Claim Missing Document
Check
Articles

Eksplorasi TPACK dan Motivasi Belajar Mahasiswa Calon Guru dalam Mengajar Pasca Pandemi Covid-19 Ekayanti, Ni Wayan; Puspawati, Dewa Ayu; Paraniti, Anak Agung Inten; Noviyanti, Putu Ledyari; Wimuttipanya, Jittawisut
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i3.67091

Abstract

Pengajaran yang melibatkan TPACK merupakan pembelajaran yang sedang trend saat ini, karena dapat digunakan untuk mengoptimalkan proses pembelajaran. Namun tidak semua mahasiswa calon guru mampu dan memiliki pengalaman meliterasikan TPACK dalam kegiatan pembelajaran. Penguasaan terhadap konten,kemampuan menyampaikan pembelajaran dan penggunaan teknologi menjadi hal yang wajib dibekali pada calon guru, sehingga sangat perlu diberikan pengalaman belajar untuk memanfaatkan TPACK berupa Smart TV dalam praktik microteaching. Penelitian ini dilakukan menggunakan desain pre-eskperimental dengan sampel 18 mahasiswa calon guru yang memprogram mata kuliah kemampuan dasar mengajar (microteaching) di Program Studi Pendidikan Biologi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Microteaching Unmas Denpasar dengan menggunakan Smart TV dalam kegiatan praktik mengajar. Data dikoleksi dengan menggunakan angket kemampuan menggunakan Smart TV, angket motivasi belajar FGD, dan selanjutnya diolah secara deskriptif kualitataif dan dilakukan triangulasi data.  Dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa mahasiswa calon guru mendapatkan pengalaman mengajar dengan TPACK berupa Smart TV dan memanfaatkan fitur-fiturnya dengan optimal, sehingga termotivasi untuk meliterasikan TPACK dalam kegiatan pembelajaran yang kemudian berdampak positif terhadap kemampuan mengajarnya. Pemanfaatan fitur Smart TV merupakan literasi TPACK dalam pembelajaran yang akan menjadi modal mahasiswa calon guru untuk mengajar di kelas yang sebenarnya. Namun untuk dapat meliterasikan TPACK dalam kegiatan pembelajaran diperlukan media belajar dan jaringan internet yang stabil.
EKSPLORASI TEORETIS DAN PRAKTIS ASESMEN PEMBELAJARAN MENDALAM: WORKSHOP DI SMKS KESEHATAN BALI MEDIKA DENPASAR Hermawan, I Made Surya; Ekayanti, Ni Wayan; Diarta, I Made; Kumara, Komang Ayu Shri Candrika; Saputra, Pande Putu Eka; Budiasih, Fitri Nursiam
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 Nomor 3 November 2025
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v6i3.5959

Abstract

Recently, the policy of deep learning approaches has emerged as a key innovation in Indonesian education. In response, teachers must be adequately prepared, both theoretically and practically, to ensure meaningful implementation of this policy. This community engagement activity aimed to enhance the theoretical understanding and practical competence of teachers at SMKS Kesehatan Bali Medika Denpasar regarding assessment for deep learning. The activity was conducted through a workshop method, encompassing the delivery of theoretical concepts on deep learning assessment as well as the development of formative and summative assessment instruments. A total of 30 teachers participated in the workshop, guided by six facilitators from the Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Mahasaraswati Denpasar. The outcomes of the activity were found to be effective. In terms of theoretical understanding, the participants’ presentations demonstrated a comprehensive grasp of assessment for deep learning, particularly in balancing formative and summative assessments and in promoting student involvement through learning feedback, self-assessment, and peer-assessment. In terms of practical competence, the teachers successfully developed problem-based assessment rubrics. A notable improvement was observed between the initial rubrics and those refined through collaborative discussion, particularly in the objectivity of the scoring categories, which shifted from potentially biased to more objective formulations. Despite these improvements in theoretical and practical aspects as targeted, continuous professional development remains essential to sustain and deepen teachers’ understanding amidst evolving educational policies. Furthermore, the development of summative assessment instruments must be expanded beyond problem-based rubrics to include observation checklists, project and product assessment rubrics, as well as portfolio evaluations.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DASAR DALAM MEMBANGUN KARAKTER DAN KESADARAN BERBANGSA I Nyoman Sudirman; Sunarianingsih, Ni Luh Putu; Ekayanti, Ni Wayan; Yanti, Ni Kadek Rini
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i2.834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar sebagai upaya untuk membangun karakter dan kesadaran berbangsa pada siswa. Pendidikan kewarganegaraan adalah suatu bentuk pembelajaran yang bertujuan untuk membentuk sikap, nilai, dan keterampilan yang mendasar dalam memahami dan melaksanakan hak serta kewajiban sebagai warga negara yang baik. Pentingnya mendidik kewarganegaraan di tingkat sekolah dasar sangatlah relevan dalam konteks pembangunan karakter anak-anak yang sedang mengalami fase perkembangan awal. Artikel ini membahas pendekatan dan strategi yang dapat diterapkan dalam mengimplementasikan pendidikan kewarganegaraan di sekolah dasar, dengan fokus pada pengembangan karakter dan kesadaran berbangsa. Langkah-langkah praktis melibatkan penyusunan kurikulum kewarganegaraan yang mengintegrasikan nilai-nilai dasar kewarganegaraan, seperti rasa tanggung jawab, keadilan, kerjasama, dan toleransi. Selain itu, artikel ini mengusulkan penggunaan metode pembelajaran yang interaktif dan partisipatif, seperti diskusi kelompok, simulasi, dan proyek-proyek kolaboratif, yang dapat memperkaya pemahaman siswa tentang konsep-konsep kewarganegaraan. Pentingnya melibatkan komunitas lokal dan lingkungan sekitar sekolah juga menjadi fokus dalam artikel ini. Kolaborasi dengan pihak-pihak eksternal, seperti tokoh masyarakat, lembaga pemerintahan setempat, dan organisasi masyarakat sipil, dapat memperkaya pengalaman belajar siswa melalui kegiatan di luar kelas. Melalui implementasi pendidikan kewarganegaraan yang holistik dan terintegrasi, diharapkan bahwa siswa akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang peran mereka sebagai anggota masyarakat dan warga negara. Pembangunan karakter yang kuat dan kesadaran berbangsa yang tinggi diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi yang berkomitmen pada nilai-nilai kewarganegaraan dan mampu berperan aktif dalam membangun masyarakat yang adil dan harmonis.
PEMANFAATAN PHOTOVOICE SEBAGAI IMPLEMENTASI MOBILE BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 MENGWI Ni Wayan Ekayanti; I Made Surya Hermawan; Dewa Ayu Puspawati; Ida Bagus Ari Arjaya; Ni Komang Dina Suciari
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 11: April 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i11.7629

Abstract

Salah satu pembelajaran berbasis teknologi yang layak digunakan adalah ‘Photovoice’. Photovoice adalah pembelajaran menggunakan foto yang mampu bercerita tentang apa yang tertangkap pada layer kamera. Hasil observasi dengan Wakasek Kurikulum SMA Negeri 1 Mengwi, didapatkan bahwa ada beberapa masalah yang muncul dalam proses pembelajaran Biologi selama ini yaitu : a) guru memiliki kesulitan untuk mengajarkan pembelajaran kontekstual yang berbasis teknologi, 2) Siswa mengalami kesulitan ketika mengkaitkan materi biologi dengan lingkungan kontekstualnya. Berdasarkan permasalahan tersebut pihak kampus akan memberikan solusi terkait upaya untuk memberikan workshop pelatihan teknik photovoice sebagai salah satu bentuk mobile based learning dalam pembelajaran di SMA Negeri 1 Mengwi. Metode dalam kegiatan ini adalah observasi, sosialisasi, dan workshop. Adapun hasil kegiatan ini partisipasi aktif seluruh peserta, termasuk peserta pengabdian dan penerima manfaat, terlibat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Adanya dampak positif yang tercipta dari kegiatan ini yang meliputi pengembaangan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi, siswa mampu mengatikan etnosains dan sains modern melalui penggunaan teknik photovoice, pemberdayaan individu dan komunitas.
Implementation of an Interactive Learning Approach to Improve Third-Grade Students’ Learning Concentration at SD Negeri 4 Sulahan Ekayanti, Ni Wayan; Sueca, I Nengah
The Future of Education Journal Vol 4 No 8 (2025): #2
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i8.1158

Abstract

This community service activity was carried out at SD Negeri 4 Sulahan by involving teachers and third-grade students as the main participants. The purpose of this program is to improve students’ learning concentration through the implementation of an interactive learning approach using video-based media. The methods used include observation and the application of learning by presenting video media relevant to the lesson content. The results show that the use of video media can enhance students’ attention, engagement, and learning motivation. Students became more focused during the lessons, showed enthusiasm while watching the videos, and actively participated in discussions and question-and-answer sessions. Teachers also experienced positive benefits, as video media provided variety in delivering material and created a more engaging and less monotonous classroom atmosphere. The implementation of this interactive learning approach proved effective in helping students understand the material more easily while also improving their thinking and communication skills. Overall, this community service activity successfully achieved its objectives, namely creating an active and enjoyable learning process that enhances elementary students’ learning concentration. Video media has been proven to serve as an alternative solution and reference for teachers in developing creative learning strategies that align with students’ characteristics.
CO2 FLUX IN INDONESIAN WATER DETERMINED BY SATELLITE DATA Ni Wayan Ekayanti; Abd. Rahman as-syakur
International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences Vol. 8 (2011)
Publisher : BRIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30536/j.ijreses.2011.v8.a1736

Abstract

The oceans was considered to be a major sink for CO2. The improving of quantitative and qualitative description about the ability of sea in uptaking or emitting CO2 is a great scientific concern in meteorological and climatological science. Measurement of the ability of sea in uptake or emitting CO2 could determined by measuring the CO2 exchange coefficient on sea interface and the measuring the different partial pressure of CO2 between the air and sea. In this study, CO2 flux distribution of Indonesian waters in 2007 to 2009 was computed using monthly CO2 exchange and the different partial pressure of CO2 estimated from wind speed, salinity, SST, and sea characteristic, which were obtained from satellite data. The carbon dioxide flux thus was estimated and discussed by two different designs of transfer velocity (k), of Wanninkhof (1992), kW92 relationship and by Nightingale et al. (2000), kN, relationship. The result indicated that generally, Indonesian water was emitting the CO2 to the air. Average CO2 emitting from sea to the air for recent year in 2007 to 2009 are 3.80 (mol m-2year-1) and 2.85 (mol m-2year-1) with kW92 relationship and kN relationship calculation, respectively. The total average CO2 emission from sea to the air in 2007 to 2009 for the Indonesian waters areas are 0.15 (PgC year-1) and 0.12 (PgC year-1) based on kW92 relationship and kN relationship calculations, respectively.
Co-Authors AA Inten Paraniti Abd. Rahman As-syakur Anak Agung Gede Sugianthara Anak Agung Inten Paraniti Anak Agung Inten, Paraniti Anak Agung Putu Arsana Anak Agung Putu Arsana, Anak Agung Putu Budiasih, Fitri Nursiam Budiningsih, Desak Nyoman Cornelius Sri Murdo Yuwono Della Rahmadani Dewa Ayu Puspawati Dewa Ayu Puspawati Dewa Ayu Puspitawati Dewa Ayu Sri Ratnani Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK . Elton Kabukut Takanjanji Fortinata Mada Fredinan Yulianda Gusti Agung Paramitha Eka Putri Gusti Ayu Dewi Setiawati Hendayanti, Ni Putu Nanik I Gusti Ngurah Anom I Gusti Ngurah Anom I Ketut Widnyana I Made Diarta I Made Diarta I Made Surya Hermawan I Nengah Sueca I Nyoman Sudirman I Wayan Kasa I Wayan Subagia Ida Bagus Ari Arjaya Ida Bagus Made Widiadnyana Komang Ayu Shri Candrika Kumara Kumara, Komang Ayu Shri Candrika Made Arie Wahyuni Made Rai Kusuma Wardani Adi Putri Maria Koni Magi Nengah Dwi Handayani Ni Kadek Happy Sri Wahyuni Ni Kadek Happy Sri Wahyuni6 Ni Kadek Sintya Purnama Sari Ni Ketut Anggraini Ni Komang Dina Suciari Ni Putu Cempaka Dharmadewi Atmaja Ni Putu Pradnya Paramitha Ni Wayan Arni Sardi Noviyanti, Putu Ledyari Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si . Puspaningsih, Ayuk Ratna Puspitawati, Dewa Ayu Putu Adi Guna Permana Putu Eka Pasmidi Ariati Putu Ledyari Noviyanti Sang Putu Kaler Surata Saputra, Pande Putu Eka Suciari, Ni Komang Dina Sunarianingsih, Ni Luh Putu SUYATI Takahiro Osawa TATI NURHAYATI Wahyuni, Ni Kadek Happy Sri Wimuttipanya, Jittawisut Wori Eta Yanti, Ni Kadek Rini