Claim Missing Document
Check
Articles

Potensi Ekstrak Etanol Kulit Batang Jabon (Anthocephalus cadamba (Roxb) Miq.) Sebagai Antiinflamasi Bakri, Nur F.; Rusnaeni; Sasarari, Sarce M.; Gunawan, Elsye
Jurnal Biologi Papua Vol 16 No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Biologi FMIPA Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jbp.3362

Abstract

This study investigates the anti-inflammatory properties of an ethanol extract from Jabon plant stem bark in male mice using the Rat Hind Paw Edema method. Twenty-five male mice were divided into five groups: negative control (Na-CMC 1%), positive control (mefenamic acid), and three groups receiving the extract at doses of 50 mg/kg, 100 mg/kg, and 200 mg/kg. Measurements were taken every 30 minutes for three hours using a plethysmometer. Analysis with one-way ANOVA and Duncan's test revealed significant anti-inflammatory effects for all doses, with the most effective being 100 mg/kg, showing 93.42% inhibition. The results suggest Jabon plant extract as a promising anti-inflammatory agent.
PELATIHAN BUDIDAYA DAUN GATAL KMIWIE ARSO, KABUPATEN KEEROM-PAPUA Yabansabra, Yuliana Ruth; Gunawan, Elsye; Kalor, John Dominggus; Simaremare, Eva Susanty; Appa, Felycitae Ekalaya; Barus, Andre Anusta; Pratiwi, Mustika Endah; Tobi, Claudius Hendraman
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2393

Abstract

Kampung Wubur, Kmiwie berada di Arso II Kabupaten Keerom dimana hutan di daerah Arso banyak ditumbuhi daun gatal yang bermanfaat sebagai obat tradisional sebagai analgesik, antinyeri, anticapek, dan antipegal. Daun gatal banyak terdapat di hutan tetapi sering hanya dibiarkan kering, layu, mati, bahkan dibuang. Padahal nilai dari daun ini sangat besar jika dikembangkan, tidak hanya lembaran daun gatal yang hanya dijual Rp 10 ribu/20 lembar, tetapi produk farmasi jauh lebih mahal. Di sisi lain, daerah ini banyak lahan kosong juga yang hanya ditumbuhi ilalang dan rumput liar. Jika ilmu pengetahuan, teknologi farmasi, dan budidaya daun gatal dapat dikembangkan, maka nilai jual daun gatal bertambah dan perekonomian masyarakat dapat ditingkatkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk membuat produk farmasi dari tanaman gatal (Laportea decumana) dan bagaimana memasarkannya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode workshop/ ceramah, diskusi dan pelatihan. Kegiatan dimulai dengan tahap persiapan, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, laporan, dan publikasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah tingkat pengetahuan pembuatan produk tanaman obat khususnya daun gatal meningkat menjadi 83% dan semua dari peserta menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan mau berbagi ilmu yang diperoleh kepada masyarakat lain
Peningkatan Pengetahuan Tentang Swamedikasi dan Pelatihan Apoteker Cilik Bakri, Nur Fadilah; Andre Anusta Barus; Felycitae Ekalaya Appa; Rani Dewi Pratiwi; Elsye Gunawan; Mustika Endah Pratiwi
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2024): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i3.2184

Abstract

Pengobatan diri sendiri atau yang biasa dikenal sebagai swamedikasi merupakan langkah yang diambil oleh individu untuk memelihara kesehatannya sendiri. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswa di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kota Jayapura tentang swamedikasi dan lebih mengenal profesi apoteker. Kegiatan ini diikuti oleh 52 orang siswa/siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kota Jayapura. Pelatihan diberikan dengan Cara Belajar Insan Aktif. Hasil dari kegiatan meliputi peningkatan pengetahuan peserta tentang swamedikasi cara meracik obat yaitu berupa puyer dan peserta lebih mengenal profesi apoteker.
PRODUK TANAMAN OBAT KAMPUNG WUBUR Ruth Yabansabra, Yuliana; Gunawan, Elsye; Dominggus Kalor, John; Susanty Simaremare, Eva; Fadilah Bakrie, Nur
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.186-191

Abstract

Kampung Wubur, Kmiwie berada di Arso II Kabupaten Keerom. Hutan di daerah Arso banyak ditumbuhi daun gatal yang bermanfaat sebagai obat tradisional sebagai analgesik, antinyeri, anticapek, dan antipegal. Daun gatal banyak terdapat di hutan di daerah Arso tapi sering sekali hanya dibiarkan kering, layu, mati, bahkan dibuang. Padahal nilai dari daun ini sangat besar jika dikembangkan, tidak hanya lembaran daun gatal yang hanya dijual Rp 10 ribu/20 lembar, tetapi produk simplisa daun, simplisia halus, dan bedak yang jauh lebih mahal. Di sisi lain, daerah ini banyak lahan kosong juga yang hanya ditumbuhi ilalang dan rumput liar. Jika ilmu pengetahuan, teknologi farmasi, dan budidaya daun gatal dapat dikembangkan, maka nilai jual daun gatal bertambah dan perekonomian masyarakat dapat ditingkatkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk membuat produk farmasi dari tanaman gatal (Laportea decumana) dan bagaimana memasarkannya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode workshop/ ceramah, diskusi dan pelatihan. Kegiatan dimulai dengan tahap persiapan, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, laporan, dan publikasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah tingkat pengetahuan pembuatan produk tanaman obat khususnya daun gatal meningkat menjadi 83% dan semua dari peserta menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan mau berbagi ilmu yang diperoleh kepada masyarakat lain
PENINGKATAN PENGETAHUAN OBAT SISWA TK. KARTIKA VI-1 PERSIT JAYAPURA MELALUI KREASI MEDICINE PUZZLE BOOK Gunawan, Elsye; D. Pratiwi, Rani; Dewi, Krisna; Tahamata, Yefani; N. Kurnia, Indah; Surbakti, Kevin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i4.1650-1657

Abstract

Rendahnya pengetahuan dan kemampuan masyarakat terutama anak-anak terkait kesehatan dan penggunaan obat, maka dibutuhkan edukasi tentang kesehatan dan informasi tentang penggunaan obat, sehingga dampak dari penyalahgunaan obat pada masyarakat dapat dicegah. Apoteker sebagai tenaga kefarmasian diharapkan ikut terlibat dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan memberikan informasi tentang penggunaan obat yang benar, melalui kegiatan edukasi lewat suatu permainan puzzle. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kepedulian anak terhadap kesehatan dan meningkatkan pengetahuan penggunaan obat yang dibuat dalam bentuk medicine puzzle book, serta meningkatkan kemampuan sensomotorik siswa. Kelompok sasaran pengabdian ini adalah siswa TK. Kartika VI-1 Persit, Jl. Diponegoro No. 10, Gurabesi, Kecamatan Jayapura Utara, Kota Jayapura. Tahapan kegiatan sebagai berikut: 1). Sosialisasi program pengabdian kepada siswa-siswi. 2).  Pemberian edukasi tentang kesehatan dan pengetahuan obat, dengan praktik langsung disertai pemberian informasi tentang obat secara sederhana (cara minum obat, cerdas mengenal obat, cerdas mengkonsumsi obat) sesuai medicine puzzle yang dimainkan oleh siswa. Kegiatan ini diikuti oleh 76 siswa-siswi TK. Kartika VI-1 Persit. Hasil penilaian kemampuan siswa didapatkan persentase 85,53% siswa bisa menyusun puzzle dengan urutan sesuai, 92,10% siswa bisa memilih potongan puzzle sesuai dengan potongan sebelumnya, 90,79% siswa bisa menata pola yang sesuai dengan contoh yang ada, 90,79% siswa bisa menyesuaikan pilihan bentuk susunan puzzle yang dicontohkan, 76,32% siswa bisa cepat dalam menentukan susunan puzzle, 76,32% siswa bisa menyampaikan sisi edukasi kesehatan dan penggunaan obat yang ada di puzzle seperti yang sudah disampaikan sebelumnya. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini, terjadi peningkatan tingkat pengetahuan siswa terkait obat dan kepedulian kesehatan diri, meningkatnya kemampuan sensomotorik siswa dan meningkatnya kemampuan konsentrasi belajar siswa.
UJI ANTIINFLAMASI FRAKSI ETIL ASETAT KULIT KAYU AKWAY (Drymis piperita) ASAL PAPUA PADA TIKUS (Ratus norvegicus) JANTAN Rani Dewi Pratiwi; Elsye Gunawan
Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah Manuntung
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v7i1.415

Abstract

This study aimed to test the anti-inflammatory effect of ethyl acetate fraction of akway bark (Drymis piperita) on male mice (Hundred norvegicus) and look at pain responses in test animals. The use of akway bark by the local community by boiling and boiling water is then drunk, there are also local people who directly use by chewing. Akway bark anti-inflammatory test and pain response to male rats with a test sample concentration of 200 mg/kg. The method to be used in the study for anti-inflammatory test of akway bark is by the formation of artificial inflammation in the soles of the left foot of male rats while the pain response method uses the Tail flick Method. The test animals were made in 3 groups in each test with a total of 5 heads per group. Group 1 was given positive control (anti-inflammatory testing using mefenamic acid, while pain response test using Na Diclofenac), group 2 was given negative control (CMC) and and group 3 was given a test solution. The test results showed anti-inflammatory activity of ethyl acetate fraction of the skin had anti-inflammatory activity with a percent anti-inflammatory power of 48.47%, while percent pain resistance of ethyl acetate fraction of the bark akway by 33.02%.
Co-Authors Agustina Ruban Akrom, Akrom Allowisya Futwembun Andre Anusta Barus Andre M. Worabai Anisa Nurhidayah Aris A.L. Toruan Aurina Megawati Numberi Awuy, Jessy Alfritha Bakri, Nur F. Basmindah Basmindah Cakranegara, Pandu Adi Claudius Hendraman B. Tobi D. Pratiwi, Rani de Fretes, Christina Deshinta S. Natalia Desky Kondolele Dimas A. Syafrudin Dina Ayomi Dominggus Kalor, John Dyah A. Perwitasari Ega Riana Eka Febri Rahmawati Elfride Irawati, Elfride Elizabeth Hole Elizabeth Hole Enjeline Siregar Erianus Uopmbin Fadhilah, Nabila Nur Fadil M. Al Ridha Fadilah Bakrie, Nur Fadilla, Izmaya Nur Febrianty, Silva Dewi Felycitae Ekalaya Appa G. Kendenan, Bryan Gerson Andrew Warnares Hasnawati Irene Sondang Lingga J. S. Sipahelut, Vrysel Jane Awom Jessy Alfritha Awuy John Dominggus Kalor John Dominggus Kalor John Dominggus Kalor, John Dominggus Juniarto Mende Karlin Mansumber Khoirul Huda Komar Ruslan Wirasutisna Krisna Dewi Krisna Dewi Krisna Dewi, Krisna Kristina I. Rahail Lia Rahmadiyani Yustina Manemi, Putri Winduri Marselina E. Koten Maulana, Yusuf Eka Megawati Samosir, Sylvia Muhammad M. Khalil Muhammad Munawar Khalil Mustika Endah Pratiwi N. Kurnia, Indah Noviana Hallik Nur F. Bakrie Nur Fadilah Bakri Ota M. Rumainum Parandan, Ronald Perwitasari, Dyah A. Pitera Wenda Qonita A. Nisa R. Reniurwarin, Sulis Rani D. Pratiwi Rani D. Pratiwi Rani D. Pratiwi Rani Dewi Pratiwi Risma Payung Rizka Agustine Rosye H.R. Tanjung Ruban, Agustina Rusnaeni Rusnaeni Rusnaeni Rusnaeni Rusnaeni Ruth Yabansabra, Yuliana S. Lingga, Irene Sarhana R.A. Said Sarhana Sarhana Rassya Aulyah Said Sasarari, Sarce M. Sawaki, Yuliana Simaremare, Eva Sitti Khairul Bariyyah Soltief, Sitti Nurdjaja Surbakti, Kevin Susan Wopi T. R. Setyoningrum, Retno Tahamata, Yefani Tatang Sutarman Ulva, Dea A. Valerie Palege Verena Agustini Verena Agustini Yabansabra, Yuliana Ruth Yabansabra, Yuliana Y. Yuli Astuti Yuliana R. Yabansabra Yuliana Ruth Yabansabra Yuliana Sawaki Yuliana Y. Yabansabra