Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS TERAPI SPIRITUAL MUROTTAL AL-QUR’AN DAN TERAPI DZIKIR TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN HEMODIALISA DI RSUD TOTO KABILA Rendiansyah Taha; Firmawati Firmawati; Harismayanti Harismayanti
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1637.422 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i2.978

Abstract

Pasien yang menjalani Hemodialisa mengalami masalah fisik dan psikologi. Salah satu masalah psikologi yang timbul yakni kecemasan. Kecemasan yang timbul tidak teratasi dengan baik dapat berdampak buruk pada kualitas hidup seseorang. Salah satu terapi non farmakologi yang efektif dapat mengatasi kecemasan yakni terapi murottal Al-Qur’an dan terapi Dzikir. Tujuan penelitian untuk mengetahui Efektivitas Terapi Spiritual Murotal Al-Qur’an dan terapi dzikir terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien Hemodialisa. Metode penelitian kuantitatif dan menggunakan desain penelitian Quasy Experimental dengan rancangan Pretest-Postest With Two Group Design. Jumlah populasi dalam penelitian sebanyak 30 responden yaitu 15 kelompok murottal Al-Qur’an dan 15 kelompok Dzikir. Hasil penelitian didapatkan skor kecemasan sebelum dan sesudah diberikan terapi murottal Al-Qur’an dan terapi Dzikir dengan masing-masing nilai p-value = < 0,000. Terapi mendengarkan murottal Al-Qur’an dan terapi Dzikir secara statistik sama-sama mampu menurunkan tingkat kecemasan pada pasien hemodialisa, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara terapi murottal Al-Qur’an dan Terapi Dzikir. Akan tetapi secara klinis terapi dzikir lebih efektif dibandingkan terapi murottal Al-Qur’an. Maka dapat di simpulkan terdapat efektivitas terapi spiritual murottal Al-Qur’an dan terapi Dzikir terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien hemodialisa di RSUD Toto Kabila. Penelitian ini di harapkan dapat menjadikan sebagai salah satu referensi terapi non farmakologi kepada pasien kecemasan yang menjalani terapi Hemodialisa.
PENGARUH TERAPI LINGKUNGAN (MUSIC THERAPY) TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRES PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA MODELOMO KECAMATAN TILAMUTA KABUPATEN BOALEMO Anita Yunika Gobel; Firmawati Firmawati; Andi Akifa Sudirman
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1307.614 KB)

Abstract

Stres merupakan reaksi seseorang baik fisik maupun emosional apabila ada perubahan dari lingkungan yang mengharuskan seseorang menyesuaikan diri. Salah satu teknik non-farmakologi yang dapat digunakan untuk menurunkan stres yaitu dengan terapi musik karena penggunaan terapi musik dapat mengaktifkan syaraf menjadi rileks sehingga dapat membuat tubuh dan pikiran menjadi tenang dan perasaan menjadi nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan tingkat stres dimasa pandemi covid-19. Desain penelitian one group pre test and post test design menggunakan metode kuantitatif eksperimen. Tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan tingkat stres sebelum dilakukan terapi musik mayoritas stres sedang dan setelah dilakukan terapi musik berubah menjadi mayoritas stres ringan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat stres sebelum dan sesudah dilkukan terapi musik. Disarankan kepada masyarakat dapat menjadikan terapi ini sebagai alternatif untuk menurunkan tingkat stres di masa pandemi covid-19.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN TINGKAT STRESS MASYARAKAT PASCA PANDEMI COVID 19 DI DUSUN IV DESA TULADENGGI Rifaldi Hendriansyah Tamara; Firmawati, Firmawati; Haslinda Damansyah
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.329 KB)

Abstract

Mekanisme koping melibatkan upaya untuk memecahkan masalah hidup, berusaha untuk mengatasi dan mengurangi stress. Ketika masyarakat mengalami kecemasan berlebihan sehingga meningkatkan tingkat stress di masa pasca pandemi ini, maka untuk mengatasi hal tersebut digunakan beberapa terapi salah satunya mekanisme koping Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan tingkat stress masyarakat pasca pandemi covid-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survey analitik. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun IV Desa Tuladenggi. Analisis data menggunakan uji chi square. Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 83 orang. Berdasarkan hasil uji analisis didapatkan nilai p-value = 0,000 < dari nilai α 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, maka hasil penelitian ini ada hubungan mekanisme koping dengan tingkat stress masyarakat pasca pandemi covid-19 di Dusun IV Desa Tenggela . Kesimpulannya, mekanisme koping merupakan suatu respon positif dari stressor dimana stress dapat menurun atau menghasilkan hal-hal yang baik. Saran dapat dijadikan sebagai penilaian dan pemikiran terhadap pelayanan aparat desa dalam membantu masyarakat mengatasi kecemasan pasca pandemi covid-19.
PENGARUH TINDAKAN GENERALIS TERHADAP PENURUNAN FREKUENSI GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI DI RUANG RAWAT INAP JIWA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TOMBULILATO Sesly Aladin Tangahu; Firmawati, Firmawati; Sabirin B Syukur
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1325.193 KB) | DOI: 10.55606/innovation.v1i2.953

Abstract

Halusinasi merupakan suatu persepsi panca indera tanpa adanya stimulus eksternal. Klien dengan halusinasi sering merasakan keadaan/kondisi yang hanya dapat dirasakan olehnya namun tidak dapat dirasakan oleh orang lain (Nurlaili et al., 2019). Terapi Strategi pelaksanaan adalah penerapan standar asuhan keperawatan terjadwal yang diterapkan pada pasien yang bertujuan untuk mengurangi masalah keperawatan jiwa yang ditangani. (Livana et al., 2020). Data awal yang di dapatkan dari administrasi Rumah Sakit Umum Daerah Tombulilato pasien rawat inap dengan diagnose skizofrenia mengalami peningkatan. Pada tahun 2020 sebanyak 23 pasien, tahun 2021 sebanyak 33 pasien sedangkan tahun 2023 pasien sebanyak 56 pasien, dari 56 pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum daerah Tombulilato, pasien yang menderita halusinasi pendengaran ada 18 orang. tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis Pengaruh Tindakan Generalis Terhadap Penurunan Frekuensi Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi di Ruang Rawat Inap Jiwa Rumah Sakit Umum Daerah Tombililato. Penelitian ini dilaksanakan di ruang rawat inap jiwa RSUD Tombulilato selama 2 minggu. penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasy eksperimental one group (pre test post test) dengan 18 responden. Setelah dilakukan uji wilcoxom didapatkan hasil atau nilai α = 0,000 dimana nilai α lebih rendah dari nilai ρ (0.005) yang artinya terdapat hubungan antara tindakan terapi generalis dengan penurunan frekuensi gangguan persepsi sensori halusinasi di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Tombulilato Kabupaten Bone Bolango.
Hubungan Kemandirian Dengan Tingkat Kecemasan Pada Lansia Di Wilayah Kerja lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Di Kelurahan Hutuo Kecamatan Limboto Intan Umar; Hamna Vonny Lasanuddin; Firmawati Firmawati
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v3i1.1286

Abstract

Menua pada lanjut usia adalah suatu proses dimana setiap Manusia akan mengalami kemunduran baik fingsional dan struktur tubuh. Perubahan fisik yang terjadi pada lansia berdampak pada kemandirian lansia dimana Kemandirian dapat mempengaruhi perubahan situasi kehidupan, aturan sosial, usia dan penyakit. Lansia akan berangsur-angsur mengalami keterbatasan dalam kemampuan fisik dan peningkatan kerentanan terhadap penyakit kronis serta mengganggu emosional hingga dapat mengalami kecemasan. Tujuan penelitian untuk mengetahui Kemandirian Dengan Tingkat Kecamasan Pada Lansia. Desain penelitian menggunakan descriptif correlation dengan rancangan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan 47 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukan Kemandirian kategori Mandiri dengan tingkat kecemasan normal 9 responden (20,9%), ringan 6 responden (14,0%), sedang 7 responden (16,3%), dan tidak memiliki kecemasan berat. Sedangkan Kemandirian kategori Ketergantungan dengan tingkat kecemasan normal 1 responden (2,3%), ringan 8 responden (18,6%), sedang 10 responden (23,3%), serta berat 2 responden (4,7%). Hasil analisis menggunakan uji chi square dengan nilai p value=0,027 (<0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan Kemandirian dengan tingkat kecamasan pada lansia. Sehingga di anjurkan bagi lansia untuk bisa mengurangi beban pikiran dalam diri meskipun dalam kondisi mandiri maupun ketergantungan agar tidak dapat mempengaruhi tingkat kecemasan.
HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN KECANDUAN MEDIA SOSIAL (TIKTOK) PADA REMAJA DI SMPN 4 TILAMUTA Alysha Chamila Mile; Firmawati Firmawati; Rona Febriyona
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v3i1.1294

Abstract

Penggunaan media sosial (Tiktok) yang tidak terkontrol pada siswa dapat menyebabkan kecanduan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kontrol diri dengan kecanduan media sosial (Tiktok) pada remaja. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga didapatkan 56 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan analisis data menggunakan uji Spearman rank. Hasil penelitian ini menunjukan gambaran kontrol diri sedang 44,6% kontrol diri tinggi 30,4% kontrol diri rendah 25,0% dan gambaran kecanduan media sosial Tiktok sedang 28 responden 50,0% kecanduan media sosial Tiktok tinggi 30,4% kecanduan media sosial Tiktok rendah 19,6% dan hasil uji statistik didapatkan dengan nilai p value=0,000. Dapat disimpulkan bahwa kontrol diri pada remaja di SMPN 4 Tilamuta rata-rata mendapatkan kontrol diri sedang dilihat dari karakteristik usia 14-15 dengan kecanduan media sosial (Tiktok) sedang. Sehingga diharapkan remaja dapat mengikuti kegiatan sosial lain seperti kegiatan sekolah dan bakti sosial lainnya untuk meningkatkan kontrol diri remaja.
PENGARUH TERAPI THOUGHT STOPPING PADA PASIEN DENGAN MASALAH HARGA DIRI RENDAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Apriliya Ambo; Firmawati Firmawati; Sabirin B.Syukur
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v3i1.1315

Abstract

Skizofrenia dapat menimbulkan masalah harga diri rendah, harga diri rendah ini menyebabkan perasaan negatif terhadap diri sendiri termasuk kehilangan rasa percaya diri, tidak berharga, tidak berguna, tidak berdaya, pesimis, tidak ada harapan dan putus asa, untuk menurunan perasaan tersebut dapat diberikan terapi thought stopping. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi thought stopping pada pasien dengan masalah harga diri rendah di Wilayah Kerja Puskesmas Kabila Kabupaten Bone Bolango. Desain penelitian quasi eskperimen one group dengan jumlah sampel 30 orang menggunakan teknik sampling secara purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan rata-rata skor harga diri rendah sebelum terapi thought stopping yaitu 3.87 dan setelah terapi thought stopping rata-rata skor harga diri rendah meningkat yaitu 7.93 dengan nilai p-value 0.000. Dapat disimpulkan ada pengaruh terapi thought stopping pada pasien dengan masalah harga diri rendah di Wilayah Kerja Puskesmas Kabila Kabupaten Bone Bolango.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL MASYARAKAT DENGAN KEJADIAN KEKAMBUHAN PADA PASIEN GANGGUAN JIWA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMBOTO BARAT Ade Siska Huraju; Firmawati Firmawati; Dewi Modjo
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v3i1.1316

Abstract

Kekambuhan pasien gangguan jiwa biasa terjadi karena ada hal-hal buruk yang menimpa pasien, seperti diasingkan oleh keluarganya sendiri atau dukungan sosial masyarakat yang kurang, sedangkan dalam rangka mencegah terjadinya kekambuhan diperlukan dukungan keluarga sendiri atau dukungan sosial masyarakat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan sosial masyarakat dengan kejadian kekambuhan pada pasien gangguan jiwa. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara dukungan sosial masyarakat dengan kejadian kekambuhan pada pasien gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Limboto Barat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial masyarakat memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian kekambuhan pada pasien gangguan jiwa. Saran diharapkan kepada keluarga dan masyarakat agar tidak menjauhi atau memberikan stigma yang negatif pada pasien yang mengalami gangguan jiwa, bantu dan damping pasien dalam proses penyembuhan dengan memberikan dukungan yang positif.
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ISOLASI SOSIAL DENGAN INTERVENSI TERAPI KELUARGA DI WILAYAH PUSKESMAS LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Firmawati, Firmawati; Biahimo, Nur Uyuun I; Piola, Wiwi Susanti; Mantu, Nurmalia R.
coba Vol 12 No 1 (2023): November 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v12i1.551

Abstract

Pendahuluan: Isolasi social merupakan kegiatan interaksi yang dilakukan oleh individu dengan seseorang tetapi mengalami kegagalan dalam berinteraksi yang disebabkan oleh pikiran yang negative. Seseorang dapat mengalami isolasi social dimana saat kodisi seseorang tidak mau berinteraksi dengan orang yang ada disekitarnya, sehingga orang yang mengalami gangguan tersebut memilih untuk menarik diri, tidak melakukan kontak fisik dan sering bertengkar dengan pikirannya sendiri sehingga memilih menghindar bertemu orang lain dan lebih memilih untuk menyendiri. Metodologi: Tujuan penelitian ini mengetahui adanya pengaruh terapi keluarga terhadap kemampuan berinteraksi pada pasien isolasi sosial. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus (asuhan keperawatan),Objek dalam penelitian ini adalah pasien ODGJ dengan diagnosis isolasi sosial. Metode pengumpulan pada penelitian ini melalui wawancara terhadap responden. Dengan menjelaskan kepada responden manfaat dan tujuan terapi keluarga dan jika responden memenuhi kriteria dan bersedia untuk menjadi responden kemudian mengisi informed concent untuk kesediaan menjadi responden dalam penelitian.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan Keadaan klien saat keluarga belum memberikan terapi berupa intervensi terhadap klien 1,2 dan 3 tampak masih suka menyendiri, malu, tidak mau berinteraksi dengan orang lain. Sedangkan sedangkan keadaan klien setelah diberikan terapi oleh keluarga, klien 1 dan 3 terjadi perubahan seperti perlahan-lahan sudah mau berkomunikasi dengan orang lain namun, pada klien 2 masih belum bisa berkomunikasi dengan perawat tetapi dengan orang terdekat sudah ada perubahan. Kata Kunci: Isolasi sosial, Skizofrenia, Terapi Keluarga
ANALISIS KESIAPAN MASYARAKAT DALAM MEMANFAATKAN APLIKASI PELAYANAN KESEHATAN DI ERA DIGITALISASI KABUPATEN GORONTALO Firmawati, Firmawati; Sudirman, Andi Nur Aina
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.1084

Abstract

Penggunaan tekhnologi membawa banyak keuntungan. Pertukaran informasi medis yang terbuka antara seseorang dengan tenaga kesehatan melalui penggunaan teknologi elektronik akan menyebabkan peningkatan layanan kesehatan dan status kesehatan pasien. Salah satu gebrakan pemerintah dan swasta adalah menciptakan aplikasi kesehatan. Namun, permasalahan yang terjadi tidak semua masyarakat memanfaatkan aplikasi tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan aplikasi kesehatan di era digital. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan study analitik cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang ada diwilayah kerja puskesmas di kabupaten gorontalo. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan probablitity sampling dengan tekhnik sampling cluster sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 97 responden. Analisa data menggunakan chi square. Hasil dari penelitian ini didapatkan p value 0,0001 pada tingkat kognitif masyarakat dengan kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan aplikasi kesehatan, p value 0,0001 pada afektif dengan kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan aplikasi kesehatan, p value 0,026 padda kognitif dengan kesiapan dalam memanfaatkan aplikasi kesehatan. Perlunya dukungan dari pemerintah dalam mensosialisasikan pentingnya memanfaatkan aplikasi kesehatan di era digital saat ini. Kurangnya paparan informasi merupakan salah satu alasan masyarakat tidak memanfaatkan aplikasi yang sudah tersedia.
Co-Authors A. Husuna, Aldawati Abas, Yolanda Abdul Wahab Pakaya Ade Siska Huraju Afriani R.Mahmud Aina, Andi Nur Aldri Frinaldi Alysha Chamila Mile Amrizal Amrizal Amu, Mohamad Nuralfitriansyah Andi Akifa Sudirman Ani Retni Anisa Mawaddah Anita Yunika Gobel Annisaturahma Nauko Apriliya Ambo ARDIANSYAH ARDIANSYAH Ashari Efendi Azhara, Arfazia Baliu, Winda Bangol, Rahmawati Biahimo, Nur Uyun I. Biahimo, Nur Uyuun Biahimo, Nur Uyuun I Biahimo, Nur Uyuun I. Bolilio, Puput Kristian Budu, Priti H DESI PURNAMA SARI Dewi Modjo Dian Putri Anggraini Dilihuma, Nurjannah Dinda Khairunnisa, Dinda Diu, Guswinda Eliza Sutri Utami Fitriyah Handayani Gobel, Inne Ariane Hakim, Ramadan Hamna Lasanuddin Hamna Vonny Lasanuddin Harismayanti, Harismayanti Hasan, Tri Amaliya Haslinda Damansyah Humaira, Rara Sylvia Husain, Siti Rahmatia I. Biahimo, Nur Uyuun Ikhsan, Al Ilohuna, Sulistiani A. Iloponu, Rivaldiyanto Intan Umar Jubaeda Abas Khairuni Khairuni Laras Siswati Aliwu Leni Erliana Lenny Ali Mantu, Nurmalia R. Maria Rinny Lilir Mariyani Mariyani Masaong, Abdul Kadim Mayasari Mayasari, Mayasari Meigi Harun Mena Sari Mile, Niken Mohammad Hadi Mopangga, Nur Ulul Azmi Muhammad Rayhan Niken Mile Nur Sa’adah Nur Uyun I. Biahimo Nur Uyuun I. Biahimo Nurfatni, Nurfatni nurliah, nurliah Nurnaningsi Saini Piola, Wiwi Puguh Wahyu Prasetyo, Puguh Rendiansyah Taha Retni, Ani Rifaldi Hendriansyah Tamara Rini Asnawati Riska Riska Rokhani, Muriyati Rosmin Ilham Rusliah Jainul Abd Kamba Sabirin B Syukur Sabirin B. Syukur Sabirin B.Syukur Salahuddin Liputo Samarang, Khairunnisa Sedana, Ganda Sari Sesly Aladin Tangahu Shiw, Shin Yeen Siti Nurkholiza Masionu Sitti Nur Fajirin Tahir SRI RAHAYU Sriwahyuni Y Djukisana Sudirman, Andi Akifa Sudirman, Andi Nur Aina Sulistiyawaty Putri A. Umar Syukur, Sabirin B Syukur, Sabirin B. Taib, Vidya Salsabilla Thamrin Kum Umar, Arifin Uyuun, Nur Wiwi Susanti Piola Yanti Arnilis Yulinda Ibrahim Zakaria, Mira Yunus Zirlia Anggraini