Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Budidaya Ikan Lele Sistem Bioflok untuk Karang Taruna Tirta Bahari Sorong sukmawati, sukmawati; Ponisri, Ponisri; Fajeriana, Nurul; Mangallo, Bertha; Musaad, Ishak; Lestari, Agnes Dyah Novitasari
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): September
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v6i1.3733

Abstract

Purpose: The catfish farming training using the biofloc system conducted for the Tirta Bahari Youth Group in Jamaimo Village aims to enhance the skills and knowledge of the fisheries group in utilizing biofloc technology as an efficient, sustainable, and environmentally friendly aquaculture method. Methodology: The biofloc system boosts fish farming productivity by using microorganisms to process feed waste and excrement into an additional nutrient source. Results: This training covered biofloc pond design, introduction of microorganisms, water quality monitoring for catfish growth, and maintenance management through aeration control and measurement of key parameters, such as pH, dissolved oxygen, and ammonia, to maintain pond stability. Conclusions: This training is expected to enhance the knowledge and skills of the Tirta Bahari Youth Group in biofloc-based fish farming, enabling them to apply it independently and sustainably. In the long term, this initiative is expected to strengthen the local economy by creating business opportunities in the aquaculture sector, enhancing food security, and empowering the Tirta Bahari Youth Group and other youth as agents of change who can contribute to sustainable fishery resource use in Jamaimo Village. Limitations: The time available for training may not be sufficient to cover all technical aspects in depth; therefore, participants may not be fully prepared to implement the biofloc system independently. Contribution: This service can have a wide and sustainable positive impact on the Jamaimo Village community.
Sosialisasi Pengelolaan Sagu Menjadi Tepung Kemasan di Kampung Baingkete Distrik Makbon Layuk, Angeline Ta'dung; Pandu, Victor WD; Hode, Septian Bahri; Agustio, Mochamad Firmansyah; Ponisri, Ponisri
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 6 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v6i2.3174

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berfokus pada meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat di Kampung Baingkete, Distrik Makbon, Papua Barat. Selama pengabdian ini, tim mengalami sejumlah masalah, termasuk keterbatasan pengetahuan teknik budidaya sagu, rendahnya tingkat pendidikan, dan minimnya pemanfaatan teknologi internet untuk pemasaran. Pemilihan topik ini didasarkan pada urgensi pengelolaan sagu sebagai sumber daya lokal potensial dan relevansi dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang ketahanan pangan. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan sagu, diversifikasi produk olahan, dan pemanfaatan internet untuk pemasaran melalui media sosial. Metode yang digunakan melibatkan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan kepada 15 perwakilan kelompok tani. Hasil pengabdian mencakup peningkatan pengetahuan masyarakat: pengolahan sagu (35% menjadi 90%), produk olahan sagu (20% menjadi 80%), dan pemanfaatan internet (50% menjadi 90%). Terdapat peningkatan keterampilan dalam pengolahan sagu dan pembuatan tepung sagu kemasan. Persentase peningkatan pada hasil ini mencerminkan kontribusi positif terhadap nilai ekonomis dan pemanfaatan optimal sumber daya lokal. Pentingnya hasil ini terletak pada peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan. Kesimpulan abstrak ini menegaskan keberhasilan pengabdian masyarakat dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi Kampung Baingkete.
Diversifikasi Produk Bakso Ikan Tuna : Inovasi Pengolahan Hasil Perikanan untuk Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Sukmawati, Sukmawati; Rosalina, Febrianti; Ponisri, Ponisri; Sulfiana, Sulfiana; Murtiningrum, Murtiningrum; Mangallo, Bertha; Leba, Herlyn Winda Wie; Darma, Darma; Awariti, Mohammad Haris; Latief, Nur Alya Mariska; Rumkowas, Saleh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.619

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Diversifikasi Produk Bakso Ikan Tuna” dilaksanakan di Kampung Yeflio, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan keterampilan masyarakat pesisir dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Potensi ikan tuna (Thunnus sp.) yang melimpah di wilayah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga diperlukan inovasi pengolahan berbasis diversifikasi produk. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelatihan, dan evaluasi dengan metode hands-on training yang melibatkan 20 peserta kelompok ibu rumah tangga. Peserta diberikan materi dan praktik langsung meliputi pemilihan bahan baku, teknik pengolahan, penerapan prinsip keamanan pangan, serta pengemasan produk yang sesuai standar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek: pengetahuan bahan baku (45%→85%), teknik pengolahan (40%→90%), keamanan pangan (35%→80%), dan pengemasan produk (30%→75%). Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan keterampilan teknis, kesadaran mutu, dan semangat kewirausahaan masyarakat pesisir. Selain membuka peluang usaha baru, program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 dan 14, yaitu pekerjaan layak, pertumbuhan ekonomi, serta pemanfaatan berkelanjutan sumber daya laut.
Budidaya Sagu sebagai Pilar Utama Penghidupan Masyarakat Lokal di Kampung Baingkete Ponisri, Ponisri; Farida, Anif; Hasa, Muh. Fadli; Darma, Darma; Mangallo, Bertha; Murtiningrum, Murtiningrum; Abu, Nur
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v4i2.2588

Abstract

Purpose: The activities about sustainable sago cultivation techniques aim to increase knowledge and understanding of the Women's Fellowship and PKK farmer groups in the field of sago cultivation. This is because sago is the staple food of the local community in Baingkete and its surroundings. By increasing sago production, it is hoped that it can improve community welfare and reduce dependence on imported food ingredients. Research methodology: The methods applied in this activity include counseling (providing knowledge and understanding about sago cultivation), demonstration and training (direct practice of planting sago on land owned by farmer groups), discussion and consultation, and program evaluation (giving statements to participants before and after training). Result: The results of the activity showed that the participants were quite enthusiastic about asking questions regarding sago cultivation. They are also very active during the practice of planting sago on the land. The level of community knowledge about sago planting techniques has increased about 25%. Training, practice, and field assistance related to sago cultivation also increased from 40% to 85%. Limitation : The practice of sago cultivation techniques is carried out on 1 ha of agricultural land. And knowing how to increase sago production cannot be done immediately considering the length of time the sago plant grows until it can be harvested. Contribution: This activity is beneficial for the community, which learns about sustainable and environmentally friendly sago cultivation practices. This includes sustainable soil management techniques, the use of organic fertilizer, and the maintenance of a healthy ecosystem.
PENINGKATAN KREATIVITAS DALAM PEMBUATAN KUE BERBAHAN BAKU TEPUNG SAGU PADA KAMPUNG BAINGKETE KABUPATEN SORONG murtingrum, Murtiningrum; Ponisri, Ponisri; Farida, Anif; Mangallo, Bertha; Darma, Darma; Abu, Nur; Hasa, Muh. Fadli
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2024): June
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v8i1.1850

Abstract

Sagu memiliki potensi sebagai sumber pangan kaya kalori dan karbohidrat yang setara dengan beras. Distribusi luas tanaman sagu di Indonesia menjadikannya bahan pangan alternatif potensial untuk produk seperti tepung sagu, sirup, kue, mie, dan bio-etanol. Preferensi konsumen terhadap produk sagu menjadi kunci dalam strategi pemasaran. Kampung Baingkete di Kabupaten Sorong memiliki potensi besar dalam sumber daya alam, terutama sagu yang telah menjadi bagian integral kehidupan masyarakat untuk produksi tepung sagu dan produk olahan tradisional. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kreativitas pembuatan kue berbahan sagu, ekonomi lokal, dan pelestarian budaya. Metode meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, monitoring, dan evaluasi. Pelatihan di Kampung Baingkete menghasilkan kue berbahan sagu seperti brownies sagu, kue gabus, chookies sagu coklat, dan chookies sagu keju. Kegiatan ini diharapkan menambah nilai ekonomi masyarakat, membuka pasar baru, meningkatkan daya saing produk lokal, serta melestarikan kearifan lokal dan penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kelompok PKK sebesar 55%.  Abstract. Sago has the potential as a high-calorie and carbohydrate-rich food source, comparable to rice. The wide distribution of sago plants in Indonesia makes it a viable alternative food source for products like sago flour, syrup, cakes, noodles, and bio-ethanol. Consumer preference for sago products is crucial for marketing strategies. Baingkete Village in Sorong Regency has significant natural resource potential, especially sago, which is integral to local life for sago flour and traditional products. The activity aims to enhance creativity in sago-based cake making, boost the local economy, and preserve local culture. Methods include socialization, training, demonstration, monitoring, and evaluation. Training in Baingkete Village produced sago-based cakes such as sago brownies, kue gabus, chocolate sago cookies, and cheese sago cookies. This activity is expected to add economic value to the community, open new market opportunities, increase local product competitiveness, and preserve local wisdom and sustainable natural resource use. Pre-test and post-test evaluations showed a 55% increase in the knowledge and skills of the PKK group.
Sosialisasi Pemanfaatan Internet Sebagai Media Pemasaran Produk Hasil Olahan Sagu Papua di Kampung Baingkete Hasa, Muh Fadli; Ponisri, Ponisri; Farida, Anif; Darma, Darma; Mangallo, Bertha; Murtiningrum, Murtiningrum; Abu, Nur
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12792

Abstract

Pemanfaatan internet dapat mengurangi ketergantungan pada saluran pemasaran konvensional dan membuka peluang kerjasama dengan pelaku usaha di luar daerah. Dalam konteks pemasaran produk lokal, pemanfaatan internet sebagai media pemasaran menawarkan potensi besar dalam mendukung pertumbuhan bisnis lokal dan memperluas akses pasar. Kampung Baingkete, yang terletak di Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, memiliki potensi utama yaitu dalam bidang pertanian, terutama dalam pengolahan tanaman sagu.  Potensi pertanian ini memberikan peluang untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat setempat dan mendukung pengembangan produk olahan lokal. Kehadiran internet di kampung Beingkete menjadi hal yang positif bagi penduduk setempat. Namun, kehadiran internet masih terbatas pada penggunaannya sebagai alat komunikasi dan belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk kegiatan pemasaran produk lokal. Permasalahan yang terjadi adalah kurangnya pemahaman mengenai cara memanfaatkan internet secara efektif untuk kegiatan pemasaran produk. Untuk itu, perlu dilakukan sosialisasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait manfaat dan potensi internet dalam mempromosikan produk-produk lokal.
Pemanfaatan Pohon Mangrove sebagai Bahan Baku Perahu Oleh Masyarakat Kampung Usili Distrik Aimas Kabupaten Sorong Sesa, Ficki Samuel; Ponisri, Ponisri; Farida, Anif
Agriva Journal (Journal of Agriculture and Sylva) Vol. 1 No. 1 (2023): AGRIVA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/agriva.v1i1.2063

Abstract

Hutan mangrove merupakan sumberdaya daya hayati yang mempunyai berbagai keragaman potensi yang dapat memberikan manfaatn bagi kehidupan manusia secara langsung maupun tidak langsung, salah satu manfaat langsung bagi masyarakat kampung Usili adalah sebagai bahan baku pembuatan perahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, karakteristik, kreteria dan bagian-bagian pohon mangrove yang dimanfaatkan untuk pembuatan perahu oleh masyarakat Kampung Usili, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan survey dengan teknik wawancara menggunakan kuisioner. Berdasarkan hasil penelitian terdapat 5 (lima) jenis kayu dari 3 (tiga) famili yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan perahu Sonneratia caseolari, Sonneratia alba, Xylocarpus moluccensis, Xylocarpus granatum jenis yang dominan digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan perahu karena memiliki kelas kuat dan ringan sehingga banyak digunakan oleh masyarakat, sedangkan untuk jenis Bruguiera gymnorrhiza jarang digunakan karena sangat berat kayunya. Kriteria dan karakteristik pemilihan jenis pohon mangrove dalam pembuatan badan perahu tradisional yaitu jenis kuat, ringan, tidak mudah pecah/patah, tidak memiliki mata hutan (knot), lurus, tahan lama dalam pemakaian, tahan terhadap serangan organisme, mudah kering dan memiliki bebas cabang yang tinggi. Untuk proses pembuatan perahu tradisional oleh masyarakat di Kampung Usili meliputi pemilihan jenis, pembersihan, penebangan, pengukuran bahan baku sesuai yang diinginkan, pembentukan bagian belakang dan depan perahu, pembentukan badan perahu, penggalian badan perahu, penghalusan bagian luar perahu (samping kanan dan kiri), penghalusan bagian dalam perahu, dan pengeringan dengan api atau sinar matahari.
Komposisi dan Pola Penyebaran Vegetasi Tingkat Pohon di Hutan TWA Klamono Kabupaten Sorong Liarian, Apriana Ema; Febriadi, Ihsan; Ponisri, Ponisri
Agriva Journal (Journal of Agriculture and Sylva) Vol. 1 No. 2 (2023): AGRIVA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/agriva.v1i2.2584

Abstract

TWA Klamono merupakan hutan hujan tropis dataran rendah dengan keanekaragaman hayati tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan pola penyebaran vegetasi pada kawasan TWA  Klamono. Lokasi penelitian dilakukan di TWA Klamono, Desa Klaben Distrik, Kabupaten sorong dengan menggunakan Metode Line Sampling.  Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Jambu (Eugenia sp) memiliki kerapatan dan frekuensi tertinggi, sementara Mersawa (Anisoptera marginata) dan Gaharu (Aqularia spp) memiliki kerapatan terendah. Sebaran pohon Matoa, Jambu, dan Fikus dominan dan hampir merata di setiap jalur penelitian. Penyebar an secara acak terjadi jika lingkungan seragam dan tidak ada kompetisi kuat antar individu. Sebaliknya, penyebaran secara kelompok adalah pola paling umum dan menunjukkan adaptasi spesies dengan lingkungannya. Berdasarkan kelas diameter pohon, sebaran individu pohon berdiameter 29─40 cm paling banyak, diikuti oleh pohon berdiameter 50─70 cm, dan pohon berdiameter 80─100 cm. Distribusi diameter pohon di hutan TWA Klamono sangat beragam, hal ini menunjukkan bahwa hutan ini dapat bertahan di masa yang akan datang. Dengan demikian, penelitian ini memberikan informasi penting tentang pola penyebaran dan kerapatan pohon di kawasan TWA Klamono.
Komposisi Vegetasi Tingkat Tiang dan Pancang pada Area Hutan Produksi KPHP Makbon Kabupaten Sorong Warda, Warda; Ponisri, Ponisri; Farida, Anif; Saeni, Fajrianto
Agriva Journal (Journal of Agriculture and Sylva) Vol. 2 No. 2 (2024): AGRIVA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/agriva.v2i2.3420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi, kerapatan, frekuensi, dominasi dan Index nilai penting untuk tiang dan pancang pada areal KPHP Makbon Kabupaten Sorong.  Dengan menggunakan metode transek atau jalur berpetak dengan luasan 5 ha (50.000 m2 ). Berdasarkan hasil penelitian pada tingkat pancang terdapat 56 jenis vegetasi berjumlah 1136 individu dan tingkat, tiang sebanyak 43 jenis vegetasi berjumlah 692 individu. Komposisi jenis vegetasi yang terdapat pada hutan produksi makbon KPHP Kabupaten Sorong untuk tingkat pancang terdapat 56 jenis tumbuhan terdiri dari 36 family dan untuk tingkat tiang terdapat 43 jenis tumbuhan terdiri dari 38 family dan semua telah teridentifikasi. Jumlah tingkat pancang yaitu 56 jenis dengan nilai kerapatan (K) terbesar terdapat pada jenis jambu (Syzygium, sp) yaitu sebesar 50,8/ha dengan kerapatan relatif (KR) sebesar 22,36%, nilai frekuensi (F) sebesar 2,03, frekuensi relatif (FR) sebesar 22,35%, dominasi (C) sebesar 0,1536, dominasi relatif (CR) sebesar 23,00% dan Indeks Nilai Penting (INP) sebesar 67,72. Jumlah tingkat tiang yaitu 43 jenis dengan nilai kerapatan (K) terbesar terdapat pada jenis jambu (Syzygium, sp) yaitu sebesar 38/ha dengan kerapatan relatif (KR) sebesar 27,46%, frekuensi (F) sebesar 1,52, frekuensi relatif (FR) sebesar 27,44%, dominasi (C) sebesar 0,6262, dominasi relatif (CR) sebesar 25,68% dan Indeksi Nilai Penting (INP) sebesar 80,60.
Budidaya Tanaman Gaharu Masyarakat di Kampung Haha Distrik Seremuk Kabupaten Sorong Selatan Blesia, Dina; Febriadi, Ihsan; Ponisri, Ponisri
Agriva Journal (Journal of Agriculture and Sylva) Vol. 3 No. 1 (2025): AGRIVA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/agriva.v3i1.4607

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi sistem budidaya dan pengelolaan gaharu oleh masyarakat di Kampung Haha, Distrik Seremuk, Kabupaten Sorong Selatan. Gaharu, yang merupakan hasil hutan bukan kayu dengan nilai ekonomi tinggi, banyak dimanfaatkan dalam industri parfum, kosmetik, dan obat-obatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi metode budidaya, termasuk sumber bibit, persiapan persemaian, proses penanaman, dan pemeliharaan tanaman. Pendekatan deskriptif digunakan dengan wawancara semi-struktural dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat menggunakan bibit alami dari hutan sekitar, dengan proses penanaman yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan lokal, termasuk persiapan tanah dan pemilihan lokasi tanam yang sesuai. Penelitian ini juga mengungkapkan dua model bisnis untuk gaharu, yaitu sistem berbasis kontrak dan sistem yang lebih fleksibel tanpa ikatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun budidaya gaharu di Kampung Haha masih dalam tahap awal, terdapat potensi besar untuk pengembangannya yang dapat meningkatkan perekonomian lokal.
Co-Authors - Murtiningrum Abu, Nur Adrianus Ogonei Agnes Dyah Novitasari Lestari Agustio, Mochamad Firmansyah Akhmad ali Ali, Akhmad Anif Farida Farida Antoh, Maikel Awariti, Mohammad Haris Ayu Diah Syafaati Bernadus Aran Bertha Mangallo Bertha Mangallo Bertha Mangallo Blesia, Dina Brandon Tanahitumesseng Budi Satria Darma Darma Darma, Darma Durand, Anugerah Reindra Lamma Erni Fajrianto Saeni Farida, Anif Febelina Sangkek Gafur, Muzna A. A Gafur, Muzna Ardin Abdul Halima Kasongat Hana Bleskadit Hode, Septian Bahri Irnawati Irnawati Ishak Musaad Kaliele, Yunus Kasongat, Halima Kemesrar, Yomima La Ibal Latief, Nur Alya Mariska Layuk, Angeline Ta'dung Leba, Herlyn Winda Wie Liarian, Apriana Ema Lona H. Nanlohy Lona H. Nanlohy Lona Nanlohy Mangallo, Bherta Maruapey, Azis Mira Herawati Soekamto Muh. Fadli Hasa Muhammad Ali MUHAMMAD ALI Muhammad Ikhzan Syam murtingrum, Murtiningrum Murtiningrum Murtiningrum Musaad, Ishak Muzna Ardin Abdul Gafur N Nuryanto Nanlohy, Lona Nanlohy, Lona Helti Nur Abu Nurul Fajeriana M Nuryanto Nuryanto Ogonei, Adrianus Pandu, Victor WD Panji Reza Susena R. Riskawati Rais, Lukman Retno Puspa Rini Riskawati Rosalina, Febrianti Rumkowas, Saleh Rumwokas, M Saleh Saeni, Fajrianto Salmawati Salmawati Sangadji, Zulkarnain Sangkek, Febelina Sesa, Ficki Samuel sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati, Sukmawati SULFIANA, SULFIANA Suruan, Yermias Susena, Panji Reza Syaiful Maliki Syam, Muhammad Ikhzan Syarif Ohorella Tabara, Reijeng Tanahitumesseng, Brandon Ulim, Rahasela Savira Wahidin Wahidin Warda Warda Yomima Kemesrar Yunus Kaliele