p-Index From 2021 - 2026
8.181
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kebidanan PROSIDING SEMINAR NASIONAL JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Sains Dasar Disease Prevention and Public Health Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Bidan Prada Jurnal Kesehatan Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Media Ilmu Kesehatan The Southeast Asian Journal of Midwifery Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) JURNAL KESEHATAN PERINTIS Jurnal SMART Kebidanan GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Jurnal Vokasi Jurnal Pengabdian Dharma Bakti Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Kebidanan Indonesia JIK (Jurnal Ilmu Kebidanan) Community Empowerment Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Kosala : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Professional Nursing (IJPN) Jurnal Abdi Masyarakat Kita Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Jakiyah : Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Prosiding University Research Colloquium Journal of Health Technology Assessment in Midwifery Informasi dan Promosi Kesehatan International Journal of Health Science and Technology Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah JHeS (Journal of Health Studies) Journal of Public Health Sciences Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Jurnal Keperawatan Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Hasil Karya Aisyiyah Untuk Indonesia Gema Lingkungan Kesehatan Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal SMART Kebidanan Jurnal Kesehatan Masyarakat Borneo Nursing Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Holistic Approach: Emotional Touch Intervention (Kissing and Hugging) and Macronutrient Nutrition in Stunting Prevention in Early Childhood) Fitriahadi, Enny; Daryanti, Menik Sri; Nuzuliana, Rosmita; Mufdlilahi; Satriyandari, Yekti; Nguyen, Thuy Hong
Gema Lingkungan Kesehatan Vol. 23 No. 4 (2025): Gema Lingkungan Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gelinkes.v23i4.326

Abstract

Stunting can lead to complications such as decreased intelligence and impaired growth, which may further deteriorate development into adulthood. This study aimed to examine the effectiveness of maternal kissing, hugging, and macronutrient intake in the prevention of stunting. A randomized clinical trial was conducted involving 170 mothers with toddlers aged 6 to 60 months who were at risk of stunting in 2024. Participants were randomly assigned to intervention and control groups. In both groups, parenting behaviors involving maternal hugging and kissing were measured using a structured questionnaire, while macronutrient intake, particularly protein-rich intake, was assessed using microtoise and length boards. The results showed a significant improvement in the intervention group compared to the control group (p < 0.001). The incidence of stunting was significantly lower in the intervention group than in the control group (p < 0.001). Additionally, the effectiveness of the Emotional Touch Intervention (Kissing and Hugging) and Macronutrient Nutrition (a local playful interaction technique) was statistically significant with a p-value of 0.000 (< 0.05). These findings indicate that maternal kissing, hugging, and adequate macronutrient intake are beneficial strategies in stunting prevention among toddlers. This study contributes to health innovations by promoting a combined approach of affectionate parenting and nutritional support to enhance toddler health and well-being.
Deteksi dini pertumbuhan perkembangan anak usia pra sekolah Enny Fitriahadi; Aji Bagus Widyantara
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 6 No 2 (2026): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK- Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v6i2.1911

Abstract

Deteksi dini merupakan proses identifikasi gejala dan tanda awal kondisi kesehatan yang berpotensi serius sebelum gejala lebih parah. Anak-anak rentan mengalami suatu penyakit. Hal ini dapat menyebabkan terganggunya proses pertumbuhan dan perkembangan yang dilaluinya. Anak-anak usia pra sekolah perlu dilakukan deteksi tumbuh kembang untuk mengetahui apakah ada penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan pengabdian ini yaitu melakukan deteksi dan intervensi dini dalam upaya optimalisasi potensi tumbuh kembang anak. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak dengan melakukan pemeriksaan kesehatan serta pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan anak usia pra sekolah. Metode kegiatan dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan dan antropometri (berat badan dan tinggi badan), pemeriksaan perkembangan dengan instrumen KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan). Selain itu guru wali juga mendapat edukasi terkait stimulasi tumbuh kembang melalui kie. Kegiatan dilakukan di TK ABA Mlangi pada tanggal 8 September 2025 kepada 57 siswa. Hasil kegiatan sebagian besar siswa memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang sesuai dengan umur. Kontribusi pengabdian dengan harapan secara rutin pemeriksaan deteksi dini bisa dilakukan setiap bulan sekali.
Pemanfaatan Ketahanan Pangan Melalui Budidaya Ikan Lele Sebagai Upaya Pencegahan Balita Stunting Fitriahadi, Enny; Satriyandari, Yekti; Bimantara, Arif; Prasety, Alfarizi Cahaya; Pratama, Muhammad Yoga; Rawul, Wahyu Aditia; Hakim, Lukmannul; Wasis, Ginanjar
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.8318

Abstract

Permasalahan kesehatan pada balita yang sampai saat ini masih diperbincangkan salah satunya adalah stunting. Angka kejadian stunting di Indonesia masih cukup tinggi yaitu mencapai 24,4%, pada tahun 2022-2024 turun menjadi 21,6%, dan pemerintah berharap pada tahun 2025 dapat turun di angka 14%. Dampak stunting pada balita menyebabkan kekurangan gizi hingga mendorong adanya penyakit kronis serta menurunnya tingkat kecerdasan anak. Hal tersebut dapat mempengaruhi badan dan otak balita. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk mengetahui proses pembudidayaan ketahanan pangan pada ikan lele, dampak ekonomi terhadap ketahanan pangan pada budidaya dan manfaat ikan lele sebagai bentuk upaya pencegahan balita stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diawali dengan persiapan, sosialisasi, pelatihan dalam pembuatan media dan cara kerja dari budidaya lele. Hasil kegiatan dengan berdirinya ketahanan pangan melalui budidaya ikan lele dapat menjadi sebuah solusi dan dapat menangggulangi persoalan balita stunting. Sebab ikan lele mempunyai kandungan protein yang tinggi. Kegiatan yang dilakukan mencakup budidaya lele sebagai salah satu upaya untuk mencegah stunting.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Video Terhadap Tingkat Pengetahuan Anemia Pada Remaja Putri Di SMK N 2 Pengasih Kulon Progo Erlin Ismawati; Enny Fitriahadi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.224

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja putri dan dapat berdampak pada penurunan daya tahan tubuh, konsentrasi belajar, serta risiko komplikasi kehamilan di masa depan. Prevalensi anemia remaja putri di Kulon Progo mencapai 43,67% pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan berbasis video terhadap tingkat pengetahuan tentang anemia pada remaja putri di SMK Negeri 2 Pengasih Kulon Progo.Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain Pre-Experiment One Group Pre-test and Post-test. Sampel penelitian sebanyak 83 responden remaja putri di SMK Negeri 2 Pengasih Kulon Progo dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest sebelum dan setelah intervensi pendidikan kesehatan menggunakan video. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test, disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan menggunakan media video (Z = −6,546; p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan berbasis video berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan anemia pada remaja putri di SMK N 2 Pengasih, Kulon Progo. Dengan demikian, media video terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri mengenai anemia. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan bukti empiris bahwa media video efektif sebagai alternatif metode edukasi untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan remaja. Secara ilmiah, temuan ini memperkuat literatur tentang efektivitas media audiovisual dalam pendidikan kesehatan, dan secara praktis dapat diterapkan di sekolah untuk mendukung promosi kesehatan remaja
Hubungan Tingkat Pengetahuan WUS Tentang Skrining IVA Dengan Perilaku Mengikuti IVA Di Puskesmas Paliyan, Gunung Kidul Riska Arinanda; Fathiyatur Rohmah; Enny Fitriahadi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.340

Abstract

Skrining IVA merupakan metode sederhana, murah, dan efektif untuk deteksi dini kanker serviks dengan sensitivitas tinggi (94,6%), hasil cepat, serta dapat dilakukan di fasilitas kesehatan primer. Kesadaran WUS untuk melakukan skrining IVA masih sangat rendah, hal ini dilihat dari cakupan IVA di Puskesmas Paliyan tahun 2024 sebanyak 52 orang. Desa Grogol memiliki cakupan IVA paling rendah sebanyak 3 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan WUS tentang skrining IVA dengan perilaku mengikuti IVA di Puskesmas Paliyan, Gunung Kidul. Metode yang di gunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan metode korelasional, menggunakan desain analitik observasional dan pendekatan waktu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu 148 WUS dan sampel yang di gunakan sebanyak 60 WUS yang di pilih secara Stratified Random Sampling dan Simple random sampling di 6 Dusun yang ada di Desa Grogol diantaranya Grogol, Gerjo, Karangmojo A, Karangmojo B, Senedi dan Tungu yang telah memenuhi kriteria Inklusi dan Eksklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji korelasi Chi-Square. Dari hasil penelitian di dapatkan tingkat pengetahuan WUS tentang skrining IVA mayoritas kurang yaitu 27 (45,0%) dan perilaku pemeriksaan IVA mayoritas tidak melakukan yaitu sejumlah 49 (68,3%). Hasil uji Chi-square diperoleh nilai p velue = 0,000 (<0,05), dan Nilai Cramer's V sebesar 0,900. Dapat di simpulkan terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan WUS tentang skrining IVA dengan perilaku mengikuti IVA di Puskesmas Paliyan, Gunung Kidul.
Pengaruh Media Leaflet Dan Video Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Di Puskesmas Minggir Hiyang Maheswari; Enny Fitriahadi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.346

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia yang berdampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media leaflet dan video terhadap peningkatan pengetahuan ibu mengenai stunting di wilayah kerja Puskesmas Minggir. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pre-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest without control group. Jumlah responden sebanyak 58 ibu balita yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi media leaflet saja dan kelompok intervensi kombinasi leaflet dan video. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan tentang stunting. Kelompok leaflet, 62,1% ibu mencapai kategori cukup dan 37,9% kategori baik. Sementara itu, pada kelompok kombinasi leaflet dan video, 89,7% ibu masuk kategori baik dan 10,3% kategori cukup. Uji Wilcoxon menunjukkan hasil signifikan pada kedua kelompok, masing-masing dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang membuktikan bahwa kedua media efektif meningkatkan pengetahuan ibu, dengan hasil lebih optimal pada kelompok kombinasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan media edukasi, terutama dalam bentuk kombinasi leaflet dan video, terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu tentang stunting dan layak untuk diimplementasikan dalam program edukasi di fasilitas kesehatan.
PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA Fitriahadi, Enny; Herfanda, Esitra
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v13i2.2413

Abstract

Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir, tetapi kondisi stunting akan terlihat setelah anak berusia 2 Tahun. United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) menjelaskan mengenai jumlah balita penderita stuntingpada tahun 2020 meningkat sebesar 26,7 juta jiwa dibandingkan tahun 2000 yang mencapai 20,6 juta . Menurut WHO (2018) di Indonesia terdapat sebesar 37 % anak mengalami stunting. Tujuan penelitian adalah diketahuinya hubungan pemberian makanan pendamping ASI dengan kejadian Stunting di Posyandu Dewi Sartika Tahun 2023. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan secara crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh subjek dalam penelitian ini adalah seluruh balita usia 7 - 24 bulan sebanyak 109 balita dengan sampel yang digunakan sebanyak 41 responden menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data kuesioner dan lembar observasi. analsis data univariat dan bivariat (chi Square). Hasil diketahui sebagian besar ibu memiliki waktu pemberian MP-ASI yang tidak sesuai dimana perilaku ibu sangat berperan penting dalam pemberian MP-ASI. Hasil analisis di peroleh terdapat hubungan waktu pemberian MP-ASI dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p-value 0,000 dan nilai OR 0,45 hal ini diartikan bahwa faktor-faktor pemberian MP-ASI merupakan faktor prefektif. Saran bagi pihak ibu balita agar dapat meningkatkan dan memberikan MP-ASI dengan kualitas yang baik sehingga dapat mencegah stunting pada balita.
Pengetahuan HIV/AIDS Berhubungan dengan Sikap Pencegahan HIV/AIDS pada Remaja di SMPN 1 Mlati Sleman Tahun 2026 Selly Maryana; Siti Istiyati; Enny Fitriahadi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v9i1.833

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan masih menjadi masalah kesehatan global maupun nasional dengan jumlah kasus yang terus meningkat, termasuk pada kelompok remaja. Remaja merupakan kelompok rentan terhadap penularan HIV/AIDS karena berada pada fase perkembangan dengan mobilitas sosial tinggi, rasa ingin tahu yang besar, serta paparan informasi dan lingkungan yang beragam. Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Kabupaten Sleman menjadi wilayah dengan jumlah kasus HIV/AIDS tertinggi, termasuk Kecamatan Mlati yang mengalami peningkatan kasus dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini menunjukkan pentingnya upaya pencegahan HIV/AIDS sejak usia remaja melalui peningkatan pengetahuan dan pembentukan sikap pencegahan yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja di SMPN 1 Mlati Sleman. Desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 255 siswa-siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan total 70 responden. Pengambilan data menggunakan lembar kuesioner dengan hasil penelitian menunjukkan tingkat Pengetahuan tentang HIV/AIDS berada di kategori baik yaitu sebanyak 51 responden (72,9%), kategori buruk sebanyak 19 responden (27,1%). Sikap pencegahan HIV/AIDS siswa berada di kategori positif yaitu sebanyak 45 responden (64,3%), kategori negatif sebanyak 25 responden (35,7%). Hasil analisis menggunakan uji Chi-Square menunjukkan nilai P-Value sebesar 0,004 (p < 0,05). terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja SMPN 1 Mlati Sleman. Pengetahuan memiliki peran penting dalam membentuk sikap individu. Pengetahuan yang baik tentang HIV/AIDS akan mendorong terbentuknya sikap positif terhadap upaya pencegahan.
HUBUNGAN PIJAT DENGAN KUALITAS TIDUR BAYI Esitra Herfanda; Enny Fitriahadi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v15i1.3402

Abstract

Pendahuluan Kualitas tidur merupakan kepuasaan seseorang terhadap tidur yang dimana seseorang itu dapat dengan mudah dalam memulai tidur dan mempertahankan tidurnya, kualitas tidur sendiri dapat digambarkan dengan melihat lama waktu tidur, nyenyak selama tidur, serta merasa segar ketika bangun dan kualitas tidur juga dapat mempengaruhi kesehatan dan kualitas hidup secara keseluruhan (Delaune & Ladner, 2011). Salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi adalah terpenuhinya kebutuhan tidurnya. Salah satu rangsangan bagi perkembangan otak adalah tidur. Saat anak tidur, hormon pertumbuhan akan dikeluarkan dari tubuh sekitar 75%, karena saat bayi tertidur, proses pembaruan sel akan lebih cepat dibandingkan saat ia bangun. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas tidur bayi setelah dilakukan pemijatan. Metodologi Desain penelitian yang digunakan adalah one group pre test-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 6-24 bulan di Desa Sidoarum Godean Sleman yang berjumlah 109 orang. Teknik sampling yang dipakai yaitu purposive sampling. Uji statistik yang digunakan yaitu Wilcoxon Test.Hasil Hasil dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pijat bayi dengan kualitas tidur bayi dengan P-Value <0,005. Diskusi perlu ditingkatkan kembali pemijatan bayi oleh orang tua
Co-Authors Adhy Fajar Syahputra Agus Jamal Aji Bagus Widyantara Ambarwati, Vidiya Anis Indriyani Aprillia, Lola Ari Astuti, Dhesi Arif Bimantara ARIF KURNIAWAN Ariyanto, Andry Astuti, Andari Wuri Asyhara Naela Arifin Ayu Kurniati Azizah, Zulfa Bundarini Bundarini Cahyani, Fitnaningsih Endang Daryanti, Menik Sri Deccy Nopiyana Deccy Nopiyana Deny Eka Widyastuti Deny Eka Widyastuti Deny Eka Widyastuti, Deny Eka Dian Gita Cahyani Dieng Erika Merly Nastasia Dwi Astrini Wulandari Eka Widyastuti, Deny Embun Nadya Endang Koni Suryaningsih, Endang Koni Erlin Ismawati Erlin Ismawati Esitra Herfanda Esitra Herfanda Eti Widianti Eva Nurhayati Faidati, Nur Faizah, Jenti Nur Fajarini, Nurbita Farida Arintasari Fathiyaturrohmah *, Fathiyaturrohmah Fauzianty, Ariska Fayakun Nur Rohmah Fuad Gandhi Torizal Hakimi, Mohammad Handayani, Tri Rizki Hayu Wardani Sati Herwanto, Muhammad Banu Hiyang Maheswari Ika Afifah Nugraheni Intan Wahyu Ramadhani Islamiyatur Rokhmah Istri Utami Istri Utami Istri Utami Istri Utami Istri Utami, Istri Ita Dina Ulhaq Putri Jenti Nur Faizah Karisma Wicaksono G Khofiyah, Nidatul Khusnul Hidayah Kurniati, Ayu Kurniati, Nurul Lailatuz Zaidah Laksmono Widagdo Lukmannul Hakim Luluk Khusnul Dwihestie Luluk Rosida Makbul, Ika Aida Aprilini binti Makmur, Novia Sopherah Menik Sri Daryanti Menik Sri Daryanti, Menik Sri Merida, Yunri Mita Mailani Mohammad Hakimi Mufdlilah, Mufdlilah Mufdlilahi Mufdlillah Mufdlillah Mufdlillah, Mufdlillah Mufreni, Sadr Lufti Mustarif, Solvy Alya Nastasia, Dieng Erika Merly Nerawati, Yuni Nguyen, Thuy Hong Normalita Puspitasari Novia Sopherah Makmur Nur Inayah Nur Inayah Nur Laeli Rokhmah Nur Nugroho Wati Nursanti, Widya Nurul Mahmudah Prasety, Alfarizi Cahaya Pratama, Muhammad Yoga Priskila, Yesi Priskila, Yessi Puspitasari, Normalita Putri Lestari Putri, Ahda Sabila Aprillia Putri, Radita Eka Putri Eka Radita Eka Putri Eka Putri Rawul, Wahyu Aditia Ria Fitri Asmara Riska Arinanda Rokhmah, Nur Laeli Rosmita Nuzuliana, Rosmita Sani Ulfa Widiyana Selly Maryana Septiari, Ni Putu Diah Pradnya Seytorini, Wahyu Widhi Siti Istiyati Solechah, Mutiara Sri Ratna Ningsih, Sri Ratna Sugiantoro, Hari Akbar Sulistyanigsih Sulistyanigsih Suryani, Amalina Inkha Suwarsih, Meli Syagata, Anindhita Syahbi Tri Winarsih Tri Winarsih Utami, Fitria Siswi Uti Lestari Vany Puspita Anggraeni Venaswari Hanna Tyastiti Wahyuntari, Evi Wan Tazkia Aulia Silvia Wasis, Ginanjar Wati, Nur Nugroho Wijayanto, Danur Wiwik Kusumawati Wiwit Desi Intarti Yayah Asriyah Suparman Yayuk Puji Lestari Yekti Satriandari Yekti Satriyandari Yesi Priskila Yessi Priskila Yessy Maretta, Megayana Yusitadika Arini