Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KOHESIVITAS KELOMPOK PERAWAT DENGAN KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RSUD TOTO KABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Abas, Yolanda; Syukur, Sabirin B.; Firmawati, Firmawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.29191

Abstract

HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN KEPATUHAN PERSONAL HYGIENE PADA PASIEN SKIZOFRENIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMBOTO Sulistiyawaty Putri a. Umar; Firmawati Firmawati; Ani Retni
Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1341.41 KB)

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan psikotik yang paling sering. Hampir 1% penduduk didunia menderita skizofrenia selama hidup mereka. Dampak dari skizofrenia dapat mengakibatkan seseorang mengalami ketidakmampuan untuk berkomunikasi atau mengenali realitas. Selain itu dampak yang muncul adalah Personal Hygiene yang Menurun pada pasien skizofrenia. Hal terjadi akibat ada perubahan proses pikir sehingga kemampuan untuk aktivitas perawatan diri menjadi menurun yang akan mempengaruhi kemandirian perawatan diri pasien. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan komunikasi terapeutik dengan kepatuhan personal hygene pada pasien skizofrenia. Desain penelitian menggunakan survey analitik dengan rancangan Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling dengan 57 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukan responden dengan Komunikasi terapeutiknya baik yaitu berjumlah 36 responden (63,2%) dan komunikasi terapeutik Kurang berjumlah 21 responden (36,8%), Personal Hygiene baik berjumlah 12 responden (21,1%). cukup 21 responden (36,8%) dan Kurang 24 responden (41,1%%). Hasil analisis menggunakan uji chi square dengan nilai p value=0,000(<0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan komunikasi terapeutik dengan kepatuhan personal hygene pada pasien skizofrenia. Sehingga dalam melakukan perawatan pada pasien skizofrenia dibutuhkan tingkat komunikasi terapeutik yang baik agar dapat meningkatkan rasa kepercayaan pasien serta dapat memberikan pengaruh dan sugesti yang membuat keadaan pasien menjadi lebih baik dari segi psikologis
Coping Stress Guru Non Pendidikan Khusus dalam Mengajar Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Negeri Jantho Firmawati, Firmawati; Khairunnisa, Dinda; Humaira, Rara Sylvia
JURNAL SOCIAL LIBRARY Vol 4, No 2 (2024): JURNAL SOCIAL LIBRARY JULY
Publisher : Granada El-Fath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/sl.v4i2.269

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi coping guru non-pendidikan khusus dalam menghadapi stres saat mengajar siswa berkebutuhan khusus di SLB Negeri Jantho. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, dengan data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami stres karena kesulitan dalam berkomunikasi dengan siswa, mengelola perilaku siswa, dan beradaptasi dengan kurikulum. Stres yang dialami guru mempengaruhi kesehatan fisik dan mental mereka, menyebabkan gejala seperti sakit kepala, gangguan tidur, dan distress emosional. Strategi coping yang digunakan guru dikategorikan menjadi dua jenis: problem-focused coping dan emotion-focused coping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru cenderung menggunakan strategi coping emotion-focused, seperti mencari dukungan sosial, menerima tanggung jawab, dan menjauhkan diri dari masalah. Faktor-faktor yang mempengaruhi strategi coping guru termasuk kesehatan fisik, kemampuan memecahkan masalah, keterampilan sosial, dukungan sosial, sikap positif, dan sumber daya material. Studi ini menyimpulkan bahwa strategi coping guru efektif dalam mengelola stres, tetapi mereka masih mengalami reaksi emosional saat menghadapi perilaku siswa yang sulit. Studi ini merekomendasikan bahwa guru harus menerima dukungan dan pengembangan profesional yang berkelanjutan untuk membantu mereka mengelola respons emosional dan mengembangkan strategi coping yang lebih efektif.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Al-Qur’an (Studi Surat Al-An’am Ayat 151-153 Menurut Tafsir Al-Misbah) Firmawati, Firmawati
Al-Bahtsu: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2022): Islamic Education Research
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/btu.v7i1.5198

Abstract

This study uses qualitative research methods that are descriptive analysis, with library research data divided into primary data sources and secondary data sources obtained through collecting library materials, Selecting library materials that are used as primary data sources, Reading library materials that have been selected manually, after that an interpretive qualitative analysis was carried out. From the results of the study, it was found that the form of character education values contained in the letter Al-An’am verses 151-153 according to the interpretation of Al-Misbah, namely; a) religious, b) honest, c) responsibility, d) social care, e) polite and the values of character education contained in the letter Al-An’am verses 151-153 in the interpretation of al-Misbah can be implemented through learning in the classroom. Where the teacher is a model of the morals taught and the formation of a school environment that has good morals, then the relevance of character education in the interpretation of alMisbah to the PAI curriculum in the classroom can be seen in two sides, namely the material and the learning process. In terms of Islamic Religious Education material, the value of character education can be included. Basically, the character has the same essence and meaning as Islamic Religious Education.
Teknik Self Healing Mencegah Post Power Syndrome dan Menjaga Kesehatan Jiwa di Desa Mongolato Firmawati, Firmawati; Biahimo, Nur Uyuun I.; Piola, Wiwi Susanti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.11371

Abstract

ABSTRAK Kesehatan jiwa merupakan keadaan dimana individu berkembang secara mental, fisik, sosial dan spritual, sehingga individu dapat menyadari kemampuannya, mengatasi tekanan, mampu bekerja secara produktif serta dapat memberikan kontribusi untuk komunitasnya. Koping individu yang tidak dapat berkembang dengan baik dapat menyebabkan gangguan jiwa. Gangguan jiwa dapat dibagi menjadi 2 yaitu gangguan jiwa berat dan gangguan mental emosional. Gangguan mental emosional merupakan keadaan yang mengindikasikan individu sedang mengalami perubahan psikologis. Gangguan ini dapat menjadi gangguan yang lebih serius apabila tidak berhasil ditanggulangi. Salah satu gangguan mental ini adalah post power syndrome. post power syndrome adalah gejala-gejala pasca/setelah kekuasaan. Gejala ini umumnya terjadi pada individu yang sebelumnya mempunyai kekuasaan atau pernah menjabat suatu jabatan. Ketika sudah tidak menjabat lagi, seketika terlihat gejala-gejala kejiwaan atau emosi yang kurang stabil. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang “Teknik Self Healing mencegah Post Power Syndrome dan Menjaga Kesehatan Jiwa di Desa Mongolato”. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Januari 2023 pukul 10.00 s.d 12,00 WITA. Kegiatan ini mengahdirkan masyarakat Desa Mongolato yang menjadi sasaran ddan target untuk diberikan penyuluhan kesehatan. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gorontalo.  Pentingnya penyuluhan ini untuk masyarakat dapat mencegah post power syndrome serta dapat menjaga kesehatan jiwa. Kata Kunci: Post Power Syndrome, Kesehatan Jiwa, Self Healing  ABSTRACT Mental health is a condition where individuals develop mentally, physically, socially and spiritually, so that individuals can realize their abilities, overcome pressure, are able to work productively and can contribute to their community. Individual coping that cannot develop properly can cause mental disorders. Mental disorders can be divided into 2, namely severe mental disorders and mental emotional disorders. Emotional mental disorders are conditions that indicate individuals are experiencing psychological changes. This disorder can become a more serious disorder if it is not treated successfully. One of these mental disorders is post power syndrome. post power syndrome is the symptoms of post/after power. This symptom generally occurs in individuals who previously had power or had held a position. When he is no longer in office, immediately visible symptoms of mental or emotional instability. This service activity aims to provide counseling on "Self Healing Techniques to prevent Post Power Syndrome and Maintain Mental Health in Mongolato Village". This activity was carried out on January 16 2023 at 10.00 to 12.00 WITA. This activity presented the people of Mongolato Village who were the target to be given health education. This activity also involved Gorontalo Muhammadiyah University students. The importance of this counseling for the community can prevent post power syndrome and can maintain mental health. Keywords: Post Power Syndrome, Mental Health, Self Healing
Penerapan Terapi Dzikir Terhadap Kontrol Halusinasi di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo I. Biahimo, Nur Uyuun; Firmawati, Firmawati; Iloponu, Rivaldiyanto
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.15915

Abstract

ABSTRACT The impact that occurs from hallucinations is that a person can lose control of themselves so that they can endanger themselves, other people or damage the environment. So no-pharmacological therapy such as spiritual therapy is needed. This research is to determine dhikr therapy for patients with hallucinations in the Limboto Community Health Center working area. Used in this research is pre-experimental with a one-group pre-post test design approach, so that the number of samples in this study is the same as the population, namely 15 respondents. Based on the results of statistical tests, the mean value shows that there was a change in hallucinations in respondents, the average decrease was 0.689. The correlation value between hallucinations before and after being given dhikr therapy was 0.760, meaning it had a strong and positive influence, the sig value was 0.001, where the significant value was between hallucinations before and after being given Dhikr therapy it was at level 0.01. The P value obtained was 0.000 <0.05, which indicates that there is an influence of the application of dhikr therapy on the control of hallucinations before and after being given dhikr therapy with a calculated T value of 12,197 > T table 2,145, which means it is significant. It is hoped that health workers, especially nurses, can implement and provide evaluation material for preventing hallucinations. Keywords: Dhikr, Hallucinations, Therapy  ABSTRAK Dampak yang terjadi dari halusinasi adalah seseorang dapat kehilangan control dirinya sehingga bisa membahayakan diri sendiri, orang lain maupun merusak lingkungan. Sehingga dibutuhkan terapi nofarmakologi seperti terapi spiritual. Pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui terapi dzikir terhadap pasien dengan halusinasi  di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto. Yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pra-post test design, sehingga jumlah sampel pada penelitian ini sama dengan jumlah populasi yaitu 15 responden. Berdasarkan hasil uji statistik nilai mean menunjukan terjadi perubahan halusinasi pada responden rata-rata penurunannya adalah 0.689 Nilai korelasi antara Halusinasi sebelum dan sesudah diberikan terapi dzikir yaitu 0,760 artinya memiliki pengaruh kuat dan positif, nilai sig diperoleh 0,001 dimana nilai signifikan antara Halusinasi sebelum dan sesudah diberikan terapi Dzikir berada pada level 0,01. Nilai P value diperoleh 0,000<0,05 yang menandakan bahwa terdapat pengaruh penerapan terapi dzikir terhadap kontrol halusinasi sebelum dan sesudah diberikan terapi dzikir dengan nilai T hitung 12.197 > T tabel 2.145 yang artinya signifikan. Di harapkan petugas kesehatan khususnya perawat dapat menerapkan dan menjadi bahan evaluasi terhadap pencegahan terjadinya halusinasi. Kata Kunci: Dzikir, Halusinasi, Terapi
Penerapan Terapi Diversional Pada Pasien Harga Diri Rendah di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo Taib, Vidya Salsabilla; Biahimo, Nur Uyun I.; Piola, Wiwi Susanti; Firmawati, Firmawati
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.15110

Abstract

ABSTRACT Low self-esteem is negative thoughts and feelings towards oneself so that sufferers feel a loss of self-confidence, pessimism and worthlessness in their lives..One intervention to support situational low self-esteem is diversional therapy. The aim of this research isidentifying self-esteem before and after being given diversional therapy to patients with low self-esteem in the working area of the Limboto Community Health Center, Gorontalo Regency. The research method used in this research is experimental design (one group pre-test post-test design). From the results of this research, it can be seen that the mean value of the pre test is 13.20 and the post test is 17.00, the standard deviation of the pre test is 000 and the post test is 422, the standard error of the pre test is 1.033 and the post test is 3.682, and the total data is 10 for the pre test and post, as well as the Sig value. 2-tailed is 0.002 <0.05, meaning there is a significant influence between the pre-test and post-test. There is an influence of the application of diversional therapy on patients with low self-esteem at the Limboto health center, Gorontalo district. It is hoped that the results of this research can become a reference and add information about diversional therapy in patients with low self-esteem. Keywords: Low Self-Esteem, Diversional Therapy  ABSTRAK Harga diri rendah adalah suatu pemikiran dan perasaan negatif terhadap diri sendiri sehingga penderita merasakan hilangnya rasa percaya diri, pesimis dan tidak berharga dikehidupannya. Salah satu intervensi pendukung harga diri rendah situasional yaitu terapi diversional. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi harga diri sebelum dan setelah diberikan terapi diversional terhadap pasien dengan harga diri rendah di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah experimental design (one group pre-test post-test design). Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa nilai mean pre test yakni 13,20 dan post test 17,00 standar devisiasi pre test yakni 000 dan post test 422, standar eror pre test 1,033 dan post test 3,682, serta jumlah data sebesar 10 untuk pre test dan post, serta nilai Sig. 2-tailed adalah 0,002 <0,05 artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara pre test dan post test.Terdapat pengaruh penerapan terapi diversional pada pasien harga diri rendah di puskesmas limboto kabupaten gorontalo. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dan menambah informasi tentang Terapi diversional pada pasien harga diri rendah. Kata Kunci: Terapi Diversional, Pasien, Harga Diri Rendah
SOSIALISASI PENERAPAN TERAPI ZIKIR UNTUK MENGURANGI TINGKAT KEKAMBUHAN HALUSINASI PENDENGARAN PADA PASIEN RAWAT JALAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DUNGINGI Firmawati, Firmawati; Biahimo, Nur Uyuun; Mopangga, Nur Ulul Azmi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37899

Abstract

Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan sosialisasi terapi zikir di Puskesmas Dungingi, yang akan menjadi dasar untuk merancang intervensi yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari lima tahapan. Pertama, identifikasi peserta dan persiapan modul terapi zikir. Kedua, pengumpulan data awal untuk menilai tingkat kekambuhan pasien sebelum intervensi. Ketiga, implementasi terapi zikir secara rutin dengan pengawasan tim pengabdi. Keempat, pengumpulan data lanjutan untuk mengevaluasi perubahan setelah terapi. Terakhir, analisis dan evaluasi hasil yang kemudian disosialisasikan kepada pihak terkait. Proses ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pasien, keluarga, dan tenaga profesional. Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terapi dzikir memberikan dampak positif terhadap penurunan tingkat kekambuhan pada pasien dengan halusinasi pendengaran. Sebelum diberikan terapi dzikir, mayoritas pasien menunjukkan tingkat kekambuhan berat, dengan jumlah 10 orang (55,6%). Namun, setelah terapi dzikir dilakukan, sebagian besar pasien mengalami penurunan tingkat kekambuhan menjadi lebih ringan, yang tercermin pada 11 orang pasien (61,1%) yang menunjukkan perbaikan. Hal ini menunjukkan bahwa terapi dzikir dapat menjadi salah satu alternatif intervensi yang efektif dalam membantu pasien yang mengalami halusinasi pendengaran, khususnya yang dirawat jalan di Puskesmas Dungingi, untuk mengurangi gejala dan mendukung proses pemulihan pasien
Kepuasan Pasien BPJS terhadap Pelayanan Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo Umar, Arifin; Syukur, Sabirin B; Firmawati, Firmawati
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v10i2.2020

Abstract

BPJS sangat bermanfaat bagi masyarakat salah satunya sebagai pelayanan kesehatan medis di fasilitas kesehatan. Pelayanan kesehatan yang disediakan oleh rumah sakit salah satunya pelayanan rawat jalan. Pelayanan rawat jalan menjadi salah satu pelayanan yang mendapat penilaian secara instan dari pasien, sehingga kepuasan pasien akan langsung dirasakan saat itu juga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan rawat jalan. Desain penelitian ini deskriptif kuantitatif untuk mengetahui gambaran 5 dimensi yaitu responsivines, reliability, assurance, tangible, dan empathy. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan 100 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian yang didapatkan ini menunjukkan nilai kepuasan baik dengan jumlah responden 89 dan Kepuasan cukup dengan jumlah 11 responden dari100 sampel yang ditentukan. Hasil penelitian pada 5 dimensi yaitu tangible terdapat 93 responden berkepuasan baik dan 7 responden berkepuasan cukup, pada reliability terdapat 92 responden berkepuasan baik dan 8 responden berkepuasan cukup, pada ketanggapan terdapat 91 responden berkepuasan baik dan 9 responden yang berkepuasan cukup, pada asuransi jaminan terdapat 96 responden berkepuasan baik dan 4 responden berkepuasan cukup, pada empaty terdapat 94 responden berkepuasan baik dan 6 responden berkepuasan cukup. Kesimpulannya kepuasan baik ini didapatkan dari pelayanan baik dan maksimal yang telah diberikan oleh para tenaga keshatan sehingga pasien BPJS merasa puas terhadap pelayanan yang ada
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHDAP PENURUNAN GEJALA PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN SENSORI PERSEPSI HALUSINASI PENDENGARAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA TENGAH KOTA GORONTALO Piola, Wiwi; Firmawati, Firmawati; Dilihuma, Nurjannah
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.29 KB) | DOI: 10.31314/zijk.v10i1.1670

Abstract

Salah satu gangguan persepsi yang dapat terjadi yaitu gangguan persepsi sensori (halusinasi) yang dapat ditemukan pada pasien gangguan jiwa.Halusinasi pendengaran paling banyak ditemui mencapai 70%.Salah satu terapi nonfarmakologi yang efektif untuk halusinasi adalah terapi musik klasik. Tujuanpenelitian untuk diketahuinya pengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan gejala pada pasien dengan gangguan sensori persepsi halusinasi pendengaran. Jenis penelitian ini analitik komparatif dengan rancangan quasy experimenone group pre-post design. Populasi dalam penelitian sebanyak 23 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknikpurposive sampling. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan gejala pada pasien dengan gangguan sensori persepsi halusinasi pendengaran dengan nilai p-value = 0,000. Maka dapat disimpulkan ada pengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan gejala pada pasien dengan gangguan sensori persepsi halusinasi pendengaran di wilayah kerja Puskesmas Kota Tengah.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pengalaman dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan asuhan keperawatan kepada masyarakat.
Co-Authors A. Husuna, Aldawati Abas, Yolanda Abdul Wahab Pakaya Ade Siska Huraju Afriani R.Mahmud Aina, Andi Nur Aldri Frinaldi Alysha Chamila Mile Amrizal Amrizal Amu, Mohamad Nuralfitriansyah Andi Akifa Sudirman Ani Retni Anisa Mawaddah Anita Yunika Gobel Annisaturahma Nauko Apriliya Ambo ARDIANSYAH ARDIANSYAH Ashari Efendi Azhara, Arfazia Baliu, Winda Bangol, Rahmawati Biahimo, Nur Uyun I. Biahimo, Nur Uyuun Biahimo, Nur Uyuun I Biahimo, Nur Uyuun I. Bolilio, Puput Kristian Budu, Priti H DESI PURNAMA SARI Dewi Modjo Dian Putri Anggraini Dilihuma, Nurjannah Dinda Khairunnisa, Dinda Diu, Guswinda Eliza Sutri Utami Fitriyah Handayani Gobel, Inne Ariane Hakim, Ramadan Hamna Lasanuddin Hamna Vonny Lasanuddin Harismayanti, Harismayanti Hasan, Tri Amaliya Haslinda Damansyah Humaira, Rara Sylvia Husain, Siti Rahmatia I. Biahimo, Nur Uyuun Ikhsan, Al Ilohuna, Sulistiani A. Iloponu, Rivaldiyanto Intan Umar Jubaeda Abas Khairuni Khairuni Laras Siswati Aliwu Leni Erliana Lenny Ali Mantu, Nurmalia R. Maria Rinny Lilir Mariyani Mariyani Masaong, Abdul Kadim Mayasari Mayasari, Mayasari Meigi Harun Mena Sari Mile, Niken Mohammad Hadi Mopangga, Nur Ulul Azmi Muhammad Rayhan Niken Mile Nur Sa’adah Nur Uyun I. Biahimo Nur Uyuun I. Biahimo Nurfatni, Nurfatni nurliah, nurliah Nurnaningsi Saini Piola, Wiwi Puguh Wahyu Prasetyo, Puguh Rendiansyah Taha Retni, Ani Rifaldi Hendriansyah Tamara Rini Asnawati Riska Riska Rokhani, Muriyati Rosmin Ilham Rusliah Jainul Abd Kamba Sabirin B Syukur Sabirin B. Syukur Sabirin B.Syukur Salahuddin Liputo Samarang, Khairunnisa Sedana, Ganda Sari Sesly Aladin Tangahu Shiw, Shin Yeen Siti Nurkholiza Masionu Sitti Nur Fajirin Tahir SRI RAHAYU Sriwahyuni Y Djukisana Sudirman, Andi Akifa Sudirman, Andi Nur Aina Sulistiyawaty Putri A. Umar Syukur, Sabirin B Syukur, Sabirin B. Taib, Vidya Salsabilla Thamrin Kum Umar, Arifin Uyuun, Nur Wiwi Susanti Piola Yanti Arnilis Yulinda Ibrahim Zakaria, Mira Yunus Zirlia Anggraini