Yusuf Azis
Program Studi Agribisnis/Jurusan SEP, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat

Published : 63 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Finansial Usahatani Jeruk Siam di Kawasan Agropolitan Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala Dewi Hayati Ningsih; Yusuf Azis; Muzdalifah Muzdalifah
AGRIDES: Jurnal Agribisnis Perdesaan Vol 3, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agrides.v3i2.21895

Abstract

The study is expected to: (1) calculate the cost, revenue, and the profit of siam orange farming; (2) determine the farm feasibility by using revenue cost ratio (RCR) and profit rate; and (3) excavate the problem faced on the cultivation The study was conducted in Oesa Karang Bunga and Desa Karang Indah, Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala The respondents were taken and distinguished based their land holding, i.e.: 25 farmers who owned 2 hectares of land, and 5 farmers who have less than 2 hectares. The study exposes that the average total cost IDR 12.77 mill ion per hectare, average revenue is IDR 49.96 million per hectare, and average profit is is IDR 36.19 milli on per hectare. The RCR value is 3. 84 which mean that siam orange cultivation is financially feasible since the RCR value is greater than 1.00. The profi t rate is 2.84%, much higher that fruit pric e inflation which accounted 0.0891% in Banjarmasin. Thus, the orange cultivation is financially feasible based on both RCR and profit rate criteria. However, several problems should be settled include the increase of pest and disease attack caused by unpredictable rainy season, difficulty in finding hired labors in busy season, and the lack of financial support.
Adaptasi Ekonomi Pengusaha Agribisnis Tahu dalam Menghadapi Kenaikan Harga Kedelai di Kabupaten Banjar Yusuf Azis
AGRIDES: Jurnal Agribisnis Perdesaan Vol 2, No 4 (2012)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agrides.v2i4.21576

Abstract

This research was aimed to determine economic adaptation options that were done by tofu agribusinessmen and how much the effect of these economic adaptation choices to the cost, revenue, profit and feasibility of this business. The results showed that the significant increase of soybeans price caused tofu agribusinessmen did economic adaptations by reducing number of soybeans they bought, decreasing tofu production, maintaining size and quality of tofu, and increasing selling price of tofu. By doing those things, total cost, revenue, profit and feasibility of business were decreased by Rp 81,000, Rp 6,435,000, Rp 6,354,000 and 0.03 respectively.  However, this business was still feasible to be run.
Analisis Komparatif Pendapatan Petani Karet UPPB dan Non-UPPB di Kecamatan Batang Alai Selatan Syifa, Noor; Azis, Yusuf; Nisa, Ana Fauziyatun
Frontier Agribisnis Vol 9, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/fag.v9i4.16166

Abstract

Fluktuasi harga karet dan panjangnya rantai tata niaga pemasaran seringkali merugikan petani karet rakyat. Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) hadir sebagai solusi kelembagaan untuk memotong rantai pasok dan memperbaiki harga ditingkat petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komparasi pendapatan antara petani karet anggota UPPB dan non-anggota di Desa Limbar dan Desa Mahela, Kecamatan Batang Alai Selatan. Metode pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan total 32 responden (16 anggota UPPB dan 16 non-anggota). Data pendapatan dianalisis selama periode dua bulan (Agustus-September 2024) menggunakan uji beda dua rata-rata (Independent Sample t-test) dengan bantuan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petani anggota UPPB sebesar Rp5.853.949 per dua bulan, lebih tinggi dibandingkan petani non-anggota yang sebesar Rp4.235.844 per dua bulan. Hasil uji statistik menunjukkan nilai t-hitung (2,642) lebih besar dari t-tabel (2,042), yang berarti tolak H0 dan terima H1. Hal ini menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan, di mana kelembagaan UPPB terbukti efektif meningkatkan kesejahteraan petani melalui jaminan harga dan akses pasar yang lebih baik.
Co-Authors A.Yousuf Kurniawan Abdurrahman Abdurrahman Adrias Mashruri Akhmad R. Saidy Akhmad Raja Shaufi Andi Artika Gizdajudan Annisa Rahmawati Artahnan Aid Athaillah Mursyid Ayubbi Syalehuddin Bastiah Bastiah Bella Friska Wawoh Dewi Hayati Ningsih Djoko Santoso Dony Adam Dwi Septiana Eka Radiah Eka Tunggal Dewi Emy Rahmawati Emy Rahmawati Emy Rahmawati Ervinna Febri Widyasari Fathurrazie Shadiq Feronika Pangaribuan Ferrianta, Yudi Firman Yunizar Fuja Lesnani Gogoi, Jeemoni Hairi Firmansyah Hairin Fajeri Hamzan Wadi Hartoni Hartoni Hatimatul Husna Hatimatul Husna Husin, Ibnu Husna, Hatimatul Husnul Khatimah Ibnu Husin Ilham Hadi Purwanto Irma Irma Kamiliah Wilda Kurniawan, A.Yousuf Lalan Suprila Leni Anggriani Luki Anjardiani Mariani Mariani Masyhudah Rosni Mega Indah Sephia Mellyanti Mellyanti Mira Yulianti Muhammad Fahmi Muhammad Fauzi Muhammad Febri Abimanyu Muhammad Husaini Muhammad Isfan Wahyudi Muhammad Supian Muzdalifah Muzdalifah Naily Zulfia Natalia Wulandari Nida Musyarrofah MZ Nina Budiwati Nisa, Ana Fauziyatun Noor Fauziah Noorhalimah Noorhalimah Nor Zainap Nur Cholis Nur Raisatur Rasyidah Nurmelati Septiana Nurul Jannah Rabiatul Utami Raeno Rahmat Koestanto Riantoni Riantoni Rifiana Rifiana Riska Nur Hasma Rizka Anggun Sulistya Ningrum Rizki Puteri Mahyudin Rizky Gunawan Rospanen Rajagukguk Rusmiarsi Rusmiarsi Sadik Ikhsan Salahudin Salahudin Shafriani, Karimal Arum Sri Riyani Suhan Sukma Sari Syifa, Noor Taisirul Husna Taufiqurrahman Taufiqurrahman Udiansyah Udiansyah, Udiansyah Umi Salawati Usamah Hanafie Yanti, Nuri Dewi Yetti Indriyani Zuraida Titin Mariana