Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK BERBASIS BUDAYA LOKAL NGADA UNTUK PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA SEKOLAH DASAR Lawe, Yosefina Uge; Dopo, Trivonia; Kaka, Pelipus Wungo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal Ngada pada tema daerah tempat tinggalku yang sesuai dengan karakteristik siswa Sekolah Dasar kelas IV di Kabupaten Ngada, (2) mengetahui kualitas hasil uji coba produk pengembangan bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal Ngada pada tema daerah tempat tinggalku untuk siswa Sekolah Dasar kelas IV di Kabupaten Ngada. Bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal Ngada ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar elektronik multimedia berbasis budaya lokal Ngada berdasarkan hasil uji coba ahli dan siswa sebagai pengguna produk adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli bahasa ada pada kategori sangat baik dan skor tertinggi ada pada aspek pemilihan bentuk huruf yang digunakan, (2) Uji coba ahli konten/materi ada pada kategori sangat baik dan skor tertinggi ada pada aspek kegiatan/tugas siswa, (3) Uji coba ahli desain pembelajaran ada pada kategori sangat baik dan skor tertinggi ada pada aspek ketepatan layout pengetikan dan aspek kejelasan urutan penyajian materi, (4) Uji coba ahli multimedia ada pada kategori sangat baik dan skor tertinggi ada pada aspek gambar/ilustrasi dan pengoperasian, (5) Uji coba siswa sebagai calon pengguna produk ada pada kategori sangat baik dan skor tertinggi ada pada aspek kemenarikan tampilan bahan ajar elektronik secara keseluruhan. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar elektronik yang telah dikembangkan ini layak digunakan oleh siswa Sekolah Dasar kelas IV di Kabupaten Ngada.
Pendampingan Pembuatan Media Ajar Bagi Guru Matematika Di SMAS Citra Bakti Wilibaldus Bhoke; Yohanes Vianey Sayangan; Pelipus Wungo Kaka; Marsianus Meka
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7352

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang fundamental, namun seringkali dianggap sulit oleh peserta didik. Permasalahan ini kerap muncul akibat pendekatan pembelajaran yang monoton dan kurang inovatif. Oleh karena itu, diperlukan media ajar yang kreatif dan aplikatif guna mendukung pemahaman konsep matematika. Artikel ini membahas kegiatan pendampingan pembuatan media ajar bagi guru matematika SMA, mulai dari latar belakang, tahapan kegiatan, hingga hasil berupa media konkret yang dihasilkan seperti papan transmit, busur digital, papan Musi KPK dan FPB, papan matriks, serta roda pintar trigonometri. Kegiatan ini berdampak signifikan terhadap peningkatan keterampilan guru dan kualitas pembelajaran di kelas.
MENGOPTIMALKAN PERAN PERPUSTAKAAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM MENINGKATKAN ASPEK LITERASI MEMBACA SISWA SDK NARU Nio, Kresensia; Longa, Hildegardis; Tego, Jumita Ratnasari Umbu; Kaka, Pelipus Wungo
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i2.6592

Abstract

Perpustakaan sekolah memiliki peran strategis sebagai pusat sumber belajar dalam mendukung peningkatan literasi membaca siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengoptimalkan peran perpustakaan sebagai sumber belajar dalam meningkatkan aspek literasi membaca siswa di SDK Naru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Subjek penelitian meliputi siswa, guru, kepala sekolah, dan pengelola perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan SDK Naru belum berfungsi secara optimal akibat keterbatasan sarana prasarana, belum tersedianya ruang khusus perpustakaan, koleksi bahan bacaan yang terbatas dan kurang mutakhir, serta pengelolaan perpustakaan yang belum profesional. Selain itu, pemanfaatan perpustakaan belum terintegrasi secara sistematis dalam kegiatan pembelajaran sehingga minat baca siswa masih rendah. Pembahasan menunjukkan bahwa optimalisasi peran perpustakaan dapat dilakukan melalui pembenahan fasilitas, pengadaan koleksi bacaan yang relevan dan variatif, peningkatan kompetensi pengelola perpustakaan, penyusunan tata tertib, serta integrasi program literasi dengan kegiatan pembelajaran. Dengan dukungan seluruh warga sekolah, perpustakaan berpotensi menjadi pusat literasi yang efektif dalam meningkatkan minat baca, kemampuan membaca, dan kemandirian belajar siswa.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KESULITAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS II SDI BAJAWA Irmawati, Yohana; Lelu, Maria Anjelina; Bay, Maria Dominika Bhebe; Demu, Maria Antonilda; Amu, Yuliana Apriani Itu; Kaka, Pelipus Wungo
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i2.6594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas II SDI Bajawa dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi seluruh siswa kelas II yang berjumlah 27 siswa, dengan hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa 10 siswa mengalami kesulitan membaca permulaan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kesulitan membaca dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, dengan bentuk kesulitan meliputi salah melafalkan kata, membaca terbata-bata, penghilangan huruf, kesulitan membedakan huruf yang mirip, serta kurang memperhatikan tanda baca. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa dari 10 siswa tersebut, 4 siswa mengalami hambatan pada aspek pengenalan huruf, 3 siswa pada aspek fonologis, 2 siswa pada kemampuan menggabungkan suku kata menjadi kata dan kalimat sederhana, serta 1 siswa pada aspek prosodi membaca, yang mengindikasikan bahwa kesulitan membaca permulaan bersifat beragam. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, sekolah menerapkan kegiatan literasi pagi selama 15 menit serta bimbingan belajar membaca permulaan melalui kolaborasi guru, mahasiswa, dan orang tua. Hasil penerapan strategi pembelajaran menunjukkan bahwa seluruh 10 siswa yang sebelumnya mengalami kesulitan membaca telah mampu membaca, disertai peningkatan pada kemampuan pengenalan huruf, kemampuan fonik, kelancaran membaca, serta kepercayaan diri siswa
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI AGAMA MELALUI MEMBACA KITAB SUCI UNTUK KELAS 4 DAN 5 DI SDK BEJO Pelipus Wungo Kaka; Rosalia Lende; Marsianus Meka; Elisabet Tantiana Ngura
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5472

Abstract

This researcher aims to improve the religious literacy skills of grade 4 and 5 students at SDK Bejo through the Bible Reading Program. This researcher uses the Classroom Action Research (CAR) method with four main steps: planning, action, observation, and reflection. Through the holy book month activities that have been set in September with the aim of increasing the appreciation and understanding of the Holy Book for students at SDK Bejo. Religious Literacy can arouse interest in reading, to strengthen faith, support spiritual activities, strengthen the relationship between teachers and students through joint activities. Activities carried out through reading the holy book during morning prayers before starting the teaching and learning process. And there are also several educational programs that are carried out, namely taking a holy book quiz, a holy book reading competition, finding verses that have been determined by the teacher, and arranging words from the holy book correctly. Bejo Catholic Elementary School will hold a National Holy Book Month (BKSN) activity that involves reading the Holy Book, discussion, and reflection on the contents of the Holy Book. This activity can help improve literacy in reading the Holy Book among students. Bejo Catholic Elementary School has organized various literacy activities such as reading, dancing, storytelling, and understanding culture in the school reading garden. This activity is very effective in fostering students' love for reading books in the school library. Thus, SDK Bejo can improve literacy in reading the Holy Book through National Book Month activities that are oriented towards deepening students' faith. This can be discussed, and reflected on the word of God, as well as other literacy activities that have been carried out in the School reading garden or what is called a reading corner.
PEMANFAATAN TEMPAT SAMPAH BERBAHAN DASAR BAMBU UNTUK MENINGKATAN POLA HIDUP BERSIH DAN CINTA LINGKUNGAN Yosefa Kafasin Owa; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i1.2411

Abstract

Program Kampus Mengajar yang dilaksanakan oleh mahasiswa STKIP Citra Bakti Ngada yang berlokasi di SD Katolik Nuabosi merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan di sekolah ini. Program kegiatan ini bertujuan agar SDK Nuabosi dapat menghasilkan tempat sampah dari bambu untuk mendorong pola hidup bersih dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan dalam program pembuatan tempat sampah berbahan bambu adalah metode kualitatif dan observasi. Proses pembuatan diawali dengan pengumpulan bahan, setelah itu bambu dibersihkan dan dipotong sesuai ukuran sampah. Setelah itu dilakukan proses pengecatan agar hasil produk terlihat bagus. Hasil akhir dari program ini adalah adanya tempat sampah bambu yang dapat meningkatkan kebersihan dan kecintaan terhadap lingkungan di SD Katolik Nuabosi.
Pendampingan Literasi Membaca Pemahaman Siswa Melalui Kegiatan Mading Dalam Mendorong Kreativitas Di Kelas V SDI Utaseko Fransiska Saveriana Ndek; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i1.2586

Abstract

Pendampingan ini betujuan untuk meningkatkan literasi membaca pemahaman dan mendorong kreativitas siswa melalui kegiatan mading di kelas V SDI Utaseko. Literasi membaca yang baik sangat penting dalam mendukung proses pembelajaran, terutama di era informasi saat ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Tahapan-tahapan kegiatan penampingan ini terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.  Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah siswa-siswi kelas V di SDI Utaseko. Dalam pengabdian ini adanya peningkatan dalam pemahaman membaca siswa, yang diukur melalui hasil AKM pretest dan postest. Selain itu, kegiatan mading juga berhasil mendorong kreativitas siswa dalam mengekspresikan ide-ide mereka, sehingga memotivasi belajar. Temuan ini menunjukan bahwa kegiatan mading dapat menjadi media yang efektif untuk meningkatkan literasi membaca dan kreativitas siswa. Penelitian ini merekomendasikan agar kegiatan serupa diterapkan secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar.  
KULTUR SEKOLAH DALAM PENGUATAN LITERASI MEMBACA KITAB SUCI SEBAGAI DASAR PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Simpronius Atnasius Goa; Antonilda Anu; Maria Fenansia Watu; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v4i2.6094

Abstract

Pendidikan dasar merupakan fase strategis dalam pembentukan karakter, sehingga sekolah perlu menghadirkan kultur yang mendukung internalisasi nilai secara konsisten. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kultur sekolah dalam literasi membaca Kitab Suci sebagai dasar pembentukan karakter siswa di SD St. Petrus Puukou. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru kelas V, dan siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi membaca Kitab Suci dilaksanakan secara rutin sebelum pembelajaran, dipandu guru, dan telah menjadi bagian dari kultur sekolah. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pembentukan karakter religius, disiplin, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai. Meskipun terdapat hambatan berupa perbedaan kemampuan membaca siswa dan keterbatasan waktu, kegiatan ini tetap efektif sebagai pembiasaan religius dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar.
PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN DALAM MEMBENTUK KEPEKAAN PEDAGOGIK TERHADAP KEBERAGAMAN GAYA BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR KABUPATEN NGADA Petronela Dewita Ngula; Maria Ermelinda Moi; Maria Jesinia Ewo; Maria Florentina Mau; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v5i2.6881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Program Pengenalan Lapangan Persekolahan 1 dalam membentuk kepekaan pedagogik mahasiswa calon guru terhadap keberagaman gaya belajar siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di SDI Dolumolo, SDI Beiposo, SDI Bobou, dan SDK Pape. Subjek penelitian meliputi mahasiswa peserta PLP 1, guru, kepala sekolah, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar memiliki gaya belajar yang beragam, yaitu visual, auditori, dan kinestetik. Gaya belajar visual dan kinestetik cenderung lebih dominan, terutama pada siswa kelas rendah. Melalui PLP 1, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengamati proses pembelajaran, mengenali karakteristik belajar siswa, serta memahami strategi guru dalam menyesuaikan metode dan media pembelajaran. Dengan demikian, PLP 1 berperan penting sebagai pengalaman awal dalam membentuk kepekaan pedagogik mahasiswa calon guru terhadap kebutuhan belajar siswa yang beragam.
Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas V SDI Malafai Maria Alexandra Itu; Yosefina Uge Lawe; Pelipus Wungo Kaka; Maria Alexandra Itu; Yosefina Uge Lawe; Pelipus Wungo Kaka; Ermelinda Yosefa Awe
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i5.2025.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat pojok baca dalam meningkatkan minat baca siswa kelas 5 di SDI Malafai. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas (PTK) mengikuti desain Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) Tindakan, (3) pengamatan, (4) refleksi, yang dalam pelaksanaan serta observasi dilakukan secara bersamaan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa siswi kelas V SDI Malafai yang berjumlah 5 orang. Objek penelitian ini adalah pemanfaatan pojok baca dalam meningkatkan minat baca. Metode pengumpulan data adalah observasi dan angket. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan angkat dan dianalisis dengan statistik deskriptif kuantitatif. Melalui pojok baca, siswa tidak hanya diberikan akses terhadap buku-buku Pelajaran, tetapi juga buku cerita, majalah, dan sumber bacaan lain yang relevan untuk menstimulasi minat dan kebutuhan membaca . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan pojok baca mampu meningkatkan minat baca siswa kelas V SDI Malafai, dari 44% pada siklus I menjadi 72% pada siklus II. Berdasarkan hasil angket, minat baca siswa berada pada kategori kuat dengan rentang nilai 61–80%. Temuan ini memperkuat bukti bahwa pojok baca dapat menjadi sarana efektif dalam membangun budaya literasi dan meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan membaca di sekolah dasar.
Co-Authors Agustina Hermenti Wunu Amu, Yuliana Apriani Itu Anastasia Dhone Andi Nafsia Antonia Jelaha Antonilda Anu Arif Rahman Hakim Awe, Ermelinda Yosefa Azi, Kristina Menge Bajo, Yohanes Baka, Maria Yasinta Balandis, Lidwinda Valeri Bay, Maria Dominika Bhebe Bhena, Maria Melania Oktaviana Bunga, Karin Warita Coo, Reldiana Lidivika Demu, Maria Antonilda Dimas Qondias Dionisius Toy Dopo, Florentianus Dopo, Trivonia Due, Maria Yasintha Dugo Towary, Maria Y. Deu Elisabet Tantiana Ngura Elisabeth Tantiana Ngura Fachry Abda El Rahman Ferdinandus Bate Dopo Flafianus Seso Fransiska Liku Fransiska Saveriana Ndek Fransiska Saveriana Ndek Inggo, Maria Srimaya Irmawati, Yohana Ito, Yohana Klaudia Jaa, Maria Kaju, Brayen Moses Abram M Karmelita Roswinda Meo Maku Kristina Eno Loda Kristina Tona Kua, Maria Yuliana Kugu, Yustina Paulina Laksana, Dek Ngurah Laba Lelu, Maria Anjelina Libertus Lalo Lidvina Wero Lidwinda Valeri Balandis Liza, Maria Benedikta Loko, Oliva Longa, Hildegardis Lusia Florida Dhiu Magdalena Boa Ari Magdalena Doza Manggus, Meliana Yosefa Mara Oktaviani Pio Maria Alexandra Itu Maria Alexandra Itu Maria Angela Marici Tanggo Maria Carmelita Tali Wangge Maria Desidaria Noge Maria Desidaria Noge Maria Desidaria Noge Maria Editha Bela Maria Efriliana Diru Maria Ermelinda Moi Maria Ermelinda Mugi Maria Fenansia Watu Maria Florentina Mau Maria Goreti Marsuni Maria Jaa Maria Jesinia Ewo Maria Magdalena Dhera Maria Melania oktaviana Bhena Maria Oktavia Wawo Maria Oktaviana Rau Maria Patrisia Wau Maria Patrisia Wau Maria Patrisia Wau Maria Srimaya Inggo Maria Stefania Weo Maria Y. Deu Dugo Towary Maria Yasinta Baka Marsianus Meka Marsianus Meka Marsianus Meka Marsuni, Maria Goreti Matilda Dhiu Meliana Yosefa Manggus Melkior Wewe Moi, Maria Ferdiana Mugi, Maria Ermelinda Nae, Rikardus Ferinius Nenu, Maria Agnes Roswita Ngadha, Christina Ngurah Mahendra Dinatha Niki, Wilfridus Fifentius Nio, Kresensia Nurwijayanti Owa, Yosefa Kafasin Pelipus Wungo Kaka Petronela Dewita Ngula Pio, Maria Oktaviani Prisko Yanuarius Djawaria Pare Prudensia Ngao Roja Renata Rita Rosana Lado Rosalia Lende Saga, Maria Regina Bewa Selo, Maria Kristina Seso, Flafianus Simpronius Atnasius Goa Ta'i, Yasinta Tanggo, Maria Angela Marici Tawa, Elisabeth Susanti Tego, Jumita Ratnasari Umbu Tegu, Yohana Ivantiana Tekla Rikarda Lengi Teku, Maria Selviana Theresia Ia Trivonia Dopo Vinsensia Bhoko Wani, Bernabas Wau, Maria Patrisia Wawo, Maria Oktavia Weo, Maria Stefania Wilfridus Muga Wilhelmina Dhone Wilibaldus Bhoke Wilibaldus Bhoke Yanuarius Sebastianus Lobo Yanuarius Sebastianus Lobo Yasinta Maria Fono Yasinta Ta'i Yju, Yohana Yohana Ivantiana Tegu Yohana Rasdiyanti Yohanes Vianey Sayang Yohanes Vianey Sayangan Yohanes Vianney Sayangan Yohans Fransiskus Mite Ngole Yosefa Kafasin Owa Yosefa Kafasin Owa YOSEFINA UGE LAWE . Yovita Maria Pawe Yovita Maria Pawe Yulius Sumarlan Yunita Paulina Ngguwa