Articles
The Influence of Index Card Match on Mathematics Learning Outcomes in Inverse Matrix Material in High School
Hasrini Jufri;
Latri Aras
Daya Matematis: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/jdm.v12i1.61676
Lack of interest in learning inverse matrix mathematics causes a lack of interest in learning mathematics and produces unsatisfactory results. Researchers tried to conduct experimental research on the application of the Index Card Match learning model to mathematics learning outcomes in Inverse Matrix material at SMA Negeri 21 Makassar. The approach used is a quantitative approach with a pre-experimental method with a One Group Pretest Posttest design. The data collection techniques used are tests, observation, interviews and documentation. Meanwhile, data analysis uses the normality test and the Simple Paired T-Test hypothesis test. The results of this research were hypothesis testing on the pretest and posttest which obtained results of 0.000 < 0.05. H0 was rejected and Ha was accepted. From these results, it means that the application of the Index Card Match model has an influence on cognitive mathematics learning outcomes in inverse matrix material for class XI students at SMA Negeri 21 Makassar..
Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Di Pondok Pesantren DDI Galesong Baru Makassar
Hardianto Rahman;
Ahmad Syawaluddin;
Latri Latri;
Muhammad Faisal;
Bahar Bahar
KARYA: Journal of Educational Community Service Vol 2, No 2: Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/karya.v2i2.55948
Islamic boarding schools play a central role in character education and the instillation of religious values in Indonesia. In the context of the Merdeka Curriculum, they hold great potential for integrating religious values with a broader curriculum, producing graduates who are skilled, ethical, and make positive contributions to society. The Implementation Workshop of the Merdeka Curriculum is conducted by delivering both theoretical and practical aspects through the Independent Learning Flow method developed by the Ministry of Education and Culture. The steps in the Independent Learning Flow used include: 1) self-awareness, 2) concept exploration, 3) collaborative space, 4) contextual demonstration, 5) understanding elaboration, 6) interconnection of materials, and 7) real action.The results of implementing the Merdeka Curriculum using the Independent Learning Flow demonstrate significant achievements with an implementation percentage of 86.79%. Each step in the flow contributes significantly to the overall implementation, creating a learning environment focused on active student engagement and the application of Merdeka Curriculum principles.
Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Interaktif dan Inovatif Bagi Guru Pondok Pesantren Al-Wasilah Kabupaten Polman
Nasrah Natsir;
Latri Aras
KARYA: Journal of Educational Community Service Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/karya.v1i1.35686
Media pembelajaran dapat berupa visual, audio, dan audio visual. Media pembelajaran yang menarik, interaktif dan inovatif dapat menciptakan kegiatan belajar yang mudah diingat dan dipahami. Canva adalah grafis aplikasi desain yang membantu pengguna untuk membuat berbagai jenis materi iklan materi secara online. Menggunakan Canva sebagai media pembelajaran dapat mempermudah guru untuk merancang media pembelajaran. Hampir semua guru di MTs Al-Wasilah Lemo belum bisa membuat media pembelajaran berbasis video sehingga penyampaian materi kepada siswa masih rendah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan media pembelajaran menggunakan canva untuk guru di MTs Al-Wasilah Lemo, Polewali Mandar. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, praktik, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa peserta pelatihan mendapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan terkait media pembelajaran menggunakan aplikasi Canva.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri 001 Sekupang
Rokiah Rokiah;
Latri Aras;
Muhammad Fitri
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v2i2.30534
Masalah yang terjadi dalam pembelajaran di kelas IV di SD Negeri 001 Sekupang Kota Batam, fokus masalah diuraikan sebagai berikut : Bagaimana penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 001 Sekupang Kota Batam. Langkah penelitian disesuaikan dengan tahapan pelaksanaan penelitian PTK yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, pengumpulan data, dan refleksi. Hasil pelaksanaan dievaluasi dalam refleksi untuk menyusun rencana perbaikan yang dikuti pelaksanaan, observasi dan refleksi tahap berikutnya, sampai tiga siklus. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 001 Sekupang Kota Batam. Temuan penelitian menunjukkan model pembelajaran Problem Based Learning secara bertahap dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kesimpulan penelitian bahwa model pembelajaran Problem Based Learning yang diterapkan dengan baik dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 001 Sekupang Kota Batam. Kata Kunci: Problem Based Learning, Hasil Belajar Siswa.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Project Based Learning Di Kelas V SDN 2 Sukamulya
Salni Salni;
Latri Latri;
Muhammad Fitri
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v3i1.30831
Penelitian ini memuat tetang hasil penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 2 Sukamulya. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus yang setiap siklusnya terdiri dari satu pertemuan pembelajaran. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Dari hasil analisis data diketahui bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa, dapat dilihat dari data awal dari 9 siswa hanya 3 orang siswa yang mendapat nilai di atas kkm sisanya 6 siswa di bawah KKM. Sedangkan pada siklus I dari 9 siswa yang memiliki nilai yang mencapai KKM 65 sebanyak 6 siswa atau persentasenya (67%) dan siswa belum mencapai ketuntasan yaitu 3 siswa atau persentasenya (33%). Kemudian pada siklus II dari 9 siswa yang memiliki nilai yang mencapai KKM 65 sebanyak 9 siswa dengan persentase (100%). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa dengan penerapan model pembelajaran Project based learning (PJBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN 2 Sukamulya Semester 1 Tahun Pelajaran 2021/2022.
Peningkatan Hasil Belajar Dalam Membuat Pantun dengan Metode Project Based Learning Siswa Kelas V SD Negeri Sukorejo I
Eka Siti Noerhidayati;
Latri Aras;
Muhammad Fitri
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v2i1.30551
Kurangnya pemahaman dan motivasi belajar siswa terhadap pembelajaran Tema 4, sehingga perlu ditunjang motivasi dan pemahaman siswa terhadap pelajaran Tema 4. Masih kurangnya hasil belajar siswa dikarenakan pembelajaran oleh guru yang masih monoton dan hanya berceramah saja menimbulkan kejenuhan sehingga pembelajaran tidak bermakna bagi siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan melalui dua siklus. Pada siklus I direncanakan dua pertemuan, dan siklus II direncanakan dua pertemuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah pengambilan skor observasi pada waktu proses pembelajaran dan skor hasil belajar dalam bentuk soal evaluasi pada akhir pembelajaran. Teknik analisis data Pada Siklus I hasil nilai siswa masih rendah yaitu 50% siswa tidak dapat mencapai KKM (12 siswa dari 24 siswa mendapatkan nilai dibawah 70). Pada siklus II semua siswa mampu mencapai KKM yaitu sebanyak 19 siswa mendapat hasil diatas 70, bahkan banyak yang mendapatkan nilai memuaskan. Maka pembelajaran pada siklus II dikatakan berhasil 79%. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) sangat berpengaruh atau dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada tema 4 Materi Pantun di Kelas V semester I di SD Negeri Sukorejo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2021/2022.Kata Kunci: Metode Project Based Learning; Hasil Belajar Siswa; Pantun.
Peningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas V Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning
Encuy Nurhalimah;
Latri Aras;
Muhammad Fitri
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v2i2.29615
Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil observasi pada peserta didik kelas V SD Negeri 2 Tegalsari Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Purwakarta dalam pembelajaran tematik tema 2 Udara bersih Bagi Kesehatan Sub Tema 3 Memelihara Kesehatan Organ Pernapasan Manusia Pembelajaran 1. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik kelas V SD Negeri 2 Tegalsari Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Purwakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah problem based learning (PBL). Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik. Hal tersebut dapat ditunjukkan pada masing-masing indikator yang mengalami peningkatan. Kata kunci: Keaktifan; Hasil Belajar; PBL
Penggunaan Alat Peraga Konkret Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas II SD
Wening Indriati;
Latri Aras;
Nazwar Muslan
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v1i2.26725
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang terjadi dalam pembelajaran Matematika di kelas II SD. Fokus masalah diuraikan sebagai berikut: Bagaimana penggunaan alat peraga konkret untuk meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas II SD? Langkah penelitian disesuaikan dengan tahapan pelaksanaan penelitian PTK yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan pengumpulan data. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi dengan lembar pengamatan dan penilaian kinerja. Langkah penelitian tersebut dilaksanakan dalam 3 siklus dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh data 68% hasil belajar siswa sesuai KKM. Hasil penelitian pada siklus II diperoleh data 82% hasil belajar siswa sesuai KKM. Hasil penelitian siklus III diperoleh data 95% siswa yang mengalami peningkatan hasil belajar. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga konkret secara bertahap dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD. Maka diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan alat peraga konkret dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SD.Kata Kunci: Alat Peraga Beton; Hasil Belajar Siswa.
Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV Melalui Penerapan Problem Basic Learning
Suci Wulandari;
Latri Aras;
Muhammad Fitri
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v1i3.29645
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang terjadi dalam pembelajaran di kelas IV SD Negeri 1 Kedawung. Pembelajaran selama ini hanya berpusat pada guru dan siswa cenderung pasif, sehingga berdampak pada prestasi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV melalui penerapan Problem Basic Learning.Sedangkan metode yang digunakan adalah melalui penelitian kelas.Rumusan masalah diuraikan sebagai berikut: Bagaimana penerapan Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Kedawung. Langkah penelitian disesuaikan dengan tahapan pelaksanaan penelitian PTK. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus 1 diperoleh data hasil belajar siswa mencapai 60% dari jumlah siswa. Hasil penelitian siklus 2, proses belajar telah mengalami peningkatan dan diperoleh data 80% siswa telah menunjukkan hasil belajar di atas KKM. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan Problem Based Learning dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Kedawung.Kata Kunci: Problem Based Learning; Keatifan Belajar Siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V
Srikarlah Tangkesalu Pakan;
Latri Aras;
Jenianti Rambulangi'
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v4i1.57841
Pembelajaran IPA masih menggunankan model konvensional yang cenderung berpusat pada guru, sehingga suasana pembelajaran menjadi membosankan dan kurang bermakna. Akhirnya berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Model pembelajaran Mind Mapping mempersyaratkan siswa untuk aktif mencari pengetahuannya sendiri. Tujuan penelitian yangn hendak dicapai adalah untuk mengetahui pemahaman siswa dalam pembelajaran IPA melalui model Mind Mapping di kelas V SDN 2 Kesu’. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kualitatif yang dilaksankan secara kolaboratif dengan guru. Subjek penelitian ini adalah 25 siswa SDN 2 Kesu’ terdiri dari 11 perempuan dan 14 laki-laki. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan dengan alokasi waktu untuk masing-masing pertemuan adalah 2x35 menit. Teknik pengumpulan data penggunaan observasi, wawancara, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model Mind Mapping. Penerapan model pembelajaran Mind mapping dalam pembelajaran IPA pada siklus I dengan nilai presentase klasikal 40% dan pada siklus II mencapai nilai presentase 88%. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Mind Mapping pada materi IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa SDN 2 Kesu’.