Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Andaliman Aromatherapy (Zanthoxylum acanthopodium Dc) on Pre-Delivery Anxiety Aritonang, Juneris; Haslin, Sharfina; Br. Surbakti, Ayu Agita
Jurnal Bidan Cerdas Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jbc.v8i1.4201

Abstract

Background: Anxiety is common in the third trimester. Globally, untreated anxiety affects 15–25% of pregnant women, with adverse effects on maternal health, labor, and fetal outcomes. Inhalation aromatherapy is a non-pharmacological intervention. Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC), containing α-pinene, limonene, geraniol, citronellol, and geranyl acetate, shows therapeutic potential. This study aimed to evaluate the effect of inhalation aromatherapy with andaliman essential oil on pre-delivery anxiety in pregnant women. Method: This pre-experimental study used a one-group pretest–posttest design. Thirteen third-trimester primigravida women at PMB Rika Fadilah Marelan in 2024 were recruited using a total sampling approach. Anxiety was confirmed using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Participants inhaled five drops of andaliman essential oil diluted in 20 ml of water for 15 minutes, twice in one week. Data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. Result: The mean pre-test anxiety score was 30.08 ± 4.591 (range 23–37), indicating moderate to severe anxiety. After the intervention, the mean score decreased significantly to 19.85 ± 2.734 (range 15–24), corresponding to mild to moderate anxiety (p = 0.000). Conclusion: Inhalation aromatherapy with andaliman essential oil effectively reduced anxiety in pregnant women before delivery and may serve as a safe, practical, and culturally acceptable complementary intervention.
Hubungan Asupan Makanan Sumber Prebiotik dengan Status Anemia pada Ibu Hamil: Studi Analitik pada Ibu Hamil Trimester II di PMB Herlina Tanjung Haslin, Sharfina; Simanjuntak, Netti Meilani; Aritonang, Juneris; Simaremare, Ernawati
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 5 No. 02 (2026): Article In Press - Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v5i02.1336

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang signifikan dan dapat memengaruhi kesehatan ibu serta janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan makanan sumber prebiotik lokal dengan status anemia pada ibu hamil trimester II. Penelitian ini menggunakan desain observasional deskriptif analitik dengan sampel 37 ibu hamil yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner frekuensi konsumsi makanan prebiotik dan pemeriksaan hemoglobin untuk menilai status anemia. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square untuk menentukan hubungan antara asupan prebiotik dan status anemia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asupan prebiotik berhubungan signifikan dengan status anemia (p < 0,001), dengan ibu hamil yang memiliki asupan rendah lebih berisiko mengalami anemia dibandingkan dengan yang memiliki asupan sedang atau tinggi. Temuan ini menekankan pentingnya integrasi makanan lokal kaya prebiotik dalam pola makan ibu hamil sebagai strategi tambahan untuk pencegahan anemia. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman pengaruh makanan sumber prebiotik terhadap status gizi dan anemia pada ibu hamil, serta dapat menjadi dasar untuk intervensi gizi berbasis masyarakat. Disarankan penelitian selanjutnya menggunakan desain longitudinal atau intervensional dengan sampel lebih besar dan memasukkan penilaian mikrobiota usus untuk memperkuat pemahaman mekanisme biologis.