Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI STUP DALAM BUDIDAYA LEBAH TRIGONA Ponisri, Ponisri; Riskawati, Riskawati; Farida, Anif; Fajar, Farid; Suma, Aldi; Nauw, Yulia Wimar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36723

Abstract

Abstrak: Lebah Trigona adalah jenis lebah tanpa sengat yang berpotensi besar untuk dibudidayakan sebagai sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat. Hasil utama dari lebah ini berupa madu trigona, propolis, dan bee bread yang memiliki nilai jual tinggi serta beragam manfaat bagi kesehatan. Kampung Batu Lubang Pantai memiliki potensi cukup tinggi lebah trigona yang terdapat pada dinding rumah dan pohon dalam hutan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam budidaya lebah trigona dengan penggunaan stupJumlah mitra dalam kegiatan ini sebanyak 20 orang, Pengukuran tingkat pengetahuan dan ketrampilan peserta dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test Pada kegiatan sosialisasi tentang budidaya lebah trigona tingkat pemahaman dan pengetahuan meningkat yaitu dari 30% menjadi 85%. Sedangkan pelatihan pembuatan dan penerapan teknologi stup lebah trigona berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dari 25% menjadi 85%. Proses pelatihan yang meliputi sosialisasi, pembuatan stup dengan bahan ramah lingkungan berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha peternakan lebah trigona. Dengan demikian, teknologi stup yang tepat dan pelatihan yang efektif dapat mendukung pengembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan dan ramah lingkunganAbstract: Trigona bees are a type of stingless bee that has great potential to be cultivated as an alternative source of income for the community. The main products of this bee are trigona honey, propolis, and bee bread which have a high selling value and various health benefits. Kampung Batu Lubang Pantai has a fairly high potential for trigona bees found on the walls of houses and trees in the forest. This activity aims to provide knowledge and skills of the community in trigona bee cultivation with the use of stup. The number of partners in this activity is 20 people, The measurement of the level of knowledge and skills of participants is carried out using pre-test and post-test methods In socialization activities about trigona bee cultivation, the level of understanding and knowledge has increased, from 30% to 85%. Meanwhile, training in the manufacture and application of trigona bee stup technology has succeeded in increasing knowledge and skills from 25% to 85%. The training process which includes socialization, making stups with environmentally friendly materials contributes to increasing the productivity and sustainability of the trigona bee farming business. Thus, the right stup technology and effective training can support the development of the local economy in a sustainable and environmentally friendly manner.
Keanekaragaman Jenis Dan Potensi Cadangan Karbon Di Kawasan Hutan Kota Taman Wisata Alam KM 14 Kota Sorong Layuk, Angeline Ta'dung; Ponisri, Ponisri; Febriadai, Ihsan
Agrifor : Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan Vol 25, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/agrifor.v25i1.9194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks keanekaragaman jenis, dominasi jenis dan kemeraatan jenis pada tingkat pohon serta mengestimasi potensi cadangan karbon dan daya serap karbondioksida yang tersimpan dalam biomassa vegetasi ada di Taman Wisata Alam Sorong. Metode yang digunakan purposive sampling dengan pembuatan plot penelitian dan metode sampling tanpa pemanenan (nondestructive sampling) untuk pengukuran biomassa pohon hidup. Pendataan secara in situ yaitu pengukuran langsung di lapangan untuk pendugaan dengan menggunakan persamaan alometrik. Data yang dikumpulkan dianalisis sesuai dengan parameter dan dideskripsi secara kualitatif dan kuantitatif serta disajikan dalam bentuk tabel.  Hasil penelitian menunujukkan bahwa jumlah jenis pohon ada 33 dengan total individu sebanyak 981. Dengan indeks keanekargaman jenis pohon 0,92 dalam kategori rendah, indeks dominasi jenis 1,00 dalam kategori tinggi dan indeks kemerataan jenis 0,62 dalam kategori sedang. Untuk jumlah biomassa total 74,232 kg, tertinggi terdapat pada plot 5 (14,56 kg) dan terendah pada plot 9 (0,427 kg). Cadangan  karbon  total sebesar 34,89 kg dengan tertinggi pada plot 5 sebesar (6,843 kg), terendah plot 9 (0,201 kg), kandungan karbon total 0,0348 ton/ha dengan tertinggi pada plot 5 (0,0068 ton/ha) dan terendah pada plot 9 (0,0002 ton/ha). Serta Daya serap karbondioksida total 0,127 dengan serapan karbondioksida tertinggi pada plot 5 (0,025), dan terendah pada plot 9 (0,001).
Komposisi dan Pola Penyebaran Vegetasi Tingkat Pohon di Hutan TWA Klamono Kabupaten Sorong Apriana Ema Liarian; Ihsan Febriadi; Ponisri Ponisri
Agriva Journal (Journal of Agriculture and Sylva) Vol. 1 No. 2 (2023): AGRIVA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/agriva.v1i2.2584

Abstract

TWA Klamono merupakan hutan hujan tropis dataran rendah dengan keanekaragaman hayati tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan pola penyebaran vegetasi pada kawasan TWA  Klamono. Lokasi penelitian dilakukan di TWA Klamono, Desa Klaben Distrik, Kabupaten sorong dengan menggunakan Metode Line Sampling.  Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Jambu (Eugenia sp) memiliki kerapatan dan frekuensi tertinggi, sementara Mersawa (Anisoptera marginata) dan Gaharu (Aqularia spp) memiliki kerapatan terendah. Sebaran pohon Matoa, Jambu, dan Fikus dominan dan hampir merata di setiap jalur penelitian. Penyebar an secara acak terjadi jika lingkungan seragam dan tidak ada kompetisi kuat antar individu. Sebaliknya, penyebaran secara kelompok adalah pola paling umum dan menunjukkan adaptasi spesies dengan lingkungannya. Berdasarkan kelas diameter pohon, sebaran individu pohon berdiameter 29─40 cm paling banyak, diikuti oleh pohon berdiameter 50─70 cm, dan pohon berdiameter 80─100 cm. Distribusi diameter pohon di hutan TWA Klamono sangat beragam, hal ini menunjukkan bahwa hutan ini dapat bertahan di masa yang akan datang. Dengan demikian, penelitian ini memberikan informasi penting tentang pola penyebaran dan kerapatan pohon di kawasan TWA Klamono.
Proximate Analysis of Fish Feed Made from Organic Waste Enriched with Lactobacillus casei and Saccharomyces cerevisiae Sukmawati; Ponisri; Bhertha Mangallo; Ishak Musaad; Nurul Kusuma Dewi; Riman Sangadji
BERKALA SAINSTEK Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bst.v14i2.60009

Abstract

The utilization of organic waste as a raw material for fish feed through fermentation represents an innovative and sustainable approach with the potential to enhance nutritional value while improving cost efficiency in aquaculture production. This study aimed to analyze the proximate composition of fish feed derived from fermented organic waste using Lactobacillus casei and Saccharomyces cerevisiae as probiotic agents. The raw materials included vegetable waste, fruit waste, and fish meal, formulated into two feed variations differing in bran proportion, namely 30% in Feed A and 50% in Feed B. An experimental research design was applied, and proximate analysis was conducted to determine moisture content, crude protein, crude fat, crude fiber, Nitrogen-Free Extract (NFE), and ash content. The results revealed that Feed A contained 4.73% moisture, 5.46% protein, 3.31% fat, 35.69% crude fiber, 33.62% NFE, and 21.92% ash. Meanwhile, Feed B showed 6.39% moisture, 5.83% protein, 1.76% fat, 37.91% crude fiber, 30.95% NFE, and 23.55% ash. These findings indicate that Feed A has a more balanced nutritional composition, characterized by higher fat content and lower crude fiber, suggesting better digestibility and potential feed utilization efficiency. In contrast, Feed B exhibited higher fiber and ash content, which may negatively influence nutrient absorption and feed performance. Overall, the fermentation of organic waste using probiotics demonstrates strong potential to improve the quality of alternative fish feed that is not only cost-effective but also environmentally friendly, supporting sustainable aquaculture practices.
Co-Authors - Murtiningrum Abu, Nur Adrianus Ogonei Agnes Dyah Novitasari Lestari Agustio, Mochamad Firmansyah Akhmad ali Ali, Akhmad Anif Farida Farida Apriana Ema Liarian Awariti, Mohammad Haris Ayu Diah Syafaati Bernadus Aran Bertha Mangallo Bertha Mangallo Bertha Mangallo Bhertha Mangallo Blesia, Dina Brandon Tanahitumesseng Budi Satria Darma Darma Darma, Darma Erni Fajar, Farid Fajrianto Saeni Farida, Anif Febelina Sangkek Gafur, Muzna A. A Gafur, Muzna Ardin Abdul Halima Kasongat Hana Bleskadit Hode, Septian Bahri Ihsan Febriadi Irnawati Irnawati Ishak Musaad Ishak Musaad Kaliele, Yunus Kasongat, Halima Kemesrar, Yomima La Ibal Latief, Nur Alya Mariska Layuk, Angeline Ta'dung Leba, Herlyn Winda Wie Lona H. Nanlohy Lona H. Nanlohy Lona Nanlohy Maruapey, Azis Mira Herawati Soekamto Muh. Fadli Hasa Muhammad Ali MUHAMMAD ALI Muhammad Ikhzan Syam murtingrum, Murtiningrum Murtiningrum Murtiningrum Musaad, Ishak N Nuryanto Nanlohy, Lona Nanlohy, Lona Helti Nauw, Yulia Wimar Nur Abu Nurul Fajeriana M Nurul Kusuma Dewi Nuryanto Nuryanto Ogonei, Adrianus Pandu, Victor WD Panji Reza Susena R. Riskawati Rais, Lukman Retno Puspa Rini Riman Sangadji Riskawati Riskawati Riskawati, Riskawati Rosalina, Febrianti Rumkowas, Saleh Saeni, Fajrianto Salmawati Salmawati Sangadji, Zulkarnain Sangkek, Febelina Sesa, Ficki Samuel sukmawati Sukmawati Sukmawati Sukmawati, Sukmawati SULFIANA, SULFIANA Suma, Aldi Susena, Panji Reza Syaiful Maliki Syam, Muhammad Ikhzan Syarif Ohorella Tabara, Reijeng Tanahitumesseng, Brandon Ulim, Rahasela Savira Wahidin Wahidin Warda Warda Yomima Kemesrar Yunus Kaliele