Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Proses Transfer Molding Pembuatan Semiconductor Package Pada New Remocon Rizky Miftahul Amri; Kardiman Kardiman; Aripin Aripin
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 8 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.845 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6609332

Abstract

The manufacturing process is the processing of a raw material into a product. An example of a material used for manufacturing is plastic. Currently, more than 99% of microelectronic devices are packaged in plastic. One of the manufacturing processes used is transfer molding. Transfer molding is the most commonly used encapsulation method for integrated circuit technology in closed molding using thermosetting plastics which are transferred under pressure. The results of the observations that have been made, transfer molding aims to create a package that protects the chip and wire from the outside environment, electrical connections with the outside, releases heat, and makes assembly easier. The transfer molding process parameters include mold temperature, transfer pressure, mold-clamping pressure, and time to fill the cavity.
ANALISIS PERTUMBUHAN FASA KERAK KALSIUM KARBONAT (CaCO3) AKIBAT PENAMBAHAN ASAM TARTRAT (C4H6O6) SEBAGAI ADITIF Kardiman .; Eri Widianto; A P Bayuseno; Stefanus Muryanto
BAROMETER Vol 2 No 2 (2017): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.631 KB) | DOI: 10.35261/barometer.v2i2.602

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai simulasi penumbuhan kerak kalsium karbonat (CaCO3) pada pipa tembaga dengan variasi konsentrasi penambahan zat aditif asam tartrat (C4H6O6) 4 ppm, 6 ppm dan 10 ppm. Kerak CaCO3 dihasilkan dengan cara mereaksikan larutan CaCl2 dan Na2CO3H2O dengan konsetrasi larutan 2000 ppm, yang kemudian dialirkan pada pipa uji dengan laju aliran tetap 45 ml/menit. Hasil pengukuran konduktivitas larutan berhubungan dengan waktu induksi, dimana terjadi peningkatan waktu induksi 4 sampai 20 menit, dengan meningkatnya konsentrasi aditif. Hasil karakterisasi struktur morfologi dan pertumbuhan fasa kerak menggunakan Scanning electron microscopy (SEM) dan X-Ray deffraction (XRD) menunjukkan bahwa tanpa penambahan aditif fasa yang terbentuk adalah fasa kalsit. Penambahan aditif 4 ppm terbentuk fasa baru yaitu fasa vaterit, sedangkan penambahan aditif 6 ppm dan 10 ppm terbentuk fasa aragonit. Hal ini dikarenakan zat aditif mampu menempel pada permukaan kristal CaCO3 selama proses pertumbuhan kristal sehingga berdampak pada variasi polimorf. Hasil penelitian dapat diaplikasikan dibidang industri, khususnya dalam masalah penanggulangan kerak pada pipa.
IDENTIFIKASI STRUKTUR KRISTAL DAN MORFOLOGI ENDAPAN KALSIUM KARBONAT (CaCO3) PADA PIPA TEMBAGA Eri Widianto; Kardiman Kardiman; A. P. Bayuseno; Stefanus Muryanto
BAROMETER Vol 2 No 2 (2017): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.048 KB) | DOI: 10.35261/barometer.v2i2.907

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penumbuhan kerak kalsium karbonat (CaCO3) pada pipa uji tembaga menggunakan peralatan Closed Circuit Scale Simulator. Kerak CaCO3 dihasilkan dengan mereaksikan kristal CaCl2 dan NaNO3 yang dialirkan pada pipa uji dengan laju aliran tetap 35 ml/menit. Pada penelitian ini dilakukan penambahkan aditif berupa asam tartrat (C4H6O6) dengan konsentrasi 6 ppm. Karakterisasi sampel kerak menggunakan X-Ray Diffaction (XRD) dan Scanning Electron Microscopy (SEM) menunjukan bahwa endapan kerak yang dihasilkan merupakan kristal CaCO3 dengan fasa calcite berbentuk rhombohedral. Penambahan aditif asam tartrat 6 ppm mempengaruhi derajat kristalin CaCO3, terlihat jelas pada puncak intensitas yang menurun dan puncak-puncak bergeser ke arah sudut  yang lebih besar.  Morfologi kerak CaCO3 dengan penambahan aditif terlihat tidak homogen, menunjukkan bahwa penambahan aditif dapat menghambat proses kristalisasi. Dengan kata lain, penambahan aditif mampu menghambat laju pertumbuhan kristal, sehingga memungkinkan kerak yang terbentuk merupakan jenis softscale yang mudah untuk dibersihkan.
PENGARUH PENAMBAHAN BERAT SIC TERHADAP SIFAT MEKANIK KOMPOSIT AL7SI+SIC DENGAN PROSES SEMI SOLID STIR CASTING Viktor Naubnome; Aa Santosa; Kardiman Kardiman
BAROMETER Vol 4 No 1 (2019): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.402 KB) | DOI: 10.35261/barometer.v4i1.1548

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakterisasi Al7Si+SiC dengan proses semi solid Stir Casting. bahan matriks yang  digunakan Al7Si, variasi presentasi partikel SiC sebesar 15% 17.5%, 20%`dan penambahan Mg 4%  untuk meningkatkan wettability. metode Semi solid stir casting dapat mempermudah percampuran secara merata antara matriks Al7Si dengan partikel penguat, pengujian sifat mekanik yaitu kekuatan tarik dan uji kekerasan,. Hasil pengujian kekuatan tarik mengalami kenaikan dengan penambahan 15% SiC, namun pada penambahan SiC 17,5% dan 20% nilai kekuatan tarik mengalami penurunan. Kekerasan komposit bermatriks aluminium akan meningkat seiring dengan peningkatan kadar SiC. Kenaikan kekerasan paling signifikan didapat pada penambahan 20% SiC ke dalam matriks Al7Si dengan kenaikan kekerasan 22%
micro VENTURY TYPE MICRO-BUBBLE GENERATOR (MBG) DESIGN USING 50 WP SOLAR POWER PANEL Aab Arohman; Kardiman Kardiman; Oleh Oleh
BAROMETER Vol 6 No 2 (2021): Barometer
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/barometer.v6i2.5119

Abstract

Dalam meningkatan kualitas pertumbuhan ikan pada saat ini, peternak ikan baik itu dalam negeri banyak sekali memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mengembangkan usahanya, sebagai contohnya yaitu pemanfaatan teknologi alternatif. Adapun alat yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan ikan yaitu menggunakan alat micro bubble, dimana alat ini berfungsi untuk membuat permukaan air bergelombang sehingga ikan bisa bergerak lebih cepat yang mengakibatkan pertumbuhan ikan lebih baik. Micro bubble dapat mengisolasi pengaruh lingkungan yang buruk terhadap pemeliharaan ikan dengan sistem yang baik, sebenarnya alat micro bubble ini sendiri sudah banyak diaplikasikan pada pertambakan ikan. Tujuan dilakukannya penelitian ini, peneliti ingin melakukan pembaharuan alat micro bubble generator (MBG) dengan memanfaatkan energi matahari dengan mengaplikasikan panel surya pada perancangan. Alat yang dirancang menggunakan solar cell sebagai alat untuk menghasilkan daya listrik yang disimpan kedalam baterai. Kapasitas bateri yang digunakan sebesar 60watt dengan menggunakan solar cell 50 wp. Daya pada solar cell didapat dari hasil perhitungan dan pengujian, yang menghasilkan efisiensi sebesar 5,89 %.
ANALISA PERHITUNGAN, DAN PERFORMA POMPA SENTRIFUGAL ITEM A 124 J PADA UNIT AMONIA PT XY Geri Permana; Rizal hanifi; Kardiman ,
AL-JAZARI JOURNAL SCIENTIFIC OF MECHANICAL ENGINEERING Volume 6, Nomor 2, Nopember 2021
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.658 KB) | DOI: 10.31602/al-jazari.v6i2.6051

Abstract

Sektor industri merupakan salah satu tiang penyangga perekonomian Negara Repulik Indonesia yang sangat vital. Hal ini karena sektor industri selain sebagai penghasil devisa juga memiliki suatu fungsi sosial yaitu sebagai penyerap tenaga kerja dan sebagai pendukung sektor-sektor lain. Kekayaan alam dan keuntungan geografis Negara Republik Indonesia adalah salah satu alasan mengapa sektor industri merupakan suatu prospek yang sangat baik. Pompa adalah peralatan pendukung mekanis yang digunakan PT. XY untuk memindahkan fluida incompressible dari torrent. Salah satu jenis pompa yang banyak dijumpai dalam bidang industri ialah pompa sentrifugal, pompa sentrufugal ini digerakan oleh penggerak mula dimana pada pengoprasiannya mempunyai prinsip putaran impeller sebagai elemen pemindah fluida. Turunnya performansi pada pompa secara tiba-tiba dalam operasi sering mengakibatkan suatu  permasalahan  yang serius dan dapat mempengaruhi pada kinerja sistem secara keseluruhan. Metode yang dipakai pada penelitian ini ialah terjun langsung kelapangan dengan mengamati kinerja pompa di PT. XY. Dari hasil analisa sesuai dengan spesifikasi Pompa A 124 J didapatkan nilai Debit (Q) sebesar 77,9 m3 /h dan nilai Head sebesar 79,5m, sedangkan pada analisa perhitungan aktual didapatkan nilai Head sebesar 55,36 m, pada perbandingan tersebut dapat diketahui berapa besarnya selisih antara Head teoritis dengan Head aktual, adanya selisih ini di karenakan pada pengoperasiannya hanya di butuhkan Head sebesar 55,36 m dengan rata-rata 77,9 m3 /h.
Analisis Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Photovoltaic-Wind Turbines Di Pantai Sedari Karawang Eri Widianto; Dian Budhi Santoso; Kardiman Kardiman; Najmudin Fauji
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 3 N0. 1 Maret 2019: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.414 KB) | DOI: 10.30595/jrst.v3i1.3653

Abstract

Pembangkit listrik tenaga surya dan angin merupakan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konfigurasi pembangkit terbaik menggunakan Software HOMER (Hybrid Optimization Model for Energy Renewable) di Pantai Sedari, Kecamatan Cibuaya, Karawang. Pantai Sedari, Cibuaya terletak pada koordinat 5o57.6’S dan 107o18.4 E. Data potensi energi surya dan angin didapatkan dari retSCREEN NASA. Hasil penelitian diperoleh potensi energi matahari rata-rata sebesar 5,17 kWh/m2/hari dan potensi tenaga angin sebesar 3,50 m/s. Desain pembangkit listrik hybrid menggunakan HOMER terdiri dari PV 0,075 kW, G1 1 kW dan Gen 2,7 kW dengan converter 25 kW, diperoleh Biaya Net Total Masa Kini (Total Net Present Cost/NPC) sebesar $ 82.080,25. Penelitian ini memberikan informasi penting tentang potensi energi terbarukan (surya dan angin) khususnya di daerah Pantai Sedari Kabupaten Karawang.
Karakterisasi Pasir Besi Alam Pantai Samudera Baru dan Pemanfaatannya sebagai Filler pada Sistem Penyaring Elektromagnetik Eri Widianto; Kardiman Kardiman; Najmudin Fauji
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 2 No. 1 Maret 2018: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.175 KB) | DOI: 10.30595/jrst.v2i1.2325

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi pasir besi alam Pantai Samudera Baru Karawang dan aplikasinya sebagai filler pada penyaring elektromagnetik. Sampel pasir pantai diekstraksi menggunakan magnet permanen untuk memisahkan material magnetik dan non magnetik. Karakterisasi pasir besi menggunakan Scanning Electron Microscopy with Energy Dispersive X-ray (SEM-EDX). Hasil karakterisasi menggunakan SEM-EDX menunjukkan bahwa sampel pasir besi mengandung unsur Fe dan O, yang berasal dari fase Magnetit (Fe3O4), Maghemite (γ-Fe2O3) dan hematit (α-Fe2O3). Sistem penyaring elektromagnetik dibuat dari pipa PVC berdiameter 1 inchi yang diberi lilitan kawat tembaga berdiameter 0,35 mm, panjang kolom penyaring 50 cm dengan 1050 lilitan dan dimasukkan pasir besi 500 gram sebagai media penyaring. Penyaringan dilakukan dengan mengalirkan sampel air dengan besar arus konstan yaitu 2 A. Hasil pengujian menggunakan Spektroskopi Serapan Atom (SSA) menunjukkan penurunan kadar logam Fe dari 1,228 ppm menjadi 0,0510 ppm dan 0,0813 ppm.Kata Kunci : pasir besi, SEM-EDX, sistem penyaring elektromagnetik
Analisis Sifat Mekanik Terhadap Bentuk Morfologi Papan Komposit Sekam Padi Sebagai Material Alternatif Pengganti Serat Kaca Kardiman Kardiman; Marno Marno; Jojo Sumarjo
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 2 No. 1 Maret 2018: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.815 KB) | DOI: 10.30595/jrst.v2i1.2344

Abstract

ABSTRAKPengembangan material komposit menuntut terciptanya material yang lebih ramah lingkungan. Salah satunya yaitu dengan pemanfaatan serat alam sebagai alternative pengganti serat kaca.Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisa pengaruh fraksi volume sekam padi 10%, 35% dan 50 %. Pembuatan komposit dimulai dengan mencapurkan sekam padi dengan larutan NaOH 7%, kemudian dialkalisasi selama 2 jam, cetakan komposit menggunakan standart ASTM D 638 dengan metode Hand Lay Up. Pengujian sifat mekanik meliputi pengujian tarik dan karakterisasi menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tarik tertinggi terjadi pada fraksi volume 10 % sampai dengan 35% yaitu 11,071 N/mm2 sampai dengan 11,387 N/mm2. Dari hasil pengujian SEM menujukan bentuk morfologi sekam padi fraksi 35% yang tebentuk didominasi resin butek dan tampak mengikat sekam padi secara optimal. Sedangkan bentuk morfologi fraksi volume sekam 50% terlihat bentuk morfologi gelembung udara selain itu rongga terbentuk lebih besar sehingga resin tidak cukup mampu mengikat sekam padi secara optimal. Sehingga [L1] dapat disimpulkan bahwa pencampuran fraksi sekam padi 10% sampai dengan 35% akan meningkatkan nilai kekuatan tarik selain itu, bentuk morfologi yang diamati terlihat sangat baik dibanding fraksi sekam 50%.Kata kunci: Komposit Sekam padi, Pengujian Tarik, pengujian SEM  ABSTRACTThe development of composite materials demands the creation of more environmentally friendly materials. One of them is the utilization of natural fiber as an alternative to the change is fiber glass.  This study aims to determine the effect of rice husk fraction volume to 10%, 35% and 50%. Composite preparation was started by mixing the rice husk with 7% NaOH solution, then it was calculated for 2 hours, the composite mold using ASTM D 638 standard with Hand Lay Up method. Testing of mechanical properties using tensile test and characterization using SEM. The results showed a high tensile strength in the volume fraction of 10% to 35%, ie 11.071 N/mm2 up to 11,387 N/mm2. From the SEM test results morphological form of rice husk fraction 35% which is dominated by the resins butek and looks optimally husk rice husk. The morphological form of 50% husk volume fraction is seen in morphological form of air bubbles besides that the cavity is formed larger so that the resin is not enough able to bind rice husk optimally.[L2]  It can be concluded that mixing rice husk fraction of 10% to 35% will increase the tensile strength values in addition, the morphology was observed look very good compared chaff fraction of 50%.Keyword: Composite husk rice, Tensile Test, SEM testing 
EFFECT OF COMPARISON OF VOLUME FRACTIONS OF PINEAPPLE LEAF FIBER AND BANANA MIDRIB FIBER ON THE MANUFACTURING OF COMPOSITE MATERIALS Asep Iman Fathurrahman; Kardiman Kardiman; Farradina Choria Suci
TRAKSI Vol 22, No 1 (2022): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/traksi.22.1.2022.1-13

Abstract

Advances in science and technology in the industrial world today have resulted in the increasing need for materials for the ingredients of a product. Therefore, many new types of materials have been developed that resemble the properties of metals that can absorb or have high strength, such as old composite materials. Composite material is an alloy of two or more materials that have strong mechanical properties from the constituent materials. Composites consist of two main parts, namely the matrix as a binder and filler as a filler of the composite. One of the natural fibers that can be used as reinforcement for composites is pineapple leaf fiber and banana leaf fiber. The matrix used is polyester resin, the composite is made using the ASTM D 638 standard. This study aims to determine the effect of the ratio of fiber volume fractions on the composite of pineapple leaf fiber and banana midrib fiber in order to produce a high performance material. The results of mechanical testing in the tensile test of the composite have the greatest tensile strength and modulus of elasticity at the composition of 15% pineapple leaf fiber and 15% banana midrib fiber, which is 43.25 MPa tensile strength and 2.12 GPa modulus of elasticity. And the largest strain is in the composition of 5% pineapple leaf fiber and 5% banana midrib fiber, which is 4.21%.
Co-Authors ., Marno A P Bayuseno A. P. Bayuseno Aa Santosa Aa Santosa Aab Arohman Ahmad Fikri Assidik Ahmad Shalihudin Al Ichlas Imran Aldriansyah, Muhammad Faisal Alfin Daffa Mubarok Ali, Muhammad Fathul Alvin Iskandar Aditya Anantha Malden Anggrek Oktaviameta Anjani, Ratna Dewi Arif Baidilah Arif Budiman Nugraha Aripin . Aripin Aripin Arrozaqqul Majid Arum, Ardiansyah Asep Iman Fathurrahman Banu Aji Bastaman Syah Bimantoro, Bagus Bobie Suhendra Boni Sena Dadan Ma'arif Deni Hidayat Deri Teguh Santoso Dewi Marlina Dhio Irawan Dian Budhi Santoso Dian Budhi Santoso Didis Cahyadi Doni Setyawan Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK . Eko Nurprasetyo Eri Widianto Eri Widianto Esti Taqwaningrum Evan Pradana Fachrudin, Afif Faizin Nawarda Fajri Julian Faradina C.S Farradina Choria Suci Farradina Choria Suci Fauzan D.S Fuadi Fauzan Hibatullah Fawzy Muhammad Bayfurqon Firdaus, Muhammad Rifqi Gamas Rizqilah Gede Adi Yuniarta Geri Permana Habibie Mochammad Hanfi, Rizal Hanifi, Rizal Hasbi Risqullah Hidayat, Rifky Nur Ilham Ramadhan Iman Dirja Iman Dirja Iskandar, Don Joean Isnawati Isnawati Iwan Nugraha Iwan Nugraha Gusniar Iwan Nugraha Gusniar Johan Hendra Saputra Jojo Sumarjo Karna Haerudin Khalid Khalid Kusnadi, Kusnadi Lolla Amelia Ainun Luthfi Musthafa Luthfi Rachman Sidqi Mahardhika, Khabibbullah Enggal Mark, Wendry Marno Marno Marno, Marno Miko Mikael Mochammad Rajib El Atros Mohadly Satya Permadi Muhamad Mahbub Albuhori Muhamad Rikza Aldiansyah Muhammad Alfarhan Ficki Muhammad Andreansyah Muhammad Farhan Walidina Muhammad Rifqi Firdaus Munadi Munadi Najmudin Fauji Nanang Burhan Naubnome, Viktor Naufal Yossi Laksana Noviana Nurhikmat Nugraha, Asep Erik Oga Rahadin Oleh Oleh Oleh Oleh Pakpahan, Efendi Alvonco Pradityo Abimanyu Prasojo Yogatama Reza Gumelar Rifki Maulana Sidik Rio Julianto Sukarman Riski Eka Prayoga Rivaldi Rivaldi Rizal Hanfi Rizal Hanifi Rizal Hanifi Rizal hanifi Rizky Miftahul Amri Rohadin Rohadin Rosmawan Arwinda Setyaningrum Rudi Handoko Sahrul Asrofani Saputra, Muhammad Aji Saputra Aji Simon Petrus Sidabutar Siswadi Stefanus Aldy Kurniawan Stefanus Muryanto Sumardi Sumardi Tabayyun, Candan Thoriq Azis Ujiburrahman Wahyu Tri Prayogo Wahyudin Wahyudin Wilanno, Marga Rizqi Yofi Aziz Rafi Athallah Yoggie Pratama Yuda Purwalaksana Zha Oktaviana Dela Putri, Zha Zha Zha Oktaviana Dela Putri