Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU POST PARTUM MELALUI PIJAT EFFLEURAGE DI KLINIK LMT SIREGAR Juneris Aritonang; Desideria Yosepha Ginting; Safrina Daulay; Kandace Sianipar
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 6 No 2 (2022): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v6i2.2500

Abstract

Exclusive breastfeeding has a significant effect on the quality of the baby's health. The fact is that only 1 in 2 babies under 6 months are getting exclusive breastfeeding. One way that can affect the increase in breast milk production is by means of massage techniques. This study aims to determine the effectiveness of effleurage massage on breast milk production in post partum mothers This type of research is a quantitative study in the form of a quasi-experimental design with a two-group pretest-posttest design. The population of this study was all post partum mothers who gave birth at LMT Siregar Clinic as many as 14 people and the research sample using accidental sampling technique was 14 people who were divided into 2 groups, intervention and control. Collecting data using observation sheets which were analyzed using the Wilcoxon test. The results showed a p-value of 0.038 in the intervention group and a p-value of 0.083 in the control group. The conclusion is the difference in the production of post partum mother's milk before and after the effleurage massage in the intervention group but there is no difference in the production of breast milk in the control group. For this reason is expected to provide health education on how to increase milk production with effleurage massage techniques and the need to provide support to families to carry out complementary therapy with effleurage massage techniques to increase prolactin hormone levels.
KECEMASAN PANDEMI COVID-19 DALAM KEIKUTSERTAAN POSYANDU DI KELURAHAN PEKAN TANJUNG MORAWA TAHUN 2020 Juneris Aritonang; Surya Anita; Sinarsi Sinarsi; Wilda Wahyuni Siregar
Jurnal Reproductive Health Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v5i1.1426

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia sebagai pandemi, dan telah diberlakukannya upaya-upaya dalam pencegahan penyebaran. Dilaporkan kondisi tersebut dapat juga berpengaruh terhadap pelayanan posyandu diantaranya pengukuran tumbuh kembang dan imunisasi. Pelayanan posyandu khususnya pemberian imunisasi tidak berjalan dengan lancar pada masa pandemi ini, hal ini disebabkan adanya rasa kecemasan, ketakutan membawa bayi atau balitanya membawa ke kegiatan posyandu. Begitu juga dengan petugas kesehatan tidak sedikit merasa ragu-ragu dalam melaksanakan pelayanan posyandu di tengah pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskripstif untuk melihat kecemasan ibu dalam membawa bayi-balitanya ke posyandu di Kelurahan Pekan Tanjung Morawa di pandemi Covid-19. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi-balita di Lingkungan V sebesar 63 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan data yang diperoleh dianalisa dengan secara univariat.. Hasil penelitian didapati Tingginya kecemasan pandemi covid-19 dalam keikutsertaan posyandu di Kelurahan Pekan Tanjung Morawa Tahun 2020. Perlu dilakukan inovasi terkait terciptanya posyandu yang aman di tengah pandemic sesuai dengan petunjuk teknis, selain itu butuh dilakukan promosi kesehatan menggunakan pendekatan interpersonal
PENINGKATAN CAKUPAN IMUNISASI DASAR DI MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNG MORAWA TAHUN 2021 Wilda Wahyuni Siregar; Nikmah Jalilah Ritonga; Juneris Aritonang; Supran Hidayat Sihotang
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v6i2.2427

Abstract

Imunisasi merupakan salah satu upaya menurunkan angka kematian bayi dan balita secara efektif dan menjadi dasar utama pelayanan kesehatan preventif dan mengurangi penyebaran infeksi. Di masa pandemi Covid-19 ini, imunisasi tetap harus diupayakan terlaksana lengkap dan sesuai jadwal untuk melindungi anak dari PD3I. Berbagai wilayah Indonesia cakupan imunisasi rutin seperti campak, rubella, dan difteri semakin menurun sejak Maret 2020. Pada bulan Mei 2020 dilaporkan cakupan imunisasi difteri pertusis, dan tetanus (DPT3) berkurang > 35% dibandingkan di tahun 2019. Hal ini disebabkan tingginya kecemasan ibu takut membawa bayi balitanya ke posyandu, merasa kegiatan posyandu belum aman dilakukan di masa pandemi Covid-19. Survey awal didapati mayoritas responden memiliki tingkat kecemasan yang tinggi dan mayoritas responden berpengetahuan rendah tentang upaya pencegahan penyebaran imunisasi pada saat imunisasi di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifitasan pendidikan kesehatan terhadap perilaku ibu dan cakupan imunisasi dalam pemberian imunisasi pada masa pandemi Covid-19 di wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Morawa. Hasil penelitian menunjukkan Ada pengaruh pendidikan kesehatan dalam meningkatkan cakupan imunisasi dalam pandemik COVID-19 Di Wilayah Kerja Wilayah Puskesmas Tanjung Morawa (p-value < 0.05).
PENINGKATAN PENGETAHUAN CARA PENINGKATAN PRODUKSI ASI MELALUI EDUKASI KONSELING TEMAN SEBAYA (PEER COUNSELING) Juneris Aritonang; Ni Nyoman Sri Artina Dewi; Nettietalia Br Brahmana
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol 7 No 1 (2023): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v7i1.2937

Abstract

Exclusive breastfeeding for babies provides great benefits for the health status of babies and their mothers, but in reality the coverage of exclusive breastfeeding is still low. The low coverage of exclusive breastfeeding causes many problems such as stunted growth and development. The low coverage of exclusive breastfeeding is caused by the lack of knowledge of mothers about how to increase milk production. There are still breastfeeding mothers who are confused about how to breastfeed properly, how to increase milk production and how to deal with problems found during breastfeeding. Handling is needed in increasing this knowledge through peer counseling education. This research method is quasi-experimental with a one group pre-post test approach. The population in this study were third trimester pregnant women. The sampling technique was total sampling. All pregnant women who came to visit the LMT Siregar Clinic in September 2022 were used as research samples, namely 27 people. The purpose of this study was to examine the effectiveness of peer counseling education on increasing mother's knowledge in increasing milk production. The research location was at the Siregar LMT Clinic during August-November 2022. The results found that there was significant effectiveness in providing peer counseling education on mother's knowledge about increasing milk production at the Siregar LMT Clinic with a p-value of 0.023 (p-value <0.05). The recommendation in this study is that peers can be empowered in maternal and child health education methods in health services.
PENGARUH MUROTAL TERHADAP NYERI PERSALINAN DI PMB SULASMI KECAMATAN SIMPANG KANAN KABUPATEN ROKAN HILIR TAHUN 2023 Aritonang, Juneris; Sulasmi; Sidabukke, Ida Ria Royentina; Br. Brahmana, Nettietalia
Jurnal Reproductive Health Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v8i2.4787

Abstract

Rasa nyeri selama proses persalinan merupakan suatu hal yang fisiologis dirasakan ibu bersalin. Berbagai cara dilakukan untuk menekan ataupun mengurangi rasa nyeri pada saar bersalin salah satunya menggunakan metodek non farmakologis. Upaya yang dilakukan dengan menggunakan terapi musik salah satunya dapat menggunakan terapi murottal. Terapi murottal adalah teknik distraksi menggunakan ayat suci Al-Qur’an. Terapi ini mampu menstimulasi gelombang delta sehingga yang mendengarkan akan merasa tenang, dan nyaman. Terapi ini dikembangkan oleh Benson dengan cara menggabungkan relaksasi dengan keyakinan sehingga seseorang akan rileks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh murottal dalam mengurangi rasa nyeri pada saat persalinan di wilayah kerja Bidan Sulasmi Simpang Kanan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan Pre Experimental Designs dengan rancangan One grup Pretest and Posttest. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 16 ibu bersalin di Praktek Bidan Sulasmi pengambilan sampel secara accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan nilai p < 0,05 dengan hasil sig (2-tailed = 0,000). Nilai rata-rata (mean) rasa nyeri sebelum diberikan terapi musik dan aromaterapi lemon adalah 7.2 sedangkan sesudah diberikan terapi musik dan aromaterapi lemon diperoleh rata-rata rasa nyeri persalinan adalah 2.8. Dapat disimpulkan ada pengaruh terapi murottal dalam mengurangi rasa nyeri pada saat persalinan di wilayah kerja Bidan Sulasmi Simpang Kanan.
BREASTFEEDING SELF-EFFICACY DALAM PERSIAPAN MENYUSUI DI BPM MARIANA TAHUN 2024 Lumbantoruan, Mestika; Br. Brahmana, Nettietalia; Aritonang, Juneris; Garamba, Kesty
Jurnal Reproductive Health Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v9i1.5202

Abstract

Salah satu faktor yang dirasa menentukan kesuksesan pemberian ASI adalah kondisi ibu yang ditampilkan melalui rasa percaya diri atau keyakinan yang ditunjukkan ibu dalam memberikan ASI atau yang disebut dengan self-efficacy. Breast self-feeding akan menentukan apakah ibu akan menyusui bayinya atau tidak, seberapa besar usaha ibu untuk menyusui dan bagaimana ibu mengatasi semua kesulitan yang dihadapi saat menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran breast self-feeding dalam persiapan menyusui, populasi penelitian ini ialah ibu hamil trimester 3 yang datang berkunjung ke BPM Mariana dengan tekhnik pengambilan sampel ialah total sampling berjumlah 27 orang. Hasil penelitian diperoleh mayoritas ibu hamil masih memiliki breastfeedingself-efficacy rendah (67%). Sehingga diperlukan suatu kegiatan afirmasi yang mampu meningkatkan breastfeedingself-efficacy.
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK DAN AROMA TERAPI LEMON UNTUK MENGURANGI RASA NYERI PADA PERSALINAN KALA I DI PUSKESMAS PAMATANG RAYA TAHUN 2023 Damanik, Julfieni Aderia; Lestari, Puja; Aritonang, Juneris
Jurnal Reproductive Health Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v8i2.5272

Abstract

Nyeri persalinan disebabkan oleh kontraksi uterus, penipisan dan dilatasi serviks serta proses turunnya janin ke pintu bawah panggul selama persalinan. Metode non farmakologis untuk mengurangi nyeri persalinan antara lain dengan menggunakan terapi musik klasik dan pemberian aromaterapi lemon. Aromaterapi lemon mengandung linalil asetat berupa senyawa ester yang bermanfaat untuk membuat emosi lebih normal sehingga keadaan tubuh lebih seimbang dan mengurangi nyeri dan ketegangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Terapi Musik Klasik Dan Aromaterapi Lemon Untuk Mengurangi Rasa Nyeri Pada Persalinan Kala I Di Puskesmas Pamatang Raya Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan Pre Experimental Designs dengan rancangan One grup Pretest and Posttest. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 40 responden. Tehnik pengambilan sampel secara accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan nilai p < 0,05 dengan hasil sig (2-tailed = 0,000). Nilai rata-rata (mean) rasa nyeri sebelum diberikan terapi musik dan aromaterapi lemon adalah 2,30 sedangkan sesudah diberikan terapi musik dan aromaterapi lemon diperoleh rata-rata rasa nyeri persalinan adalah 1,40. Dapat disimpulkan ada pengaruh terapi musik klasik dan aromaterapi lemon dalam penurunan rasa nyeri pada persalinan kala I di Puskesmas Pamatang Raya Tahun 2022.
PENGARUH TERAPI MUROTTAL TERHADAP KECEMASAN IBU BERSALIN KALA I DI PMB FATIMAH YANI KECAMATAN KOTA PINANG KABUPATEN LABUHAN BATU SELATAN TAHUN 2023 Aritonang, Juneris; Yani, Fatimah; Lumbantoruan, Mestika; Sirait, Asima
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jkmlh.v8i2.4798

Abstract

Kecemasan ibu bersalin di kala I menjadi factor penyebab partus lama hingga kematian janin, tercatat sebagai 5 % faktor penyebab kematian ibu di Indonesia. Penanganan kecemasan pada saat bersalin dapat dilakukan melalui farmakologi maupun melalui non farmakologi. Pada penelitian ini dilakukan secara non farmakologi dengan terapi musik termasuk murotal Al Quran. Penelitian ii bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi murottal dalam mengurangi kecemasan ibu bersalin kala 1 Di Pmb Fatimah Yani. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah 39 ibu yang mempunyai kecemasan tinggi, total  sampling (39 orang) menjadi teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dianalisa dengan menggunakan Wilcoxon Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan rata-rata tingkat kecemasan ibu bersalin kala I di PMB Fatimah Yani sebelum diberikan terapi murottal, yaitu sebanyak 20 (51%) responden mengalami tingkat kecemasan sangat berat sedangkan sesudah diberikan terapi murottal, yaitu sebanyak 27 (69%) responden tidak mengalami kecemasan. Hasil uji wilcoxon diperoleh P-Value sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05, sehingga terapi murottal berpengaruh dalam mengurangi kecemasan ibu bersalin kala I.
EFFECTIVENESS OF PEER COUNSELING EDUCATION USING THE HEALTH BELIEF MODEL APPROACH TO THE SUCCESS OF EXCLUSIVE BREASTFEEDING Siregar, Ronni Naudur; Br. Brahmana, Nettietalia; Aritonang, Juneris
Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Mutiara Ners
Publisher : Program Studi Ners UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmn.v7i1.4792

Abstract

Exclusive breastfeeding for babies aged 0-6 months is very beneficial both for the baby as immunity and for the mother to prevent breast cancer and other diseases. Existing data shows that there is still a low number of mothers who provide exclusive breastfeeding, around 48% of babies aged < 6 months do not receive exclusive breastfeeding. Urgency of Research, low coverage of the success of exclusive breastfeeding both at the national level, 65%, provincial and at the research location; the majority of mothers lack knowledge in efforts to successfully provide exclusive breastfeeding; It is still felt that the methods and media used in exclusive breastfeeding education are very monotonous and require holistic and continuous education. Peer education takes the form of in-depth sharing with peers as informants so that mothers absorb information well. Peer education can increase BSE and mother's motivation in breastfeeding. This type of research is quasi-experimental with a pre-post non-control group approach. The aim of this research is to analyze the effectiveness of peer education using the health belief model approach on the success of exclusive breastfeeding. The location of this research is Cinta Damai Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency. The population of this study were all mothers who breastfed babies aged <6 months, using a total sampling technique. Hypothesis testing in this research uses a different test (Independent Sample T-Test). The research results found that peer counseling using the health belief model approach was effective in increasing maternal knowledge, attitudes about the success of exclusive breastfeeding (p-value 0.00) and the achievement of exclusive breastfeeding.
Penyuluhan Teman Sebaya (Peer Counseling) sebagai Edukator Peningkatan Produksi ASI Juneris Aritonang; Desideria Yosepha Ginting; Yenni Gustiani Tarigan
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Februari : JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.981 KB) | DOI: 10.54066/jkb-itb.v1i1.85

Abstract

Bayi berusia 0-6 bulan haruslah diberikan hanya ASI saja, informasi terkait cakupan ASI eksklusif didapati sangat rendah. Beberapa data menyebutkan hal ini diakibatkan oleh banyaknya ibu menyusui mengeluhkan produksi ASI yang sedikit. Sehingga dibutuhkan kegiatan edukasi cara peningkatan produksi ASI selama menyusui. Penyuluhan ini dilakukan oleh teman sebaya (peer educator) dengan materi peningkatan produksi ASI selama menyusui. Tujuan kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu tentang cara meningkatkan produksi ASI. Kegiatan ini dilakukan di Klinik LMT Siregar. Metode yang digunakan adalah penyuluhan oleh teman sebaya dengan sasaran 25 ibu hamil. Sebelum dan sesudah kegiatan dilakukan pengukuran pengetahuan peningkatan produksi ASI oleh peserta. Materi penyuluhan yakni pengertian ASI ekslusif, teknik menyusui yang benar, penyebab rendahnya atau penurunan produksi ASI dan penanganannya, masalah yang dapat ditemukan pada saat menyusui dan penanganannya, dan nutrient yang dapat dikonsumsi untuk meningkatkan produksi ASI. Hasil kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan peserta dalam peningkatan produksi ASI. didapati sebelum dilakukan penyuluhan didapati 84% peserta berpengetahuan kurang baik tentang cara peningkatan produksi ASI dan hanya 16 % berpengetahuan baik. Setelah dilakukan penyuluhan didapati perubahan kategori pengetahuan yang lebih baik. Pengetahuan peserta mayoritas menjadi berpengetahuan baik (96 %) dan hanya 4% saya berpengetahuan kurang baik. Seluruh peserta antusias dalam mengikuti kegiatan ini terbukti pada saat sesi diskusi yang aktif.