Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PROSES BERPIKIR SISWA SMP DALAM BELAJAR GEOMETRI BERDASARKAN TEORI VAN HIELE Rina Desiningsih; Ali Syahbana; Kashardi Kashardi
AdMathEdu : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Ilmu Matematika dan Matematika Terapan Vol 3, No 2: Desember 2013
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/admathedu.v3i2.4822

Abstract

Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa melalui Model Problem Based Learning (PBL) dan Model Pembelajaran Osborn di SMP Soeviatulfitri Soeviatulfitri; Kashardi Kashardi
Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Vol 5, No 3 (2020): Innovative Mathematics Learning
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jpmr.v5i3.11502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran PBL, Osborn dan konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitin eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 6 Bengkulu Utara, sampel dalam penelitian ini diambil 3 kelas yang dilakukan secara acak yaitu kelas VIII 3 sebagai kelas eksperimen 1 yang diberikan perlakuan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), kelas VIII 2 sebagai kelas eksperimen II diberikan perlakuan model pembelajaran  Osborn, siswa kelas VIII 3 sebagai kelas kontrol diberikan model konvensional. Data dikumpulkan menggunakan tes kemampuan berpikir kreatif, yang terdiri dari soal pre-test dan soal post-test. Data dianalisis dengan uji anava satu jalur dan dilanjuti dengan uji BNT. Hasil uji Anava pada pre-test tidak ada perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif siswa ketiga kelas sebelum diberikan perlakuan. Sedangkan hasil uji Anava pada postest ada perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif siswa ketiga kelas sampel sudah diberi perlakuan. Hasil uji BNT menunjukan bahwa antara PBL dan Osborn tidak ada perbedaan yang signifikan pada kemampuan berpikir kreatif siswa, sedangkan PBL  dengan konvensional dan Osborn dengan konvensional terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Pembelajaran dengan model Osborn memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan PBL dan konvensional.
Students' Critical Thinking Ability with Google Classroom-Assisted Project Based Learning and Inquiry Learning Models Yossi Novita; Kashardi Kashardi; Jayanti Syahfitri
Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Magister Pendidikan Biologi, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpb.v11i1.25925

Abstract

Covid-19 pandemic has a major impact on the world of education. Learning system that was previously carried out face to face was required to be carried online learning considering the social distancing rules. Project based learning and inquiry learning were used because they were appropriate for learning from home using google classroom and contributing to improve student’s critical thingking ability. This study aims to determine 1) differences in students' critical thinking abilities with the application of the Project based learning model (PjBL), Inquiry and Conventional using Google Classroom media in Biology learning at SMA Negeri 4 Rejang Lebong, 2) a more effective learning model to improve reasoning and critical thinking skills. This research is a quasi experimental research. The population in this study were students of class X IPA SMA Negeri 4 Rejang Lebong. The research sample was determined by simple random sampling, in order to obtain class X IPA 1 and X IPA 2 as the experimental class and class X IPA 3 as the control class. The data collection method used an essay test with 5 items. Then the data were analyzed using one way ANOVA followed by the LSD test. The results showed that there were differences in students' critical thinking abilities in the application of the Project Based Learning (PjBL) model, inquiry learning and conventional learning assisted by Google Classroom. The PjBL and Inquiry models are better at improving students' critical thinking abilities compared to conventional learning. This research provides benefits for students to improve critical thinking ability.
PENGEMBANGAN SOAL ESSAY UNTUK KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA KELAS VII PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL Rika Handayani; Kashardi Kashardi; Yuriska Destania
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2021): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v4i1.6791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa soal-soal kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan Akker. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 17 Kota Bengkulu dan dilaksanakan pada bulan Juli tahun ajaran 2019/2020. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa SMP  Negeri 17 kelas VII A.  Data dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif. Kevalidan soal diketahui dari hasil penilaian validator pada lembar validasi yang menyatakan soal-soal dikembangkan dengan baik berdasarkan materi, konstruk, dan bahasa. Kepraktisan diketahui dari hasil one-to-one. Hasil penelitian pengembangan ini menghasilkan 14 butir soal yang telah melalui tahap expert review dan one-to-one
Desain Soal Kemampuan Penalaran Matematis Siswa pada Materi Aritmatika Sosial Isnaeni Rofiah; Kashardi Kashardi; Mardiah Syofiana
FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2022): FARABI
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/farabi.v5i2.440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa soal-soal kemampuan penalaran matematis siswa pada materi aritmatika sosial yang valid, praktis serta memiliki tingkat kesukaran dan indeks daya beda yang baik. Penelitian ini ialah penelitian pengembangan yang memakai model Tessmer yang terdiri dari beberapa fase ialah preliminary, self evaluation, expert review and one-to-one, serta small group. Subjek penelitian ini ialah 33 orang siswa kelas VII SMPN 17 Kota Bengkulu. Penelitian ini dilakukan pada tahun ajaran 2021/2022. Data dianalisis secara kualitatif pada fase preliminary, self evaluation, expert review and one-to-one serta kuantitatif pada fase small group. Hasil penelitian ini diperoleh 5 soal yang valid berdasarkan komentar validator dari segi materi, kontruksi, serta bahasa. Menghasilkan 5 soal yang praktis berdasarkan keterbacaan dari tiga orang siswa, serta menghasilkan 4 soal yang terstandar ialah memiliki tingkat kesukaran serta indeks daya beda yang baik sehingga bisa dipakai untuk melatih kemampuan penalaran matematis siswa.
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI EDUKASI PENTINGNYA BELAJAR MATEMATIKA DALAM KEHIDUPAN DI SEKOLAH DASAR Dewi Kurnia; Bella Nandita; Neti Kesumawati; Nyayu Masyita Ariani; Masri Masri; Kashardi Kashardi; Ristontowi Ristontowi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 2 No. 3 (2022): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh  masyarkat Kelurahan Timbul Rejo yaitu di Kelurahan Timbul Rejo tidak terdapat satu pun sekolah sebagai tempat pendidikan anak. Sehinggs anak Kelurahan Timbul Rejo menempuh pendidikan sekolah dasar di SD 73 Rejang lebong, Kelurahan Talang Rimbo Lama. Setelah melakukan wawancara dan observasi anak kelas VI di SD 73 Rejang lebong sebagai subjek kegiatan diketahui bahwa minimnya tingkat motivasi belajar matematika pada siswa dan minimnya tingkat pengetahuan tentang pentingnya belajar matematika dalam kehidupan. Salah satu program keilmuan yang dilaksanakan pada kegiatan KKN dan pengabdian masyarakat ini adalah Meningkatan Motivasi Belajar Melalui Edukasi Pentingnya Belajar Matematika dalam Kehidupan di Sekolah Dasa pada tanggal 14 September 2022, adapun kegiatan yang dilaksanakan sebagai berikut : 1). Observasi dan wawancara kepada kepala Kelurahan Timbul Rejo tentang keberadaan sekolah untuk mengetahui dimana anak Kelurahan Timbul Rejo menempuh pendidikan. 2). Observasi dan wawancara ke SD 73 Rejang Lebong yang dimana sebagai tempat anak Kelurahan Timbul Rejo menempuh pendidikan  yaitu bagaiamana minat siswa terhadap pelajaran matematika. matematika siswa. Hasil yang didapat : 1). Siswa dapat memahami tentang pentingnya belajar matematika dalam kehidupan. 2). Siswa dapat memahami kaitan konsep matematika dengan mata pelajaran lain dijenjang yang lebih tinggi. Kata Kunci: matematika,  minat belajar, motivasi
Utilization of the M3 Board Teaching Tool (Mean, Median, Mode) for Middle School Students in the Campus Teaching Program Batch 5 Novita Sari; Mardiah Syofiana; Ristontowi Ristontowi; Risnanosanti Risnanosanti; Kashardi Kashardi; Rahmat Jumri; Masri Masri
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 7 No 2 (2023): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta (DIS) Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/je.v7i2.770

Abstract

SMP Negeri 7 Bengkulu City is one of the targets of the Campus Teaching Program Batch 5. This community service activity aims to demonstrate/utilize the M3 board teaching aid (Mean, Median, Mode) to 25 students of SMP Negeri 7 Bengkulu City, class VIII F. The method used is lectures and several group discussion activities. The results of this activity showed an increase in students' interest/motivation to learn numeracy by using the M3 board teaching aid (Mean, Median, Mode), as well as an increase in students' ability to solve questions related to the mean, median and mode. Thus, the use of M3 teaching aids (Mean, Median, Mode) is very important to be applied in the process of learning mathematics.
EDUKASI BELAJAR DENGAN MEDIA ANIMASI PADA ANAK-ANAK SDN 62 BENGKULU SELATAN Yolanda, Helpa; Masri, Masri; Kashardi, Kashardi; Ramadianti, Winda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 3 No. 3 (2023): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jimakukerta.v3i3.6036

Abstract

Edukasi belajar dengan media animasi adalah cara untuk memperkenalkan pada anak-anak arti dari belajar dengan menggunkan media animasi, dimana materi akan ditampilkan berupa gambar atau video, suara dan gerak sehingga siswa dapat lebih fokus dan aktif dalam belajar. Kegiatan ini dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif,  meningkatkan minat, dan hasil belajar siswa. Sehingga terciptalah kondisi belajar yang Efektif. SD Negeri 62 ini terletak di Desa Lubuk Ladung yang merupakan salah satu SD negeri yang ada di Kecamatan Kedurang Ilir, Kabupaten Bengkulu Selatan. hasil pengabdian didapatkan siswa semakin memahami arti dari edukasi belajar dengan media animasi melalui sosialisasi yang telah kami laksanakan ini. Pemaparan Materi melalui media animasi Siswa lebih aktif, antusias dan terciptannya suasana belajar yang menyenangkan  Siswa juga lebih mudah dalam memahami materi, lebih jelas melihat gambaran yang dipaparkan dalam materi, serta proses belajar dan mengajar lebih Efektif.    
Pengembangan handout berbasis budaya lokal untuk menumbuhkembangkan kemampuan pemahaman matematis siswa Sari, Novita; Riwayati, Selvi; Kashardi, Kashardi
PYTHAGORAS : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 2 (2024): PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/pyth.v13i2.6540

Abstract

Banyak siswa mengalami kesulitan ketika dihadapkan pada materi bangun ruang sisi datar dimana guru memberikan soal latihan yang tidak sama seperti yang diajarkan. Media ajar yang dipakai guru di SMPN 7 Kota Bengkulu berupa buku paket dan lembar kerja siswa (LKS). Dalam aktivitas belajar-mengajar, guru juga memanfaatkan media ajar lain berupa ringkasan materi yang dikenal dengan handout. Akan tetapi, handout tersebut belum menstimulasi kemampuan pemahaman matematis siswa. Disamping itu, dilihat dari sisi tampilan masih monoton dan kurang menawan sehingga pembelajaran menjadi membosankan. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan handout berbasis budaya lokal untuk menumbuhkembangkan kemampuan pemahaman matematis siswa. Penelitian ini bermaksud untuk memperoleh handout berbasis budaya lokal untuk menumbuhkembangkan kemampuan pemahaman matematis yang valid dan praktis. Penelitian ini mengacu pada penelitian research and development (R & D) dengan metode pengembangan 4-D (define, design, develop, disseminate) yang dimodifikasi. Proses validasi handout melibatkan 3 tenaga ahli yang expert di bidangnya. Sementara proses kepraktisan dilaksanakan dengan uji coba secara eksklusif yang melibatkan 15 siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Kota Bengkulu. Penelitian ini menghasilkan handout valid dan praktis. Uji coba secara eksklusif diperoleh nilai rata-rata 3,92 dengan kategori “Praktis”.
Students' Mathematical Reflective Thinking Ability Through the Process of Making Telong-Telong Using the Problem-Based Learning Approach Oktavia, Fina; Kashardi, Kashardi; Risnanosanti, Risnanosanti
Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Vol. 4 No. 1 (2025): March
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/misro.v4i1.369

Abstract

This research aims to identify and analyze students' mathematical reflective thinking abilities through a Problem-Based Learning (PBL) approach, focusing specifically on making "telong-telong." Mathematical reflective thinking involves students' ability to connect mathematical knowledge with new experiences, find relationships between concepts, and assess and improve their problem-solving strategies. This study follows a qualitative descriptive research design, with a case study approach conducted at SMP Negeri 03 Central Bengkulu, involving 28 students from class IX-A. Data were collected through observations, semi-structured interviews, and documentation, focusing on how students approached mathematical problem-solving tasks in the context of PBL. The findings revealed that students could connect mathematical concepts such as symmetry and geometry to creating "telong-telong," demonstrating their ability to formulate creative solutions and reflect on their problem-solving approaches. Data analysis indicated that PBL facilitated students' critical, creative, and reflective thinking, enabling them to assess and refine their mathematical processes. These results suggest that the PBL approach effectively enhances students' mathematical reflective thinking abilities, providing a more practical and meaningful learning experience.