p-Index From 2021 - 2026
5.138
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

E KOMIK PENUNJANG RESPON DAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SEKOLAH DASAR DALAM TUGAS PROYEK PEMBUATAN POSTER Fahriyah, Mumtazah; Fanani, Achmad; Kusmaharti, Dian; Juniarso, Triman; Alima, Nur
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 03 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i3.19316

Abstract

Kemampuan literasi sains menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh siswa sekolah dasar untuk menghadapi era globalisasi. Namun, hasil PISA menunjukkan bahwa tingkat literasi sains siswa di Indonesia masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menunjang tumbuhnya repson siswa dalam pembelajaran yang dibuktikan dari hasil respon siswa dan ketuntas tugas proyek poster. penggunaan e-komik sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan literasi sains siswa, khususnya dalam tugas proyek pembuatan poster. Dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, subjek penelitian terdiri dari 27 siswa kelas 5 di SDN Sumur Welut III/440 Surabaya. Data dikumpulkan melalui angket respon siswa serta hasil proyek pembuatan poster yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-komik memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar, minat, serta kemampuan siswa dalam menyelesaikan tugas proyek poster. Rata-rata skor respon siswa terhadap e-komik adalah 3,30/4, dengan penyelesaian tugas proyek memperoleh skor tertinggi 3,33/4. Dari hasil poster, 25 dari 27 siswa mendapatkan nilai kategori tinggi, dengan rata-rata 10/12. Penilaian poster menonjolkan kreativitas siswa (3,52), akurasi konten sains (3,44), dan relevansi dengan kehidupan sehari-hari (3,22). Penelitian ini menyimpulkan bahwa e-komik merupakan media pembelajaran yang mampu menunjang tumbuhnya respon siswa dalam pembelajaran.
Mendesain Pembelajaran Menarik dengan Strategi Cooperative Learning Jannah, Siti Faikotul; Noryani, Ina; Mas’ulah, Siti Lilik; Fanani, Achmad
Jurnal Edu Aksara Vol 1 No 1 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7030505

Abstract

Penelitian ini berusaha menganalisa dan menemukan sebuah model pembelajaran yang menarik sehingga suasana belajar mengajar menjadi efektif dan efisien. Strategi cooperative learning dipilih sebagai salah satu strategi yang bisa diterapkan di kelas untuk mengaktifkan peserta didik. Hasil kajian menyimpulkan bahwa strategi cooperative learning bisa mendesain proses pembelajaran lebih menarik, karena dalam kegiatan pembelajara tersebut terdapat timbal balik antar peserta didik satu dengan yang lain, dan peserta didik dengan guru. Timbal balik ini didasari oleh kerja kelompok antar peserta didik, sehingga mampu menciptakan keaktifan belajar dengan baik. Kerja kelompok sebagai ciri khas dari strategi cooperative learning mampu membentuk kerjasama tim yang solid dan saling bersinergi yang akhirnya bisa menyelesaikan tugas dan problem belajar yang dihadapi. Kemudian, guru bisa memberikan penguatan dan arahan selama proses belajar berlangsung, hal ini menjadikan kegiatan pembelajaran bisa menarik dan berdimensi dua arah.
Bahasa Kebencian di Ruang Digital: Analisis Appraisal pada Komentar YouTube Talk Show Politik Indonesia Fanani, Achmad; Putri, Trikaloka Handayani; Fauziyah, Nailul
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ebj2wh27

Abstract

Penelitian ini menganalisis ujaran kebencian dalam kolom komentar YouTube pada talk show CNN Indonesia berjudul “Ijazah Digugat, Legitimasi Diragukan, Jalan Baru Pemakzulan Gibran?” dengan menggunakan Teori Appraisal (Martin & White, 2005). Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi bentuk-bentuk bahasa evaluatif yang digunakan untuk membangun dan memperkuat ujaran kebencian di ruang publik digital Indonesia. Pendekatan deskriptif kualitatif diterapkan terhadap 150 komentar yang dipilih secara purposif berdasarkan kandungan evaluatif dan agresivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ujaran kebencian direalisasikan melalui dominasi negative judgement (62%), contractive engagement (74%), dan upscaled graduation (68%). Kombinasi ketiganya menghasilkan wacana kepastian moral, superioritas ideologis, dan intensifikasi emosi yang memperkuat polarisasi sosial. Pelabelan kolektif seperti istilah “termul” berfungsi sebagai simbol dehumanisasi yang memperkuat identitas kelompok dan menyingkirkan pandangan berbeda. Temuan ini menegaskan bahwa ujaran kebencian bukan sekadar ekspresi emosi, tetapi praktik linguistik yang sistematis dan performatif. Implikasinya, literasi media dan moderasi berbasis analisis linguistik diperlukan untuk mendeteksi serta mengurangi eskalasi ujaran kebencian dalam wacana digital Indonesia.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Game Kartu Make A Match terhadap Motivasi Belajar Siswa Putri, Virgia Lita; Fanani, Achmad
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 13 No 2 (2025): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol13issue2page394-402

Abstract

Siswa tidak memiliki motivasi untuk belajar karena model pembelajaran yang tidak variatif dan metode ceramah yang sering digunakan tidak meningkatkan semangat belajar siswa. Kurangnya penekanan motivasi peserta didik menyebabkan motivasi belajar sulit ditumbuhkan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pendekatan pembelajaran Make a Match memengaruhi keinginan siswa untuk belajar. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan desain posttest only group. Dalam desain ini, dua kelompok diacak untuk mendapatkan perlakuan, akan ada kelas eksperimen yang diberikan perlakuan dan kelas kontrol yang tidak diberi perlakuan. Dengan menggunakan quasi eksperimental dapat membadingkan motivasi belajar siswa yang menerima perlakuan dan mereka yang tidak menerima perlakuan. Sampel penelitian ini berjumlah 26 siswa yang ada pada dua kelompok kelas, yakni kelas VA sebagai sebuah kelas eksperimen dan kelas VB sebagai sebuah kelas kontrol. Temuan penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berbeda secara signifikan. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa model pembelajaran Make a Match memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Hasil keluaran pada nilai Sig. (2-Tailed) bernilai 0,016, dan karena nilai Sig. (2-Tailed) kurang dari 0,05, maka H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis game kartu Make a Match memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa.
Penerapan Diferensiasi Asesmen pada Pendekatan Tarl Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Materi Bilangan Cacah Siswa Kelas V SDN Menanggal 601 Surabaya Wardani, Waqiah Nilam; Prastyo, Danang; Setianingsih, Rarasaning; Fanani, Achmad; Rosmiati, Rosmiati
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.720

Abstract

Pada dasarnya, setiap peserta didik memiliki karakteristik, kebutuhan belajar dan kemampuan yang beragam. Dalam kurikulum merdeka, guru harus bisa merancang pembelajaran yang dapat mengakomodasi kebutuhan peserta didik yang beragam. Dengan demikian diperlukan penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Bukan hanya pada kegiatan pembelajaran, guru juga dapat menerapkan diferensiasi asesmen sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik dengan menggunakan pendekatan TaRL, sehingga peserta didik dapat mencapai tujuan pembelajaran sesuai kemampuannya. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan melaksanakan 2 siklus pembelajaran, teknik pengumpulan data menggunakan tes asesmen formatif dan teknik analisis data menggunakan skor. Sehingga didapatkan hasil perbandingan antara siklus 1 dan siklus 2 dalam penerapan diferensiasi asesmen. Dengan menerapkan diferensiasi asesmen pada pendekatan TaRL, dapat meningkatkan hasil belajar dan juga menghilangkan kesenjangan kemampuan peserta didik di kelas V SDN Menanggal 601 Surabaya.
Pengembangan Media Digital Interaktif Pendukung Kelompok Auditori pada Materi Perubahan Wujud Benda Kelas IV di SDN Margorejo 1 Surabaya Ula, Syarifatul; Fanani, Achmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13987

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya powerpoint yang masih bersifat powerteks yang menyebabkan siswa kurang tertarik dalam proses pembelajaran. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil kelayakan media powerpoint interaktif pada materi perubahan wujud benda di kelas IV sekolah dasar yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model 4D dengan tahapan yang terdiri atas 4 tahap utama yaitu: (1) Define (Pendefinisian) (2) Design (Perencanaan); (3) Develop (Pengembangan); (4) Disseminate (Penyebaran). akan tetapi pada tahap Disseminate tidak dilakukan, hal ini tidak dilakukan karena pada tahap Disseminate memerlukan banyak waktu dan biaya dalam melakukan. Penilaian hasil kelayakan produk dilakukan dengan validasi kepada 3 validator, yakni ahli media, ahli materi, dan ahli Bahasa. ada 1 validator lagi yaitu validator istrumen angket respon siswa. bedasarkan nilai dari validator mengenai hasil kelayakan produk, didapatkan skor dari ahli media dari 36, ahli Bahasa diperoleh skor 34, dan dari ahli materi diperoleh skor sebesar 38, jadi dapat disimpulkan bahwa media digital interaktif berbasis powerpoint pada materi perubahan wujud benda di kelas IV sekolah dasar yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran di kelas IV sekolah dasar.
Mood of Persuasion in The Articles Just Terror Tactics Issued In The Rumiyah Magazine Maisarah, Maisarah; Fanani, Achmad
Prosodi Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 15, No 2: (2021): prosodi
Publisher : Program Studi Bahasa Inggris Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.838 KB) | DOI: 10.21107/prosodi.v15i2.12182

Abstract

This research was to reveal the mood types of the clauses and the persuasion strategies applied in two texts in Rumiyah magazine. A discourse analysis was applied with the Hallidayan Systemic Functional Linguistics theory as the basis of analysis. The results showed that the texts are dominated by the declarative mood that functions as indirect directives and statements of opinion. The applied types of mood indicate that the author takes a position as the bearer of information. In the analytical part of the texts, the disclaimer technique is used to assure the readers that committing a terror is easy. In the hortatory part of the texts, the technique of suggestion is used by providing recommendations to the readers of how to do a terror operation. However, some clauses containing augmentation reflect the expertise technique of persuasion.
Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaning Terhadap Rasa Ingintahu Peserta Didik Materi Cahaya Aini, Afin Nur; Fanani, Achmad
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 7 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.7.1.2024.3643

Abstract

Dalam pembelajaran IPAS, materi cahaya masih dirasa sulit untuk dipahami. Hal ini dikarenakan peserta didik seringkali mempelajari materi cahaya dan sifatnya hanya dengan menghafal saja tanpa mempelajari lebih dalam isi materi. Dalam mempelajari isi materi, diperlukannya rasa keingintahuan untuk menggali informasi lebih dalam sehingga Peserta didik akan lebih mudah mengingat dan mengaitkan apa yang mereka pelajari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh model pembelajaran dan penjelasan peserta didik terhadap rasa ingin tahu peserta didik tentang materi cahaya di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis penelitian quasy experimen. Sampel keseluruhan pada penelitian ini berjumlah 68 peserta didik yang terdiri dari kelas kontrol dan eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan nilai T-test sebesar 0,00 > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Student Facilitator and Explaning Terhadap Rasa Ingintahu Peserta DIdik Materi Cahaya di SD
The Level of Understanding of Female Santris in Jombang about Entrepreneurship: Implications in Education Fanani, Achmad; Najih, Aizun; Maisarah, Maisarah; Putri, Trikaloka H.; Zaki, Muhamad; Nurcahyani, Dwi; Fauziyah, Nailul
Contemporary Journal of Applied Sciences Vol. 2 No. 4 (2024): April 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/cjas.v2i4.10443

Abstract

The aim of this study is to identify the understanding and practical skills of female students in entrepreneurship, financial management, and marketing strategies at the Jombang Islamic boarding school. This research is important as it can provide the necessary insights to develop more effective and relevant educational programs. The research method employs a quantitative survey with 100 respondents using closed-ended questionnaires. The results show a low understanding of basic concepts in entrepreneurship, financial management, and marketing strategies, with average scores of 2.30, 2.30, and 2.35, respectively. The conclusion of this study emphasizes the importance of more comprehensive education to address the current gap in the literature, encouraging a more integrated and practically oriented educational approach to prepare a generation of adaptive entrepreneurs.
Pengembangan Media Digital Interaktif pendukung Kelompok Kinestetik pada Materi perubahan Wujud Benda Pada Siswa Sekolah Dasar Purwanti, Camelia Istiqomah; Fanani, Achmad
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.1.2024.3591

Abstract

The development of the Industrial Revolution 4.0 has had a changing impact on society, including the world of education. Development of Industrial Revolution 4.0 also coincides with the demands of 21st century learning related to 4 skills namely critical thinking, innovative, collaborative and communicative. Two things requires teachers to conduct learning that focus on the fourth students' skills. Therefore, it needs internal innovation learning, namely by developing interactive digital media. In Determining the media used, teachers must understand the characteristics and style student learning. The research design used research and development 4D models. This interactive digital media product supports the kinesthetic group is a material about phase transition of objects in video file. The results of media suitability by media experts and teachers show an average of 4.67. The results of material suitability by material experts and teachers showed an average of 4.41. The results of the appropriateness of language use by linguists and teachers show an average of 4.17. The results of the average score can be concluded that the media product interactive digital supporting the kinesthetic group is included in the criteria Very good. The student response questionnaire is also validated by lecturers and teachers with an average score of 4.8 and it can be concluded that This response questionnaire is very proper to be used. Besides that, the test questions also got the validation stage by lecturers and teachers with an average score of 4.15 and it can be concluded that the test questions is proper.The next, the media has been validated and revised, then some revisions can be used in the teaching and learning process. As for the results of Student responses with a total of 27 students obtained an average of 3.79 means this media is proper to use. In addition, the results of the average test scores of participants student is 90.93 or the result in percentage is 95% as a very good conclusion. Thus, digital media interactive kinesthetic group support is effective and able to provide impact on improving student learning outcomes in the material namely transition object.