p-Index From 2021 - 2026
11.046
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender Paramita: Historical Studies Journal ASAS : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah KOMUNIKE: Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Quran dan al-Hadits Al-Hikmah Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Nizham Journal of Islamic Studies Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Ath Thariq Jurnal Dakwah dan Komunikasi Mau'idhoh Hasanah : Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi Source: Jurnal Ilmu Komunikasi Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat KONSEP DAN TUJUAN PADA TINJUAN BISNIS SYARIAH At-Tanzir : Jurnal Ilmiah Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Jurnal khabar: Komunikasi dan Penyiaran Islam Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Jurnal Kopis: Kajian Penelitian dan Pemikiran Komunikasi Penyiaran Islam JURNAL ILMU PERPUSTAKAN (JIPER) Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Jurnal El-Pustaka Jurnal Komunikasi Islam (J-KIs) ABDI PUSTAKA: Jurnal Perpustakaan dan Kearsipan Al-Idzaah : Jurnal Dakwah dan Komunikasi AKM: Aksi Kepada Masyarakat At Taajir : Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Keuangan Syariah Al Qadhi : Jurnal Hukum Keluarga Islam Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi At Tawasul: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan (JIPKA) Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities Jurnal Ilmiah Az-Ziqri: Kajian Keislaman dan Kependidikan Jurnal Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan HUMANISMA : Journal of Gender Studies Bulletin of Indonesian Islamic Studies Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Multazam : Jurnal Manajemen Haji dan Umrah Journal International Dakwah and Communication Moderatio : Jurnal Moderasi Beragama Komunikasia: Journal of Islamic Communication and Broadcasting Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Purbawidya: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Az Ziqri: Kajian Keislaman dan Kependidikan Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Pengembangan Masyarakat SAIBUMI INDONESIAN JOURNAL OF SOCIAL SCIENCE EDUCATION (IJSSE) WASILATUNA: JURNAL KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM Jurnal Peurawi: Media Kajian Komunikasi Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Desain Komunikasi Dalam Ilmu Perpustakaan Dari Perspektif Teoritis Mustofa, Muhamad Bisri; Febrian, Muhamad Khadavi; Wuryan, Siti
ABDI PUSTAKA: Jurnal Perpustakaan dan Kearsipan Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jap.v5i2.14669

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi desain komunikasi dalam perpustakaan dari perspektif teoritis. Fokusnya pada bagaimana teori komunikasi dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas komunikasi di perpustakaan. Pendekatan yang dipakai literature review, penelitian ini menganalisis elemen-elemen penting dalam desain komunikasi, seperti komunikator, pesan, saluran, penerima, dan umpan balik. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pencarian berbasis website di Scopus, Google Scholar, Garba Rujukan Digital (Garuda), DOAJ, dan EBSCOHost. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pustakawan memiliki peran sentral sebagai komunikator utama, sementara pesan dan saluran komunikasi perlu dirancang sesuai dengan kebutuhan pemustaka untuk memastikan keberhasilan penyampaian informasi. Teori komunikasi seperti model Shannon-Weaver, paradigma Lasswell, dan teori media richness terbukti relevan untuk memahami dan meningkatkan proses komunikasi di perpustakaan. Selain itu, teknologi informasi seperti media sosial dan email perpustakaan, telah menjadi alat penting dalam mendukung desain komunikasi modern. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan pustakawan dalam keterampilan komunikasi dan penerapan strategi berbasis teori untuk menciptakan komunikasi yang lebih inklusif dan efektif. Dengan menawarkan kerangka konseptual yang kuat, studi ini berkontribusi pada pengembangan desain komunikasi perpustakaan di era digital.Communication Design in Library Science from a Theoretical Perspective. This research explores communication design in libraries from a theoretical perspective. It focuses on how communication theory can improve library communication effectiveness. Using a literature review approach, this research analyzes important elements in communication design, such as communicator, message, channel, receiver, and feedback. Data collection was done by conducting web-based searches on Scopus, Google Scholar, Garba Rujukan Digital (Garuda), DOAJ, and EBSCOHost. The results show that librarians have a central role as the main communicator, while messages and communication channels need to be designed according to the needs of the users to ensure the successful delivery of information. Communication theories such as the Shannon-Weaver model, Lasswell's paradigm, and media richness theory prove relevant to understanding and improving the communication process in libraries. In addition, information technologies such as social media and library email, have become important tools in supporting modern communication design. This research recommends training librarians in communication skills and implementing theory-based strategies to create more inclusive and effective communication. By offering a strong conceptual framework, this study contributes to the development of library communication design in the digital age.
INTEGRASI TRADISI LITERASI KEAGAMAAN (YASINAN) DALAM TERCIPTANYA BUDAYA KERUKUNAN MASYARAKAT Mustofa, Muhamad Bisri; Iqbal, Rahmat; Budianto, Aan; Hidayat, Nur
Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Vol. 5 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/n-jils.v5i1.2002

Abstract

Yasinan is an Islamic tradition in the archipelago which is an attempt to introduce Islamic culture (Islam and culture) that is unique to Indonesia. Yasinan is also a religious literacy that increases the knowledge of Muslims about the holy book al-Qur'an by reading it and writing it. Muslims are always reminded of the importance of literacy in various letters including Surah Al-Alaq verses 1-3 and Surah Al-Isra 'verse 14. This tradition is a medium for the welfare of the community and as a means of giving charity. This tradition is also a means of gathering among community members so that all information about the local environment is conveyed by the head of the RT after the yasinan series is carried out. In addition, Yasinan can also be seen as the glue of social relations between residents, when participating in the Yasinan event, residents who did not know each other yesterday will become acquainted. The Yasinan event can strengthen the relationship between fellow residents, especially neighbors and the surrounding community. In addition, the participation of residents in participating in the Yasinan event can foster a sense of empathy and sympathy for the community to share what is felt by the people who hold the Yasinan event. In preparation for serving food, the women and men work together to make dishes that have been financed by the host who has an intention. Therefore, through Yasinan formed a religious literacy that introduces Islamic culture (Islam and culture) that is unique to IndonesiaKeywords: religious literacy, culture of harmony, globalization eraABSTRAKYasinan merupakan sebuah tradisi Islam di Nusantara merupakan usaha memperkenalkan budaya Islam (Islam dan budaya) yang khas ada di Indonesia. Yasinan juga sebagai literasi keagamaan yang meningkatkan pengetahuan ummat muslim mengenai kitab sucinya al-qur’an dengan membacanya dan menulisnya. Ummat Islam selalu diingatkan akan pentingnya sebuah literasi diberbagai surat diantaranya surat al-alaq ayat 1-3 dan surat al-isra’ ayat 14. Tradisi ini menjadi media penyejahtera masyarakat dan sebagai sarana bersedekah. Tradisi ini juga sebagai sarana berkumpul antar anggota masyarakat sehingga seluruh informasi terhadap lingkungan setempat disampaikan oleh ketua RT setelah rangkaian yasinan dilaksanakan. Selain itu, Yasinan juga dapat dipandang sebagai perekat hubungan sosial warga, ketika mengikuti acara Yasinan, maka warga yang kemarin tidak kenal satu sama lain akan menjadi kenal. Acara Yasinan dapat mempererat tali silaturahmi antar sesama warga, terutama tetangga dan masyarakat sekitar. Disamping itu juga dengan keikutsertaan warga mengikuti acara Yasinan dapat menumbuhkan rasa empati dan simpati masyarakat untuk ikut merasakan apa yang dirasakan oleh orang yang mengadakan acara Yasinan. Dalam persiapannya menyajikan makanan, para kaum perempuan dan laki-laki saling gotong-royong untuk membuatkan masakan yang telah dibiayai oleh tuan rumah yang memiliki hajat. Oleh karena itu, melalui Yasinan terbentuk sebuah literasi keagamaan yang memperkenalkan budaya Islam (Islam dan budaya) yang khas ada di Indonesia.  
Implementation of Religious Moderation on "MUI Lampung" Youtube Channel Ermawati, Erda; Mustofa, Muhamad Bisri; Wuryan, Siti; Putri, Ocha Nasria
Jurnal Fuaduna : Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 7 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/fuaduna.v7i1.6220

Abstract

Social media use has increased significantly in recent years, including the YouTube platform. The phenomenon allows religious organizations such as the Lampung Province Indonesian Ulema Council (MUI) to convey religious messages to the wider community. There are various understandings, approaches, and different interpretations of Islamic teachings. This diversity often results in division and tension, increasing the potential for intolerance and radicalism. This article is qualitatively descriptive in analyzing the implementation of religious moderation on the “MUI Lampung” YouTube channel; how MUI Lampung constructed lectures on religious moderation from March 2020 to September 2021. This research aims to discover, describe, and analyze the content of religious moderation da'wah conducted by MUI Lampung using Teun A. Van Dijk's discourse analysis. The conclusions of this study are: (1) Lampung MUI packages da'wah videos by inserting the notion of moderation; (2) in each content of its YouTube channel, MUI Lampung provides support to the government in applying moderation to the community; (3) the affiliation of organizational power in conveying moderation discourse influences the ulema in conveying his da'wah.
Interpersonal Communication Skills as Librarian: Systematic Literature Review: Keterampilan Komunikasi Interpersonal sebagai Pustakawan: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis Mustofa, Muhamad Bisri; Efendi, Nasrul; Sentiana, Fegi; Wuryan, Siti; Sudarto, Aye
Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi dan Dakwah Islam Vol. 2 No. 1 (2024): January-June 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/al-jamahiria.v2i1.8178

Abstract

Seorang pustakawan memilki peranan penting dalam pengelolaan perpustakaan. Tidak adanya kemampuan pustakawan untuk berkomunikasi secara interpersonal adalah salah satu alasan mengapa pemustaka tidak puas dengan layanan perpustakaan. Untuk memberikan layanan yang baik dan memuaskan pengunjung, pustakawan harus mampu berperan secara aktif menjadi sumber informasi bagi pemustaka, sehingga pemustaka merasa nyaman dan puas dengan layanan yang diberikan perpustakaan.  Akibatnya, pustakawan diharuskan untuk dapat berkomunikasi dengan orang lain. Penelitian ini merupakan sebuah kajian studi literatur dengan metode Systemic Literature Review (SLR) pada database Google Scholar dalam rentang waktu lima tahun terakhir.  Adapun hasil penelitian ini, menemukan bahwa adanya integrasi antara kemampuan komunikasi Interpersonal, pustakwan, dan keterampilan komunikasi interpersonal pustakawan pada artikel-artikel yang telah dipublikasi ini. Oleh karena itu, penulis menyimpulkan bahwa sebuah perpustakaan yang baik adalah pustaka yang mampu memuaskan hasrat pembaca tidak hanya dari sisi kelengkapan buku yang akan dibaca, akan tetapi, juga memiliki kemampuan dalam berkomunikasi dengan baik dalam pelayanannya.    A librarian plays an important role in library management. Librarians' lack of ability to communicate interpersonally is one of the reasons why visitors are not satisfied with library services. To provide a good service and satisfy visitors, librarians must be able to play an active role as a source of information for visitors so that they feel comfortable and satisfied with the services provided by the library. As a result, librarians are required to be able to communicate with others. This research is a literature review using the Systemic Literature Review (SLR) method on the Google Scholar database within the last five years. The results of this study found an integration between Interpersonal communication skills, librarians, and librarians' interpersonal communication skills in these published articles. Therefore, the author concludes that a good library is a library that can satisfy the desires of readers not only in terms of the completeness of books to be read but also can communicate well in its services.
KEKERASAN SEMIOTIK DAN PERAN KOMUNIKASI KELUARGA DALAM MENANGANI KEKERASAN VIRTUAL PADA ANAK Sudarto, Aye; Mustofa, Muhamad Bisri; Ermawati, Erda
Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender JURNAL HARKAT : MEDIA KOMUNIKASI GENDER, 20(2), 2024
Publisher : Center for Gender and Child Studies (Pusat Studi Gender dan Anak) LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/harkat.v20i2.38114

Abstract

Abstract. A child's world can be turned into a world of play that is full of joy and pleasure. Children are not the same as adults, everything related to their world is seen as far as possible from the child's perception. Unique individuals with different potentials are children's perceptions. Children's development is not only physical but also psychological, parental guidance is important in encouraging these qualities which become the foundation of life as the child grows. This research is qualitative. The research stages are carried out by selecting materials, focusing, simplifying, abstracting, and organizing so that conclusions can be drawn from the materials. Violence against children occurs virtually in the digital world. Relationships in the digital environment need to be managed wisely and carefully, and must be careful of incorrect assumptions. Increased awareness regarding internet use and violence in partner relationships highlights how important it is for parents to communicate better with their family members. Abstrak. Dunia anak dapat dijadikan dunia bermain yang penuh kegembiraan dan kesenangan. Anak-anak tidak sama dengan orang dewasa, segala sesuatu yang berkaitan dengan dunianya dipandang sejauh mungkin dari persepsi anak. Individu yang unik dengan potensi yang berbeda-beda merupakan persepsi anak. Perkembangan anak tidak hanya secara fisik, tetapi juga psikis, bimbingan orang tua penting dalam mendorong sifat-sifat tersebut yang menjadi landasan kehidupan seiring pertumbuhan anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Tahapan penelitian dilakukan dengan pemilihan bahan, pemfokusan, penyederhanaan, pengabstraksiandan pengorganisasian sehingga dapat diambil kesimpulan dari bahan tersebut. Kekerasan terhadap anak terjadi secara virtual di dunia digital. Hubungan di lingkungan digital perlu dikelola dengan bijaksana dan hati-hati, serta harus berhati-hati terhadap asumsi yang tidak benar. Peningkatan kesadaran mengenai penggunaan internet dan kekerasan dalam hubungan pasangan menegaskan betapa pentingnya orang tua untuk berkomunikasi dengan anggota keluarganya secara lebih baik. 
Islam Dan Masyarakat Pluralistik Indonesia Dalam Perspektif Dakwah Mustofa, Muhamad Bisri; Fauzi, Machfudz; Hidayat, Rahmat; Wuryan, Siti
Dakwah Vol 8 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v8i2.1689

Abstract

Da'wah and society are complementary sides of the coin in the process of Islamic da'wah. Da'i and the community who are both elements of da'wah become vital objects in the process of success of da'wah. Da'wah that is oriented to an individual piety and generally social must pay attention to things that are very urgent, namely the local wisdom of the local community. For example in the hegemony of the struggle and the long journey of da'wah in Indonesia, which lives with the heterogeneity of society and the majority is Muslim and has religious characteristics. Differences in race, ethnicity, culture, ethnicity, language, and accent from various regions are used as the foundation and fundamental value of religious religiosity as a belief. As a form of purification and for the effectiveness of the implementation of da'wah, every da'wah interpreter or dai must rely on the texts of the Qur'an and Hadith. Expertise in an effort to respond to the conditions of the community that he will preach is a form and management of da'wah that must be organized from a da'wah interpreter. In addition, the Indonesian people have a plural society structure. Then if every dai or da'wah interpreter pays attention to the conditions of this very pluralistic society, it will certainly affect all kinds of da'wah strategies that will be launched to the community. The needs and desires of the diverse plural society in discussing religion must be considered and able to be captured by the da'wah interpreter in concocting his da'wah so that it reaches a pluralistic society like Indonesia. And such da'wah should be a special concern of da'wah activists and each da'i is expected to be able to carry out his da'wah to be able to maximize the aspect of religious development for the people. So there are various Islamic studies that can be used as a stepping stone in determining the direction of da'wah, especially in Islamic society and in general pluralistic society in Indonesia. The conception of da'wah that includes the social, cultural, emotional arguments of the community is expected to be able to answer all the challenges of da'wah in the pluralistic body of society. It is used as a form to build an ideal society khoirul ummah as a form of manifestation of the development of the ummah firmly. The nature of Islam that the lil a'lamin is felt to be enough can be an injection that the empowerment of the Muslim community both mentally and spiritually in the effort to realize the welfare and unity of the ummah is very appropriate. Other forms are religious social and national social. These are the pluralistic values ​​embraced by the majority of Indonesian society.
Representasi psikologi pustakawan dalam film Heartbreak Library Kasmatari, Andi; Yunita, Irva; Kesuma, Aghesna Rahmatika; Mustofa, Muhamad Bisri
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 1: Juni 2025
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v13i1.16226

Abstract

Psikologi pustakawan memiliki dampak yang signifikan terhadap interaksi pengguna. Dengan memiliki empati, kesabaran, dan keterampilan komunikasi yang efektif, pustakawan dapat meningkatkan fungsi perpustakaan dan menawarkan layanan yang lebih berkualitas. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif yang dipadukan dengan studi literatur. Studi literatur merangkum apa yang telah ditulis oleh ilmuwan dan peneliti terkemuka tentang suatu subjek. Menurut temuan studi literatur tersebut, psikologi pustakawan sangat penting untuk di pahami dan di terapkan, tetapi pengguna juga perlu mengetahui kebijakan dan layanan perpustakaan. Pustakawan dalam film dengan analisis semiotic Heartbreak Library memberikan gambaran yang realistis tentang seorang pustakawan psikologi pustakawan menunjukkan mereka sebagai profesional yang sangat cerdas dan orang yang penuh emosi, dan penonton lebih mampu memahami kesulitan psikologis yang dihadapi pustakawan setiap hari.
AKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL PUSTAKAWAN DALAM MENINGKATKAN ETOS KERJA Mustofa, Muhamad Bisri; Putri, Mutiara Cahyani; Wuryan, Siti; Rahmawati, Dwi Indri
Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) Vol. 4 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi, Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/n-jils.v4i1.1293

Abstract

Interpersonal communication activities occur in various places, also in the world of libraries, how is the relationship between librarians and users and vice versa. Observations made in this paper regarding interpersonal communication activities of librarians to improve the work ethic carried out in the library environment at MTs N 2 Bandar Lampung, which include interpersonal communication activities between librarians and users, interpersonal communication between librarians and educators, interpersonal communication between librarians and educators. The head of the library with the librarian, and interpersonal communication between the librarian, the head of the library, and the principal. In addition, this study also discusses interpersonal communication in Islam. The method used in this paper is a qualitative method with descriptive analysis to see interpersonal communication activities carried out by librarians, using data collection methods by interviewing librarians in the library of MTs N 2 Bandar Lampung, observing and practicing directly by carrying out practical lectures, as well as documentation in the form of photos of research activities, besides that this writing uses the library research method & obtains data from reading books. The results of this observation and research are that interpersonal communication activities that occur in the library are intertwined both between librarians and users and between librarians with one another, as well as the consequences if there is a lack of interpersonal communication that occurs in the library on the librarian’s work ethic.Keywords: interpersonal communication, work ethic, librarianABSTRAKAktivitas komunikasi interpersonal terjadi diberbagai tempat, tidak luput juga pada dunia perpustakaan, hubungan antara pustakawan dan pemustaka maupun sebaliknya. Pengamatan yang dilakukan pada tulisan ini mengenai aktivitas komunikasi interpersonal pustakawan dengan tujuan untuk meningkatkan etos kerja yang dilakukan pada lingkungan perpustakaan di MTs N 2 Bandar Lampung, yang meliputi aktivitas komunikasi interpersonal antara pustakawan dengan pemustaka; komunikasi interpersonal antara pustakawan dengan tenaga pendidik; komunikasi interpersonal antara kepala perpustakaan dengan pustakawan; dan komunikasi interpersonal antara pustakawan, kepala perpustakaan, dengan kepala sekolah. Selain itu dalam penelitian ini juga dibahas mengenai komunikasi interpersonal dalam Islam. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah dengan metode kaualitatif dengan analisis deskriptif untuk melihat aktifitas komunikasi interpersonal yang dilakukan pustakawan, menggunakan metode pengumpulan data dengan cara mewawancarai secara langsung pustakawan yang ada di perpustakaan MTs N 2 Bandar Lampung, mengamati dan melakukan praktek secara langsung dengan melaksanakan kuliah praktik, serta dokumentasi berupa foto kegiatan hasil penelitian, selain itu juga penulisan ini menggunakan metode library research dan memperoleh data dari buku bacaan. Hasil dari pengamatan dan penelitian ini yaitu aktivitas komunikasi interpersonal yang terjadi di perpustakaan tersebut terjalin baik antara pustakawan dengan pemustaka maupun antara pustakawan satu dengan yang lain, serta akibat jika kurangnya komunikasi interpersonal yang terjadi di perpustakaan terhadap etos kerja pustakawan.
DINAMIKA DAN TRANSFORMASI KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL WIDYAISWARA DALAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA: SEBUAH TINJAUAN KRITIS Bisri Mustofa, Muhamad; Wuryan, Siti; Setiawati, Rini; Sentiana, Fegi
Sinergi Aksi Inovasi Budaya Menulis Inspiratif Vol. 2 No. 2 (2024): Saibumi
Publisher : Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tinjauan literatur ini membahas pentingnya keterampilan komunikasi interpersonal bagi Widyaiswara dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) peserta Diklat. Widyaiswara memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi peserta melalui komunikasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran komunikasi interpersonal dalam membangun motivasi peserta Diklat dan mendukung keberhasilan pembelajaran. Dengan menggunakan metode Literatur Review, artikel ini mensintesis temuan dari berbagai sumber akademis. Hasil menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal berperan penting, terutama dalam lingkungan formal seperti ruang kuliah atau tempat kerja, untuk mendukung interaksi dan kolaborasi. Dalam konteks pengembangan SDM, komunikasi interpersonal menjadi alat utama untuk meningkatkan kinerja individu dan organisasi secara keseluruhan. Simpulan penelitian ini menekankan bahwa peran baru Widyaiswara sebagai fasilitator pembelajaran harus didukung dengan kemampuan komunikasi interpersonal yang kuat, agar mampu mendorong motivasi belajar peserta Diklat. Rekomendasi dari penelitian ini adalah pengembangan pelatihan keterampilan komunikasi interpersonal yang terintegrasi dalam program peningkatan kompetensi Widyaiswara.
IMPLEMENTATION OF ELECTRONIC – DEWEY DECIMAL CLASSIFICATION EDITION 23 IN THE LAMPUNG PROVINCE LEGAL DOCUMENTATION & INFORMATION NETWORK LIBRARY (JDIH) Nedo Bangsawan; Mezan El Khaeri Kesuma; Irva Yunita; Muhamad Bisri Mustofa
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 7, No. 2 (2025): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v7i2.31363

Abstract

The Legal Documentation and Information Network Library (JDIH) of Lampung Province faced challenges in managing legal document classification manually, which often resulted in inefficiency and errors. The library began implementing the 23rd edition of the Electronic Dewey Decimal Classification (e-DDC) system in May 2023 to address this issue. This study aims to examine the implementation of e-DDC in improving the efficiency of document classification in the library. A qualitative research approach was employed using a case study method. Data were collected through in-depth interviews with four library staff members and six users, supported by observations and documentation. The findings reveal that the implementation of e-DDC positively impacted collection management, including faster classification processes, improved accuracy, and effective integration with the library management system (SLiMS). Users also reported easier access to and retrieval of legal materials. However, several obstacles were identified, such as the initial lack of understanding among staff, limited technological infrastructure, challenges in transitioning from a manual to a digital system, and insufficient user orientation regarding the e-DDC system. Key findings indicate that successful implementation is supported by adequate staff training, strong managerial support, and the availability of appropriate technological tools. On the other hand, additional strategies are needed, such as providing user guidance and improving technological infrastructure. In conclusion, the 23rd edition of e-DDC has proven effective in enhancing the efficiency and accessibility of legal information, although continuous improvements are required to optimize its use.
Co-Authors A.Khumaidi Ja’Far Abdul Syukur Abdul Syukur Aghesna Rahmatika Kesuma Aghesna Rahmatika Kesuma Agus Sujepri Ahmad Basyori Ahmad Isnaeni Amelia Rosnaida Anas Malik Anwar, Muhammad Saidun Atika Fadhilatul Rodiyah Saputri Atika Fadilatul Rodiyah Saputri Aye Sudarto Aye Sudarto Aye Sudarto Azhar Jaafar Bahri Ghozali Binti Munadhiroh Budi Sujati Budianto, Aan Dedeh Ramadaniah Dwi Indri Rahmawati Eni Amaliah Erda Ermawati Eriq Tirta Ayatama Ermawati, Erda Evin Luthfiah Dwiandrini Fahrul Shiddiq Faizafati Matus Zahro Faizafati Matus Zahro Faizal Faizal Faizal Fariza Makmun Fariza Makmun Fathul Mu’in Fauzi, Machfudz Fauziah Hassan Febrian, Muhamad Khadavi Fegi Sentiana Fegi Sentiana Fegi Sentiana Feni Meilani Gesti Cania Gilang Tirta Sugara Handayani, Layla Hengky Ahmad Rihal Heni Rahmawati Husnita, Tri Jely I Gusti Bagus Wiksuana Indah Silvia Indriani Agustin Irva Yunita Irva Yunita Irva Yunita, Irva Ivo Agustiawan Jalu Damar Jati Jeanika Elma Putri Juwita Nindy Rosiana Kasmatari, Andi Khilda Nur Kholisiyah Khoirul Miftakhudin Khomsahrial Romli Kristi Sabela Luthfia Nur Maharani M. Afief Esyarito M. Afif Anshori M. Nasor Malik Maulana Arif Maytufi Az-Zahra Yasha Meidina Putri Insania Mezan el-Khaeri Kesuma Mifta Khatul Khoir Mochammad Imron Awalludin Mubasit Mubasit, Mubasit Muhamad Juniardi Muhamad Khadavi Febrian Muhamad Khadavi Febrian Muhammad Saidun Anwar Muhammad Saidun Anwar Musa Musa Mustika Edi Santosa Mutiara Anggraeni Mutiara Cahyani Putri Mu’in, Fathul Nadya Amalia Sholiha Najah, Zuhrofiantun Nasrul Efendi Nasrul Efendi Nedo Bangsawan Norrodzoh Binti Hj Siren Nur Hidayat Nur Hidayat Nurrohman Ocha Nasria Putri Putri, Mutiara Cahyani Putri, Ocha Nasria Rahmat Hidayat Rahmat Iqbal Rahmawati, Dwi Indri Rahmayeni, Syamzakiah Rangga Age Saputra Jaya Renita Cahyani Saputri Rezha Mardianty Rachmy Rini Setiawati Rini Setiawati Rosidi Rumadani Sagala Sarah Nur Laila Indriyani Sayyidah Sekar Dewi Kulsum Sella Desti Tamara Sentiana, Fegi Septi Jelita Putri Septiya Aristina Septiya Aristina Sharah Nadine Vandira Silvia, Indah Siswahyudianto Siti Mahmudah Siti Wuryan Sri Rohyanti Zulaikha Sudarto, Aye Tri Yana Dea Sari Ulvi, Sahelga Umiatul Mutoharoh Uswatun Hasanah Vika Anggraini Vira Anggraini Wahid Harsono Wahyu Iryana Wahyu Iryana Wasyifa Putri Yuan Zahra Ramadhani Salsabila Yunita Sari Zahro, Faizafati Matus