Claim Missing Document
Check
Articles

SAO PINTAR: DAMPINGAN BELAJAR ANAK SEKOLAH DASAR DI DESA RATOGESA SEBAGAI IMPLEMENTASI KAMPUS MERDEKA Dek Ngurah Laba Laksana; Agustin Palmarista Bela; Antonia Jelaha; Wilhelmina Dhone; Vinsensia Bhoko
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v2i2.396

Abstract

Sa’o pintar adalah konsep belajar dari rumah yang melibatkan kelompok belajar siswa dengan pendampingan intensif dari mahasiswa dan dosen PGSD. Tujuan dari kegiatan ini adalah (1) melakukan pendampingan belajar untuk siswa sekolah dasar di masa pandemi dan (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah didampingi belajar melalui konsep sa’o pintar. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pendampingan dan wawancara. Pendampingan dilakukan menggunakan konsep bimbingan belajar intensif, sedangkan wawancara dilakukan untuk mengetahui pemahaman siswa setelah dilakukan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendapingan belajar telah dilakukan. Pendampingan dilakukan melalui konsep bimbingan belajar di sa’o pintar. Selain itu, pemahaman siswa setelah belajar di sa’o pintar mengalami peningkatan. Siswa merasa senang, tertarik, dan mempunyai keinginan yang kuat untuk belajar.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MALANUZA NUSA TENGGARA TIMUR MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN, PENGEMASAN, DAN PEMASARAN MAKANAN OLAHAN BERNUTRISI TINGGI BERBAHAN DASAR MOKE Fransiskus Xaverius Ria; Maria Carmelia Meo; Robertus Roja; Ulrikus Nono; Dionisia Beka; Gaudensia Bopo; Maria Ermelinda Woa; Angelina Eno Klau; Yohana Fransiska Lewa; Maria Oktavia Wawo; Petronela Bozu; Maria Fenista Ega; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v2i2.398

Abstract

Pemanfaatan pohon moke dalam lingkungan masyarakat Malanuza masih sebatas sebagai penghasil tuak moke saja dikarenakan latar belakang pengetahuan serta pendidikan masyarakat yang masih minim. Padahal pohon moke mempunyai potensi yang lebih ekonomis dan memiliki nilai gizi jika dapat dioptimalisasi pemanfaatannya. Tujuan dari pengabdian ini adalah (1) masyarakat mampu mengolah hasil dari pohon moke menjadi produk olahan yang bernilai ekonomi tinggi, sehingga nantinya dapat dipasarkan, (2) masyarakat memiliki wawasan tentang pengolahan buah moke menjadi makanan olahan yang bernutrisi tinggi, cara pengemasan, dan cara pemasarannya, (3) masyarakat mampu berwirausaha dengan menjual hasil olahan produknya sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat desa. Metode pemberdayaan yang dilakukan meliputi tiga kegiatan utama, yaitu pengolahan, pengemasan, dan pemasaran. Pelatihan pengolahan, yaitu memberikan materi tentang potensi pohon moke melalui kegiatan workshop. Kegiatan yang kedua adalah melaksanakan pelatihan tentang cara pengolahan buah moke menjadi makanan olahan yang bernutrisi tinggi. Jenis pelatihan yang dilakukan adalah Pelatihan pembuatan gula moke, pembuatan kolang-kaling moke, dan pembuatan nata moke. Pada tahap pengemasan, semua produk olahan akan dikemas dengan menggunakan alat kemasan yang higienis dan diberikan label sesuai dengan nama produk olahannya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa (1) masyarakat telah mengolah hasil dari pohon moke menjadi gula moke, kolang-kaling moke, dan nata moke; (2) pengetahuan kelompok wanita tani Desa Malanuza tentang pengolahan moke menjadi gula moke, kolang-kaling moke, dan nata moke ada pada kategori sangat baik; (3) masyarakat telah berwirausaha dengan menjual hasil olahan produk gula moke, kolang-kaling moke, dan nata moke ke pasar, sekolah, dan kampus.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTILINGUAL BERBASIS KONTEN DAN KONTEKS BUDAYA LOKAL ETNIS NGADA PADA TEMA DIRIKU UNTUK SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR Maria Klarita Mutiara Wini; Dek Ngurah Laba Laksana; Ermelinda Yosefa Awe
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v1i2.297

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada pada tema diriku yang sesuai dengan karakteristik siswa kelas I Sekolah Dasar, (2) mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada pada tema diriku untuk siswa Sekolah Dasar kelas I. Untuk bahan ajar ini menggunakan dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa daerah Bajawa. Bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal ini dikembangkan menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementation dan evaluation). Untuk menghasilkan produk bahan ajar yang baik peneliti melakukan uji coba kepada masing-masing ahli yaitu: ahli konten/ materi, ahli bahasa Indonesia, ahli bahasa daerah dan ahli desain. Untuk mengetahui kualitas produk peneliti melakukan uji coba dengan menyerahkan lembar penilaian kuisioner kepada ahli untuk diberi penilaian. Untuk skala penialian 5-1. Berdasarkan hasil uji coba ahli materi/ konten kualitas/mutu produk mendapatkan kriteria “sangat baik” dengan skor rata-rata 4,2. Berdasarkan hasil uji coba ahli bahasa Indonesia kualitas/ mutu produk mendapatkan kriteria “sangat baik” dengan skor rata-rata 4,8. Berdasarkan hasil uji coba ahli bahasa daerah kualitas/ mutu produk mendapatkan kriteria“baik” dengan skor rata-rata 3,7. Berdasarkan hasil uji coba ahli desain kualitas/ mutu produk mendapatkan kriteria“baik” dengan skor rata-rata 3,90. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal Ngada layak untuk digunakan.
PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN TEMATIK PADA TEMA INDAHNYA KEBERAGAMAN DI NEGERIKU BERBANTUAN LKS BUDAYA LOKAL BERORIENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Ferdinandus Tando; Dek Ngurah Laba Laksana; Ermelinda Yosefa Awe
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v2i1.416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan desain rencana pelaksanaan pembelajaran tematik pada tema Indahnya Keberagaman di Negeriku Berbantuan LKS Budaya Lokal Ngada Berorientasi Model Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw untuk siswa SD. 2) Mengetahui kualitas produk hasil pengembangan desain rencana pelaksanaan pembelajaran tematik pada tema Indahnya Keberagaman di Negeriku Berbantuan LKS Budaya Lokal Ngada berorientasi model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw untuk siswa SD. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan Dick and Carey. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa observasi, wawancara dan pencatatan dokumen. Sedangkan instrumen berupa angket yang berpatok pada Penilaian Badan Standarnisasi Nasional (BSN). Hasil penelitian ini adalah desain pembelajaran tematik pada tema Indahnya Keberagaman Di Negeriku Berbantuan LKS Budaya Lokal Ngada yang terdiri dari: Rencana pelaksanaan pembelajaran berbantuan lembar kerja siswa budaya lokal Ngada. Hasil kelayakan produk desain pembelajaran antara lain sebagai berikut: penilaian ahli materi memperoleh nilai rata-rata 97,57% dengan kategori sangat layak, penilaian ahli desain pembelajaran memperoleh nilai rata-rata 81,82% dengan kategori layak dan penilaian ahli bahasa memperoleh nilai rata-rata 93,33% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil data tersebut maka, desain pembelajaran tematik pada tema Indahnya Keberagaman di Negeriku Berbantuan LKS Budaya Lokal Ngada berorientasi model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw untuk siswa SD layak untuk digunakan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTILINGUAL BERBASIS KONTEN DAN KOTEKS BUDAYA LOKAL ETNIS NGADA PADA TEMA KEBERSAMAAN UNTUK SISWA KELAS II SD Yordanius Adong; Yosefina Uge Lawe; Dr. Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada tema kebersamaan untuk siswa kelas 2 Sekolah dasar. Bahan ajar ini terbatas pada pengembangan tiga bahasa yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan bahasa daerah Bajawa. Subjek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru kelas 2 SDI Rutosoro sebagai ahli materi atau isi, dosen STKIP Citra Bakti sebagai ahli bahasa Indonesia, penulis cerita daerah dan penulis puisi daerah bajawa sebagai ahli bahasa daerah, guru SMPN 4 Golewa sebagai ahli bahasa Inggris dan dosen Universitas Nusantara PGRI Kediri sebagai ahli desain. Sedangkan objek yang diteliti adalah konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada yang dapat diintegrasikan dengan materi kelas 2 SD pada tema kebersamaan untuk dijadikan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada. Bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE Terdiri dari lima langkah yaitu: (1) Analyze (Analisis), (2) Design (Desain), (3) Development (Pengembangan), (4) Implementation (Implementasi) dan (5) Evaluation (Evaluasi). Hasil penelitian pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) uji coba ahli materi pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,6, (2) uji coba untuk ahli bahasa Indonesia ada kategori “sangat baik” dengan rata-rata 4,8, (3) uji coba untuk ahli bahasa daerah ada pada kategori “baik” dengan rata-rata 3,5, (4) uji coba untuk ahli bahasa Inggris ada pada kategori “sangat baik” dengan rata-rata 4,7, (5) uji coba untuk ahli desain ada pada kategori “baik” dengan rata-rata 3,7. Dari hasil pengujian kepada beberapa ahli diatas maka disimpulkan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada tema kebersamaan untuk siswa kelas 2 Sekolah Dasar layak dan siap digunakan.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD PADA TEMA DAERAH TEMPAT TINGGALKU DI GUGUS V KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA TAHUN AJARAN 2019/2020 Sofia Lingis; Ermelinda Yosefa Awe; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.359 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa kelas IV SD pada tema daerah tempat tinggalku digugus V Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Tahun Ajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto.. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 87 siswa. Sampel dalam penelitian ini diambil dari keseluruhan jumlah populasi berjumlah 87 siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner untuk variabel motivasi belajar sebanyak 30 butir pernyataan sedangkan tes yang digunakan untuk variabel hasil belajar adalah tes obyektif sebanyak 25 butir soal. Data dianalisis dengan menggunakan regresi sederhana. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antar motivasi belajar dengan hasil belajar siswa kelas IV SD pada tema daerah tempat tinggalku di gugus V kecamatan Golewa Kabupaten Ngada tahun ajaran 2019/2020 dengan persamaan regresi Y= a+bx= -50,740+0,455x dengan kontribusi motivasi terhadap hasil belajar 0,952 atau 95,2% sementara 0,48 atau 4,8sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti bakat atau minat, lingkungan belajar, guru, ketahanan diri, konsep diri. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa kelas IV SD pada Tema Daerah Tempat Tinggalku di Gugus V Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada Tahun ajaran 2019/2020.
HUBUNGAN STUNTING DENGAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 4-6 TAHUN DI KABUPATEN NGADA Flora Lima; Elisabeth Tantiana Ngura; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.402 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stunting dengan perkembangan kognitif anak usia 4-6 tahun di Kabupaten Ngada tahun 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah anak stunting usia 4-6 tahun di Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 anak usia 4-6 tahun yang tergolong stunting. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi perkembangan anak stunting usia 4-6 tahun. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi logistik multinomial dengan bantuan program SPSS26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi anak stunting dengan perkembangan kognitif anak usia 4-6 tahun di Kabupaten Ngada, 2) terdapat hubungan yang signifikan antara usia anak stunting dengan perkembangan kognitif anak usia 4-6 tahun di Kabupaten Ngada, 3) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin anak stunting dengan perkembangan kognitif anak usia 4-6 tahun di Kabupaten Ngada. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikansi antara stunting dengan perkembangan kognitif anak usia 4-6 tahun di Kabupaten Ngada dengan nilai variabel usia dan status gizi.
PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN TEMATIK TEMA BERBAGAI PEKERJAAN BERMEDIA LKS BUDAYA LOKAL NGADA BERORIENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN INERIE Flafianus Seso; Dek Ngurah Laba Laksana; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.19 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan desain pembelajaran yang berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) tematik tema berbagai pekerjaan bermedia LKS budaya lokal Ngada berorientasi model pembelajaran berbasis masalah untuk siswa Sekolah Dasar kelas IV,(2) mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan yang berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) temati tema berbagai pekerjaan bermedia LKS budaya lokal Ngada berorientasi model pembelajaran berbasis masalah untuk siswa Sekolah Dasar kelas IV. Penelitian ini dikembangkan dengan model ADDIE. Model ini terdiri atas lima langkah yaitu : (1) Analyze, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation dan (5) Evaluation. Komponen yang dinilai oleh para ahli dengan menggunakan lembar kuisioner untuk mengetahui kelayakan penggunaan produk. Kelayakan penggunaan produk yang dikembangkan dari hasil penilaian para ahli atau hasil validasi adalah 1) hasil validasi ahli konten/materi mendapat skor 128 dengan rata-rata 4,26, sehingga penilaian dari ahli konten/materi dengan kategori “sangat baik”. 2) hasil validasi dari ahli bahasa Indonesia mendapat skor 32 dengan rata-rata 3,55 , sehingga penilaian dari ahli bahasa Indonesia dengan kategori “baik”. 3) hasi validasi dari ahli desain mendapat skor 44 dengan rata-rata 4,00 , sehingga penilaian dari ahli Desain dengan kategori “baik”. Berdasarkan analisis di atas, maka Rencana pelaksanan Pembelajaran (RPP) tematik tema berbagai pekerjaan bermedia LKS budaya lokal Ngada berorientasi model pembelajaran berbasis masalah layak untuk digunakan. Kata kunci : Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), LKS Budaya Lokal Ngada, Model Pembelajaran Berbasis Masalah
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES HIGHER ORDER THINKING SKILL DENGAN REAL WORLD PROBLEM BERBASIS KEARIFAN LOKAL NGADA PADA MATA PELAJARAN IPA SMP KELAS VII Lidwina Marista Ule; Maria Yuliana Kua; Dek Ngurah Laba Laksana; Josep Marsianus Rewo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 4 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.793 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kevalidan instrumen tes higher order thinking skill dengan real world problem berbasis kearifan lokal Ngada pada mata pelajaran IPA SMP kelas VII. Instrumen tes yang dihasilkan mencakup materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan. Instrumen tes tersebut dikembangkan dengan mengadopsi tujuh tahap pengembangan menurut Sugiyono yaitu tahap; 1) melihat masalah, 2) mengumpulkan informasi, 3) mendesain produk, 4) memvalidasi desain, 5) merevisi desain, 6) uji coba produk dan, 7) merevisi produk yang diuji cobakan. Hasil penelitian menunjukan uji kevalidan instrumen tes oleh ahli materi dikategorikan valid dengan presentase kevalidannya 72%, uji kevalidan oleh ahli evaluasi pembelajaran dikategorikan sangat valid dengan presentase kevalidannya 90% dan, 3) uji kevalidan oleh ahli bahasa dikategorikan valid dengan presentase kevalidannya 80%. Tingkat kevalidan pada instrumen tes didukung juga dengan perolehan tingkat reliabilitas, tingkat daya beda dan tingkat kesukaran pada instrumen tes yang dikembangkan berada pada kategori baik. Dengan demikian instrumen tes higher order thinking skill dengan real world problem berbasis kearifan lokal Ngada pada mata pelajaran IPA SMP kelas VII dikatakan valid.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA DENGAN REAL WORLD PROBLEM BERBASIS KEARIFAN LOKAL NGADA UNTUK SISWA SMP KELAS VII Florentina Nonggi; Maria Yuliana Kua; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 4 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.009 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan penggunaan bahan ajar IPA hasil terbitan suatu penerbit tertentu yang jika dianalisis, isi materi yang termuat dalam bahan ajar yang digunakan belum terpadu dan contoh-contoh yang diangkat masih belum menampilkan masalah dunia nyata siswa atau real world problem. Selain itu, penggunaan bahan ajar yang merupakan hasil terbitan suatu penerbit tersebut belum mengintegrasikan kearifan lokal suatu daerah misalnya daerah Ngada untuk memperjelas materi ajar. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar IPA dengan real world problem berbasis kearifan lokal Ngada yang valid dan praktis untuk diterapkan dalam proses pembelajaran IPA di dalam kelas. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang dilakukan di SMP Citra Bakti Ngada dengan jumlah subjek uji coba sebanyak 5 orang dan 1 orang guru. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validasi dan angket respon untuk siswa dan guru. Data kemudian dianalis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Dari hasil temuan pengembangan bahan ajar IPA dengan real world problem berbasis kearifan lokal Ngada, diperoleh bahan ajar yang valid dan praktis, dengan tingkat kevalidan sebesar 0,86 berkategori layak digunakan. Untuk kepraktisan bahan ajar sebesar 3,76 dengan kriteria baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan, bahwa bahan ajar IPA dengan real world problem berbasis kearifan lokal Ngada layak dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran IPA di SMP. Kata kunci: Bahan Ajar IPA, real world problem, kearifan lokal Ngada
Co-Authors Aan Nurfahrudianto Afrianus Gelu Agustin Palmarista Bela Andi Nafsia Angela Marici Mau Gili Angelina Eno Klau Antonia Jelaha Antonia Ndai Awe, Ermelinda Yosefa Bergita Raga Bernadeta Lawo Daniela Densi Dhiku Delfina Soa Fono Dionisia Beka Efrida Ita Elisabeth Tantiana Ngura ElisantiNia Endu Emiliana Wae Ermelinda Mugi Fachry Abda El Rahman Felomena Sari Janul Ferdinandus Tando Flafianus Seso Flora Lima Floranida Nari Sae Florentina Nonggi Fransikus Xaverius Ria Fransiska Kata Fransiskus Xaverius Dolo Fransiskus Xaverius Lawi Fransiskus Xaverius Ria Gaudensia Bopo Gaudensiana Bopo Gde Putu Arya Oka Genoveva Dhey Gervarsia Virjinlia Anita Dhena I Nyoman Try Upayogi Josep Marsianus Rewo Katarina Meo Konstantinus Dua Dhiu, Konstantinus Dua Kristina Kedhi Kristina Pano Kua, Maria Yuliana Lidvina Wero Lidwina Marista Ule Luxcya Martir Wona Una Maria Carmelia Meo Maria Carmelita Tali Wangge Maria Desidaria Noge Maria Desideria Noge Maria Efriliana Diru Maria Ermelinda Mugi Maria Ermelinda Woa Maria Fenista Ega Maria Fransiska Watu Maria Frasiska Watu Maria Ines Teresa Pare Maria Klarita Mutiara Wini Maria Magdalena Dhera Maria Melania oktaviana Bhena Maria Oktavia Wawo Maria Patrisia Wau Maria Regina Bhala Maria Santania Lindang Marselina Viktoria Meo Marsianus Meka Martina Mogi Meliana Yosefa Manggus Melkior Wewe Monika Kolo Nasarius Sensius Bate Natalia Rosalina Rawa Ngurah Mahendra Dinatha Ni Wayan Prawita Aryani Noni Stephana Ariany Lodo Nurwijayanti Oliva Loko Pelipus Wungo Kaka Petronela Bozu Prisko Yanuarius Djawaria Pare Raden Mohamad Herdian Bhakti Renata Rita Rosana Lado Robertus Roja Rofina Oje Saferin Goldiana Nggia Sofia Lingis Ulrikus Nono Veronika Yuliana Beku Vinsensia Bhoko Viorentina Meo Soro Wilfridus Muga Wilhelmina Dhone Wilibaldus Bhoke Yasinta Maria Fono Yesi Herliani Bude Yohana Anjelina Moinewa Yohana Fransiska Lewa Yohana Rasdiyanti Yohanes Vianey Sayangan Yordanius Adong Yosefa Kafasin Owa Yosefina Owa Meme YOSEFINA UGE LAWE . Yovita Maria Pawe