Claim Missing Document
Check
Articles

Kemampuan Membaca Pemahaman dalam Pembelajaran Literasi dengan Suplemen Buku Cerita Bergambar: Studi Tindakan Kelas pada Pembelajaran Tematik Fransikus Xaverius Ria; Ermelinda Yosefa Awe; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v4i2.1006

Abstract

Penelitian ini mengkaji kemampuan membaca pemahaman siswa SD melalui penerapan pembelajaran literasi berbasis tematik berbantuan buku cerita bergambar. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN Radha, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang berjumlah 16 orang dengan rincian 11 orang siswa laki-laki dan 5 orang siswa perempuan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan model penelitian tindakan McTaggart Kemmis & Nixon yang terdiri dari 2 siklus dengan 4 tahapan di dalamnya yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pada tahapan prasiklus kemampuan membaca pemahaman siswa mencapai rata-rata 53,43. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, hasil yang dicapai siswa meningkat menjadi 63,43. Selanjutnya pada tindakan siklus II kemampuan membaca pemahaman siswa mengalami peningkatan menjadi 72,18. Dilihat dari hasil di setiap siklusnya, perolehan siswa terus mengalami peningkatan. Dengan demikian pembelajaran literasi dengan suplemen buku cerita bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas SD.
PERAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR Dimas Qondias; Maria Magdalena Dhera; Yovita Maria Pawe; Yosefa Kafasin Owa; Dek Ngurah Laba Laksana
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 1 No. 3: Agustus 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran multimedia pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan kajian literatur dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan artikel nasional sesuai fokus kajian, pada tahun 2014-2023. Data dianalisis dengan tiga tahapan yaitu organize, synthesize, dan identify Hasil kajian ini diperoleh 14 artikel sesuai dengan fokus kajian, yang menyatakan multimedia pembelajaran mampu berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Implikasi multimedia pembelajaran perlu dioptimalkan sebaik mungkin sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan siswa sekolah dasar.
IMPLEMENTASI PRINSIP LAYANAN PENDIDIKAN ABK UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA PADA SEKOLAH INKLUSI ElisantiNia Endu; Nasarius Sensius Bate; Maria Patrisia Wau; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v1i1.2120

Abstract

Sekolah Dasar dengan program pendidikan inklusi menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi kepala sekolah dan guru di lembaga pendidikan. Pendidikan inklusi di sekolah dasar perlu mendapatkan perhatian lebih mengingat siswa sekolah dasar yang masih perlu perhatian intensif dari pendidik ditambah dengan kehadiran siswa berkebutuhan khusus, tentunya hal tersebut bukan mudah untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat dan mendeskripsikan fenomena yang terjadi pada implementasiprinsip layanan pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) pada siswa sekolah dasar khususnya pada sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif atau kajian pustaka, yakni menganalisis adanya pengaruh peningkatan kreatifitas siswa SD pada sekolah inklusi, sehingga didapatkan temuan bahwa guru perlu mengetahui lebih banyak mengenai prinsip-prinsip layanan pendidikan ABK sebagai faktor pendukung dalam upaya peningkatan keaktifan siswa SD pada sekolah inklusi. Untuk itu perlunya peran kepala sekolah, guru, pemerintah dan masyarakat untuk bekerjasama dalam implementasi sehingga dapat memberikan layanan yang tepat bagi siswa pada umumnya dan anak berkebutuhan khusus sebagai upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan di sekolah dasar
PENDEKATAN LAYANAN PENDIDIKAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Luxcya Martir Wona Una; Veronika Yuliana Beku; Viorentina Meo Soro; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v1i2.2133

Abstract

Pendidikan anak berkebutuhan khusus menjadi sebuah tantangan didalam dunia pendidikan, karena tidak semua sekolah bersedia menerima anak berkebutuhan khusus didalam lingkungan pendidikannya. Penerapan pendidikan berkebutuhan khusus di Indonesia dilakukan dalam 2 bentuk, yaitu segregatif dan mainstream. Para pendidik yang menangani anak berkebutuhan khusus, tidak jarang mengalami tekanan-tekanan secara emosional, sehingga sangat diperlukan sebuah pendekatan yang mampu membantu para pendidik untuk mengontrol emosinya. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan Pendekatan Layanan Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus dengan menggunakan metode kajian pustaka dengan menganalisis berbagai literatur yang sesuai dengan topik kajian. Adapun pendekatan Layanan Pendidikan Bagi Anak Berkebutuhan Khusus secara umum ada dua pendekatan yakni : pendekatan kelompok/klasikal dan pendekatan individual. Para pendidik bagi anak berkebutuhan khusus diharapkan dapat menyadari pentingnya pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, karakteristik anak berkebutuhan khusus, dan pendekatan bagi anak berkebutuhan khusus.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI KELAS IV SDI DOLUPORE Rofina Oje; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan model Pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Metode Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder yaitu dengan menelusuri jurnal elektronik dan studi dokumentasi di perpustakaan. Dari hasil yang didapat beberapa jurnal dan review karya ilmiah skripsi yang relevan menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah adalah model yang memungkinkan siswa dalam menemukan masalah pada kehidupan sehari-hari dan membantu siswa untuk bisa berfikir kritis atas penemuan masalah tersebut, baik penemuan jawabannya individu maupun dalam bentuk diskusi.. Penelitian ini difokuskan kepada Pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa dengan data yang diperoleh menggunakan beberapa siklus yaitu siklus I dan siklus II. Terdapat perencanaan yang dilakukan oleh beberapa jurnal dan karya ilmiah tentang keberhasilan model pembelajaran berbasis masalah ini secara garis besar hasil yang diperoleh sekitar 35% sampai 94%. Dari penelitian beberapa review jurnal dan review karya ilmiah yang relevan menunjukkan bahwa model Pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah dasar.
ANALISIS KESULITAN MEMBACA DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA KELAS 1 SDK RAKALABA KECAMATAN GOLEWA BARAT KABUPATEN NGADA NUSA TENGGARA TIMUR Maria Frasiska Watu; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujun untuk mendeskripisikan Analisis Kesulitan Membaca Siswa dengan menggunakan metode wawancara dan observasai yang saya lakaukan di SDK Rakalaba.Seluruh siswa kelas 1 SDK Rakalaba dengan jumlah siswa 10 orang,diantaranya 5 orang siswa laki-laki dan 5 siswa peranpuam.3 siswa mengalami kesulitan membaca.pengamatan membaca yang saya lakukan dikelas 1 dimulai dari guru memberikan teks bacaaan kepada siswa,kemudian setelah aspek keulitan diketahui,lalu diamati karakteristik siswa yang mengalami kesulitan membaca tersebut.kesulitan membaca siswa yang teringgi terdapat pada siswa yang membaca kata demi kata lalu,kata tersebut tidak mempunyai arti.kesulitan membaca siswa selanjutnya terdapat pada aspek kelancaran membaca nyaring dan pemahaman bacaan.kemudian yang terakhir keulitan dalam menyimak atau pemahaman mendengar.pada pemahaman mendengar ini siswa seringkali lebih banyak bermain daripada mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru. Karakteristik kesulitan membaca siswa yaitu,kesulitan mengidentifikasi huruf dan mernagkai susunan huruf.dalam merangkai huruf ada siswa yang sedikit keliru dalam menempatkan posisi huruf yang benar,kemudian pengejaan masih terbata-bata,masih ada mnegucapkan kata yang salah,ada siswa yang kurang memperhatikan tanda baca,tidak memahami isi bacaan dan sulit untuk berkonsentrasi.
PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DI ERA 4.0 Luxcya Martir Wona Una; Dek Ngurah Laba Laksana
Jurnal Citra Pendidikan Anak Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Citra Pendidikan Anak
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcpa.v1i3.916

Abstract

Perkembangan dunia telah memasuki era revolusi industri 4.0. Revolusi industri 4.0 ini ditandai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga semua orang dapat dengan mudah mengakses apapun, dimana pun dan kapan pun. Fenomena yang terjadi saat ini yaitu siswa menjadi lebih mudah untuk mengakses informasi, sehingga berdampak pada perilaku siswa yang ikut meniru perbuatan kurang baik. Oleh karena itu pendidikan pada era 4.0 di Sekolah Dasar perlu diimbangi dengan pendidikan karakter. Pendidikan karakter merupakan proses penanaman moral dan agama yang diberikan kepada siswa dengan cara pembiasaan sejak dini, penguatan dan pengembangan perilaku. Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan pendidikan era revolusi 4.0, mendeskripsikan pentingnya pendidikan karakter pada siswa Sekolah Dasar di era 4.0 dan mendeskripsikan cara mengimplementasikan pendidikan karakter pada siswa Sekolah Dasar untuk menghadapi era 4.0. Hasil studi menunjukkan bahwa pendidikan karakter begitu penting untuk menghadapi degradasi akhlak, moral dan budi pekerti di era 4.0, sehingga pendidikan karakter perlu ditanamkan sejak dini.
BELAJAR ASIK DAN MENYENANGKAN DI MASA LIBUR SEKOLAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 4-6 TAHUN Dek Ngurah Laba Laksana; Angela Marici Mau Gili; Marselina Viktoria Meo; Kristina Pano; Antonia Ndai; Felomena Sari Janul
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i1.1451

Abstract

Anak usia 4-6 tahun adalah masa yang potensial untuk dikembangkan berbagai aspek perkembangan anak, maka pada masa ini saat yang tepat bagi anak untuk memperoleh stimulasi perkembangan belajar. Aspek perkembangan yang perlu mendapatkan stimulasi adalah perkembangan kognitif. Untuk itu perlu dilakukan pembelajaran secara optimal pada masa usia tersebut dalam berbagai situasi belajar termasuk saat anak anak libur sekolah. Tujuan pendampingan belajar ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 4-6 tahun yang ada di wilayah Kecamatan Golewa saat liburan sekolah. Metode pendampingan dilakukan melalui kegiatan belajar yang asik dan menyenangkan menggunakan berbagai media dan strategi belajar seperti media konkret, strategi bermain dan bercerita. Data hasil observasi kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan proses pendampingan, dan perubahan aspek kognitif anak. Hasil pendampingan memperlihatkan bahwa penggunaan media konkret seperti kartu gambar, miniatur pohon, kartu angka dapat digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak. Selain itu, strategi bermain dan bercerita dalapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak. Hal ini terlihat dari aktivitas anak dalam belajar yang sangat antusias, serta kemampuan kognitif yang mengalami peningkatan.
PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK MELALUI KREATIVITAS PRODUK ECOBRICK Maria Carmelita Tali Wangge; Ngurah Mahendra Dinatha; Maria Yuliana Kua; Dek Ngurah Laba Laksana; Dimas Qondias; Fransiskus Xaverius Dolo; Afrianus Gelu; Prisko Yanuarius Djawaria Pare; Maria Regina Bhala; Katarina Meo
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i4.2251

Abstract

Pengolahan sampah plastik semakin mengalami banyak perkembangan. Kini tidak hanya bisa dilakukan oleh berbagai perusahaan besar di dunia bahkan juga bisa dilakukan oleh perorangan atau kelompok kecil. Sampah plastik biasanya dibakar bersamaan dengan jenis sampah lainnya. Namun, sebenarnya hal tersebut tidak aman bagi kesehatan dan lingkungan di sekitarnya. Maka prinsip 3R yaitu Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang) selayaknya kita terapkan dalam mengatasi sampah plastik dengan cara simpel namun efektif, yaitu Ecobrick. Ecobrick adalah metode dengan cara botol plastik yang diisi secara padat dengan sampah anorganik, yaitu plastik. Ecobrick dapat digunakan sebagai solusi mengatasi sampah plastik menjadi produk baru yang memiliki nilai manfaat dan nilai jual dengan cara memberdayakan individu untuk bertanggungjawab atas sampah mereka dari sumbernya. Tekniknya sederhana dan sangat mudah, karenanya bisa menyebar dengan cepat melalui jaringan sosial (komunitas, desa, sekolah, dll). Proyek komunitas dengan ecobrick akan membawa masyarakat secara bersama-sama bergerak membersihkan dan menghijaukan lingkungan. Metode ini cocok diterapkan di kampus STKIP Citra Bakti karena adanya masalah sampah plastik di areal kampus. Adapun tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengetahui cara pembuatan ecobrick dengan memanfaatkan botol dan sampah plastik serta untuk mengetahui cara pembuatan meja dan kursi menggunakan ecobrick. Sedangkan metode yang digunakan adalah pelatihan dan terjun langsung kelapangan. Kegiatan dilaksanakan dengan mengumpulkan sampah botol plastik dan juga plastik-plastik kemasan di wilayah kampus STKIP Citra Bakti dengan sasaran mahasiswa yang merasa tertarik dengan pengolahan sampah plastik menjadi produk ecobrick. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah mahasiswa mampu membuat ecobrick dan memanfaatkan sampah plastic menjadi produk yang lebih bermanfaat
PENGEMBANGAN SOAL IPAS SEKOLAH DASAR BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILLS Yohana Anjelina Moinewa; Dek Ngurah Laba Laksana; Fransiskus Xaverius Dolo; Maria Yuliana Kua
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 10 No. 4 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v10i4.2201

Abstract

Pengembangan soal tes berbasis HOTS dirasa sangat penting dikembangkan di Sekolah Dasar untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingat tinggi siswa. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di Sekolah Dasar ditemukan kurangnya pengembangan soal tes yang mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan soal tes berbasis HOTS yang dikemukakan oleh Bloom revisi C4 (menganalisis), C5 (mengevaluasi), C6 (mencipta). Penelitian dilakukan menggunakan metode DBR (Desigen-Based-Research) yang dikemukaakan oleh Reeves tahun 2007. Tahap pertama pada studi pendahuluan diperoleh data dari hasil wawancara dan studi dokumentasi. Tahap kedua dilakukan pengembangan soal HOTS sesuai dengan indikator pembelajaran pada tema zat dan perubahannya yang dilakukan menggunakan model latihan penelitian. Tahap tiga, dilakukan validasi ahli dan mengalami revisi I dan dilakukan uji coba I. Pada hasil uji coba I dilihat dari validitas, reliabilitas, terdapat 5 soal yang harus diperbaiki. Dilakuan revisi II dan dilakukan uji coba II dengan hasil semua soal valid dan reliabel. Hasil akhir pada tahap empat menunjukan bahwa produk soal berupa 10 butir soal pilihah ganda dan 5 soal essay yang dikembangkan valid, praktis, dan layak untuk digunakan. Kata kunci : Soal tes, HOTS, model pembelajaran latihan penelitian, zat dan perubahannya.
Co-Authors Aan Nurfahrudianto Afrianus Gelu Agustin Palmarista Bela Andi Nafsia Angela Marici Mau Gili Angelina Eno Klau Antonia Jelaha Antonia Ndai Awe, Ermelinda Yosefa Bergita Raga Bernadeta Lawo Daniela Densi Dhiku Delfina Soa Fono Dionisia Beka Efrida Ita Elisabeth Tantiana Ngura ElisantiNia Endu Emiliana Wae Ermelinda Mugi Fachry Abda El Rahman Felomena Sari Janul Ferdinandus Tando Flafianus Seso Flora Lima Floranida Nari Sae Florentina Nonggi Fransikus Xaverius Ria Fransiska Kata Fransiskus Xaverius Dolo Fransiskus Xaverius Lawi Fransiskus Xaverius Ria Gaudensia Bopo Gaudensiana Bopo Gde Putu Arya Oka Genoveva Dhey Gervarsia Virjinlia Anita Dhena I Nyoman Try Upayogi Josep Marsianus Rewo Katarina Meo Konstantinus Dua Dhiu, Konstantinus Dua Kristina Kedhi Kristina Pano Kua, Maria Yuliana Lidvina Wero Lidwina Marista Ule Luxcya Martir Wona Una Maria Carmelia Meo Maria Carmelita Tali Wangge Maria Desidaria Noge Maria Desideria Noge Maria Efriliana Diru Maria Ermelinda Mugi Maria Ermelinda Woa Maria Fenista Ega Maria Fransiska Watu Maria Frasiska Watu Maria Ines Teresa Pare Maria Klarita Mutiara Wini Maria Magdalena Dhera Maria Melania oktaviana Bhena Maria Oktavia Wawo Maria Patrisia Wau Maria Regina Bhala Maria Santania Lindang Marselina Viktoria Meo Marsianus Meka Martina Mogi Meliana Yosefa Manggus Melkior Wewe Monika Kolo Nasarius Sensius Bate Natalia Rosalina Rawa Ngurah Mahendra Dinatha Ni Wayan Prawita Aryani Noni Stephana Ariany Lodo Nurwijayanti Oliva Loko Pelipus Wungo Kaka Petronela Bozu Prisko Yanuarius Djawaria Pare Raden Mohamad Herdian Bhakti Renata Rita Rosana Lado Robertus Roja Rofina Oje Saferin Goldiana Nggia Sofia Lingis Ulrikus Nono Veronika Yuliana Beku Vinsensia Bhoko Viorentina Meo Soro Wilfridus Muga Wilhelmina Dhone Wilibaldus Bhoke Yasinta Maria Fono Yesi Herliani Bude Yohana Anjelina Moinewa Yohana Fransiska Lewa Yohana Rasdiyanti Yohanes Vianey Sayangan Yordanius Adong Yosefa Kafasin Owa Yosefina Owa Meme YOSEFINA UGE LAWE . Yovita Maria Pawe