Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN SPRITUAL KELUARGA DENGAN CARA KELUARGA MERAWAT PASIEN SKIZOFRENIA DI RUMAH DI KECAMATAN TILAMUTA KABUPATEN BOALEMO Nurfatni, Nurfatni; Masaong, Abd Kadim; Firmawati, Firmawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.33850

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan spritual keluarga dengan cara keluarga merawat pasien Skizofrenia di rumah di Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo. Metode yang digunakan adalal deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 68 responden. Hasil penelitian nilai ? = 1.906 dan positif artinya nilai variabel kecerdasan emosional dan kecerdasan spritual dianggap konstan atau sama dengan nol, maka cara merawat pasien Skizofrenia di Rumah akan semakin baik. Nilai koefisien X1 = 0,200 dan positif artinya hubungan kecerdasan emosional dengan cara merawat pasien Skizofrenia di Rumah bersifat positif dan cukup kuat. Nilai koefisien X2 = 0,288 dan positif artinya hubungan kecerdasan spritual dengan cara merawat pasien Skizofrenia di Rumah bersifat positif dan cukup kuat. Berdasarkan hasil uji R2 Square variabel kecerdasan emosional (X1) = 0,820 atau 82,0% yang artinya nilai koefesien korelasi sangat kuat, sedangkan hasil yang diperoleh nilai R2 Square variable kecerdasan spritual (X1) = 0,100 atau 100,0% yang artinya nilai Koefesien korelasi sempurna. Nilai p value = 0,014 < ? = 0,05. Ada hubungan kecerdasan emosional yang signifikan dengan cara merawat keluarga pasien keluarga Skizofrenia di Rumah. Diperoleh nilai p value = 0,000 < ? = 0,05. Disarankan terhadap pemerintah khusunya dinas kesehatan dalam menangani keluarga pasien Skizofrenia.
Anxiety Score in Anxiety Patients Using Slow Deep Breathing Relaxation Therapy Firmawati, Firmawati; Uyuun, Nur; Rahayu, Sri
Journal La Medihealtico Vol. 5 No. 5 (2024): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v5i5.1568

Abstract

Anxiety problems experienced can be caused by situations or conditions that a person will face that are considered threatening and endangering themselves so that pharmacological treatment is needed, namely in the form of antianxiety and non-pharmacological. Nonpharmacological therapy in generalist nurses that can be given to anxiety patients includes slow deep breathing. The purpose of this study was to determine the effect of slow deep breathing relaxation therapy on anxiety scores in anxiety patients in the Limboto Health Center working area. The research method used pre-experimental with one group pre-post test design. The study population was patients with anxiety who were in the Limboto Puskesmas working area. The sample in this study was the total population of 15 people. Based on the results showed that the average score of symptoms before slow deep breathing relaxation was 25.73 with a standard deviation of 1.668 and the average score after slow deep breathing relaxation was 15.33 with a standard deviation of 3.222, and the p-value obtained was 0.001 (<α 0.05), meaning that there was an effect of slow deep breathing relaxation therapy on anxiety scores in anxiety patients in the Limboto Puskesmas Working Area.
The Effectiveness of the Implementation of Mood Management on Sad Person Screening with Suicide Risk Firmawati, Firmawati; Biahimo, Nur Uyuun I.; Mile, Niken
Journal La Medihealtico Vol. 5 No. 6 (2024): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v5i6.1569

Abstract

Mood changes are caused by a functioning thought process that experiences maladaptive behaviors that generate negative thoughts that cause the patient to descend behaviors such as withdrawal from the environment associated with depressive episodes, which results in maladaptive coping mechanisms that increase the risk of suicide, so that Mood management can be given to reduce the burden of the problem. The aim of the study was to analyze the effectiveness of the application of mood management to SAD PERSON screening with suicide risk. The research method used a pre-experimental research design with one group pre posttest design, the research subjects of patients at risk of suicide were 15 patients with a total sampling technique, the research instrument used a SAD PERSON observation sheet and the data was analyzed by the Wilcoxon non-parametric statistical test. The results showed that the average score of symptoms before the implementation of mood management was 6.73 with a standard deviation of 1.033 and the average score after the implementation of mood management was 4.80 with a standard deviation of 1.207, and the p-value was obtained with a value of 0.001 (<α 0.05). Conclusion of the effective application of mood management to SAD PERSON screening with suicide risk in the Limboto Health Center.
Terapi Edukasi Pada Lansia Dengan Ansietas di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Tengah Biahimo, Nur Uyuun I.; Firmawati, Firmawati
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.3.2.71-73.2024

Abstract

Kecemasan pada lansia merupakan hal yang paling sering kita jumpai di lingkungan kita. Sebagian besar lansia mengalami kecemasan seiring dengan bertambahnya usia. Lansia pada periode awal, adalah masa-masa kecemasan yang paling tinggi. Dimana pada kondisi era digital dengan tuntutan ekonomi yang semakin tinggi banyak lansia yang kurang diperhatikan oleh keluarganya karena sibuk dengan pekerjaan khususnya didaerah perkotaan. sebagai bentuk upaya untuk memberikan informasi serta pemahaman pada lansia mengenai ansietas dan permasalahannya tentang apa saja dampak yang bisa muncul ketika mengalami ansietas. Metode kegiatan yang dilakukan pada kegiatan ini adalah penyuluhan edukasi dengan bantuan leaflet, ceramah, diskusi. Hasil pengabdian dapat meningkatkan pengetahuan lansia mengenai ansietas serta cara mengatasinya.
Pembinaan Keterampilan Pembuatan Program Activity Daily Living (ADL) dengan Modifikasi Kalender pada Pengasuh Lansia Sudirman, Andi Nur Aina; firmawati, Firmawati; Sudirman, Andi Akifa
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.4984

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini berjudul Pembinaan keterampilan pembuatan program ADL (Activity Daily Living) Lansia pada pembina panti dengan modifikasi kalender digital yang bertujuan untuk memberikan keterampilan pada pengasuh panti dalam menyusun program kegiatan ADL pada lansia di panti Griya lansia jannati Prov. Gorontalo. Kegiatan ini dibagi menjadi 3 tahap, tahap 1 yaitu sosialisasi mengenai ADL dengan indikator mandi, berpakaian, makan, bergerak, toilet, beristirahat, kontrol medis, manajemen obat, hygiene oral, kesehatan mental, spiritual dan kesenian. Tahap 2 yaitu membuat program ADL pertujuh hari, dimulai dari hari senin – minggu. Jadwal dibuat menyesuaikan dengan kondisi lansia, beberapa aktivitas untuk meningkatkan kognitif dan psikomotor dibuat beragam untuk menghindari kejenuhan dalam beraktivitas. Tahap 3 yaitu membuat kalender digital. Pelatihan ini membutuhkan laptop, LCD, jaringan internet, platform kalender digital serta media pembelajaran yang atraktif seperti video tutorial pembelajaran dan modul panduan. Dalam pelatihan peserta akan dipandu mulai dari pembuatan akun sampai dengan implementasi cara membuat kalender digital secara bersama-sama yang akan dibantu oleh tim tekhnisi operator komputer. Kegiatan dilaksanakan di AULA panti Griya Lansia Jannati. Pengabdian ini begitu penting karena program ADL yang dimodifikasi dalam bentuk kalender digital dapat membuat system pengontrolan dan pengawasan oleh pembina panti pada lansia menjadi lebih mudah. Selain itu, tingkat kemandirian Lansia juga bisa meningkat. Tingginya tingkat kemandirian lansia akan berpengaruh dalam mempertahankan hidup, kesehatan dan kesejahteraannya
Hubungan Mekanisme Koping Individu dengan Kejadian Resiko Bunuh Diri pada Remaja di SMAN 1 Limboto Firmawati, Firmawati; Biahimo, Nur Uyuun; Husain, Siti Rahmatia
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i3.18448

Abstract

ABSTRACT Adolescents are known to have unstable emotions because they experience emotional changes that are at risk of increasing depression and resulting in suicidal ideation. Adapting to existing stressors can help adolescents prevent suicidal ideation and reduce the risk of suicidal behavior by increasing coping mechanisms to suppress suicidal ideation. The aim of this research is to analyze the relationship between individual coping mechanisms and the risk of suicide among adolescents at SMAN 1 Limboto. The research design uses quantitative correlational with cross sectional. Sampling used probability sampling with proportional stratified random sampling technique with a total of 88 respondents. Data collection uses a questionnaire sheet. Statistical analysis using chi square (x2) The results showed that the majority of teenagers' coping mechanisms were adaptive coping mechanisms, 57 people (64.8%) with a low risk of suicide, 50 people (56.8%), and the lowest were teenagers with maladaptive coping mechanisms with high risk. suicide was low at 1 person (1.1%) with statistics obtained by Asymp. sig (2 tailed) p value of 0.000 < 0.05, which means that there is a relationship between individual coping mechanisms and the risk of suicide among teenagers at SMAN 1 Limboto. The conclusion is that the better a teenager's coping mechanisms, the lower the level of suicide risk experienced by teenagers. Keywords: Coping Mechanisms, Suicide Risk, Adolescents  ABSTRAK Remaja dikenal mempunyai emosi yang tidak stabil karena mengalami perubahan emosional yang beresiko meningkatkan depresi hingga mengakibatkan timbulnya ide untuk bunuh diri. Beradaptasi dengan stressor yang ada dapat membantu remaja mencegah ide bunuh diri dan mengurangi resiko perilaku bunuh diri dengan cara meningkatkan mekanisme koping untuk menekan ide bunuh diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Hubungan Mekanisme Koping Individu dengan Kejadian Resiko Bunuh Diri Pada Remaja Di SMAN 1 Limboto. Desain penelitian menggunakan kuantitatif korelasional dengan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan teknik propotional stratified random sampling dengan jumlah responden 88 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisa statistik menggunakan chi square (x2). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas mekanisme koping remaja dengan mekanisme koping adaptif sejumlah 57 orang (64.8%) dengan resiko bunuh diri rendah sejumlah 50 orang (56.8%), dan yang terendah adalah remaja dengan mekanisme koping maladaptif dengan resiko bunuh diri rendah sejumlah 1 orang (1.1%) dengan statistik didapatkan Asymp. sig (2 tailed) p value sebesar 0.000 < 0.05 yang artinya bahwa terdapat hubungan mekanisme koping individu dengan kejadian resiko bunuh diri pada remaja di SMAN 1 Limboto. Kesimpulannya adalah semakin baik mekanisme koping remaja maka semakin rendah tingkat resiko bunuh diri yang dialami remaja. Kata Kunci: Mekanisme Koping, Resiko Bunuh Diri, Remaja
EFEKTIVITAS PENERAPAN TERAPI MANAJEMEN DIRI DALAM MENGATASI HALUSINASI PENDENGARAN Firmawati, Firmawati; Biahimo, Nur Uyuun I.; Gobel, Inne Ariane; Diu, Guswinda
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.40679

Abstract

Halusinasi pendengaran adalah salah satu gejala umum pada skizofrenia yang dapat memiliki dampak negatif signifikan terhadap kualitas hidup, fungsi sosial, dan kesehatan mental individu. Halusinasi pendengaran dapat memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kualitas hidup, fungsi sosial, dan kesehatan mental individu. Ketika seseorang mengalami halusinasi pendengaran, terutama jika suara-suara tersebut bersifat mengkritik, mengancam, atau memberi perintah, hal ini dapat menyebabkan stres emosional yang berat dan meningkatkan kecemasan. Terapi manajemen diri merupakan salah satu intervensi yang dapat membantu mengatasi halusinasi pendengaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan terapi manajemen diri dalam mengatasi halusinasi pendengaran. Penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental designs one group pretest-posttest ini melibatkan 15 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan penilaian mengacu pada Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia. Kriteria penilaian meliputi halusinasi belum teratasi (gejala ≥80%), teratasi sebagian (gejala berkurang namun masih sering dirasakan), dan teratasi (gejala <80%). Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi, seluruh responden (100%) mengalami halusinasi belum teratasi, sedangkan setelah intervensi terdapat peningkatan dengan 7 responden (46,7%) halusinasi teratasi sebagian dan 4 responden (26,7%) halusinasi teratasi. Analisis Wilcoxon menunjukkan penurunan nilai median dari 100(100) menjadi 75(50-100) dengan p-value 0,002 (< 0,05). Dapat disimpulkan bahwa terapi manajemen diri efektif dalam mengatasi halusinasi pendengaran.
HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL PADA LANSIA Sudirman, Andi Nur Aina; Firmawati, Firmawati; Samarang, Khairunnisa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43202

Abstract

Interaksi sosial dapat berdampak positif terhadap kualitas hidup karena dengan adanya interaksi sosial maka lansia tidak merasa kesepian. Penurunan fungsi kognitif merupakan penyebab terbesar terjadinya ketidakmampuan dalam melakukan aktivitas normal sehari-hari pada lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan fungsi kognitif dengan kemampuan interaksi sosial pada lansia. Desain penelitian menggunakan descriptif correlation dengan rancangan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 112 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukan Fungsi kognitif pada lansia di LKS Beringin sebagian besar mengalami gangguan ringan yaitu sebanyak 43 orang (38,4%), sedang 40 responden (35,7%), berat 29 responden (25,9%). Sedangkan Kemampuan interaksi sosial pada lansia di LKS Beringin sebagian besar kategori cukup 57 responden (50,9%), baik 34 responden (30,4%), kurang 21 responden (18,8%). Hasil analisis menggunakan uji chi square dengan nilai (ρ value = 0,000) < 0,05 yang artinya bahwa terdapat hubungan yang signifikan fungsi kognitif dengan kemampuan interaksi sosial pada lansia di LKS Beringin Kabupaten Gorontalo. Sehingga di anjurkan bagi lansia untuk menjaga fungsi kognitif dengan melakukan Latihan-latihan agar interaksi sosial lansia dapat meningkat.
HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI DENGAN RISIKO IDE BUNUH DIRI PADA REMAJA DI PONDOK PESANTREN AL-ISLAM PENTADIO TIMUR Firmawati, Firmawati; Sudirman, Andi Nur Aina; Hakim, Ramadan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44941

Abstract

Depresi merupakan gangguan mental yang paling sering dialami oleh remaja dan menjadi faktor risiko munculnya ide bunuh diri. Jumlah kasus bunuh diri di Indonesia tampaknya mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir. Di provinsi Gorontalo, khususnya terjadi peningkatan yang cukup besar. Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo melaporkan 33 kasus bunuh diri terjadi pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk dianalisisnya hubungan tingkat depresi dengan risiko ide bunuh diri pada remaja di pondok pesantren Al-Islam Pentadio Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik random sampling di mana peneliti mengumpulkan data melalui observasi dan kuesioner. Penelitian ini menggunakan kuisioner CDI dan SBQ-R. Responden pada penelitian ini berjumlah 30 yang berusia 13 hingga 15 tahun. Hasil uji Chi Square menunjukkan nilai P-value 0.019 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan tingkat depresi dengan risiko ide bunuh diri pada remaja di pondok pesantren Al-Islam Pentadio Timur. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dan risiko ide bunuh diri pada remaja. Pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan mental remaja sangatlah penting. Oleh karena itu, temuan dalam penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berguna bagi pihak sekolah untuk mendeteksi dan menangani masalah kesehatan mental di kalangan siswa, serta mendorong optimalisasi layanan bimbingan dan konseling yang tersedia.
Bystander Empowerment : Sosialisasi dan Strategi Cerdas Menghadapi Verbal Bullying di SMK N 1 Takengon Mariyani Mariyani; Firmawati Firmawati; Nur Sa’adah; Eliza Sutri Utami; Ardiansyah Ardiansyah; Amrizal Amrizal; Ashari Efendi; Mena Sari; Anisa Mawaddah
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Juni : SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/sewagati.v4i2.2577

Abstract

Bullying is one of the phenomena that often occurs in schools. One type of bullying that occurs is verbal bullying. Several studies have stated that most students still consider the behavior they do to be normal and understandable so that it occurs repeatedly. Therefore, it is important to take quick steps to stop verbal bullying, especially in schools. This study aims to determine the number of students who have experienced verbal bullying, describe the distribution of types of verbal bullying that have been experienced and efforts to prevent verbal bullying. The activity method is community service to students of SMK N 1 Takengon. This service activity is packaged in quantitative form and theoretical activities (lectures) and role playing techniques to describe strategies for dealing with verbal bullying. This activity was carried out during two meetings.
Co-Authors A. Husuna, Aldawati Abas, Yolanda Abdul Wahab Pakaya Ade Siska Huraju Afriani R.Mahmud Aina, Andi Nur Aldri Frinaldi Alysha Chamila Mile Amrizal Amrizal Amu, Mohamad Nuralfitriansyah Andi Akifa Sudirman Ani Retni Anisa Mawaddah Anita Yunika Gobel Annisaturahma Nauko Apriliya Ambo ARDIANSYAH ARDIANSYAH Ashari Efendi Azhara, Arfazia Baliu, Winda Bangol, Rahmawati Biahimo, Nur Uyun I. Biahimo, Nur Uyuun Biahimo, Nur Uyuun I Biahimo, Nur Uyuun I. Bolilio, Puput Kristian Budu, Priti H DESI PURNAMA SARI Dewi Modjo Dian Putri Anggraini Dilihuma, Nurjannah Dinda Khairunnisa, Dinda Diu, Guswinda Eliza Sutri Utami Fitriyah Handayani Gobel, Inne Ariane Hakim, Ramadan Hamna Lasanuddin Hamna Vonny Lasanuddin Harismayanti, Harismayanti Hasan, Tri Amaliya Haslinda Damansyah Humaira, Rara Sylvia Husain, Siti Rahmatia I. Biahimo, Nur Uyuun Ikhsan, Al Ilohuna, Sulistiani A. Iloponu, Rivaldiyanto Intan Umar Jubaeda Abas Khairuni Khairuni Laras Siswati Aliwu Leni Erliana Lenny Ali Mantu, Nurmalia R. Maria Rinny Lilir Mariyani Mariyani Masaong, Abdul Kadim Mayasari Mayasari, Mayasari Meigi Harun Mena Sari Mile, Niken Mohammad Hadi Mopangga, Nur Ulul Azmi Muhammad Rayhan Niken Mile Nur Sa’adah Nur Uyun I. Biahimo Nur Uyuun I. Biahimo Nurfatni, Nurfatni nurliah, nurliah Nurnaningsi Saini Piola, Wiwi Puguh Wahyu Prasetyo, Puguh Rendiansyah Taha Retni, Ani Rifaldi Hendriansyah Tamara Rini Asnawati Riska Riska Rokhani, Muriyati Rosmin Ilham Rusliah Jainul Abd Kamba Sabirin B Syukur Sabirin B. Syukur Sabirin B.Syukur Salahuddin Liputo Samarang, Khairunnisa Sedana, Ganda Sari Sesly Aladin Tangahu Shiw, Shin Yeen Siti Nurkholiza Masionu Sitti Nur Fajirin Tahir SRI RAHAYU Sriwahyuni Y Djukisana Sudirman, Andi Akifa Sudirman, Andi Nur Aina Sulistiyawaty Putri A. Umar Syukur, Sabirin B Syukur, Sabirin B. Taib, Vidya Salsabilla Thamrin Kum Umar, Arifin Uyuun, Nur Wiwi Susanti Piola Yanti Arnilis Yulinda Ibrahim Zakaria, Mira Yunus Zirlia Anggraini