Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PEMBUATAN DODOL RUMPUT LAUT DI DESA KUTA, KECAMATAN PUJUT - MANDALIKA LOMBOK TENGAH, NUSA TENGGARA BARAT Indra Pradana Singawinata; Boy Febrian Fachrul; Rio Zakarias; Melati Ferianita Fachrul
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 1, Nomor 2, Juli 2020
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1187.435 KB) | DOI: 10.25105/juara.v1i2.7397

Abstract

Tujuan Pelaksanaan Program Pelatihan Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif PT PII (Persero) Entrepreneurship meliputi: menyediakan peluang pembukaan lapangan usaha baru yang diciptakan sendiri dari masyarakat dengan modal pengetahuan yang di fasilitasi PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), Untuk meningkatkan kemampuan penerima manfaat yaitu masyarakat desa Kuta khususnya perempuan, Sebagai bentuk tanggung jawab perseroan untuk memenuhi kebutuhan stakeholder masyarakat di sekitar proyek yang dijamin perseroan. Pelaksanaan dilakukan dengan metode pelatihan kewirausahaan dan pendampingan selama 4 (empat) bulan yaitu bulan September-Desember 2019, bertempat di Desa Kuta, Kecamatan Pujut - Mandalika Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Dalam pelaksanaan program CSR, PT PII (Persero) melibatkan pemangku kepentingan terkait seperti ITDC Mandalika, Masyarakat setempat. Hasil kegiatan diketahui bahwa Program Kewirausahaan PT PII (Persero) ini terasa sangat istimewa karena merupakan bentuk kerjasama antara PT PII (Persero) dan PT Shamara Performa Berdaya (SPEED) serta ITDC Mandalika. Bentuk kerjasama ini merupakan salah satu wujud nyata dari kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDG’s). Seluruh rangkaian program ini berjalan dengan lancar dan sukses, namun agar lebih mahir lagi masih perlu banyaknya melakukan praktik dalam memproduksi makanan khususnya pembuatan dodol dari bahan dasar rumput laut, dengan membuat standar rasa dan olahannya meningkat.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA MASYARAKAT DALAM RANGKA MENEKAN SEBARAN COVID-19 DI KELURAHAN CISALAK KOTA DEPOK Diana Irvindiaty Hendrawan; Melati Ferianita Fachrul; Rositayanti Hadisoebroto; Widyo Astono; Bambang Iswanto; Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 3, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1378.518 KB) | DOI: 10.25105/juara.v3i1.12943

Abstract

The Covid-19 pandemic has greatly affected human life. Clean and Healthy Lifestyle (PHBS) is a government program that needs to be implemented in the community. The implementation of PHBS can prevent the spread of the Corona Virus. This Community Service (PkM) activity aims to provide counseling regarding the implementation of PHBS as an effort to avoid the Corona Virus and to provide assistance for portable hand washing equipment to be used by the public in public places. The method used is counseling and training which is carried out partly online and partly offline with 75 participants from the community. The location of the counseling and training is divided into 2 (two) places, namely the Al-Amin Mosque, RW 12, Cisalak Village and the Cisalak Village Office Hall, Depok. The results of this PkM are getting public understanding about PHBS as an effort to prevent the spread of the Covid 19 Virus and the availability of a portable sink for washing hands as one of the requirements for implementing PHBS. 2 (two) units of handwashing wastel were handed over to the Mushola and the Cisalak Sub-District Office, which was a contribution from the PKM Team to the community.
Kajian Konsentrasi Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium(Cd) pada Sedimen Sungai Donan, Cilacap- Jawa Tengash Melati Ferianita Fachrul; Bambang Iswanto; Dita Maruthi
INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY Vol. 5 No. 5 (2011)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2074.828 KB) | DOI: 10.25105/urbanenvirotech.v5i5.691

Abstract

Beberapa jenis industri di sekitar Sungai Donan memiliki potensi mencemari lingkungan. Logam berat merupakan polutan berbahaya bagi kesehatan manusia, biotik perairan dan dapat terakumulasi pada sedimen Sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi Logam berat Pb dan Cd, pengaruh pH dan Salinitas terhadap konsentrasi Pb dan Cd, laju endap Pb dan Cd pada sedimen Sungai Donan. Pada bulan Mei 2010 saat muka air tertinggi, konsentrasi tertinggi Pb pada sedimen berada di Titik 4 yaitu sebesar 68,11 ppm, dan untuk Cd berada pada titik 3 yaitu sebesar 1,2 ppm, dan konsentrasi Pb dan Cd pada sedimen terendah berada di Titik 6 yaitu sebesar 6,87 ppm untuk Pb, dan 0,3 untuk Cd. Pada bulan Juni 2010 saat muka air perairan terendah, konsentrasi tertinggi Pb dan Cd pada sedimen berada di Titik 6 yaitu sebesar 35,30 ppm untuk Pb, dan 3,5 ppm untuk Cd. Konsentrasi terendah Pb pada sedimen berada di Titik 3 yaitu sebesar 9,95 ppm, dan untuk Cd berada pada titik 3 yaitu sebesar 0,32 ppm. Dalam kaitannya dengan pH dan Salinitas, maka dilakukan uji korelasi polinomial terhadap konsentrasi Pb dan Cd pada setiap Titik Sampling. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pada bulan Mei 2010 tidak terlihat korelasi secara jelas antara pH terhadap konsentrasi Pb dan Cd di sedimen dengan nilai R2 sebesar 0,089 untuk Pb dan R2 sebesar 0,103 untuk Cd. Korelasi yang lebih kuat pada bulan Juni 2010 dimana nilai R2 sebesar 0,673 diperoleh untuk Pb dan R2 sebesar 0,677 untuk Cd. Demikian pula dengan pengaruh Salinitas terhadap konsentasi Pb dan Cd, pada bulan Mei 2010 diperoleh nilai R sebesar 0,308 untuk Pb dan R2 sebesar 0,378 untuk Cd sedangkan pada bulan Juni 2010 diperoleh R2 sebesar 0,2238 untuk Pb dan R2 sebesar 0,2798 untuk Cd. Laju endap Pb adalah 0,351 m/detik, dan Cd adalah 0,260 m/detik.Kata kunci : Sungai Donan, Logam berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd), Sedimen
KAJIAN LAJU PEMURNIAN SUNGAI CIPINANG BAGIAN HULU BERDASARKAN PARAMETER DO DAN BOD Melati Ferianita Fachrul; Diana Hendrawan; Freddy Prasetyo
INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY Vol. 5 No. 6 (2011)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.833 KB) | DOI: 10.25105/urbanenvirotech.v5i6.696

Abstract

Sungai Cipinang adalah salah satu sungai yang mengalir di Kota Jakarta. Hulu sungai dari Situ Jatijajar, Kecamatan Cibinong, mengalir melalui Kotamadya Depok dan bermuara ke Teluk Jakarta. Penelitian ini dilakukan di segmen bagian Hulu Sungai Cipinang yaitu mulai dari Situ Jatijajar melalui Kotamadya Depok sampai dengan daerah Cibubur Jakarta Timur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik, kualitas dan laju pemurnian alami Sungai Cipinang berdasarkan nilai koefisien peluruhan beban pencemar (Kd), koefisien pengendapan beban pencemar (Ks), dan koefisien reaerasi oksigen (Ka), ditinjau berdasarkan parameter DO dan BOD. Metode pengambilan contoh air dilakukan pada titik-titik yang ditentukan berdasarkan kondisi lingkungan sekitarnya. Parameter yang diukur di lokasi penelitian adalah debit, temperatur, kecepatan arus, kedalaman sungai, lebar sungai, pH dan DO. Parameter yang diukur di laboratorium adalah BOD. Selanjutnya dilakukan perhitungan terhadap Koefisien Peluruhan (Kd), Koefisien Pengendapan (Ks) dan Koefisien reaerasi oksigen (Ka). Hasil pengukuran dan perhitungan kualitas air Sungai Cipinang diperoleh kisaran nilai DO 2,5 mg/l sampai 3,4 mg/l; dan kisaran nilai BOD 46,6 mg/l sampai 60,3 mg/l. Koefisien Peluruhan Kd) adalah 1,000 sampai 0,998, Koefisien Pengendapan (Ks) adalah 0,118 sampai 0,250; Koefisien reaerasi oksigen (Ka) adalah 2,531 sampai 9,781. Hasil dari penelitian ini simpulkan bahwa laju pemurnian Sungai Cipinang bagian Hulu termasuk dalam kategori kritis dimana mikroorganisme yang diperlukan untuk pemurnian perairan sungai tersedia namun pada tingkat yang tidak besar.
ANALISIS PENGARUH TINGKAT KEBISINGAN LALULINTAS TERHADAP LINGKUNGAN KAMPUS A - UNIVERSITAS TRISAKTI A GROGOL, JAKARTA BARAT DAN MASYARAKAT DI SEKITARNYA Melati Ferianita Fachrul; Hernani Yulinawati; Ernawati .
INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY Vol. 6 No. 2 (2012)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1645.143 KB) | DOI: 10.25105/urbanenvirotech.v6i2.702

Abstract

Perkembangan kota Jakarta yang semakin pesat menjadikan tingkat mobilitas semakin tinggi. Hal ini mempengaruhi transportasi khususnya volume dan kecepatan kendaraan yang dapat mempengaruhi kebisingan di kawasan pendidikan seperti Kampus A-Universitas Trisakti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kebisingan akibat lalu lintas terhadap masyarakat dan lingkungan Kampus A. Metode pengambilan data primer menggunakan Sound Level Meter untuk mengukur tingkat kebisingan ekuivalen (Leq) lingkungandi 8 lokasi dan Leq lalulintas di 3 lokasi pada bulan September dan Oktober 2012 (berdasarkan KepMenLH No. 48/1996). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Leq tertinggi terjadi pada hari aktif yaitu Rabu sebesar 70,82 dB (A) dan pada interval pengukuran L3 yaitu waktu pengukuran 14.00-17.00 WIB sebesar 70,78 dB (A) . Perbedaan tingkat kebisingan disebabkan karena adanya perbedaan aktivitas yang tejadi. Nilai Leq terukur yang berkisar 60 –70dB (A) telah melebihi baku tingkat kebisingan (KepMenLH No. 48/1996 danKepGub DKI Jakarta No. 551/2001)yang ditetapkan sebesar 55 dB (A) untuk zona pendidikan. Tingkat kebisingan lalu lintas dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu volume dan kecepatan kendaraan. Analisis statistik berdasarkan nilai koefisien determinasi (R 2 ) menunjukkan volume kendaraan memiliki pengaruh terhadap tingkat kebisingan dan juga terdapat hubungan atau pengaruh jarak sumber terhadap tingkat kebisingan dimana nilai R 2 mendekati 1 yaitu 0,98. Leq lalulintas di Jalan Kyai Tapa dan Jalan S. Parman yang terukur 97,78 dB (A) memberi pengaruh terhadap Leq lingkungan Kampus A yang terukur 70,08 dB (A) . Volume kendaraan yang meningkat menyebabkan tingkat pelayanan jalan termasuk pada kategori F berdasarkan analisis rasio V/C, dimana kemacetan yang terjadi adalah tinggi. Kemacetan yang tinggi dari kendaraan beroda dua, tiga maupun empat akan menyebabkan tingginya polusi suara (kebisingan). Tingkat ketergangguan civitas akademika terhadap kebisingan mencapai 85%. Perlu penelitian lebih lanjut terhadap penggunaan barrier baik alami maupun buatan dan penempatannya yang sesuai untuk mengurangi ketergangguan ini. Kata Kunci: tingkat kebisingan, kawasan pendidikan, volume kendaraan, kecepatan kendaraan, tingkat pelayanan jalan, tingkatketergangguan.
PENGUKURAN TINGKAT KEBISINGAN TERHADAP GANGGUAN KESEHATAN PEKERJA DI PABRIK IB PT PUPUK SRIWIDJAJA PALEMBANG Melati Ferianita Fachrul; Sintorini Moerdjoko; Lova Verogetta
INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY Vol. 7 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1645.073 KB) | DOI: 10.25105/urbanenvirotech.v7i1.710

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kebisingan di PT Pupuk Sriwidjaja Palembang dan membandingkan dengan nilai Baku Mutu yang ditetapkan oleh Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor: KEP-51/MEN/1999, tentang Nilai Ambang Batas (NAB) kebisingan di tempat kerja, analisis tingkat kebisingan Ls (siang hari), Lm (malam hari), Lsm (siang dan malam hari), mengetahui hubungan antara kebisingan dengan kesehatan pekerja, mengetahui pola sebaran tingkat kebisingan di Pabrik IB PT Pupuk Sriwidjaja Palembang. Penelitian ini dilakukan di Pabrik IB PT. Pupuk Sriwidjaja, Jl. Mayor Zen Palembang. Pengukuran tingkat kebisingan dilakukan pada bulan Desember 2013 – Januari 2014, menggunakan alat Sound Level Meter : Ono Sokki LA-5111, stopwatch dan Global Positioning System (GPS). Pengukuran dilakukan selama 10 menit diambil setiap 5 detik pada 16 titik sampling. Waktu pengukuran dilakukan selama aktivitas sedang berlangsung pada siang hari selama 16 jam (Ls) pada selang waktu pukul 06.00 - 22.00 WIB dan pada malam hari selama 8 jam (Lm) pada selang waktu pukul 22.00 - 06.00 WIB. Responden dalam penelitian ini adalah 116 pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan di Pabrik IB berkisar 85,17dB(A) - 100,80dB(A) mengakibatkan gangguan pendengaran 9 pekerja. Pada area produksi amoniak tingkat kebisingannya berkisar antara 96,28dB(A) - 100,80dB(A), di area produksi urea 92,08dB(A) - 95,75dB(A), di area produksi utilitas 85,06dB(A) - 91,37dB(A).Hasil perhitungan Odds Ratio (OR), di area produksi amoniak 1,16 lebih besar resiko pekerja mengalami gangguan pendengaran dibandingkan di area urea, di area urea 1,64 lebih besar resiko pekerja mengalami gangguan pendengaran dibandingkan di area utilitas dan di area amoniak 1,89 lebih besar resiko pekerja mengalami gangguan pendengaran dibandingkan di area utilitas. Kata kunci : Bising, Gangguan Pendengaran, Keselamatan, Pekerja, Industri Pupuk
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBISINGAN DI SEKITAR TERMINAL PINANG RANTI, KECAMATAN MAKASAR, JAKARTA TIMUR Rydwan Akbar Putra; Melati Ferianita Fachrul; Asih Wijayanti
INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY Vol. 8 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.884 KB) | DOI: 10.25105/urbanenvirotech.v8i1.721

Abstract

Terminal Bus Pinang Ranti merupakan Terminal kelas B yang terletak di jalan Pondok Gede Raya, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. Terminal ini merupakan Terminal angkutan umum antar Provinsi, angkutan kotadan juga sebagai Pool sekaligus shelter keberangkatan awal Bus Trans Jakarta Koridor 9.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat kebisingan di sekitar Terminal Bus Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. Metode pengambilan data primer menggunakan Sound Level Meter untuk mengukur tingkat kebisingan ekuivalen (Leq) di 10  lokasi lingkungan terminal  dan Leq lalu lintas di 2 lokasi di Jl. PondokGede Raya pada bulan Desember 2015. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Leq tertinggi terjadi pada hari Selasa di terminal sebesar 71,6 dB(A) yang artinya telah melewati baku tingkat kebisingan (berdasarkan KepGub DKI Jakarta No. 551/2001) sebesar 70 dB(A). Tingkat kebisingan lalu lintas dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu volume dan kecepatan kendaraan. Analisis regresi linier berdasarkan nilai Koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa kecepatan kendaraan hampir tidak memiliki pengaruh terhadap kebisingan dimana nilai R² adalah 0,247. Volume kendaraan yang cukup tinggi dapat diatasi dengan tingkat pelayanan jalan yang baik berdasarkan hasil analisis V/C ratio yang menunjukkan pelayanan jalan di kategori A. Namun kebisingan yang terjadi adalah akibat dari kecepatan kendaraan yang melintas. Kebisingan tersebut memiliki pengaruh terhadap ketergangguan masyarakat. Perlu penelitian lebih lanjut untuk pemisahan kategori jenis kendaraan yang juga berpengaruh terhadap kebisingan yang ditimbulkan. Keyword: Noiselevel, vehiclesnumber (volume), vehiclesspeed, streetservicelevel, disturbancelevel. 
HEAVY METAL POLLUTANT SORPTION IN AQUATIC ENVIRONMENT BY MICROALGAE CONSORTIUM Astri Rinanti; Melati Ferianita Fachrul; Rositayanti Hadisoebroto; Sinthya Desty; Rahmadhania Rahmadhania; Della Annisa Widyaningrum; Noor Aida Saad
INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY VOLUME 5, NUMBER 1, OCTOBER 2021
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1022.005 KB) | DOI: 10.25105/urbanenvirotech.v5i1.10747

Abstract

Industrial waste that contains heavy metal can cause environmental problem because of its toxicity, persistency and accumulation level in the environment. Biosorption process is highly influenced by temperature, pH, light, contact time, and ratio of surface area. Microalgae which possess two functional groups that are able to react on metal ion in a solution can be exploited to overcome environmental pollution due to heavy metal compound. Closed cultivation system in a photobioreactor is utilized to overcome contamination and evaporation problems on open pond system. Heavy metal analysis is conducted by utilizing Atomic Absorption Spectroscopy (AAS), Fourier Transform Infra-Red (FTIR), and Scanning Electron Microscope (SEM). This article provides information on biosorption as alternative technology to overcome heavy metal in water areas with no side effects on the environment with advantages of the absence of secondary pollutants, high level of efficiency, and relatively economic compared to physic-chemical method heavy metal removal methods
DEGRADATION OF POLYETHYLENE PLASTIC WASTE BY INDIGENOUS MICROBIAL CONSORTIUM AND FUNGI Melati Ferianita Fachrul; Astri Rinanti; Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki; Salmiati Salmiati; Thalia Sunaryo
INDONESIAN JOURNAL OF URBAN AND ENVIRONMENTAL TECHNOLOGY VOLUME 5, NUMBER 1, OCTOBER 2021
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1274.921 KB) | DOI: 10.25105/urbanenvirotech.v5i1.10749

Abstract

Aim: The aims of this research is to determine the ability of an indigenous microbial consortium to degrade Low Density Polyethylene plastics. The plastic was cut mechanically into 1 x 1 cm2 pieces because the smaller the size of the plastic, the larger the surface area. The samples are input in an Erlenmeyer flask containing indigenous microbial consortium and fungi (20% v/v) and Stone Mineral Salt solution media (80% v/v). This research lasted 10 days with a pH of 7 controlled and temperature variations of 25, 30, 35°C. As preliminary research, the sensitivity test seeks to demonstrate that the indigenous microbial consortium and fungi are resistant or insensitive to LDPE. The degradation of LDPE plastic was analyzed using gravimetric methods, Fourier Transform Infrared, and a scanning electron microscope. Methodology and results: According to the results of gravimetric and FTIR analysis, the highest removal value was at a temperature variation of 30°C. The gravimetric analysis revealed that the weight loss in LDPE plastic was 0.0082 gr to 0,0074 gr or 9.76 %, while the FTIR analysis revealed that the intensity removal result was 6,27 %. Conclusion, significance, and impact of study: Scanning Electron Microscope (SEM) analysis revealed morphological changes on the surface of LDPE plastic samples, confirming these findings. Several factors influence the changes that occur in this study's LDPE plastic samples.
Lahan Basah Buatan dengan Tanaman Paku Air (Azolla Microphylla) Nadaa Puspitasari; Melati Ferianita Fachrul; Ratnaningsih Ratnaningsih
Jurnal Lingkungan dan Kota VOLUME 1, NUMBER 1, MEI 2021
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.179 KB) | DOI: 10.25105/bhuwana.v1i1.9272

Abstract

The aim of this research is to calculate density and growth rate, efficiency of COD, BOD, BOD5/COD ratio and values (r), (kA), and (kV). The research method used a horizontal flow type artificial wetland with Azolla microphylla plants and gravel and sand media. Wastewater comes from mixed wastewater from the inlet point. The reactor used consists of 3, namely, R0 (control), R1 (25% wastewater; 75% clean water), R2 (50% wastewater; 50% clean water). Acclimatization of plants with a load of 25% and 50% of the wastewater of each reactor with 40% initial cover area. The discharge of artificial wetlands is 51,84 m3/day. The results showed that the artificial wetland system with a load of 25% resulted in growth rates ranging from 0,1145 gr/day-0,1682 gr/day at a density of 37,04–118,52 ind/m2, the growth rate with a load of 50% between 0,1030 gr/day–0,2653 gr/day at a density of 37,04 ind/m2–103,70 ind/m2. COD efficiency at plant density with a load of 25% ranges from 15,89%-56,16%, BOD 14,26%-24,33% at a density of 37,04-118,52 ind/m2, COD efficiency with a load of 50% water waste 20,18%-29,55%, BOD 15,52%-22,65% at a density of 37,04-140,74 ind/m2. The removed organic load in COD parameters is 8294-20373 kgCOD/ha/day in reactor 1 and 15759-32348 kgCOD/ha/day in reactor 2, BOD is 7393-12612 kgBOD/ha/day in reactor 1 and 8046-18483 kgBOD/ha/day in reactor 2. Average COD in reactor 1 value (R) 6102 gr/m2/day, kA 38,58 m/day, kV 0,10/day. The average value of COD in the reactor 2 values (r) 8858 gr/m2/day, kA 53,41 m/day, kV 0,14/day. The value of BOD in the reactor 1 value (r) 3754 gr/m2/ day, kA 38,77 m/day, kV 0,10/day. In reactor 2 the average (r) was 4148 gr/m2/day, kA 44,09 m/day, and kV 0,11/day.
Co-Authors Afferdo Agustria Agustria, Afferdo Aidian Satriawan Amirah Puspitasari Nurhusna Anak Agung Istri Anindya Nanda Yana Ariane Pratiwi Asharani Merya, Asharani Asih Wijayanti Asih Wijayanti, Asih Astari Minarti Astri Rinanti Azzahra Magfhira Azzahra Magfhira Azzahra Magfhira Bambang Iswanto Besila, Qurrotu ‘Aini Boy Febrian Fachrul Cynthia Nabila Della Annisa Widyaningrum Denis Ergi Septyan Permana Desty, Sinthya Diana Hendrawan Diana Hendrawan Diana Hendrawan Diana Hendrawan Diana Hendrawan Diana Irvindiaty Hendarawan Difa Salsabila Dini Amalia Naswadi Dita Maruthi Dita Maruthi, Dita Ernawati . Ernawati . Eunike Marchella Eva Gracia Fachrul, Boy Febrian Fachry Abda El Rahman Febriano Dilla Saputra Fikry Akbar Novizar Firas Ammar Tafri Freddy Prasetyo Freddy Prasetyo, Freddy Handayani, Nanda Hendrawan, Diana Irvindiaty Herika Herika Muhamad Taki Hernani Yulinawati Hernani Yulinawati, Hernani Indra Pradana Singawinata Isti Rahmandani Kinasih, Prasasti Lailatus Siami Lailatus Siami Laras Kurnia Lova Verogetta Lova Verogetta, Lova Luru, Marselinus Nirwan Luthfi Fahreza M.M. Sintorini Magfhira, Azzahra Marchella, Eunike Margareta M Sintorini Margareta Maria Sintorini Maria Margareta Sintorini Moerdjoko Mawar DS Silalahi Minarti, Astari Moerdjoko, MM Sintorini Muchamad Irvan Zulmi Muhammad Akmal Muliawan Muhammad Raihan Raivaldi Nadaa Puspitasari Naswadi, Dini Amalia Nissa Putri Ramadhan Noor Aida Saad Pramiati Purwaningrum, Pramiati Pramuswara, Alfian Pradigda Prasasti Kinasih Purnisa Damarany Qurrotu ‘Aini Besila Qurrotu ‘Aini Besila Rahmadhania Rahmadhania Rahmadhania, Rahmadhania Ratnaningsih Ratnaningsih Ratnaningsih Riana Ayu Kusumadewi Ridhwan Nur Qinthara Jatnika Rini Setiati Rio Zakarias Rositayanti Hadisoebroto Rydwan Akbar Putra Rydwan Akbar Putra, Rydwan Saad, Noor Aida Salmiati Salmiati Salmiati Salmiati Salmiati Salmiati, Salmiati Salsabila Azzahra Salsabila, Difa Siami, Lailatus Sih Andajani Singawinata, Indra Pradana Sinthya Desty Sintorini Moerdjoko Sintorini Moerdjoko Sunaryo, Thalia Tazkia Trirastati Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki, Tazkiaturrizki Thalia Sunaryo Tsabita Juliandini Jiwanti Widyaningrum, Della Annisa Widyatmoko Widyatmoko Widyatmoko Widyatmoko Widyo Astono Widyo Astono Winnie Septiani Yulyanto, Wisnu Eka Zakarias, Rio