADARAN PELAJAR SMP NEGERI 34 MEDAN TERHADAP BAHAYA PERGAULAN BEBAS MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER Muhammad Revi Sahbani; Fajar Utama Ritonga
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 7 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i7.492

Abstract

Di era sekarang, permasalahan utama yang harus diperhatikan adalah maraknya pergaulan bebas di kalangan pelajar. Hal ini didukung dengan minimnya kesadaran pelajar terhadap bahaya pergaulan bebas. Adapun penyebab dari minimnya kesadaran pelajar ialah sedikitnya pendidikan karakter yang diterima oleh pelajar di lingkungannya. Maka dari itu, untuk mengatasi permasalahan pergaulan bebas di kalangan pelajar dengan cara memberikan pendidikan karakter sejak dini. Praktikan sebagai pekerja sosial berusaha untuk mengatasi permasalahan pergaulan bebas di kalangan pelajar. Adapun cara pekerja sosial ialah membuat program meningkatkan kesadaran pelajar SMP Negeri 34 Medan melalui pendidikan karakter dengan menggunakan metode intervensi casework. Metode tersebut dilakukan melalui enam (6) tahap yaitu tahap engagement, tahap assessment, tahap perencanaan, tahap implentasi, tahap evaluasi, dan tahap terminasi. Setelah melaksanakan program, praktikan berhasil membuat pelajar tersadar bahaya akan pergaulan bebas dengan karakter yang kuat.
PERAN EDUCATOR DINAS DP3AP2KB KABUPATEN KARO DALAM SOSIALISASI PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK DI SMAN 1 KABAN JAHE Fajar Utama Ritonga; Randa Putra Kasea Sinaga; Floren Br Barus
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 11 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v1i11.1229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran penting Educator dalam menyosialisasikan upaya pencegahan perkawinan anak di SMAN 1 Kaban Jahe. Educator bekerja sama dengan sekolah dan melibatkan siswa, guru, orang tua, dan masyarakat sekitar dalam meningkatkan kesadaran tentang dampak negatif dari perkawinan anak. Educator juga berperan sebagai fasilitator dalam menghubungkan sekolah dengan lembaga-lembaga terkait, seperti lembaga perlindungan anak dan lembaga kesehatan reproduksi, untuk memastikan pemahaman yang lebih mendalam tentang isu ini dan upaya pencegahannya. Penelitian ini menggunakan metode service learning. Service learning merupakan suatu bentuk pendidikan yang menggabungkan antara visi misi akademik dengan upaya menumbuhkan hingga memecahkan problematika yang hadir di masyarakat secara langsung serta dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan oleh Educator telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan perkawinan anak. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Karo, dalam mengembangkan program sosialisasi yang lebih efektif dalam pencegahan perkawinan anak di daerah lain. Kesimpulannya, peran Educator dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Karo sangat penting dalam sosialisasi pencegahan perkawinan anak di SMAN 1 Kaban Jahe. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi jumlah perkawinan anak dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
PENANGANAN CASE STUDY AKSI UNJUK RASA SEKELOMPOK MASYARAKAT DESA DALU SEPULUH A AKIBAT KERUSAKAN JALAN Dewi Dini Ananda; Gusti Pirandy; Fajar Utama Ritonga
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 11 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v1i11.1259

Abstract

Indonesia merupakan negara penganut sistem demokrasi yang mana kedudukan rakyat menempati posisi yang tertinggi. Konsekuensi dari sistem demokrasi yang dianut oleh sebuah negara ialah adanya jaminan atas hak kemerdekaan untuk mengeluarkan pendapat. Dengan adanya sistem demokrasi yang dianut oleh bangsa Indonesia memberikan kedudukan dan juga apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Indonesia agar dapat ikut serta dalam mengawasi proses berjalannya negara Indonesia dengan dapat menyampaikan aspirasi, dan juga pendapat secara lisan maupun tertulis. Salah satu bentuk penyampaian aspirasi masyarakat ialah dengan melakukan unjuk rasa. Dalam menggunakan haknya masyarakat Desa Dalu Sepuluh A Kecamatan Tanjung Morawa melakukan aksi unjuk rasa untuk menyalurkan aspirasinya tentang kerusakan jalan yang meresahkan dan mengganggu aktifitas masyarakat. Penelitian ini menganalisis penanganan case study aksi unjuk raya yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat Desa Dalu Sepuluh A akibat kerusakan jalan umum kawasan Desa Dalu Sepuluh A Kecamatan Tanjung Morawa. Oleh karena itu pekerja sosial mengambil peran untuk membantu menyalurkan aspirasi masyarakat Desa Dalu Sepuluh A Kecamatan Tanjung Morawa.
PENYALURAN DANA CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) OLEH PERUMDA TIRTANADI SUMATERA UTARA (Studi Pada Bantuan Dana Untuk Sanggar Anak Sungai Deli) Alvida Hajni Sitorus; Fajar Utama Ritonga; Husni Thamrin
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 11 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v1i11.1345

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi Penyaluran Dana Corporate Social Responsibility (CSR) oleh Perumda Tirtanadi Sumatera Utara, dengan fokus pada studi kasus bantuan dana untuk pembangunan fasilitas di Sanggar Anak Sungai Deli (SASUDE). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, memanfaatkan teknik studi dokumentasi, observasi, wawancara mendalam dan metode intervensi Groupwork. Studi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang efektivitas dan keberlanjutan upaya CSR oleh Perumda Tirtanadi, serta memberikan pandangan terperinci tentang manfaat yang diterima oleh penerima bantuan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penyaluran dana CSR berhasil memberikan dampak positif terhadap pembangunan Pendopo Belajar dan Toilet Umum di Sanggar Anak Sungai Deli. Keterlibatan pihak terkait, pemberdayaan masyarakat, dan keberlanjutan proyek menjadi elemen penting dalam kesuksesan program CSR. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk memahami efektivitas dan implikasi sosial dari kebijakan CSR Perumda Tirtanadi Sumatera Utara dalam konteks pengembangan fasilitas komunitas. Implikasi hasil penelitian ini dapat menjadi landasan bagi perusahaan sejenis dalam memperkuat praktik tanggung jawab sosial perusahaan.
MEMBUAT KTP-EL SEBAGAI IDENTITAS DIRI WARGA NEGARA INDONESIA DI KANTOR CAMAT MEDAN TEMBUNG, JL. M. KAPTEN JAMIL LUBIS NO. 107 MEDAN Solatiah Lintang; Fajar Utama Ritonga
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 11 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v1i11.1346

Abstract

Kantor camat merupakan line office dari pemerintah daerah yang berhadapan langsung dengan masyarakat dan mempunyai tugas membina desa/ Kelurahan. Kecamatan merupakan sebuah organisasai yang hidup dan melayani masyarakat. Camat mempunyai tugas melaksanakan kewenangan pemerintah yang dilimpahkan oleh Walikota untuk menangani sebagian urusan otonomi daerah. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana tugas camat, adapun fungsi dari camat, yaitu : pengorganisasian kegiatan pemberdayaan masyarakat; pengorganisasian upaya penyelenggaraan keyentraman dan ketertiban umum; pengorganisasian penetapan dan penegakan peraturan perundang-undangan; pengorganisasian pemeriliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umun; pengorganisasian penyelenggaraan kegiatan pemerintah di tingkat kecamatam; pembinaan penyelenggaraan pemerintah kelurahan; pelaksanaan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya dan atau belum dapat dilaksanakan pemerintah kelurahan; pengelolaan urusan ketatausahaan; pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh walikota sesuai bidang tugas dan fungsinya dan pelaporan dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada walikota melalui sekretaris daerah kita sesuai standar yang ditetapkan.
SOSIALISASI EDUKASI ANAK OLEH DINAS P3APPKB KOTA BUKITTINGGI DALAM MENCEGAH TERJADINYA PELECEHAN SEKSUAL PADA ANAK Fajar Utama Ritonga; Agus Suriadi; Sari Novrika Utami
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v1i12.1377

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kasus pelecehan seksual pada anak memang semakin marak terjadi di Indonesia. Oleh karena itu diperlukannya perhatian khusus untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual pada anak di Indonesia. Seperti yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kota Bukittinggi dengan melakukan upaya untuk mencegah meningkatnya kasus pelecehan seksual pada anak dengan cara melakukan edukasi melalui agenda sosialisasi pencegahan pelecehan seksual pada anak di Kota Bukittinggi. Sosialisasi ini melibatkan anak-anak di Kota Bukittinggi secara langsung dengan mengundang anak – anak untuk menghadirkan acara sosialisasi edukasi pencegahan pelecehan seksual pada anak. Kemudian penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
PELAKSANAAN SUB PIN(PEKAN IMUNISASI NASIONAL) VAKSIN POLIO UNTUK BALITA USIA 0-59 BULAN DI KELURAHAN SEI SIKAMBING D MEDAN Piter HD Tampubolon; Gusti Pirandy; Fajar Utama Ritonga
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v1i12.1381

Abstract

Pemberian imunisasi dasar lengkap dapat mencegah kematian bayi dari penyakit yang dapat dicegah dengan pemberian imunisasi seperti BCG, Polio, Campak dan HB0. Pemberian imunisasi pada bayi sangat merangsang kekebalan tubuh pada bayi. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Sei Sikambing D. Tujuan penelitian ini untuk mencegah penularan dan melindungi anak-anak Sumatera Utara dari penyebaran virus polio. Sub PIN Polio merupakan pekan pemberian imunisasi polio guna mencegah dan memutus rantai virus penyakit polio yang mengakibatkan lumpuh layu pada anaktujuan kegiatan ini adalah untuk mengurangi risiko penularan virus polio yang datang dari negara lain. dan memastikan tingkat kekebalan masyarakat terhadap penyakit polio cukup tinggi, memberikan perlindungan secara optimal dan merata pada balita terhadap kemungkinan munculnya kasus polio khususnya di kelurahan sei sikambing D Medan. Imunisasi polio merupakan upaya untuk melindungi anak dari penyakit polio. Penyakit POLIO adalah penyakit saraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan, penyakit ini disebabkan oleh virus dan sangat menular terutama pada anak-anak dibawah usia 15 tahun. Sasaran imunisasi pollo untuk anak usia: 0-59 BULAN
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ade Rafiah Addini Awaliyah Alvida Hajni Sitorus Amelia Putrisari Andini Kartika Sari Angelica Patricia Anggi Agustina Sibuea Annisa Amanda Putri Annisa Aulia Arifin, Adil Asri Adilah Berlianti Berlianti Bertua Daely Bina Melvia Girsang Calvin Girsang Christin Debora Purba Citra Mutiara Nasution David Martua Tamba Dewi Dini Ananda Dewi Ratih Dian Anggraini Dian Anggraini Dimas Dwi Pratama Dwiyana Cahya Anggraini Earby Sembiring Egidya Oktarin Elin Purnama Emi Triani Erni Asneli Asbi Fariz Ahmad Ghani Harahap Felix Setiawan Peranginangin Floren Br Barus Friska Crhisti Hutauruk Ghuzali, Muhammad Arfin Gusti Pirandy Haratua Aritonang Helga Dilena Husni Thamrin Indra Masmur Irma Rosari Simamora Manalu Jonex Osorio Suares William Hutabarat Jordan Joel Hiroshi Pinem Listria Ningsih Simanullang Lubis, Mia Aulina M. Umar Saifurrahman Zaidan M.Rafli Muhajir Malida Putri Manda Veronica Matias Siagian Muhammad Khalid Muhammad Revi Sahbani Mutiara Annisa Sinaga Nadira Amalia Nasution Narma Simbolon Naura Valda Fahira Novita Purba Payandro Doni Saputra Sitanggang Piter HD Tampubolon Rachel Yohana Vatreciya Purba Randa Putra Kasea Sinaga Rensina Griselda Rina Br Manik riska azizah Rivaldo Halomoan Sinaga Rizki Ananda Roida Mariati Sianipar Sianipar Ronaldo Napitupulu Safrina Zahfira Siregar Santa Claudiya Novita Simanjuntak Saragih, Mujahid Widian Sari Novrika Utami Septira Razin Fadhilah Shakila Najifah Putri Lubis Shilcia Oktaviani Sinulingga, Samerdanta Siti Safitri Solatiah Lintang Stella Sipayung Suhairani Lusri Lubis Suriadi, Agus Suriadi, Agus Syafirah Azra Wiguna Tania Octa Violla Tasya Novriyanti Thirza Eunike Silaban Tuti Atika Weni Sapira Matondang Yuli Harum Mayarli Sidabutar Zihan Amira Shandra