Claim Missing Document
Check
Articles

Intensitas Bermain Game Online Berhubungan dengan Perilaku Agresif Verbal Remaja Istiqomah Isnaini; Eka Malfasari; Yeni Devita; Rina Herniyanti
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.1.2021.235-242

Abstract

Perilaku agresif dapatbisa  terjadi secara verbal. Salah satu pemicu terjadinya perilaku agresif adalah bermain game online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas bermain game online dengan perilaku agresif verbal remaja di komunitas game online PUBG Pekanbaru. Desain penelitian adalah kuantitatif berbentuk korelasi dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di salah satu komunitas game online PUBG Pekanbaru. sampel penelitian ini adalah 48 responden menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala likert Brief Aggression Questionnaire (BAQ) dan skala intensitas. Alat ukur yang digunakan untuk variabel intensitas bermain game online adalah kuesioner penelitian yang telah di uji validitas dengan validitas 0,906 dan koefisien reliabilitas sebesar 0,906 dan untuk variabel perilaku agresif verbal adalah kuesioner penelitian yang telah di uji validitas dengan r hasil dengan validitas indeks diskriminasi rix ≥ 0,30 nilai koefisien alpha sebesar 0,906 dan reliabilitas 0,931. Analisa yang digunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 64,58% responden dengan intensitas bermain game online tinggi dan 66,67% responden dengan perilaku agresif verbal tinggi. Hasil uji statistik p value 0,002 < (0,05) sehingga di dapatkan hubungan yang signifikan antara intensitas bermain game online PUBG dengan perilaku agresif verbal remaja.
Pengaruh Membaca Al-Qur’an terhadap Peningkatan Harga Diri Pasien Skizofrenia Yeni Devita; Nurul Afifah Nensih; Eka Malfasari; Rina Herniyanti
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.4.2021.787-794

Abstract

Pasien Skizofrenia mempunyai tanda gejala Harga diri rendah, dimana jika tanda gejala ini tidak di atasi segera akan mengakibatkan perilaku resiko buhuh diri, sehingga harus dicari solusi untuk menurunkan harga diri tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh membaca al-qur’an terhadap peningkatan harga diri pasien skizofrenia. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan pre and post test without control dengan menggunakan alat instrumen penelitian lembar observasi yang diambil dari modul praktik keperawatan profesional jiwa yang terdiri dari 6 soal. Penelitian ini dilakukan di UPT Binalaras pekanbaru pada bulan juni 2020 dengan jumlah sampel 8 responden dan dengan menggunakan teknik porposive sampling. Analisa digunakan adalah analisa univariat dan analisa bivariat menggunakan uji statistik t dependen untuk mengetahui pengaruh variabel. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa ada pengaruh membaca al-qur’an terhadap peningkatan harga diri pasien skizofrenia  (p value 0,000; α < 0,05).
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Siswa Sma dalam Memilih Jurusan Kesehatan di Perkuliahan Shinta Dwi Tirta; Eka Malfasari; Rizka Febtrina; Rina Herniyanti
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.2.2021.381-390

Abstract

Setelah lulus SMA tentunya calon mahasiswa memilih jurusan yang akan ditempuh di perguruan tinggi, dimana dibanyak Perguruan Tinggi jurusan kesehatan adalah yang paling diminati. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi siswa SMA dalam memilih jurusan kesehatan di perkuliahan. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 186  siswa SMAN 3 Pekanbaru dari jurusan IPA sebanyak 113 siswa dan jurusan IPS sebanyak 73 siswa dengan teknik sampling yaitu stratified random sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner yang disusun oleh peneliti dengan 27 item pernyataan didapatkan hasil uji validitas r hasil > r tabel (0,365-0,766>0,361) dan hasil uji reliabilitas didapatkan 0,530-0,756. Dari 27 pernyataan terdapat 5 pernyataan yang tidak valid dengan nilai r hasil 0,002-0,351. Analisis data penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menemukan bahwa mayoritas siswa karena keinginan sendiri 94 (50,5%), karena ya dorongan keluarga 93 (50%), citra kampus baik 116 (62,4%), peluang pekerjaan baik 126 (67,7%), karena teman sebaya 123 (66,1%). Dan yang memilih jurusan kesehatan sebanyak 103 (55,4%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan keinginan sendiri, dorongan keluarga, peluang pekerjaan, dan teman sebaya dengan memilih jurusan kesehatan di perkuliahan dengan p value 0,000<0,05. Dan tidak ada hubungan citra kampus dengan memilih jurusan kesehatan diperkuliahan dengan p value 0,491>0,05.
Tingkat Kepatuhan Mahasiswa Kesehatan dalam Berprotokol Kesehatan Pasca Lebih dari Satu Tahun Masa Pandemi Covid-19 Ifon Driposwana Putra; Eka Malfasari; Novi Yanti; Fitry Erlin; Ulfa Hasana; Afrida Sriyani Harahap; Donny Hendra
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.2.2021.429-434

Abstract

Corona Virus Disease (Covid-19) telah mewabah lebih dari satu tahun di Indonesia dan kasusnya terus mengalami peningkatan. Pemerintah dan Instansi terkait sudah berupaya melakukan sosialisasi dan kebijakan-kebijakan seperti protokol kesehatan untuk menyelesaikan wabah tersebut. Namun yang menjadi masalah bukan lagi pengetahuan tentang Covid-19 dan cara penularannya, tetapi lebih kepada kepatuhan masyarakat dalam berprotokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepatuhan mahasiswa kesehatan dalam berprotokol kesehatan pasca lebih dari satu tahun masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa kesehatan sebanyak 150 orang yang telah membuat surat pernyataan mengikuti perkuliahan tatap muka terbatas di 3 program studi kesehatan, dan penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner perilaku berprotokol kesehatan Covid-19 yang sudah diuji validitas dan realibilitas, serta dianalisis dengan analisa univariat untuk mengetahui patuh atau tidak patuhnya mahasiswa kesehatan berprotokol kesehatan. Hasil penelitian didapatkan bahwa lebih dari separoh (65%) mahasiswa kesehatan tidak patuh berprotokol kesehatan Covid-19. Hasil ini harus menjadi bahan evaluasi bagi semua pihak bahwa perilaku berprotokol kesehatan masyarakat sudah sangat longgar dan butuh kebijakan baru yang inovatif agar wabah ini segera selesai.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KECEMASAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN TUGAS AKHIR DI STIKES PAYUNG NEGERI PEKANBARU Eka Malfasari; Yeni Devita; Fitry Erlin; Filer Filer
Jurnal Ners Indonesia Vol 8, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.467 KB) | DOI: 10.31258/jni.8.2.124-131

Abstract

Kesulitan mahasiswa menyelesaikan tugas akhir sering menjadi beban bagi mahasiswa itu sendiri dan menjadikan beban tersebut sebagai pikiran negatif yang nantinya akan menimbulkan kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhirnya. Penelitian ini adalah penelitian kuantitafif kolerasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini melibatkan seluruh mahasiswa STIkes Payung Negeri Pekanbaru dari berbagai jurusan dengan jumlah populasi 272  mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir dengan 162 sampel. Alat ukur faktor dosen  pembimbing, teman sebaya dan lingkungan menggunakan kuesioner yang dimodifikasi oleh peneliti dan dilakukan uji validitas dan reabilitas, sedangkan alat ukut kecemasan menggunakan State and Trait Anxiety Inventory (STAI) yang terdiri dari 20 pertanyaan. Penelitian ini dianalisis menggunakan komputer dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dosen pembimbing, teman sebaya dan lingkungan dengan ansietas mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir dengan p value < 0,05. Penelitian ini merekomendasikan kepada peneliti selanjutnya untuk upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi kecemasan mahasiswa saat menyelesaikan tugas akhir.
STIMULATION OF THE DEVELOPMENT OF ELDERLY SELF INTEGRITY USING THERAPEUTIC GROUP THERAPY Yeni Devita; Eka Malfasari; Rina Herniyanti
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.4634

Abstract

Abstrak: Proses menua lansia adalah melambatnya proses informasi, menurunnya daya ingat, berkurangnya kemampuan otak untuk membedakan stimulus atau rasangan yang dating selanjutnya adalah perubahan terhadap fungsi fisik dan psikososial. Upaya yang dilakukan pada lansia yang mengalami berbagai perubahan yaitu dengan memberikan informasi berkaitan dengan kesehatan lansia. Salah upayanya yaitu memberikan Terapi Kelompok Terapeutik (TKT). Tujuan utama pemberian terapi keompok teraputik  adalah untuk untuk meningkatkan kemampuan lansia dalam aspek perubahan proses perkembangan lansia serta mempertahankan perkembangan integritas diri lansia di UPT Panti Sosial Tresna Werdha Khusnul Khotimah Pekanbaru Riau. pelaksanaan Terapi menggunakan metode diskusi / sharing dengan kelompok lansia yang dilakukan dalam 6 kali sesi / pertemuan. Kegiatan ini dilakukan dalam waktu 2 minggu. Lama optimum persesi adalah 40-60 menit. Kegiatan ini dilakukan kepada 15 orang lansia yang berada di UPT Panti Sosial Tresna Werdha Khusnul Khotimah Pekanbaru Riau. Hasil kegiatan in menunjukkan terdapat peningkatan skor adapatasi lansia dalam meningkatkan integritas dirinya sebesar 17,17 poin.  Hal ini menunjukkan bahwa TKT ini secara efektif dapat meningkatkan integritas diri lansia.Abstract: The aging process that occurs in the elderly will cause biological changes in the elderly. Other conditions that change in the elderly are slowing down of information processing, decreased memory, reduced ability of the brain to distinguish stimuli or feelings that come. Efforts are made to the elderly who experience various changes, namely by providing information related to the health of the elderly. One of his efforts is to provide Therapeutic Group Therapy (TKT). The main purpose of providing therapeutic group therapy is to improve the ability of the elderly to adapt to aspects of changes in the elderly development process and to maintain and maintain the development of the self-integrity of the elderly at the Tresna Werdha Khusnul Khotimah Pekanbaru Riau Panti Social Unit. The implementation of therapy uses the method of discussion / sharing with the elderly group which is carried out in 6 sessions / meetings. This activity is carried out within 2 weeks. The optimum duration of the session is 40-60 minutes. This activity was carried out for 15 elderly people who were at the Tresna Werdha Khusnul Khotimah UPT Social Institution, Pekanbaru Riau. The results of this activity showed that there was an increase in the adaptation score of the elderly in improving their integrity by 17.7 points. This shows that this TKT can effectively improve the self-integrity of the elderly.
KNOWLEDGE EDUCATION ABOUT COVID 19 VACCINATION IN NURSE STUDENT Ezalina Ezalina; Eka Malfasari; Deswinda Deswinda
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5664

Abstract

Abstrak: Tingginya kasus Covid 19 di Indonesia maka pemerintah berusaha melakukan berbagai upaya salah satunya pengadaan vaksin untuk imunisasi, namun hal ini mandapat respon beragam dari masyarakat ada yang meragukan keefektivan dan keampuhan vaksin bahkan ada yang menolak untuk di vaksin. Perawat sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat diharapkan dapat menyampaikan informasi dan menyakinkan kepada masyarakat bahwa vansin aman dan efektif dalam meningkatkan imun tubuh. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa khususnya mahasiswa perawat tentang vaksinasi Covid 19. Kegiatan dilaksanakan di Stikes Payung Negeri bekerjasama dengan ILMIKI (Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatan) Wilayah 1 Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk webinar daring melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting. Hasil dari kegiatan adalah terjadi peningkatan pengetahuan tentang vaksinasi Covid 19 dari 40% menjadi 95% yang terlihat dari antusias mahasiswa dalam mendengarkan materi dan adanya keinginan untuk menyampaikan informasi sebagai kewajiban dalam menyampaikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya vaksin untuk melindungi tubuh dari virus Covid 19 dimana salah satu peran perawat yaitu sebagai health promotion dan change agen.Abstract:  Because of the high case of Covid 19 in Indonesia, the government has been trying to make varios efforts, one of which is the procurement of vaccines for immunization, but this has received various responses from the community, some are doubting the effectiveness anf efficacy of the vaccine, and some even refuse to be vaccinated. Nurse as the front line in providing health services to the community are expected tobe able to convey information and convince the public that the vaccine is safe and effective in increasing the body’s immune system. The purpose of the community service is to increase students, knowledge, especially nursing students about Covid 19 vaccination. It was carried out at Stikes Payung Negeri in collaboration with ILMIKI (Nursing student Association) Region I. The result of the activity shows an increase in knowledge about Covid 19 vaccination from 40% to 90% which can be seen from the enthusiasm of students in listening to the material and the desire to convey information as an obligation in coveying knowledge to the public about the importance of vaccines to protect the body from the Covid 19 virus where one of the roles of nurses is as health promotion and agent of change.
EDUKASI SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING DI MASA PANDEMI COVID 19 PADA IBU BALITA DI POSYANDU Ezalina Ezalina; Eka Malfasari; Ulfa Hasanah
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.6753

Abstract

Abstrak: Selama pandemi Covid 19 terjadi penurunan kunjungan ibu ke layanan kesehatan akibat pembatasan jarak sosial. Kehilangan pekerjaan yang dialami kepala keluarga akibat dirumahkan berpengaruh dalam mengkonsumsi makanan yang berkualitas sehingga mempengaruhi tumbuh kembang anak akibat kekurangan makanan yang bergizi. Jika dibiarkan maka anak yang kekurangan gizi akan berisiko mengalami stunting. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang mempunyai balita tentang stunting. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Tunas Baru Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang. Metode pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengukuran tinggi badan dan berat badan balita, lalu dilanjutkan dengan edukasi tentang stunting, dan terakhir ditutup dengan diskusi serta tanya jawab tentang materi yang telah disampaikan. Hasil dari kegiatan adalah terjadi peningkatan pengetahuan ibu balita tentang stunting dari 50% menjaadi 95% yang terlihat dari antusias ibu-ibu dalam mendengarkan materi, memberikan pertanyaan dan adanya keinginan untuk menerapkan perilaku pemberian makanan yang bergizi serta perawatan yang baik kepada balita.Abstract: During pandemic covid-19, drops in mother visits count to health care facility occurred due to social distancing. Head of the family losing job as the result of getting laid off and this impact nutritious food consumption, hence children’s growth got affected by poor nutrition. If no measures are being taken, children will vulnerable to stunting. The aim of this community service is to increase the knowledge of stunting to mothers which caring a child. This activity is held in Posyandu Tunas Baru Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang. Method of activity execution started with measuring children’s body weight, followed by stunting education, and ended with discussion regarding the presented material. The outcome of this activity is, observed increase in mothers knowledge in regards to stunting, from 50% to 95% which is seen from audience enthusiasm when presented with materials, asking questions throughout the activity, and willing to apply the habit of feeding nutritious food and treating the children with care.
SELF CARE ABILITY INFLUENCES THE QUALITY OF LIFE CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) PATIENTS rizka febtrina; Elisa Mardika Putri; Eka Malfasari
INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Vol 5 No 2 (2021): VOLUME 5 ISSUE 2 AUGUST 2021
Publisher : Bina Sehat Press. Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2021/Vol5/Iss2/356

Abstract

The prevalence of congestive heart failure sufferers in Indonesia is very high and is expected to continue to increase every year. Heart failure conditions and other manifestations cause a decrease in the quality of life due to the patient's inability to perform self-care properly. The purpose of this study was to determine the relationship between self-care ability and the quality of life of patients with congestive heart failure (CHF) in cardiac outpatient unit Arifin Achmad Hospital, Riau Province. This research was conducted on 64 respondents which by purposive sampling technique. Methode of this research was descriptive correlative with cross-sectional disign. The instrument of this research is the Self Care of Heart Failure Index (SCHFI) questionnaire to measure self-care ability and Minnesota Living with Heart Failure Questionnaire (MLHFQ) questionnaire to measure quality of life. The results of this study indicate that the respondent's self-care ability is balanced by good and bad as many as 32 respondents (50.0%) and the quality of life of the majority is bad as many as 39 respondents (60.9%). Based on the chi square test it can be concluded that p value= 0.01 (<0.05) means that there is a significant relationship between self-care ability and the quality of life of people with congestive heart failure (CHF). The recommendation for further research is to study about the factors that influence self-care ability and quality of life in patients with congestive heart failure.
Korean Drama Addiction and The Quality of Sleep of Indonesian Students Eka Malfasari; Rizka Febtrina; Rina Herniyanti; Elsi Manda Utari
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 1 No 1 (2019): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.804 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v1i1.8

Abstract

The current phenomenon is about the addiction of korean drama which has an impact on the quality of students sleep, because students who like korean drama often forget the time to rest and feel curious about of each episode. Sleep is a besic need that must be fulfilled by every individual in order to carry out daily activities properly. The purpose of this research is to find out the relationship between korean drama addiction and the quality of studen’s sleep in STIKes Payung Negeri Pekanbaru. This study was quantitative research with a cross sectional design. The sample of this research as much as 246 students STIKes Payung Negeri Pekanbaru from D3 Midwifery study program as much as 38 students, D3 Nursing as much as 31 students, S1 Nursing as much as 144 students and Public Health S1 as much as 33 students with technique sampling that is stratified random sampling. The instrument of this research used questionnaire compiled by the researchers with 25 statement items obtained from the validity test r result > r table (0,602 > 0,361) and the reliability test result are obtained 0,968. While the sleep quality of questionnaire using Pittsburgh Sleep Quality Indeks (PSQI) which has been translated into indonesian the result of the validity test are obtained 0,365 > 0,361 and reliability 0,741, then the data analysis is tested using chi square. The result of this research found that the majority of students were not addicted to korean drama as much 124 (50,4%) and the majority of poor students sleep quality is 181 (73,6%). The result of this research indicate that there is no relationship between korean drama addiction and quality sleep of studen’s STIKes Payung Negeri Pekanbaru with p value 0,429 > 0,05. Keywords: addicted to korean drama, sleep quality
Co-Authors Ade Lestari Adelia, Gita Afrida Sriyani Harahap Angga Arfina Arfina, Angga Aulya Akbar Azhar, Bayu Bayu Azhar Bayu Azhar Budi Anna Keliat Candra Saputra Candra Saputra Dendy Kharisna Desti Puswati Deswinda Deswinda Deswinda, Deswinda Deva Arita Devita, Yeni Dini Maulinda Donny Hendra Elisa Mardika Putri Elsi Manda Utari Elvita, Nina Emulyani, Emulyani Ezalina, Ezalina Febriyeni, Cindy Febryanti, Annisa Febtrina, Rizka Ferdian Ferdian Filer Filer Fitri Dyna Fitriani, Iyang Maisi Fitriani, Iyang Maisi Fitry Erlin Hasana, Ulfa Hasibuan, Uci Lestari Heny Aprilyanti Herniyanti, Rina Ice Yulia Wardani Ihwayuni uni Indah Ramadania Irwan Muryanto Irza Oktari Istiqomah Isnaini Junaiti Sahar M. Zul’irfan M. Zul’irfan Marwanty, Marwanty Mega Utami Basra Mery Mirna Leny Muryanto, Irwan Nadya Muharanu Putri Nana Enjelia Nelvica Salny Ningtyas, Diah Ayu Puspa Norita Norita, Norita Novi Yanti Novia Purwanti Novy Helena Chatarina Daulima Nurfitriani Nurfitriani, Nurfitriani Nurul Afifah Nensih Oktari, Irza Pratiwi, Putri Indah Puteri, Violita Dianatha Putra, Ifon Driposwana Putri Indah Pratiwi Rajunitrigo Sukirman Rajunitrigo, Rajunitrigo Ramadhan, Intan Tiara Renti Mahkota Rina Herniyanti Riska Amimi Rosana, Lastri Safitri, Salda Saputra, Candra Saputra, Yoga Sarimah Sarimah, Sarimah Saufa Yuthika Syahdiba Shinta Dwi Tirta Simarmata, Tatar Jaya Siregar, Fajri Marindra Sri Widya Ningsih Sri Yanti Stephani Dwi Guna Stephanie Dwi Guna Subu, Muhammad Arsyad Tatar Jaya Simarmata Ulfa Hasana Ulfa Hasanah Ulia Nelma Wardah, Wardah Widaad Zafira Yati Mahligana Yunita, Ananda Evi