p-Index From 2021 - 2026
9.731
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Theologia Jurnal Jaffray Wawasan : Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Regula Fidei : Jurnal Pendidikan Agama Kristen MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kurios Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat VIDYA WERTTA : Media Komunikasi Universitas Hindu Indonesia Pusaka : Jurnal Khazanah Keagamaan Jurnal Teologi Berita Hidup VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN Integritas: Jurnal Teologi Meteor STIP Marunda JPAK: Jurnal Pendidikan Agama Katolik Voice of Wesley: Jurnal Ilmiah Musik dan Agama Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat AL-ADABIYA: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Sport Science: Jurnal Sain Olahraga dan Pendidikan Jasmani QUAERENS: Journal of Theology and Christianity Studies SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi JURNAL TERUNA BHAKTI Luxnos : Jurnal Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia JURNAL TEOLOGI GRACIA DEO Studia Philosophica et Theologica Areopagus : Jurnal Pendidikan dan Teologi Kristen Jurnal Teologi Cultivation Didache: Journal of Christian Education Te Deum (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi dan Pendidikan Mahabbah: Journal of Religion and Education IMMANUEL: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Transformasi Fondasi Iman Kristen dalam Pelayanan Pastoral di Era Society 5.0 Journal of Religious and Socio-Cultural Didache : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen THRONOS: Jurnal Teologi Kristen Jurnal Salvation PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi/Kependetaan DIDAKTIKOS: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Duta Harapan JURNAL MISIONER Millah: Journal of Religious Studies Servire: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Rerum: Journal of Biblical Practice Indonesian Journal of Religious EDUKASI SIKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen MODERATE: Journal of Religious, Education, and Social
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Jaffray

Piety in Thoughts of John Wesley And Friedrich Schleiermacher Bobby Kurnia Putrawan; Ludwig Beethoven Jones Noya
Jurnal Jaffray Vol 18, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj.v18i1.426

Abstract

It is a misconception to identify modernity with secularization. When modernity simply creates the potential platform for secularization. On the one hand, modernity lessens the influence of piety to a minimum, and on the other hand, it restores piety and even modernizes piety without secularization. This essay focuses on telling the story of modernity in attempting to build a knowledge of God through the lens of piety. It centers on the work of two modern theologians: John Wesley and Friedrich Schleiermacher. The juxtaposition of Wesley and Schleiermacher is not without reason. Both of them are strongly influenced by the Moravian Brethren, which heavily emphasized a pietistic element in their community. This essay, however, will not explain the teaching of Moravian Brethren other than presenting their pietistic emphasis that was retained in Wesley and Schleiermacher's works. This essay argues that Schleiermacher's notion of a feeling of absolute dependence’ fills the rational gap of Wesleyan pietistic concept. It also discusses how the ‘Evangelical Revival/First Great Awakening’ and ‘Romanticism’ shaped Wesley and Schleiermacher, respectively, as they formulated their concept of piety. This essay is structured as follows. First, it presents the Evangelical Revival/First Great Awakening as the historical backdrop of Wesley's thought and continues with exhibiting Wesley’s concept of piety. Then, the essay describes the Romantic era and Schleiermacher's idea of piety.Adalah sebuah miskonsepsi untuk mengidentifikasi modernitas dengan sekularisasi, ketika modernitas hanya sekedar menciptakan panggung yang potensial untuk sekularisasi. Di satu sisi, modernitas mengurangi pengaruh kesalehan hingga taraf minimal, namun di sisi lain, modernitas memulihkan kesalehan. Makalah ini berfokus dalam menceritakan ulang kisah modernitas dalam upaya membangun pengetahuan akan Allah melalui lensa kesalehan. Makalah ini memusatkan diri pada karya dua teologi modern: John Wesley dan Friedrich Schleiermacher. Penjajaran Wesley dan Schleiermacher bukan tanpa alasan. Keduanya sangat dipengaruhi oleh Persaudaran Moravianyang sangat menekankan pada elemen kesalehan dalam komunitas mereka. Makalah ini, bagaimanapun, tidak menjelaskan pengajaran Persaudaraan Moravian selain menyajikan penekanan kesalehan yang dipertahankan dalam karya Wesley dan Schleiermacher. Makalah ini berupaya untuk menunjukkan bahwa gagasan Schleiermacher tentang perasaan akan ketergantungan absolut mengisi celah rasional dari konsep kesalehan John Wesley. Makalah ini juga membahas bagaimana Evangelical Revival/First Great Awakening dan Romantisisme membentuk Wesley dan Schleiermacher kala mereka merumuskan konsep kesalehan mereka masing-masing. Untuk mendukung argumen ini, makalah ini disusun sebagai berikut. Pertama, makalah ini menyajikan Evangelical Revival/First Great Awakening sebagai latar sejarah dari pemikiran Wesley dan dilanjutkan dengan menyajikan konsep kesalehan Wesley. Kemudian, makalah ini menjelaskan era Romantis dan konsep kesalehan Schleiermacher.
Co-Authors Abraham Pontius Sitinjak Agung, Robert Agus Santoso Agus Santoso Alisaid Prawiro Negara Alisaid Prawiro Negoro Amos Neolaka Amran Simangunsong Andreas Setiawan Andreas Setiawan Anjai Silalahi Antonius Missa Arif Gulo Arif Yupiter Gulo Ayuk, Ayuk Ausaji Christiani Hutabarat Daryanto Daryanto Daryanto Daryanto Dian Paskarina Diana Tjoeng Dwi Meinanto Ebenhaezer I. Nuban Timo Ebenhaizer I. Nuban Timo Edi Sugianto Edim Bahabol Edward Everson Hanock Eunike, Pratiwi Fatu, Sergi George, Annie Gerald Laoh Gulo, Arifman Gumono, Abednego Tri Haisoo, Musa Halawa, Solingkari Hartawidjaja, Hartawidjaja Hengki Wijaya Hermawan, Yoan Jessica Horas Manalu Hutahean, Mangala Batara Ida Ayu Putu Sri Widnyani Imron Widjaja Intan Anggreni Iswahyudi Iswahyudi ISWAHYUDI ISWAHYUDI Iswahyudi Iswahyudi Jemmy Suhadi Jerry Sucipto Thauwrisan Juli Santoso Krisdiantoro, Andreas Bayu Lasmaria Nami Simanungkalit Lie, Sioe Maria Payer Marthin Steven Lumingkewas Missa, Antonius Mudakir Napitupulu, Pieter Anggiat Ndolu, Yopie Noya, Ludwig Beethoven Jones Oktavianti, Nelci Oktavianus Rangga Paskarina, Dian Peni Hestiningrum Pieter Anggiat Napitupulu Prihantoro, Yogi Purba, Junita Ramot Peter Robby Robert Repi Santoso * Setiawan, Ruthnawaty Setiawan, Samuel Tanasyah Sijabat, Panderaja Simanjuntak, Marudut Bernadtua Sindoro, Pujiastuti Liza Situmorang, Citra Pangalinan Solingkari Halawa Susanti Embong Bulan Susanti Embong Bulan Sutrisno Sutrisno Sutrisno Sutrisno Sutrisno Sutrisno Sutrisno, Sutrisno Tan, Juan Ananta tanasyah, yusak Tandana, Ester Agustini Timotius Bakti Sarono Timotius Timotius Timotius, Timotius Tindoilo, Dian Paskarina Uroko, Favour C. Widjaja Sugiri Yan Kristianus Kadang Yerlin Vinni Sutri Yusak Tanasyah yusak tanasyah