Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Mutu Fisik Formulasi Salep Daun Gatal (Laportea decumana (Roxb.) Wedd.) Elizabeth Hole; Eva S. Simaremare; Yuliana Y. Yabansabra; Elsye Gunawan; Agustina Ruban
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Farmasi Galenika Volume 3 No. 2, 2016
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun gatal (Laportea decumana (Roxb.) Wedd) adalah tanaman asli Papua yang telah dipergunakan secara turun temurun oleh masyarakat Papua sebagai obat antinyeri. Penggunaan tanaman ini sangat mudah, penduduk hanya memetiknya lalu dioleskan ke bagian tubuh yang nyeri. Hal ini memberikan sensasi gatal sebagai penanda bahwa obat tersebut bekerja sesuai dengan kepercayaan masyarakat tetapi mampu menghilangkan rasa nyeri pada area yang dioleskan setelah beberapa menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan penggunaan daun gatal secara modern dengan mengembangkan penggunaan daun gatal ini dalam bentuk salep. Penelitian ini dilakukan dengan melihat apakah perbedaan basis salep yang dipergunakannya akan mengubah efektivitas daun gatal sebagai obat antinyeri. Pengambilan sampel dilakukan dari petani dan masyarakat Genyem Kabupaten Sentani Papua. Simplisia dibuat dengan membentuknya dalam ukuran penyaringan 100 mesh lalu diformulasikan ke dalam empat jenis basis yaitu basis hidrokarbon, absorpsi, tercuci air dan larut air. Setiap formulasi akan selalu dilakukan pengujian meliputi uji organoleptik, pH, homogenitas, daya sebar dan uji efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan tipe basis berpengaruh terhadap sifat fisik salep yang telah disebutkan diatas hanya tidak berpengaruh pada bau dan warna sediaan. Semua jenis basis memberikan efektivitas yang sama dan hanya tipe basis tercuci air lebih disukai karena lebih mudah dibersihkan.
PENGEMBANGAN PRODUK PERMEN JELLY KULIT BUAH MATOA (POMETIA PINNATA) ASAL PAPUA SEBAGAI ANTIOKSIDAN Fadilla, Izmaya Nur; Gunawan, Elsye; Pratiwi, Rani Dewi; Simaremare, Eva Susanty
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 5 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i5.3724

Abstract

Kulit buah Matoa (Pometia pinnata) mengandung alkaloid, tanin, dan saponin yang dapat berfungsi sebagai antioksidan. Ekstrak etanol dari kulit buah matoa memiliki aktivitas antioksidan yang kuat sehingga dapat dikembangkan menjadi produk seperti jelly candy. Jelly candies memiliki tekstur kenyal yang disukai oleh orang-orang dari segala usia, memiliki ukuran kecil, mudah dibawa dan dikonsumsi kapan saja dan di mana saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar air, kadar abu, pH, dan IC50 serta AAI permen jelly kulit buah matoa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen pembuatan permen jelly dari ekstrak etanol kulit buah matoa dalam tiga formula, yaitu 15, 20, dan 25% ekstrak. Kadar air untuk rumus pertama, rumus kedua, dan rumus ketiga adalah 19,87; 16,62; dan 14,47%; kadar abu adalah 1,78; 1,81; dan 2,18%; Nilai pH adalah 5,26; 5,30; dan 5,49. IC50 adalah 49,04; 48,58; dan 40,44 ppm. AAI adalah 0,81; 0,82; dan 0,98. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kadar air, kadar abu, dan pH memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI). Berdasarkan IC50 dan AAI, tingkat aktivitas antioksidan dari ketiga formula tersebut diklasifikasikan sebagai antioksidan yang sangat kuat dan sedang.
Antibacterial Activity of Milkwood Bark Ethanol Extract (Alstonia Scholaris (L.) R. Br.) against Staphylococcus Aureus and Escherichia Coli Sitti Khairul Bariyyah; Muhammad Munawar Khalil; Rani Dewi Pratiwi; Elsye Gunawan
Manfish: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Peternakan Vol. 3 No. 1 (2025): Maret: Manfish: Jurnal Ilmiah Perikanan dan Peternakan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/manfish.v3i1.105

Abstract

Milkwood bark (Alstonia scholaris (L.) R. Br.) is one of the medicinal plants of the genus Alstonia. This plant is traditionally used by the community as a medicine for diarrhea, diabetes, malaria, hemorrhoids, and antihypertensives. This plant contains secondary metabolites that have the potential as antibacterial such as alkaloids, flavonoids, saponins and tannins. The purpose of this study was to determine the inhibition of antibacterial activity and the most effective concentration in inhibiting Staphylococcus aureus and Escherichia coli. The sample used in this study was milkwood bark, the sample was extracted by maceration method using 96% ethanol as solvent. The antibacterial testing method used in this study was disc diffusion. The study used a completely randomized design with 9 treatments, namely 1000 ppm, 750 ppm, 500 ppm, 250 ppm, 100 ppm, 50 ppm, 10 ppm, Ciprofloxacin (positive control), sterile distilled water (negative control). The results of the antibacterial activity test at a concentration of 500 ppm showed that milkwood bark extract could inhibit the growth of S. aureus by 8.22 mm and at a concentration of 250 ppm showed that milkwood bark extract could inhibit the growth of E. coli by 8.75 mm. From the test results, it can be concluded that milkwood bark (A. scholaris (L.) R. Br.) has antibacterial activity that has moderate potential in inhibiting S. aureus and E. coli.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK BIJAK DAN RASIONAL PADA MASYARAKAT DOBONSOLO KABUPATEN JAYAPURA Rusnaeni; Elsye Gunawan; Krisna Dewi; Nur Fadilah Bakri
EBAMUKAI PAPUA JURNAL PENGABDIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/ejpipt.v2i2.233

Abstract

Penggunaan antibiotik yang tidak tepat terjadi karena minimalnya informasi dari tenaga kesehatan. Permasalahan tersebut dapat mendorong terjadinya resistensi bakteri terhadap antibiotik pada manusia. Kesadaran dan pengetahuan masyarakat di kelurahan Dobonsolo mengenai penggunaan antibiotik yang rasional masih kurang. Pemberdayaan masyarakat terutama terhadap kader kesehatan perlu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan antibiotik. Metode edukasi yang dilaksanakan yaitu dengan metode modul, ceramah dan diskusi. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang dibagikan kepada responden sebelum dan sesudah edukasi untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan peserta. Kuesioner berisi pertanyaan tertutup terkait pengetahuan penggunaan antibiotik. Berdasarkan karakteristik peserta, sebagian besar peserta adalah usia dewasa awal (83,87%). Pendidikan responden sebagian besar adalah tamat SMA (38,71%) dan berprofesi sebagai ibu rumah tangga (90,32%). Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan kader meningkat 0,97 poin setelah dilakukan edukasi. Persentase peningkatan nilai pengetahuan kader sebesar 13,8% dari rata-rata nilai pengetahuan awal. Edukasi berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengetahuan. Kegiatan edukasi dengan metode modul, ceramah dan diskusi mampu meningkatkan pengetahuan dari kader kesehatan. Oleh karena itu perlu dilakukan pemberdayaan masyarakat terutama kader kesehatan secara berkelanjutan sebagai salah satu langkah kongkrit untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan penyuluhan.
The LC-MS of Grammatophyllum scriptum (Lindl.)Bl. and Cytoxic Activity Test: LC-MS of Grammatophyllum scriptum (Lindl.)Bl. and Cytoxic Activity Test de Fretes, Christina; Simaremare, Eva; Gunawan, Elsye; Agustini, Verena; Maulana, Yusuf Eka; Fadhilah, Nabila Nur
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.143 KB) | DOI: 10.35617/jfionline.v13i2.33

Abstract

Anggrek Macan (Grammatophyllum scriptum (Lindl.) Bl.) merupakan salah satu tanaman yang digemari di kalangan masyarakat sebagai tanaman hias karena bunganya yang indah. Aggrek macan memiliki senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid dan tannin yang dapat digunakan sebagai pengobatan tradisional. Namun, penelitian mengenai Anggrek Macan di bidang farmakologi masih sangat terbatas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kandungan senyawa kimia yang terdapat dalam ekstrak herba Anggrek Macan secara LC-MS/MS serta nilai LC₅₀ dan konsentrasi dari ekstrak herba Anggrek Macan yang paling efektif membunuh larva udang (Artemia salina Leach.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengambilan sampel dari kebun Anggrek yang ada di Lingkungan FMIPA Universitas Cenderawasih Papua-Indonesia, selanjutnya sampel dibuat dalam bentuk simplisia, diekstraksi dengan etil asetat. Ekstrak selanjutnya dianalisis dengan LC-MS/MS dan dari ekstrak tersebut juga dilakukan uji sitotoksik dengan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anggrek Macan (Grammatophyllum scriptum (Lindl.) Bl.) mengandung 2′,6′-Dihydroxy-4′-methoxy-dihydrochalcone, Apigenin-7-O-α-L-rhamnose(1→4)-6"-O-acetyl-β-D-glucoside, Kushenol H, Rubrofusarin, 3-Hydroxy baicalein dan Luteolin yang diperoleh dari hasil analisis menggunakan Liquid Chromatography tandem Mass Spectrometry (LC-MS/MS). Ekstrak herba Anggrek Macan memiliki aktivitas sitotoksik dengan nilai LC₅₀ 150,96 ppm dengan tergolong kurang toksik.
Profil Penggunaan Antibiotik pada Balita Penderita ISPA di Puskesmas Koya Barat Periode Januari-Desember 2020 Gunawan, Elsye; Rusnaeni, Rusnaeni; Febrianty, Silva Dewi
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol. 15 No. 1 (2023): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.92 KB) | DOI: 10.35617/jfionline.v15i1.98

Abstract

Abstract: Acute Respiratory Tract Infection (ARTI) is the most common infection in humans at all ages. Children and toddlers are the most susceptible to ARTI. Prevalence of ARTI among toddler in Papua is 11.91%, in Jayapura district (10.23%) and Jayapura City (10.95%). This study aimed to determine the profile of antibiotics usage that given to toddler patients with ARTI on January-December 2020 at Koya Barat Public Health Center. The study design was retrospective of 155 prescriptions for toddler patients with ARTI that qualified the inclusion criteria. Data were analyzed using Microsoft excel software and presented in percentages (%) based on patient characteristics, and the level of antibiotic use was calculated. The results showed that male toddler was dominantly affected by ARTI, namely 87 patients (56,13%), age 0-30 months were 87 patients (56,13%), the type of antibiotic amoxicillin syrup used were 57 patients (74,03%). Overall used of antibiotics in toddler with ARTI at Koya Barat Public Health Center during January-December 2020 was 49,68%. Toddler with ARTI without comorbidities were 86,59%, and with comorbidities such as diarrhea, malaria, blepharitis, and pyoderma were 13.41%.
AKTIVITAS ANTIKOAGULAN DAUN UNGU (Graptophyllum pictum (Linn.) Griff) DENGAN METODE LEE-WHITE DAN HAPUSAN DARAH Simaremare, Eva; Awuy, Jessy Alfritha; Gunawan, Elsye
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Farmasi Galenika Volume 7 No. 1
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/jfg.v7i1.160

Abstract

Daun ungu merupakan salah satu tumbuhan yang berkhasiat dalam pengobatan. Beberapa manfaatnya sebagai antidiabetes, photoprotective, pelindung pankreas, antimitosis, antibakteri, dan untuk memperlancar haid. Flavonoid sebagai salah satu metabolit sekunder dari daun ungu diketahui mampu mengencerkan darah atau sebagai antikoagulan. Maka penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antikoagulan dari ekstrak etanolik daun ungu pada sampel golongan darah A, B, AB, dan O. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi, untuk antikoagulan menggunakan metode modifikasi Lee-White dan hapusan darah, dan untuk analisa data secara deskriptif. Hasil yang diperoleh untuk aktivitas antikoagulan esktrak daun ungu terhadap sampel golongan darah secara visual terjadi penggumpalan darah. Secara mikroskopik terlihat sel-sel darah yang tidak terpisah, saling berkaitan satu sama lain dan tampak berkelompok serta terlihat padat. Kesimpulannya yaitu tidak adanya aktivitas antikoagulan pada ekstrak etanol daun ungu.
UJI ANTIFUNGI EKSTRAK ETANOL DAUN GATAL [Laportea decumana (Roxb.) Wedd] TERHADAP Candida albicans Simaremare, Eva; Sawaki, Yuliana; Pratiwi, Rani Dewi; Gunawan, Elsye
JURNAL FARMASI GALENIKA Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Farmasi Galenika Volume 7 No. 2
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/jfg.v7i2.181

Abstract

Infeksi jamur banyak menyerang manusia dan menjadi parasit yang menimbulkan beberapa penyakit. Salah satu cara alternatif untuk menentukan agen antifungi adalah dengan menggunakan obat tradisional dari tanaman-tanaman obat seperti daun gatal (Laportea decumana). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan aktivitas antifungi pada ekstrak dengan variasi pelarut yang berbeda dan menentukan konsentrasi efektif yang menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Metode yang dilakukan meliputi pengambilan sampel, pembuatan simplisia, ekstraksi bertingkat, dan pengujian aktivitas antifungi. Data analisis mengunakan KHM dan KBM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak yang paling efektif untuk menghambat pertumbuhan jamur C. albicans adalah ekstrak etanol pada konsentrasi 500 ppm melalui metode perhitungan Anova dan Duncan.
Antibacterial Activity Test of Extract and Fraction of Jabon Stem Bark (Anthocephalus cadamba (Roxb) Miq.) Againts Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Bakri, Nur Fadilah; Pratiwi, Mustika Endah; Manemi, Putri Winduri; Gunawan, Elsye; Mende, Juniarto
Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpi.v11i1.743

Abstract

The stem bark of the Jabon plant (Anthocephalus cadamba (Roxb) Miq.) is a plant used empirically as a traditional medicine in the Jayapura City area. This study aims to determine the antibacterial activity and effective concentration of Jabon stem bark extract and fraction (Anthocephalus cadamba (Roxb) Miq.) against the test bacteria. The method used in this study is the Kirby-Bauer disc diffusion method to measure the diameter of the inhibition zone of each treatment. The results showed that the extract and fraction had antibacterial activity. The effective concentration of the extract was demonstrated at a concentration of 500 ppm with a strong category against the test bacteria. In comparison, the fractions were shown at a concentration of 1000 ppm with a moderate category against the test bacteria. This study concludes that the extract and fraction of the stem bark of Jabon have antibacterial activity and have the potential to be further developed as an antibacterial agent.
KOMIK DAGUSIBU SEBAGAI MEDIA EDUKASI OBAT BAGI SISWA SD PAPUA KASIH JAYAPURA Gunawan, Elsye; Dewi, Krisna; D. Pratiwi, Rani; S. Lingga, Irene; Rusnaeni, Rusnaeni; Ulva, Dea A.; G. Kendenan, Bryan; R. Reniurwarin, Sulis; J. S. Sipahelut, Vrysel; T. R. Setyoningrum, Retno; Parandan, Ronald
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 9 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i9.3756-3765

Abstract

Pemahaman yang kurang tentang penggunaan obat dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti efek samping yang tidak diinginkan, resistensi obat, atau bahkan keracunan. Oleh karena itu, edukasi mengenai penggunaan obat yang benar sangat diperlukan sejak dini, terutama bagi anak-anak sekolah dasar. Salah satu metode edukasi yang menarik dan efektif bagi anak-anak adalah melalui media visual seperti komik. Komik memiliki keunggulan dalam menyampaikan informasi dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami dibandingkan dengan metode ceramah. Dalam konteks edukasi obat, konsep Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) merupakan panduan penting yang dapat diajarkan kepada anak-anak untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pengelolaan obat yang benar. SD Papua Kasih Jayapura merupakan salah satu sekolah di Papua yang memiliki perhatian terhadap peningkatan literasi kesehatan bagi siswanya. Mengingat pentingnya pemahaman tentang obat sejak usia dini, pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasikan penggunaan obat yang aman dan benar melalui komik DAGUSIBU. Tahapan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu (1) persiapan awal dilakukan pretest sebelum kegiatan (2) pelaksanaan kegiatan meliputi diskusi dan simulasi komik Dagusibu (3) evaluasi kegiatan (posttest) dan analisis data melalui kuisoner yang dibagikan pada akhir pelaksanaan kegiatan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah Peningkatan Literasi Kesehatan pada siswa/i di SD Papua Kasih mengenai DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang Obat), maka literasi obat di lingkungan sekolah maupun rumah akan meningkat. Hal ini berpotensi mengurangi kesalahan penggunaan obat di masyarakat. Perubahan sikap dan perilaku melalui kegiatan pengabdian yang menyenangkan dan para siswa di SD Papua Kasih ingin membagi informasi terkait DAGUSIBU, maka bukan hanya pengetahuan yang bertambah, tetapi sikap positif terhadap penggunaan obat yang benar juga terbentuk. Dalam jangka panjang, ini bisa mempengaruhi perilaku kesehatan (misalnya: tidak membeli obat di warung, selalu membaca etiket, menyimpan obat dengan benar, dan tidak membuang obat sembarangan)
Co-Authors Agustina Ruban Akrom, Akrom Allowisya Futwembun Andre Anusta Barus Andre M. Worabai Anisa Nurhidayah Aris A.L. Toruan Aurina Megawati Numberi Awuy, Jessy Alfritha Bakri, Nur F. Basmindah Basmindah Cakranegara, Pandu Adi Claudius Hendraman B. Tobi D. Pratiwi, Rani de Fretes, Christina Deshinta S. Natalia Desky Kondolele Dimas A. Syafrudin Dina Ayomi Dominggus Kalor, John Dyah A. Perwitasari Ega Riana Eka Febri Rahmawati Elfride Irawati, Elfride Elizabeth Hole Elizabeth Hole Enjeline Siregar Erianus Uopmbin Fadhilah, Nabila Nur Fadil M. Al Ridha Fadilah Bakrie, Nur Fadilla, Izmaya Nur Febrianty, Silva Dewi Felycitae Ekalaya Appa G. Kendenan, Bryan Gerson Andrew Warnares Hasnawati Irene Sondang Lingga J. S. Sipahelut, Vrysel Jane Awom Jessy Alfritha Awuy John Dominggus Kalor John Dominggus Kalor John Dominggus Kalor, John Dominggus Juniarto Mende Karlin Mansumber Khoirul Huda Komar Ruslan Wirasutisna Krisna Dewi Krisna Dewi Krisna Dewi, Krisna Kristina I. Rahail Lia Rahmadiyani Yustina Manemi, Putri Winduri Marselina E. Koten Maulana, Yusuf Eka Megawati Samosir, Sylvia Muhammad M. Khalil Muhammad Munawar Khalil Mustika Endah Pratiwi N. Kurnia, Indah Noviana Hallik Nur F. Bakrie Nur Fadilah Bakri Ota M. Rumainum Parandan, Ronald Perwitasari, Dyah A. Pitera Wenda Qonita A. Nisa R. Reniurwarin, Sulis Rani D. Pratiwi Rani D. Pratiwi Rani D. Pratiwi Rani Dewi Pratiwi Risma Payung Rizka Agustine Rosye H.R. Tanjung Ruban, Agustina Rusnaeni Rusnaeni Rusnaeni Rusnaeni Rusnaeni Ruth Yabansabra, Yuliana S. Lingga, Irene Sarhana R.A. Said Sarhana Sarhana Rassya Aulyah Said Sasarari, Sarce M. Sawaki, Yuliana Simaremare, Eva Sitti Khairul Bariyyah Soltief, Sitti Nurdjaja Surbakti, Kevin Susan Wopi T. R. Setyoningrum, Retno Tahamata, Yefani Tatang Sutarman Ulva, Dea A. Valerie Palege Verena Agustini Verena Agustini Yabansabra, Yuliana Ruth Yabansabra, Yuliana Y. Yuli Astuti Yuliana R. Yabansabra Yuliana Ruth Yabansabra Yuliana Sawaki Yuliana Y. Yabansabra