Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN BUDIDAYA DAUN GATAL KMIWIE ARSO, KABUPATEN KEEROM-PAPUA Yabansabra, Yuliana Ruth; Gunawan, Elsye; Kalor, John Dominggus; Simaremare, Eva Susanty; Appa, Felycitae Ekalaya; Barus, Andre Anusta; Pratiwi, Mustika Endah; Tobi, Claudius Hendraman
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2393

Abstract

Kampung Wubur, Kmiwie berada di Arso II Kabupaten Keerom dimana hutan di daerah Arso banyak ditumbuhi daun gatal yang bermanfaat sebagai obat tradisional sebagai analgesik, antinyeri, anticapek, dan antipegal. Daun gatal banyak terdapat di hutan tetapi sering hanya dibiarkan kering, layu, mati, bahkan dibuang. Padahal nilai dari daun ini sangat besar jika dikembangkan, tidak hanya lembaran daun gatal yang hanya dijual Rp 10 ribu/20 lembar, tetapi produk farmasi jauh lebih mahal. Di sisi lain, daerah ini banyak lahan kosong juga yang hanya ditumbuhi ilalang dan rumput liar. Jika ilmu pengetahuan, teknologi farmasi, dan budidaya daun gatal dapat dikembangkan, maka nilai jual daun gatal bertambah dan perekonomian masyarakat dapat ditingkatkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk membuat produk farmasi dari tanaman gatal (Laportea decumana) dan bagaimana memasarkannya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode workshop/ ceramah, diskusi dan pelatihan. Kegiatan dimulai dengan tahap persiapan, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, laporan, dan publikasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah tingkat pengetahuan pembuatan produk tanaman obat khususnya daun gatal meningkat menjadi 83% dan semua dari peserta menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan mau berbagi ilmu yang diperoleh kepada masyarakat lain
Peningkatan Pengetahuan Tentang Swamedikasi dan Pelatihan Apoteker Cilik Bakri, Nur Fadilah; Andre Anusta Barus; Felycitae Ekalaya Appa; Rani Dewi Pratiwi; Elsye Gunawan; Mustika Endah Pratiwi
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2024): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i3.2184

Abstract

Pengobatan diri sendiri atau yang biasa dikenal sebagai swamedikasi merupakan langkah yang diambil oleh individu untuk memelihara kesehatannya sendiri. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswa di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kota Jayapura tentang swamedikasi dan lebih mengenal profesi apoteker. Kegiatan ini diikuti oleh 52 orang siswa/siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kota Jayapura. Pelatihan diberikan dengan Cara Belajar Insan Aktif. Hasil dari kegiatan meliputi peningkatan pengetahuan peserta tentang swamedikasi cara meracik obat yaitu berupa puyer dan peserta lebih mengenal profesi apoteker.
PENINGKATAN PENGETAHUAN OBAT SISWA TK. KARTIKA VI-1 PERSIT JAYAPURA MELALUI KREASI MEDICINE PUZZLE BOOK Gunawan, Elsye; D. Pratiwi, Rani; Dewi, Krisna; Tahamata, Yefani; N. Kurnia, Indah; Surbakti, Kevin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i4.1650-1657

Abstract

Rendahnya pengetahuan dan kemampuan masyarakat terutama anak-anak terkait kesehatan dan penggunaan obat, maka dibutuhkan edukasi tentang kesehatan dan informasi tentang penggunaan obat, sehingga dampak dari penyalahgunaan obat pada masyarakat dapat dicegah. Apoteker sebagai tenaga kefarmasian diharapkan ikut terlibat dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan memberikan informasi tentang penggunaan obat yang benar, melalui kegiatan edukasi lewat suatu permainan puzzle. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kepedulian anak terhadap kesehatan dan meningkatkan pengetahuan penggunaan obat yang dibuat dalam bentuk medicine puzzle book, serta meningkatkan kemampuan sensomotorik siswa. Kelompok sasaran pengabdian ini adalah siswa TK. Kartika VI-1 Persit, Jl. Diponegoro No. 10, Gurabesi, Kecamatan Jayapura Utara, Kota Jayapura. Tahapan kegiatan sebagai berikut: 1). Sosialisasi program pengabdian kepada siswa-siswi. 2).  Pemberian edukasi tentang kesehatan dan pengetahuan obat, dengan praktik langsung disertai pemberian informasi tentang obat secara sederhana (cara minum obat, cerdas mengenal obat, cerdas mengkonsumsi obat) sesuai medicine puzzle yang dimainkan oleh siswa. Kegiatan ini diikuti oleh 76 siswa-siswi TK. Kartika VI-1 Persit. Hasil penilaian kemampuan siswa didapatkan persentase 85,53% siswa bisa menyusun puzzle dengan urutan sesuai, 92,10% siswa bisa memilih potongan puzzle sesuai dengan potongan sebelumnya, 90,79% siswa bisa menata pola yang sesuai dengan contoh yang ada, 90,79% siswa bisa menyesuaikan pilihan bentuk susunan puzzle yang dicontohkan, 76,32% siswa bisa cepat dalam menentukan susunan puzzle, 76,32% siswa bisa menyampaikan sisi edukasi kesehatan dan penggunaan obat yang ada di puzzle seperti yang sudah disampaikan sebelumnya. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini, terjadi peningkatan tingkat pengetahuan siswa terkait obat dan kepedulian kesehatan diri, meningkatnya kemampuan sensomotorik siswa dan meningkatnya kemampuan konsentrasi belajar siswa.
UJI ANTIINFLAMASI FRAKSI ETIL ASETAT KULIT KAYU AKWAY (Drymis piperita) ASAL PAPUA PADA TIKUS (Ratus norvegicus) JANTAN Rani Dewi Pratiwi; Elsye Gunawan
Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Manuntung
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v7i1.415

Abstract

This study aimed to test the anti-inflammatory effect of ethyl acetate fraction of akway bark (Drymis piperita) on male mice (Hundred norvegicus) and look at pain responses in test animals. The use of akway bark by the local community by boiling and boiling water is then drunk, there are also local people who directly use by chewing. Akway bark anti-inflammatory test and pain response to male rats with a test sample concentration of 200 mg/kg. The method to be used in the study for anti-inflammatory test of akway bark is by the formation of artificial inflammation in the soles of the left foot of male rats while the pain response method uses the Tail flick Method. The test animals were made in 3 groups in each test with a total of 5 heads per group. Group 1 was given positive control (anti-inflammatory testing using mefenamic acid, while pain response test using Na Diclofenac), group 2 was given negative control (CMC) and and group 3 was given a test solution. The test results showed anti-inflammatory activity of ethyl acetate fraction of the skin had anti-inflammatory activity with a percent anti-inflammatory power of 48.47%, while percent pain resistance of ethyl acetate fraction of the bark akway by 33.02%.
The Stigma Reduction in Tuberculosis (TB) to Increasing TB Case Detection Among Women's Communy in Abepura, Papua: Stigma Reduction in Women's Community in Abepura- Papua to Increase Tuberculosis (TB) Case Detection Sianturi, Elfride Irawati; Gunawan, Elsye; Appa, Felycitae Ekalaya; Soltief, Sitti Nurdjaja; Suthelie, Chinry Charolina; Febriyanti, Christine; Rusnaeni, Rusnaeni
Vivabio: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 7 No. 2 (2025): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.v7i2.63904

Abstract

Papua Province is one of the regions with the highest number of tuberculosis cases, and this is a serious problem for the province and the surrounding area. The most significant impact of this disease on the community is a decline in quality of life and health status. Although patient care, evaluation of new treatments, and tuberculosis prevention strategies are constantly being updated, tuberculosis remains the leading cause of morbidity. The shame people feel around tuberculosis makes it hard to control the disease. TB patients are more likely to conceal their condition, which leads to delayed detection and increased transmission. The objective of this initiative is to enhance the involvement of women's groups in the region in recognizing TB symptoms and mitigating the stigma surrounding TB. The methods used were counseling and testimonials from TB patients who had recovered. The activity was participated in by a total of 19 women, and their stigma was observed before and after the activity. The results showed a tendency for significant change if this activity was carried out regularly, with the reduction in stigma leading to the community actively supporting early detection of TB when they saw symptoms of the disease without fear of being stigmatized by TB. ABSTRAK Provinsi Papua merupakan salah satu wilayah dengan kasus TBC tertinggi. Dampak yang paling dirasakan oleh masyarakat mengenai penyakit ini yakni terjadinya penurunan kualitas hidup dan status kesehatan. Meskipun perawatan pasien, evaluasi terhadap perawatan baru atau strategi pencegahan TBC selalu diperbaharui tetapi TBC masih menjadi penyebab utama morbiditas. Stigma yang memiliki keterkaitan pada TBC menghambat keseluruhan dari aspek yang terkait dengan pengendaliannya TBC. Para pasien yang terkena TBC jauh lebih cenderung untuk menyembunyikannya kondisi yang sedang mereka alami dan hal ini mengakibatkan  keterhambatan pendeteksian kasus hingga membuat terjadinya penularan yang lebih meluas. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan partisipasi kelompok wanita di daerah tersebut mampu mengenali gejala TBC serta pengurangan stigma terhadap TBC dapat dikurangi. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan dan testimoni pasien TBC yang sudah sembuh. Sebanyak 19 perempuan mengikuti kegiatan ini dengan melihat stigma mereka sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil yang didapat bahwa adanya kecenderungan akan adanya perubahan secara signifikan bila kegiatan ini rutin dilakukan sehingga pengurangan stigma ini akan menyebabkan Masyarakat secara aktif mendukung pendeteksian dini TBC Ketika melihat simptom dari penyakit ini tanpa takut akan distigmatisasi.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERWIRAUSAHA LULUSAN FARMASIS UNIVERSITAS CENDERAWASIH MELALUI MEDIA ZOOM Elsye Gunawan; Irene Sondang Lingga; Rani Dewi Pratiwi; Elfride Irawati Sianturi; Lia Rahmadiyani Yustina; Basmindah Basmindah; Anisa Nurhidayah; Desky Kondolele; Enjeline Siregar; Valerie Palege
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1601-1611

Abstract

Pandemi Covid-19 telah menyebabkan meningkatnya jumlah pengangguran, termasuk di Papua. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, pengangguran di Papua sebanyak 75.658 orang pada tahun 2020. Sebanyak 60.607 pengangguran di Bumi Cenderawasih tercatat sedang mencari pekerjaan. Angka ini mencapai 80,11% dari total pengangguran di Papua. Program peningkatan kemampuan berwirausaha lulusan farmasi diselenggarakan untuk menciptakan wirausahawan muda terutama bagi alumni program studi Farmasi Universitas Cenderawasih, sehingga dapat membantu pemerintah maupun masyarakat luas dalam penyediaan lapangan pekerjaan. Sasaran kegiatan adalah lulusan farmasi Universitas Cenderawasih. Kegiatan dilakukan melalui webinar secara online dengan menggunakan media zoom dan kegiatan berlangsung pada 11 April 2022. Programnya adalah pemberian materi terkait mengenal potensi diri lulusan farmasi Uncen, apa saja karakter dan kemampuan/ skill dalam berwirausaha, serta aspek-aspek yang diperhatikan ketika membuka sebuah usaha. Kesimpulan kegiatan adalah peningkatan peserta dalam mengenal kelebihan atau potensi diri masing-masing, peningkatan karakter dan kemampuan/ skill berwirausaha lulusan farmasi Uncen, dan peningkatan dalam pengetahuan terkait aspek-aspek yang diperhatikan ketika membuka sebuah usaha.
PRODUK TANAMAN OBAT KAMPUNG WUBUR Yuliana Ruth Yabansabra; Elsye Gunawan; John Dominggus Kalor; Eva Susanty Simaremare; Nur Fadilah Bakrie
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.186-191

Abstract

Kampung Wubur, Kmiwie berada di Arso II Kabupaten Keerom. Hutan di daerah Arso banyak ditumbuhi daun gatal yang bermanfaat sebagai obat tradisional sebagai analgesik, antinyeri, anticapek, dan antipegal. Daun gatal banyak terdapat di hutan di daerah Arso tapi sering sekali hanya dibiarkan kering, layu, mati, bahkan dibuang. Padahal nilai dari daun ini sangat besar jika dikembangkan, tidak hanya lembaran daun gatal yang hanya dijual Rp 10 ribu/20 lembar, tetapi produk simplisa daun, simplisia halus, dan bedak yang jauh lebih mahal. Di sisi lain, daerah ini banyak lahan kosong juga yang hanya ditumbuhi ilalang dan rumput liar. Jika ilmu pengetahuan, teknologi farmasi, dan budidaya daun gatal dapat dikembangkan, maka nilai jual daun gatal bertambah dan perekonomian masyarakat dapat ditingkatkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk membuat produk farmasi dari tanaman gatal (Laportea decumana) dan bagaimana memasarkannya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode workshop/ ceramah, diskusi dan pelatihan. Kegiatan dimulai dengan tahap persiapan, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, laporan, dan publikasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah tingkat pengetahuan pembuatan produk tanaman obat khususnya daun gatal meningkat menjadi 83% dan semua dari peserta menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan mau berbagi ilmu yang diperoleh kepada masyarakat lain
PELATIHAN MEMBUAT JAMU INSTAN KEKINIAN PADA SISWA SMK N 2 BISNIS MANAJEMEN JAYAPURA Rani Dewi Pratiwi; Rusnaeni Rusnaeni; Krisna Dewi; Elsye Gunawan; Nur Fadilah Bakri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1722-1727

Abstract

Pesatnya penularan covid-19 menyebabkan WHO menetapkan status covid-19 menjadi pandemi di seluruh dunia pada tahun 2020. Covid-19 masuk dalam kategori penyakit yang dapat menular dan disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Penularan Covid-19 termasuk sangat cepat sehingga mengharuskan masyarakat untuk tetap siaga dan memastikan daya tahan tubuh tetap terjaga sehinggatidah mudah tertular covid-19, satu cara untuk mempertahankan daya tahan tubuh salah satunya dengan mengkonsumsi minuman tradisional yaitu ramuan dengan kandungan bahan-bahan alami seperti Jahe, Kunyit, temulawak dan lain-lain. Pembuatan ramuan seperti rebusan membutuhkan waktu pembuatan yang tidak cepat, sehingga pemilihan jamu instan merupakan hal yang tepat karena lebih praktis dan mudah. Masyarakat perlu mengetahui pembuatan jamu instan agar mempermudah mengkonsumsi ramuan tradisional dengan membuat sendiri di rumah. Siswa SMK N 2 Bisnis Manajemen Jayapura merupakan remaja aktif yang perlu menjaga daya tahan tubuh, tetapi banyak dari para remaja yang menganggap jamu merupakan minuman yang tidak popular selain rasanya yang kurang enak. Pengabdian ini bertujuan meperkenalkan jamu instan dan melakukan pelatihan membuat jamu instan kepada Siswa SMK N 2 Manajemen Bisnis Jayapura. Hasil pengabdian menunjukkan adanya kenaikan pemahaman siswa tentang bahan dan jamu instan. Sekitar 67,74% siswa ingin membuat jamu instan sendiri di rumah dan sekitar 96,77% siswa ingin membagi ilmu membuat jamu instan ke orang lain.   
PELATIHAN IDENTIFIKASI MISKONSEPSI MINUMAN BERALKOHOL DENGAN PENULARAN HIV DI KELOMPOK REMAJA DAN SISWA SMA DI ABEPURA, PAPUA Elfride Irawati Sianturi; Eva Susanty Simaremare; Elsye Gunawan; Rusnaeni Rusnaeni; Yefani Tahamata; Elvira Elvira; Siregar Meriza Agnesia Fun; Ofel Arnold Fillarcho Hursepuny; Annisa Titys Dewilarasati; Rahma Trihafsari Taslim; Niken Desmawati; Sitti N Soltief
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.%p

Abstract

Penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV) serta  penggunaan alkohol merupakan masalah di masyarakat Papua. Angka yang tinggi dibandingkan angka nasional serta adanya miskonsepsi antara keduanya menjadikan masalah ini perlu ditangani segera. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai penularan HIV, dampak bahaya alkohol serta perbaikan cara pandang yang terjadi antara penularan HIV dan penggunaan alkohol dikalangan remaja serta siswa SMA di Abepura, Papua. Kegiatan ini dilakukan 60 partisipan, sebagian besar berjenis kelamin perempuan (58.3%), tidak memiliki kenalan yang hidup dengan HIV (76.7%) serta tidak memiliki kebiasaan meminum alkohol (66.7%). Dari 4 pertanyaan yang diajukan kepada partisipan, 3 dari 4 pertanyaan memberikan perubahan yang positif serta adanya perubahan signifikan sebelum dan sesudah pelatihan. Pengabdian masyarakat yang dilakukan ini diharapkan dapat membantu para remaja mengenai penularan HIV dan bahaya penggunaan alkohol serta menanamkan bahwa hubungan antara  penularan HIV dan penggunaan alkohol merupakan salah satu miskonsepsi yang perlu ditangani. Kegiatan seperti ini perlu dilakukan rutin sehingga akan semakin banyak remaja yang terpapar informasi HIV dan alkohol
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN KANKER SERVIKS DI KOMUNITAS PERSEKUTUAN WANITA GPI PAPUA JEMAAT BUKIT ZAITUN DOK 8 JAYAPURA Elsye Gunawan; Elfride Irawati Sianturi; Rani Dewi Pratiwi; Yefani Tahamata; Amelia Hardiyanti; Gloria Sanadi; Natasya A. Musnadi; Leonardo F. Ledang; Nola Nadya Buntang; Dominika Kaimeraimu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3111-3120

Abstract

Kanker serviks hingga saat ini masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada perempuan di Indonesia. Meskipun demikian, tingkat pengetahuan masyarakat mengenai upaya pencegahan serta partisipasi dalam pelaksanaan skrining dini masih relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan kesiapan perempuan dalam melakukan pencegahan kanker serviks melalui penyuluhan kesehatan yang dilaksanakan pada Komunitas Persekutuan Wanita GPI Papua Jemaat Bukit Zaitun Dok 8 Jayapura. Metode yang diterapkan adalah pengabdian ini adalah pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest yang melibatkan 40 peserta, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi diberikan melalui penyuluhan kesehatan dengan memanfaatkan media presentasi, leaflet, serta diskusi interaktif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aspek pengetahuan, sikap, dan kesiapan peserta setelah memperoleh penyuluhan (p0,001). Persentase peserta yang memiliki pengetahuan baik meningkat dari 72,5% menjadi 97,5%, sikap positif bertambah dari 52,5% menjadi 72,5%, sedangkan kesiapan untuk menjalani skrining meningkat dari 60% menjadi 80%. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa edukasi kesehatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat sekaligus mendorong terbentuknya perilaku preventif terhadap kanker serviks. Selain itu, kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan melalui implementasi model pendidikan kesehatan partisipatif yang terbukti mampu memperkuat pemahaman masyarakat serta mendukung proses pengambilan keputusan kesehatan yang didasarkan pada bukti ilmiah
Co-Authors Ade Wahyuni Purba Agustina Ruban Akrom, Akrom Allowisya Futwembun Amelia Hardiyanti Andre Anusta Barus Andre M. Worabai Anisa Nurhidayah Annisa Titys Dewilarasati Aris A.L. Toruan Aurina Megawati Numberi Awuy, Jessy Alfritha Bakri, Nur F. Basmindah Basmindah Cakranegara, Pandu Adi Claudius Hendraman B. Tobi D. Pratiwi, Rani de Fretes, Christina Deshinta S. Natalia Desky Kondolele Dimas A. Syafrudin Dina Ayomi Dominika Kaimeraimu Dyah A. Perwitasari Ega Riana Eka Febri Rahmawati Elfride Irawati, Elfride Elizabeth Hole Elizabeth Hole Elvira Elvira Enjeline Siregar Erianus Uopmbin Fadhilah, Nabila Nur Fadil M. Al Ridha Fadilla, Izmaya Nur Febrianty, Silva Dewi Febriyanti, Christine Felycitae Ekalaya Appa G. Kendenan, Bryan Gerson Andrew Warnares Gloria Sanadi Gloria Sania Warouw Hasnawati Irene Sondang Lingga J. S. Sipahelut, Vrysel Jane Awom Jessy Alfritha Awuy John Dominggus Kalor John Dominggus Kalor John Dominggus Kalor, John Dominggus Juniarto Mende Karlin Mansumber Khoirul Huda Komar Ruslan Wirasutisna Krisna Dewi Krisna Dewi Krisna Dewi, Krisna Kristina I. Rahail Leonardo F. Ledang Lia Rahmadiyani Yustina Manemi, Putri Winduri Marselina E. Koten Maulana, Yusuf Eka Megawati Samosir, Sylvia Misyell Gabriella Osbabur Muhammad M. Khalil Muhammad Munawar Khalil Mustika Endah Pratiwi N. Kurnia, Indah Natasya A. Musnadi Niken Desmawati Nola Nadya Buntang Noviana Hallik Nur F. Bakrie Nur Fadilah Bakri Ofel Arnold Fillarcho Hursepuny Ota M. Rumainum Parandan, Ronald Perwitasari, Dyah A. Pitera Wenda Puput Melati Balalembang Qonita A. Nisa R. Reniurwarin, Sulis Rahma Trihafsari Taslim Rani D. Pratiwi Rani D. Pratiwi Rani D. Pratiwi Rani Dewi Pratiwi Risma Payung Rizka Agustine Rosye H.R. Tanjung Ruban, Agustina Rusnaeni Rusnaeni Rusnaeni Rusnaeni Rusnaeni Sarhana R.A. Said Sarhana Sarhana Rassya Aulyah Said Sasarari, Sarce M. Sawaki, Yuliana Simaremare, Eva Siregar Meriza Agnesia Fun Sitti Khairul Bariyyah Sitti N Soltief Soltief, Sitti Nurdjaja Surbakti, Kevin Susan Wopi Suthelie, Chinry Charolina T. R. Setyoningrum, Retno Tahamata, Yefani Tatang Sutarman Teguh Budhy Setyatno Ulva, Dea A. Valerie Palege Verena Agustini Verena Agustini Yabansabra, Yuliana Ruth Yabansabra, Yuliana Y. Yefani Tahamata Yuli Astuti Yuliana R. Yabansabra Yuliana Ruth Yabansabra Yuliana Sawaki Yuliana Y. Yabansabra