p-Index From 2021 - 2026
5.745
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Komunikasi Sosiohumaniora MediaTor: Jurnal Komunikasi Jurnal Komunikasi MetaKom : Jurnal Kajian Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi The Indonesian Journal of Communication Studies Jurnal Kajian Komunikasi ProTVF Jurnal Orasi Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi JRK (Jurnal Riset Komunikasi) Komunikasi : Jurnal Komunikasi Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Nyimak: Journal of Communication Jurnal Komunikasi MetaCommunication; Journal Of Communication Studies Jurnal Komunikasi dan Kajian Media Persepsi : Communication Journal urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Communicate Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi LUGAS Jurnal Komunikasi Communiverse Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Jurnal Mantik Perspektif Komunikasi; Jurnal Ilmu Komunikasi dan Komunikasi Bisnis Communicare : Journal of Communication Studies Communication Avant Garde Jurnal Pendidikan dan Konseling Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Inter Komunika: Jurnal Komunikasi Jurnal Ranah Komunikasi International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science Jurnal Studi Jurnalistik Jurnal Pewarta Indonesia International Journal of Social Science Indonesian Journal of Social Science Research KOMUNIKATA57 Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Kaganga : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Innovative: Journal Of Social Science Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Tantangan Humas Pemerintah Daerah dalam Upaya Publikasi Inovasi Program Smart City Umaimah Wahid; Nurzahara Amalia
Nyimak: Journal of Communication Vol 4, No 1 (2020): Nyimak: Journal of Communication
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.09 KB) | DOI: 10.31000/nyimak.v4i1.2300

Abstract

Kota Tangerang Selatan adalah kota yang menerapkan program smart city pada tahap awal dari 200 wilayah kabupaten dan kota di Indonesia dengan “Gerakan menuju 100 Smart City” yang didasarkan pada integrasi teknologi dalam tata kelola kota berkat keberadaan internet of things (IoT). Integrasi teknologi bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, membagikan informasi pada publik, memperoleh respon cepat, dan memperbaiki pelayanan masyarat untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan menjelaskan bagaimana humas pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan sosialisasi program smart city kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori difusi dan inovasi, konsep hubungan masyarakat, dan smart city. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus; wawancara dan observasi digunakan untuk memperoleh data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humas pemerintah Tangerang Selatan melakukan berbagai bentuk sosialisasi mengenai program smart city berdasarkan berbagai inovasi teknologi komunikasi dan informasi. Namun, upaya tersebut belumlah maksimal, karena belum ada pemerataan pengetahuan masyarakat tentang konsep smart city di Kota Tangerang Selatan. Hal ini disebabkan sosialisasi yang dilakukan oleh humas, termasuk lewat media social, masih belum menjangkau masyarakat secara keseluruhan. Indikasinya terlihat dari kurangnya pengetahuan masyarakat tentang konsep kota pintar di Kota Tangerang Selatan sehingga pemanfatan inovasi teknologi program smart city belum bisa meningkatkan pelayanan publik secara maksimal.Kata kunci: Inovasi, hubungan masyarakat, Tangerang Selatan, smart city ABSTRACTSouth Tangerang is a city that implemented smart city programs from 200 districts/cities in the early stages of the “Movement towards 100 Smart Cities” program by the Indonesian central government based on the integration of technology in city governance due to the presence of the internet in various ways (LoT). The integration of these technologies is intended to improve efficiency, share information with the public, get a quick response and improve services to improve the quality and welfare of the people in the city. The purpose of this research is to find out and explain how the public relations of the South Tangerang city government spread smart city programs through various forms of innovation to the public. This study uses the Theory of Diffusion and Innovation, the concept of Public Relations (PR) and Smart City. The research approach uses qualitative with the case study method. The researcher obtained the data through interviews and observations, and to validate the data, the researcher used the triangulation of sources. The results showed that the public relations government of the City of South Tangerang conducted various forms of socialization of smart city programs by conducting technological innovations that were applied to community services at local government offices. But the results have not been maximal. This is shown by the uneven public knowledge about the concept of smart cities in South Tangerang. Therefore, the awareness to support smart city programs is also limited. The indication can be viewed from the lack of public knowledge about the concept of smart cities in South Tangerang. Thus, the utilization of smart city program technology innovation has not been able to improve public services maximally.Keywords: Innovation, public relations, South Tangerang, smart city
Instagram Addiction : Narcissism and Fear of Missing Out (FoMO) Virga Virena Suwandi; Hafied Cangara; Umaimah Wahid
Jurnal Mantik Vol. 6 No. 3 (2022): November: Manajemen, Teknologi Informatika dan Komunikasi (Mantik)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship between Fear of Missing out (FoMO) and addiction to social media Instagram in adolescents. Fear of Missing out is the fear of losing valuable moments of individuals or other groups while social media addiction is excessive use or dependence on social media, in this study, Instagram. This study uses a systematic literature review (SLR) method. conclusions were drawn by conducting a review of a total of 14 journals, with the keywords Fear of Missing Out and Instagram social media addiction. The results showed that the higher the FoMO, the higher the level of social media addiction, and the relationship between fear of surveillance and social media addiction. Suggestions for youth to manage their own access to social media by carrying out other activities such as participating in extracurricular activities at school.
Studi Fenomenologi Komunikasi Antarbudaya Indonesia-Malaysia (Studi Kasus: Para Pekerja Indonesia di Teleperformance Malaysia, Penang) Nur Intan Faradhina; Umaimah Wahid; Hafied Cangara
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8812

Abstract

Komunikasi antarbudaya terjalin antara masyarakat yang berbeda ras, suku, maupun sosial ekonomi. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui komunikasi antarbudaya yang terjadi antara karyawan Indonesia dan Malaysia pada Teleperformance Malaysia, Penang dan bagaimana cara mereka mengatasi hambatan dalam komunikasi tersebut, serta upaya apa saja yang dilakukan untuk berinteraksi antara satu sama lain. Penelitian ini dibuat berdasarkan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diambil menggunakan teknik wawancara kepada tiga karyawan berlatar belakang budaya Indonesia yang bekerja di Teleperformance Malaysia. Setiap informan secara sukarela diwawancarai kurang lebih selama 30 menit di Teleperformance Malaysia. Untuk kepentingan tersebut diajukan lima pertanyaan penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi antarbudaya di kalangan para pekerja di Teleperformance Malaysia khususnya karyawan dari Indonesia berjalan dengan cukup baik meskipun pada awalnya terjadi banyak kendala saat mereka berkomunikasi, seperti masalah perbedaan istilah dalam bahasa yang digunakan, dialeg, kebiasaan, dan cara penyampaian informasi (baik secara langsung maupun melalui media sosial) menyebabkan terjadinya kesalahpahaman. Namun hal tersebut bukan menjadi penghalang bagi mereka untuk tetap berinteraksi dan melakukan komunikasi satu sama lain. Untuk mengatasi permasalahan tersebut mereka harus belajar lebih banyak tentang budaya Malaysia dan saling menghargai adanya perbedaan budaya.
KONSTRUKSI SOSIAL TEKNOLOGI MEDIA BARU APLIKASI TELEMEDICINE OLEH KELOMPOK RELEVAN DOKTER Ryanka Dizayani Putra; Umaimah Wahid; Hafied Cangara
Jurnal Riset Komunikasi Vol 13, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v13i2.16689

Abstract

Konstruksi sosial yang dibentuk Pandemi Covid-19 membuat aplikasi telemedicine di Indonesia semakin banyak jenisnya dan  pengguna nya baik masyarakat umum sebagai pasien hingga dokter. Secara umum, aplikasi ini dibuat untuk memudahkan pelayanan kesehatan antara dokter dan pasien tanpa batas ruang dan waktu, mulai dari konsultasi jarak jauh hingga peresepan obat yang bisa dikirim ke rumah. Namun penelitian yang menggunakan Teori Social Construction of Technology (SCOT) menemukan data lebih spesifik dengan menggunakan salah satu komponen SCOT yakni Interpretative Flexibility. Penelitian sebelumnya mengambil sudut pandang interpretasi dari para pasien, namun penelitian ini mengambil sudut pandang para Dokter. Ditemukan bahwa Kelompok Relevan Dokter memaknai teknologi aplikasi telemedicine sebagai penunjang profesinya sebagai dokter, menambah jam praktik secara leluasa untuk menambah pendapatan, dan meningkatkan pelayanan kesehatan Indonesia secara cepat dan seluas-luasnya memanfaatkan keunggulan Media Baru. Hasil penelitian juga menunjukan hasil dari komponen-komponen teori SCOT lainnya yakni The Relevant Social Group, Closure & Stabilization, dan  The Wider Context. Diketahui meski interpretasi dokter terhadap teknologi ini telah mencapai penutupan (closure) namun masih perlu adanya perbaikan dari konteks yang lebih luas yakni segi ekonomi-politik agar maraknya jenis aplikasi yang sama, lalu banyaknya jumlah dokter, namun tidak sebanding dengan jumlah pasien sehingga membuat aplikasi telemedicine terancam ditinggalkan dokter.
Analisis Resepsi Budaya Populer Korean Pop Dengan Perubahan Gaya Hidup Diaspora Indonesia di Penang Khairani Mukhlis; Hafied Cangara; Umaimah Wahid
Jurnal Komunikasi Vol 14, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v14i1.12951

Abstract

Tulisan ini menganalisis resepsi budaya populer Korean Pop atau KPop yang mana berdampak pada gaya hidup diaspora Indonesi di Penang. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatitf dengan pendekatan interpretatif. Penelitian ini melihat bagaimana penerimaan budaya KPOP mampu mempangaruhi gaya hidup mereka dengan menggunakan analisis resepsi sebagai alat dalam penelitian ini. Dari hasil penelitian ditemukan jika konsumsi konten yang secara terus – menerus mempengaruhi gaya hidup mereka, khususnya dalam hal pakaian dan hidup sehat. Selain itu juga menemukan bahwasannya dari kesepuluh responden yang di wawancara, mereka setengah diantaranya termasuk kedalam dominant – hegemonic dan sisanya negotiated code. Penelitian ini tidak menemukan koresponden yang berada di posisi oppossional code
Pengaruh Kualitas Food Photography Sebagai Media Promosi KFC Naughty By Nature Terhadap Minat Beli Pengguna Instagram Di Masa Pandemi Covid-19 Rudiyanto Rudiyanto; Nurmalia Nurmalia; Avinasiwi Amalina; Umaimah Wahid
Communication Vol 14, No 1 (2023): Communication
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/comm.v14i1.2196

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang positif antara kualitas food photography sebagai media promosi KFC Naughty by Nature terhadap minat beli pengguna Instagram di masa pandemi covid-19. Penelitian kami menggunakan metode kuantitatif dengan pengukuran skala Likert. Pada penelitian ini kami menggunakan data primer yang mengacu pada informasi antara responden pengguna Instagram dengan produk KFC Naughty by Nature. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode yang digunakan adalah quota sampling dengan penyebaran dilakukan secara accidental sampling yaitu pengambilan secara acak terhadap populasi sampel yaitu pengguna Instagram sebanyak 100 responden. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa media promosi dapat memperkuat atau mempengaruhi pengaruh kualitas food photography terhadap minat beli pengguna instagram.
Strategi Komunikasi Penggunaan Instagram dalam Kegiatan Promosi Kuliner @polkadotkitchen Manahan Butar Butar; Hafied Cangara; Umaimah Wahid
Inter Komunika Vol 7, No 1 (2022): Inter Komunika: Jurnal Komunikasi
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Inter Studi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33376/ik.v7i1.1737

Abstract

Abstrak   @POLKADOTKITCHEN adalah salah satu akun aktif dalam sosial media Instagram yang memuat informasi dan penjualan kuliner melalui sosial media dan membuka layanan promosi untuk makanan dengan harga yang sudah ditentukan namun cukup terjangkau. Penulis memiliki minat dan keinginan untuk melakukan analisa dan memberikan gambaran bagaimana @POLKADOTKITCHEN membuat suatu promosi dan penjualan dengan menggunakan media sosial Instagram terkait dengan strategi komunikasi dalam promosi kuliner. Strategi komunikasi merupakan kombinasi dari perencanaan komunikasi dengan Manajemen komunikasi. dalam hal ini penulis ingin menjabarkan tentang bagaimana strategi dalam merencanakan, mengatur, menerapkan, dan mengevaluasi tanggapan dari pembeli, pengikut ataupun penikmat @POLKADOTKITCHEN dalam aktivitas yang dilakukan melalui social media Instagram. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif memaparkaan hasil yang diteliti dari studi kasus kualitatif untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa peran komunikator dalam membuat suatu perencanaan terdapat ada analisis pemilihan produk, kemasan produk yang tampilkan, menetapkan target klien atau pembeli, dan menargetkan pengikut yang nantinya akan menjadi pelanggan. Dalam hal melakukan implementasi difokuskan pada cara dalam mempersiapkan dan melakukan pengiriman pesan yang dapat dianalisis dengan teori logika desain pesan. Sedangkan peran Komunikan dapat diamati sebagai respons yang dapat dianalisis menggunakan teori penerimaan pesan yang dilihat dari pembeli, pengikut (follower) atapun penikmat akun Instagram @POLKADOTKITCHEN.Kata kunci: Strategi Komunikasi, Media Sosial, Instagram, Promosi.
Analisis Komunikasi Pada Aplikasi Michat Sebagai Sarana Media Prostitusi Online Di Ibu Kota Jakarta Wildan Adli; Hafied Cangara; Umaimah Wahid
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.510

Abstract

Penggunaan media sosial saat ini tidak hanya digunakan untuk bersosialisasi, berteman, atau bertukar informasi, tetapi telah meningkat fungsinya sebagai alat untuk bertransaksi, sehingga banyak pihak yang menjalankan bisnis dan jasa melalui media sosial. Kemudahan bertransaksi yang diberikan oleh media sosial seringkali dijadikan sebagai sarana untuk melancarkan bisnis prostitusi yang selanjutnya disebut prostitusi online. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan proses komunikasi yang digunakan dalam aplikasi MiChat, penyalahgunaan MiChat sebagai sarana prostitusi online, dan kasus prostitusi online di Jakarta menggunakan MiChat. Penelitian ini menggunakan analisis komunikasi dan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan eksplorasi literatur berita online. Data pendukung berasal dari buku dan artikel ilmiah. Hasil dari penelitian menunjukkan fakta bahwa menjadi pelacur dianggap pekerjaan yang menjanjikan bagi para pelaku karena mereka bisa mendapatkan uang dengan mudah. Faktor ekonomi dan gaya hidup menjadi alasan para pelaku menjadi PSK. Penggunaan aplikasi MiChat untuk prostitusi merupakan penggunaan media sosial yang negatif, karena keamanan aplikasi ini dinilai lebih terjamin. Oleh karena itu, diperlukan tindakan serius dari pemerintah daerah dan pusat untuk mengkaji izin operasional media sosial yang berpotensi dijadikan sarana prostitusi online. Penegak hukum harus serius mengawasi dan mengatur kegiatan prostitusi di Jakarta yang dilakukan secara offline dan online. Perlu perhatian serius dari orang tua kepada anak. Pendidikan akhlak dan pendidikan karakter perlu ditanamkan sejak dini agar anak tumbuh dengan bekal agama yang baik agar tidak terjerumus ke dalam kegiatan yang negatif.
KOMUNIKASI ANTARBUDAYA MAHASISWA PESERTA PROGRAM INDONESIAN INTERNATIONAL STUDENT MOBILITY AWARDS (IISMA) DI RUSIA Ari Budiarti; Hafied Cangara; Umaimah Wahid
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Volume 21, No. 1 June 2022
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v21i1.1897

Abstract

Indonesian students who take part in the Indonesian International Student Mobility Awards program in Russia may encounter challenges when interacting with local residents due to the relatively foreign culture, including language. This study was conducted to describe the facts that occurred in the process of intercultural communication during Indonesian students participating in the program in Russia. The method used in this research is a qualitative approach with case study research methods. The researcher chose to use a case study because the researcher wanted to conduct an in-depth search of programs, events and process activities for one or more individuals who were limited by time and activity. Furthermore, the researchers collected complete information using a variety of data collection procedures over a sufficient period of time. The results of this study indicate a tendency for the contribution of conceptual filters according to Gudykunst Kim's cultural communication model which includes, culture, socio-culture, psycho-culture, and environment that affect the interaction process of program participants while in Russia. Indonesian students participating in the Indonesian International Student Mobility Awards program who choose Russia as their destination country are advised in advance to take a basic level Russian language course in Indonesia.
PEMBINGKAIAN BERITA CYBER MEDIA TERKAIT PENANGKAPAN MENKOMINFO RI JOHNNY G PLATE DALAM DUGAAN KASUS KORUPSI BTS Rafli Akram Kurniansyah; Umaimah Wahid; Rachmi Kurnia Siregar
KOMUNIKATA57 Vol 5 No 1 (2024): KOMUNIKATA57
Publisher : FISIP IBI-K57 Prodi Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/kom57.v5i1.1048

Abstract

Proyek pembangunan Tower Base Transceiver Station (BTS) 4G di Kementerian Komunikasi dan Informatika RI yang diestimasi anggaran Rp 8 triliun sempat mengejutkan publik pada pertengahan Mei 2023. Pasalnya, Johnny G. Plate juga ikut terlibat dalam kasus tersebut. Menteri Komunikasi dan Informatika dan Sekjen Partai Nasional Demokrat (Nasdem), ramai diliput media. Polemik di masyarakat atas kasus JGP menyebabkan berkembangnya cerita spekulatif mengenai campur tangan kekuasaan terkait Pilpres 2024. Namun, Surya Paloh, Ketua Umum Partai Nasdem, membantahnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemberitaan mengenai dugaan kasus korupsi yang dilakukan JGP dibingkai di Media Indonesia.com dan Okezone.com. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Model Robert N. Entman digunakan untuk melakukan analisis framing. Berdasarkan temuan penelitian, Media Indonesia.com menggunakan asas praduga tak bersalah dan menganggap JGP sebagai orang yang belum pasti bersalah karena masih dalam proses penyidikan. Sementara itu, Okezone.com meminta agar kasus JGP dikaji secara mendalam karena perbuatannya merugikan negara. Tama S. Langkun, sumber berita dan pejabat senior Perindo, membenarkan hal tersebut.
Co-Authors Abdul Aziz Abdul Aziz Alexander Seran Alvionita Choirun Nisa Amin Aminudin Aminudin, Amin Anastasya Putri Christanty Andini, Prita Anggun Eka Puspita Ari Budiarti Avinasiwi Amalina Ayu Erivah Rossy Ben Isa Muhammad CHANDRA, EDY Chazizah Gusnita Dolly Indra Febriana, Ajeng Iva Dwi Ferrari Lancia Fran Celino Octhanto Bata Glenys Octania Hadiono Afdjani Hafied Cangara Hafied Cangara Hafied Cangara Hardjianto, Mardi Hasiholan, Togi Prima Hazmi Abdullah, Muhammad Hendra Hendra Hendra Hendra Ilham Ramdana Imelda, Imelda Indah Suryawati Infra Wahdaniah Khairani Mukhlis Kurniansyah, Rafli Akram Kusumawardhany, Nidya Lestari, Rini Lutfiyatul Inayah Lydiani, Saskia M. Alfansyah Harahap M. Masad Masrur Manahan Butar Butar Manahan Butar Butar Menati Fajar Rizki Morissan Morissan, Morissan Muhamad Isnaini Mulyati Mulyati Mulyati Mulyati Nawiroh Vera Ni Gusti Ayu Ketut Kurniasari Ninoy Amelia Novi Indah Permatasari Nugraha, Yama Aditya Nur Intan Faradhina Nurmalia Nurmalia Nurzahara Amalia Octania, Glenys Pinontoan, Nexen Alexandre Pratami, Rezki Rachmi Kurnia Siregar Raden Wahyu Utomo Martianto Radians Krisna Febriandy Rafli Akram Kurniansyah Rain Gunawan Reni Rosita Reza Karendha Rezki Pratami Rismiatun Rismiatun Ronda, Andi Mirza Rosita, Reni Rudiyanto Rudiyanto Ryanka Dizayani Putra Saeno, Saeno Saeno, Saeno Sari Dewi, Novianti Setyani Utami Shena Agustina Siregar, Rachmi Kurnia Siti Aisyah Siti Aisyah Sri Hesti Meilasari Suratno, Geri Suwarno Suwarno Suwarno, Suwarno Togi Prima Hasiholan Udi Rusadi Utomo Budiyanto Veronica Pratiwi Virga Virena Suwandi Wahyu Pramusinto Wendi Usino Wilda Hikmalia Wildan Adli Wirobuwono, Aditya Yama Aditya Nugraha Yoedtadi, Moehammad Gafar